KAJEN - Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si mengharapkan pengelolaan Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Sapta Tunggal Kabupaten Pekalongan bisa meniru Koperasi Pegawai Negeri Kementerian Agama (Kopenda).
Pasalnya, menurut Bupati KPN yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan dirasa kurang representatif.
"Dengan pengelolaan seperti yang dilakukan Kopenda saya berharap KPN Kabupaten Pekalongan progresnya bisa lebih baik," jelas Bupati saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kopenda di gedung Kopenda Kajen, Kamis (28/3/2019).
Ia menjelaskan, ke depan pengelola koperasi bisa membuat usaha untuk memajukan dunia koperasi di Kabupaten Pekalongan.
"Silahkan membuat usaha untuk memajukan koperasi, baik kolam renang, hotel atau restoran. Asal usaha tersebut kredibel pasti Pemerintah akan membantu," jelasnya.
Kota Santri dalam peta perkembangan koperasi nasional, dikatakan Bupati memiliki sejarah panjang. Serta memiliki progres baik.
"Koperasi merupakan solusi keluar dari jeratan perekonomian kapitalis, karena koperasi mengusung nilai-nilai sosial," paparnya.
Dengan tetap menerapkan semboyan dari anggota untuk anggota, Bupati Asip menjelaskan pengelolaan KPN Sapta Tunggal bisa lebih progresif.
"Saya ingin dengan meniru Kopenda nanti, nilai sosial dalam pengelolaan ekonomi dengan model perserikatan tetap dipegang teguh. Walaupun Sisa Hasil Usaha (SHU) yang didapat tiap anggota Kopenda saat ini baru Rp 750 ribu, dengan dorongan dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan semoga tahun depan bisa mencapai Rp 7,5 juta," tambahnya yang diamini oleh seluruh peserta RAT yang hadir.
Senada dengan Bupati, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pekalongan DR. KH. Kasiman Mahmud Desky, M.Ag menambahkan bahwa sampai saat ini jumlah peserta atau anggota Kopenda sebanyak 960 orang.
"Dari 960 anggota Kopenda saat ini memiliki kekayaan sebanyak Rp 28 miliar. Dan dari dana sebesar itu kami merencanakan akan membangun usaha lain disamping minimarket yang sudah ada ini. Hal tersebut agar para anggota semakin sejahtera," katanya.(didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Publisher : aris