Admin
Sabtu, 6 April 2019


KAJEN – Jembatan Kali Keruh yang merupakan penghubung Desa Luragung Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan dan Desa Medayu Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang yang runtuh hampir setahun ini, akan segera diperbaiki secara total. Namun guna memperlancar perekonomian di kawasan tersebut, Pemkab Pekalongan akan membuat jembatan darurat, sambil menunggu lelang pembuatan jembatan baru Kali Keruh selesai.
Demikian disampaikan Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si saat menghadiri doa bersama dengan puluhan warga Desa Luragung, Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan, Jumat (5/4/2019) sore.
Doa bersama ini juga dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Drs. Ali Riza, M.Si, Kepala DPU Taru Wahyu Kuncoro, ST.,MT., Kepala BPBD Budi Raharjo, Kepala Kesbangpol Haryanto Nugroho, S.STP, Kabag Pembangunan Setda H. Abdul Choliq, Kabag Kesra Setda H. Trisno, Camat Kandangserang Siswanto, S.STP beserta Muspika.
Bupati mengatakan pembangunan jembatan darurat atau Bailey Luragung, Kecamatan Kandanganserang akan dilaksanakan pada hari Senin (8/4/2019). "Material pembuatan jembatan sudah ada sejak (30/3/2019) lalu, namun material tersebut berada seberang kali yakni di Desa Medayu, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang," kata Bupati.
Menurut Bupati Asip material jembatan yang ditaruh di Desa Medayu dikarenakan akses dan mobilisasi material lebih gampang dibandingkan di Desa Luragung, Kecamatan Kandangnserang. Nantinya jembatan darurat ini panjangnya sekitar 48 meter dengan lebar 4 meter. "Posisi jembatan berada di atas jembatan lama dan proses pemasangan dikerjakan selama 30 hari," jelasnya.
Bupati menambahkan, sumber dana jembatan darurat dari dana tak terduga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan. "Nantinya apabila jembatan darurat sudah jadi hanya bisa digunakan untuk kendaraan roda dua saja. Mobil dan truk tidak boleh melintasi jembatan darurat,"tandasnya. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Publisher : arif