KAJEN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Paripurna Istimewa yang berbeda dari Rapat Paripurna pada umumnya. Karena Rapat Paripurna ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-397, diselenggarakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, Kajen, Senin (26/8/2019).
Sesuai dengan sejarah kelahiran Kabupaten Pekalongan, Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ditetapkan dan jatuh pada hari Jumat Kliwon, tanggal 25 Agustus 1622. Ini tidak lepas dari catatan sejarah di masa lampau yang telah ditelusuri dan ditemukan oleh Tim Penyusun Sejarah dan hasilnya telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Pekalongan No. 10 Tahun 2001.
Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pekalongan, Hj. Hindun, MH mewakili atas nama Pimpinan Sementara dan Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan menyampaikan ucapan "Selamat Hari Jadi ke-397 Kabupaten Pekalongan, Dirgahayu Kabupaten Pekalongan".
"Saya berharap agar kegiatan dalam rangkaian hari jadi ini tidak sekedar bersifat seremonial belaka, tetapi lebih dari itu dalam memaknai sebagai ajang untuk mengevaluasi diri dan meningkatkan rasa memiliki terhadap tanah kelahiran dan sekaligus tanah pengabdian," ucap Hindun.
Maju tidaknya Kabupaten Pekalongan merupakan tanggung jawab pemerintah dan masyarakat. Tentu harus digiatkan pembangunan dengan semangat tinggi dan terus gelorakan semangat kebersamaan dengan gotong royong dan rasa memiliki, kembangkan kreatifitas dan inovasi untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Pekalongan yang lebih sejahtera.
"Sesuai dengan tagline Hari Jadi Kabupaten Pekalongan, dengan Sengkuyung bersama membangun Kabupaten Pekalongan lebih baik," katanya.
Dewan mengapresiasi dan bangga atas prestasi dan kemajuan yang telah dicapai oleh Pemkab Pekalongan, namun tidak dapat menutup mata masih ada beberapa kelemahan dan kekurangan dalam pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
"Ketidakberhasilan yang terjadi perlu kita jadikan catatan khusus untuk ke depannya agar diperbaiki supaya mampu memenuhi harapan masyarakat," tandasnya.
Sementara itu, Bupati Pekalongan, KH. Asip Kholbihi, SH., M.Si mengucapkan terima kasih atas dukungan dan doanya yang selama ini sudah dilakukan serta mengajak agar apa yang sudah dicapai bisa ditingkatkan dan kemudian menyelesaikan banyak PR yang belum tercapai.
"PR kita masih banyak sekali seperti infrastruktur yang belum 100%, angka kemiskinan belum turun secara maksimal walaupun untuk menuju single digit secara kualitas harus ditingkatkan," ujar Bupati Asip.
Kemudian yang paling utama adalah bagaimana untuk membangun filosofi Sengkuyung sesuai dengan tema hari jadi. Pembangunan ini harus sengkuyung bareng-bareng agar lebih dinamis, lebih maju dan lebih mensejahterakan masyarakat.(didik /dinkominfo kab.pekalongan).
Publisher : aris