Admin
Rabu, 26 Maret 2025


KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mengembangkan sektor pariwisata guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal tersebut disampaikan Bupati Pekalongan Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E, M.M selepas acara forum konsultasi publik penyusunan rancangan awal draft Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pada Senin (24/03/25) pagi di Aula Lantai 1 Setda. Pihaknya menuturkan perihal pentingnya perbaikan jalan sebagai elemen utama pembangunan. "Sebagus apa pun wisata kita, sehebat apa pun daerah kita, kalau jalan-jalan rusak, saya kira percuma," ujarnya. Ia menargetkan perbaikan ruas jalan kabupaten dapat diselesaikan dalam waktu empat tahun ke depan.
Di sektor pendidikan, Bupati menegaskan bahwa sekolah menjadi prioritas utama. "Saya mau anak-anak saya di Pekalongan bisa sekolah dengan baik," katanya. Pemerintah juga akan tetap membuka program pendidikan Paket A, B, dan C secara gratis bagi masyarakat, dengan pendaftaran yang dipermudah melalui nomor telepon dan tautan yang akan dibagikan.
Selain itu, penanganan banjir rob menjadi perhatian serius. Pembangunan rumah pompa untuk mengatasi banjir di wilayah terdampak ditargetkan selesai tahun ini. "Saya pastikan tahun ini harus selesai," tegasnya.
Di bidang kesehatan, Pekalongan berhasil mengelola program Universal Health Coverage (UHC) dengan baik. "Alhamdulillah, kita bisa mengatur keuangan dengan baik, sehingga layanan kesehatan tetap berjalan lancar," jelasnya. Rumah sakit negeri juga terus ditingkatkan kualitasnya agar mampu menopang kebutuhan masyarakat.
Untuk sektor pariwisata, pemerintah daerah tengah berupaya menarik lebih banyak wisatawan dan investasi. Salah satu rencana ambisius adalah membangun destinasi wisata serupa Jatim Park di Pekalongan. "Saya sudah berkomunikasi dengan pemilik Jatim Park agar konsep ini bisa diwujudkan di Pekalongan," katanya. Ia optimistis proyek ini akan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor perhotelan dan UMKM.
Selain itu, pengembangan sirkuit balap juga tengah dipersiapkan. "Belum selesai saja, sudah banyak yang ingin menyewa," ungkapnya. Proyek ini diyakini mampu menarik wisatawan serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Tak hanya itu, Pemkab Pekalongan juga merencanakan pemindahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) ke lokasi baru yang telah disiapkan. "Tanahnya sudah ada, ini harus segera diselesaikan," tegasnya.
Dengan berbagai program yang dicanangkan, pemerintah daerah berharap pembangunan Pekalongan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.