Admin
Jumat, 24 Januari 2025


KAJEN - Bencana banjir yang menimpa Kabupaten Pekalongan pada Senin (20/1) kemarin, membuat masyarakat harus rela mengungsi sambil menunggu situasi kembali aman. Terdapat beberapa titik posko pengungsian disiapkan salah satunya adalah di Gedung Kopindo, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.
Bupati Fadia bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Pekalongan mendatangi Korban banjir yang masih mengungsi di Gedung Kopindo. Sejumlah warga yang masih mengungsi ada sebanyak 120 jiwa berasal dari Kelurahan Bener, Wiradesa dan Desa Pesanggrahan, Wonokerto. Bupati Hadir dengan memberikan bantuan berupa mie instan, Beras, minyak goreng, Susu, dan juga Telur.
Terkait kondisi banjir di Kabupaten Pekalongan, Bupati Fadia menyampaikan berdasarkan laporan saat ini intensitas hujan sudah mulai menurun, kemudian kondisi banjir juga sudah mulai surut, kemungkinan 1-2 Hari diperkirakan pengungsi bisa kembali ke rumah. "berdasarkan laporan saat ini intensitas hujan juga sudah mulai menurun kemudian banjirnya juga sudah mulai surut, Insya Allah besok sudah bisa kembali ke rumah," tutur Fadia.
Beberapa hari yang lalu Lanjut Fadia, bahwa pihak Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga telah melakukan upaya dengan membuat tanggul darurat dengan dibantu personil TNI Angkatan laut, Kodim 0710/Pekalongan, dan Polres Pekalongan.
Namun untuk tanggul karena bersifat sementara sehingga terbuat dari karung yabg berisi pasir seharusnya akan lebih kuat jika diisi tanah. Namun karena musim hujan seperti sekarang ini untuk mencari tanah lebih sulit. Saat ini Pemkab Pekalongan masih berusaha untuk mencari ke daerah lain karen apabila tanggul tersebut tidak diatasi bisa berdampak ke 11 desa.