Admin
Kamis, 27 Februari 2025


Paninggaran – Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri Dr. Drs. La Ode Ahmad P. Bolombo melakukan kunjungan ke Desa Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, pada Senin (24/02) siang Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung salah satu desa yang dinilai berhasil dalam pengelolaan potensi serta pencapaian prestasi di berbagai bidang.
Pemilihan Desa Paninggaran sebagai contoh desa unggulan diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi pemerintah daerah, khususnya pemerintah desa, untuk terus berinovasi dalam upaya memajukan desa di Kabupaten Pekalongan. Beberapa penghargaan yang pernah diterima oleh Desa Paninggaran adalah Desa Anti Korupsi, kemudian Teh Parama yang berhasil mendapatkan medali perunggu/juara 3 pd The Golden Leaf Award 2022 di kategori Feature Green Tea dalam Golden Tea Award Australia dan diundang untuk hadir di Australia Tea Expo 2023 di Melbourne, dan masih banyak lagi prestasi lain yang telah didapat.
Sekretaris Daerah M. Yulian Akbar menuturkan bahwa kunjungan ini menjadi tambahan motivasi agar desa-desa lain bisa berinovasi dengan memanfaatkan potensi yang ada di wilayah masing-masing.
“Kunjungan ini memberikan inspirasi dan tambahan motivasi bagi kita, pemerintah daerah, termasuk pemerintah desa, untuk berbuat lebih baik lagi dan lebih inovatif dalam rangka memajukan desa di Kabupaten Pekalongan,” ujar M. Yulian Akbar kepada tim Media.
Selain itu, Dirjen Bina Pemerintahan Desa Dr. Drs. La Ode Ahmad P. Bolombo, AP, M. Si menekankan pentingnya menyebarluaskan inisiatif dan praktik terbaik yang telah dilakukan oleh Desa Paninggaran ke desa-desa lain di Kabupaten Pekalongan. Salah satu gagasan yang disoroti adalah inisiatif kerja sama antar desa atau aglomerasi desa, yang diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antar pemerintah desa dan berbagai pemangku kepentingan.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Harus ada kolaborasi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD), antar desa, serta dengan pemangku kepentingan lainnya,” tambahnya
Tidak hanya itu, Dirjen La Ode Ahmad juga berpesan kepada seluruh kepala desa, camat, dan para stakeholder yang hadir bahwa di bulan depan sudah mulai disibukan dengan bulan puasa yang identik dengan tradisi mudik, desa harus mempersiapkan agar layanan-layanan atau tempat wisata agar para pemudik betah di kampung halaman bukan justru berlibur ke tempat lain.
"Bulan depan kita sudah mulai sibuk, Desa sebagai tujuan mudik sudah siap belum. Jangan sampai orang mudik ke kampung halaman dalam hal ini Paninggaran, baru sehari menaruh koper kemudian bosan dan memilih pergi ke tempat lain untuk berlibur, hal seperti inilah yang bisa mendatangkan potensi ekonomi," imbuhnya
Diskusi lebih lanjut dengan Dinas Teknis akan dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana konsep aglomerasi desa dapat diterapkan secara efektif. Pemerintah berharap upaya ini akan mempercepat pembangunan desa yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di Kabupaten Pekalongan.
Jika mengutip perkataan bung Hatta bahwa Indonesia tidak akan bercahaya Karena obor besar di Jakarta tapi akan bercahaya karena lilin-lilin di desa. Inilah yang disebut memajukan negara melalui pembangunan desa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Murtono, S. STP, M. Si, Direktur Fasilitasin dan penataan administrasi pemerintahan desa Dra. Luse Anneke Tabalujan, M. Pd, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Tengah Nur Kholis, S.E, M.S.I, para Kepala OPD, Camat Se-kabupaten Pekalongan, Forkopincam Paninggaran, Paguyangan Kepala Desa se-Kecamatan Paninggaran,
Rep. Reza & Pras