Admin
Selasa, 16 Juli 2024


KAJEN – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU Taru) Kabupaten Pekalongan akan segera menggarap Ruas Jalan Kertoharjo – Karangdadap dan beberapa ruas jalan lainnya yang rusak, seperti Kemplong – Rowoyoso, dan Ruas Blacanan – Depok (Kecamatan Siwalan) yang kondisinya sempat dikeluhkan warga.
Pemkab berkomitmen menuntaskan pekerjaan perbaikan ruas-ruas jalan di Kabupaten Pekalongan, bahkan pemkab telah mengusulkan perbaikan Ruas Jalan Kertoharjo - Karangdadap yg mengalami rusak kategori sedang ke Bappenas. Hal ini disampaikan oleh Kepala DPU Taru, Murdiarso, SP, MT melalui Kepala Bidang Bina Marga, Ahmad Al Faruq, ST, di ruang kerjanya, Senin (15/07/2024).
“Tahun 2023 ini, DPU sudah mengusulkan perbaikan ruas Kertoharjo - Karangdadap lewat Dana Inpres, bahkan bupati didampingi Kepala DPU Taru dan kabid terkait bertemu langsung dengan kepala Bappenas. Menteri menjanjikan dana sebesar Rp. 28 M untuk perbaikan ruas jalan tersebut. Kami masih menunggu,” jelas Faruq.
Usulan dana 28 M direncanakan untuk pelebaran jalan dengan beton dan aspal diatasnya (dari yang tadinya 5 m dilebarkan menjadi 7 m). Hal ini sesuai ketentuan Kementrian PU bahwa untuk ruas jalan kabupaten yang merupakan jalan kategori kelas 3 minimal memiliki lebar badan jalan 5,5 m.
Selanjutnya, apabila sampai Juli ini belum ada jawaban dari Bappenas, DPU memastikan pihaknya akan melakukan perbaikan ruas jalan Kertoharjo - Karangdapdap sepanjang 5 km tersebut dengan menggunakan anggaran pemeliharaan rutin. “Nanti kami sisir dan di minggu ini kita akan action. Harapannya pengguna jalan bisa nyaman dan bisa mengurangi kecelakaan. Diperkirakan waktu pengerjaan sekitar 1- 2 minggu. Insya Allah hari ini atau besok kita kirim material ke lapangan,” ujarnya.
Ditambahkan, Dinas PU Taru juga akan menganggarkan dana APBD tahun 2025 sekitar Rp. 5 M untuk perbaikan ruas jalan Kertoharjo - Karangdadap tersebut.
DPU Taru Kabupaten Pekalongan, kata dia, sudah pernah mendapatkan Dana Inpres untuk perbaikan 2 ruas jalan dengan nilai Rp. 20 M di tahun 2023 lalu. “Kami berharap tahun 2024 bisa mendapatkan dana untuk perbaikan ruas Kertoharjo-Karangdadap dan yang lainnya,” ungkap Faruq.
Selain ruas Jalan Kertoharjo – Karangdadap, pekerjaan rehabilitasi ruas jalan Kemplong - Rowoyoso sepanjang 150 meter dan lebar 4 hingga 5 meter akan dilaksanakan di bulan Juli - Agustus ini, dengan anggaran sebesar Rp. 800 juta.
Sementara untuk jalan berlubang di jalan Pasar Wiradesa Kampil dengan panjang sekitar 2 km saat ini sudah ditambal/perbaiki dengan pekerjaan pemeliharaan rutin.
Selanjutnya pekerjaan ruas jalan Blacanan - Depok dengan anggaran Rp. 2,5 M akan dilaksanakan segera di Juli ini. “Pekerjaan ini merupakan lanjutan dari tahun 2022. Ruas Jalan Blacanan menuju Boyoteluk sepanjang 1,2 KM dibangun dengan konstruksi rigid beton disertai peninggian jalan 70 cm,” jelasnya.
Faruq meminta masyarakat agar bersabar terkait perbaikan jalan. “ DPU Taru sebenarnya sudah berusaha untuk melayani masyarakat secara maksimal tapi semua harus melewati tahapan mulai perencanaan, usulan dan sebagainya sehingga kami berharap masyarakat untuk bersabar,” pintanya.
Dikatakannya, DPU Taru sudah mempunyai inventarisasi jalan rusak. Pihaknya setiap tahun mengadakan survei kemantapan jalan , dengan tujuan untuk menghitung jalan baik, sedang maupun rusak dan persentasinya. Selanjutnya pihaknya memilah mana yang usulan untuk pusat, provinsi ataupun APBD.
Disebutkannya, Kabupaten Pekalongan memiliki 297 ruas jalan yang berada di bawah kewenangan DPU Taru ditambah jalan poros yang bisa dikerjakan DPU Taru maupun desa masing-masing. Sebanyak 235 ruas jalan merupakan jalan kabupaten. Kondisi jalan tersebut 74,67 persen dalam kategori mantab dan 25,33 persen tidak mantab. Di tahun 2024 ini ada 28 lokasi pekerjaan lelang, tinggal pengerjaan oleh rekanan.