Admin
Selasa, 14 Oktober 2025


KAJEN— Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Republik Indonesia, Nusron Wahid, S.S., M.Si., secara resmi melepas mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid (Gusdur) Pekalongan dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Ekoteologi dan Pertanahan, bertempat di Aula Student Center UIN Gusdur Pekalongan, Senin (13/10/2025).
Kegiatan yang juga dihadiri Wakil Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., menjadi momentum penting dalam sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam penguatan program sertifikasi tanah wakaf dan edukasi pengelolaan lingkungan.
Program KKN ini merupakan kerja sama antara Kementerian ATR/BPN dan UIN Gusdur Pekalongan dengan fokus kegiatan pada pendataan dan sertifikasi tanah wakaf di wilayah Kabupaten dan Kota Pekalongan. Total sasaran kegiatan ini mencapai 2.093 bidang tanah, terdiri atas 1.944 bidang di Kabupaten Pekalongan dan 149 bidang di Kota Pekalongan.
Rektor UIN Gusdur Pekalongan, Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag., menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN tematik ini menjadi bentuk nyata kontribusi kampus terhadap kebutuhan masyarakat dan pemerintah, khususnya dalam bidang pertanahan dan ekoteologi.
“Kami bersyukur UIN Gusdur dipercaya menjadi mitra Kementerian ATR/BPN dalam kegiatan KKN tematik ini. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat dan memberikan manfaat nyata,” ujar Prof. Zaenal Mustakim.
Beliau juga menambahkan bahwa program ini sejalan dengan visi UIN Gusdur untuk membentuk lulusan yang berdaya saing sekaligus peduli terhadap lingkungan dan kemaslahatan umat.
“Insyaallah kami akan terus melanjutkan program KKN berbasis ekoteologi dan pemberdayaan masyarakat. Tahun depan, UIN Gusdur menargetkan menjadi Kampus Zero Waste 2026, di mana seluruh sampah kampus dapat dikelola secara mandiri dan berkelanjutan,” jelasnya.
Sementara itu, Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, S.S., M.Si., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas langkah UIN Gusdur Pekalongan yang telah mengintegrasikan aspek akademik dengan kepedulian sosial.
“Kami berharap mahasiswa yang mengikuti KKN tematik ini menjadi sarjana yang surjana, yakni sarjana yang tidak hanya bangga dengan toga wisudanya, tetapi juga mampu mengamalkan ilmunya untuk kepentingan masyarakat,” ujar Menteri Nusron.
Selain fokus pada pertanahan, UIN Gusdur juga akan melanjutkan kegiatan KKN Tematik Ekoteologi Persampahan, dengan target pembentukan 36 bank sampah di Kabupaten Pekalongan dan 5 di Kota Pekalongan.
Dengan semangat kolaborasi ini, diharapkan mahasiswa UIN Gusdur Pekalongan mampu menjadi agen perubahan yang berkontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di wilayah Pekalongan dan sekitarnya.