KAJEN - Salah satu atlet panahan asal SD Muhammadiyah Kajen, M. Faris Izanul Aghna Irawan (11) tahun berhasil mengharumkan Kabupaten Pekalongan dalam lomba kejuaraan NFBS Lembang Pro Archery Championship.
Pada kejuaraan yang digelar di Bandung pada 29-30 Januari 2020 tersebut, Faris berhasil membawa dua emas sekaligus yakni di kelas eliminasi dan kelas final U12.
Pelatih panahan Kabupaten Pekalongan, Franki Irawan mengatakan, awalnya tidak menyangka atletnya bisa membawa final, pasalnya sebelumnya hanya menarget 10 besar. “kita target masuk 10 besar, namun alhamdulillah ternyata bisa dapat emas, ini sungguh tidak kita pikirkan sebelumnya,” katanya bahagia.
Franky yang juga pengurus Perpani Kabupaten Pekalongan, menjelaskan bahwa perolehan emas ini merupakan hasil dari pelatihan pelatih yang diikutinya beberapa waktu yang lalu. “sebelumnya kita ikut pelatihan pelatih yang diadakan Koni Kabupaten Pekalongan yang bekerjasama dengan Lankor minggu kemarin, saya terapkan program fisik dan teknik, dan hasilnya sudah mulai terlihat,” jelasnya.
M. Faris Izanul Aghna Irawan saat dikonfirmasi menuturkan, bahwa dirinya mengaku bahagia saat membawa pulang dua emas sekaligus, pasalnya dalam kejuaraan tersebut diikuti ribuan atlet dari berbagai daerah di Indonesia bahkan ada peserta dari luar negeri. “sebelumnya saya ikut kejuaraan di Tersono Batang, namun hanya memperoleh perunggu, dan alhamdulillah pada event kejuaraan di Lembang malah dapat emas tidak hanya satu tetapi dua,” ujarnya
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Pekalongan Gus Eko Ahmadi mengucapkan terimakasih atas prestasi yang diperoleh atlet Kabupaten Pekalongan khususnya M. Faris yang telah menjadi pahlawan olahraga dengan mengalahkan ratusan atlet. “ini menjadi satu langkah terukur dan terprogram yang baik dari pelatih yang telah mendapatkan ilmu dari Lankor sehingga bisa menyabet emas,” paparnya.
Prestasi ini, tambah Gus Eko, merupakan salah satu bentuk keseriusan dari cabang olahraga, pelatih dan atletnya sehingga bisa mengukir prestasi. “semoga dengan perolehan medali emas ini, pemkab bisa lebih memperhatikan sarana dan prasarana olahraga, utamanya sarana yang berstandar nasional,” harapnya.(didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Publisher : aris