Admin
Selasa, 5 Maret 2024


KAJEN – Khaul atau memperingati atau menghormati sosok yang sudah meninggal dunia-red mengingatkan bahwa orang sehebat apapun pasti akan wafat atau dipanggil Allah, dan yang diingat adalah kebaikannya.
Demikian disampaikan oleh Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq dalam sambutanya saat menghadiri acara Haflah Dzikro Nabi Muhammad SAW, dan Khaul Syech Abdurrahman, Mbah Citrowongso, serta sesepuh Gumingsir Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Minggu malam (3/03/2024)
Menurutnya Syech Abdurahman, Mbah Citrowongso, serta para sesepuh Desa Gumingsir Langkap merupakan sosok - sosok luar biasa yang menjadi tauladan bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan, khususnya Desa Langkap.
“ Pribadi dan Kiprah beliau - beliau hendaknya bukan hanya dikenang, namun juga dapat dicontoh dan diteruskan oleh kita para penerus perjuangannya. Dan acara Khaul malam hari ini adalah salah satu bukti cinta kita kepada Beliau” katanya.
Acara yang digelar di Perempatan Gumingsir Desa Langkap tersebut dihadiri ribuan warga dan para tokoh agama dan masyarakat Desa Langkap serta dimeriahkan oleh Simtuddurror Gandrung Nabi dari Grobogan dan tausiyah dari Habib Hamid bin Sholeh Ba’agil dari Semarang.
Bupati mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Langkap atas atas dukungan dan kerjasamanya dalam membangun Kabupaten Pekalongan, serta mengucapkan selamat menyambut Bulan suci Ramadhan yang sebentar lagi tiba.
“ Mari kita sambut dengan penuh rasa syukur, persiapkan fisik dan mental kita agar dapat menjalani dan melewati Ramadhan dengan baik untuk meraih kemenangan sempurna di Idul Fitri mendatang,” himbau Fadia.