Admin
Kamis, 30 Januari 2025


WIRADESA - Kunjungi Masyarakat terdampak banjir ditempat Pengungsian Gedung Kopindo, Kelurahan Bener, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (25/1/2025) Pemerintah salurkan bantuan. Bantuan tersebut akan dibagikan untuk korban bencana di sejumlah kecamatan yang ada.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo, Serta Bupati Pekalongan, Hj Fadia Arafiq kunjungi warga terdampak banjir di Kabupaten Pekalongan. Agenda tersebut dibarengi dengan menyalurkan logistik bahan pangan kebencanaan kepada masyarakat pascabanjir.
Disampaikan Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, Terdapat tiga titik posko penyaluran bahan pangan, meliputi di Gedung Kopindo, Balai Kelurahan Bener Kecamatan Wiradesa, dan Balai Desa Pesanggrahan Kecamatan Wonokerto. “Jadi kami kolaborasi menyalurkan bahan pangan untuk saudara kita yang terdampak banjir di Pekalongan. Dari Pemprov Jateng bawa beras 10 ton, dengan beberapa kali pengiriman,” jelas Menko Pangan.
Ditambahkan, Ada juga bantuan pangan dari Bapanas sebanyak 200 paket sembako, Perum Bulog dengan 10 ton beras, mie instan 500 boks, dan biskuit 500 boks. “Jadi kita gotong royong, ada telur juga dari asosiasi (mitra usaha pangan), minyak goreng, beras, gula, dan lainnya” kata dia.
Zulkifli menerangkan, penyaluran itu sebagai bentuk kepedulian kepada korban. Bahan pangan itu dilakukan melalui kolaborasi antara Kemenko Pangan, Pemprov Jateng, Bapanas, sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta mitra pelaku pangan dari sejumlah wilayah.
Sementara itu, Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana menyatakan, bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah di wilayahnya, menjadi tanggung jawab bersama untuk mengatasinya. Pihaknya terus melakukan langkah-langkah penanganan bencana di berbagai daerah. “Karena dari awal kami sudah koordinasi, setiap ada kejadian tanggul yang jebol, akan sangat berdampak bagi masyarakat,” ucap Nana, beberapa waktu lalu.
Pihaknya mengimbau kepada seluruh pemerintah kabupaten/kota di wilayahnya untuk tanggap terhadap bencana. Cuaca ekstrem telah menyebabkan sejumlah wilayah di Jateng dilanda bencana.