Admin
Senin, 21 Oktober 2024


KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) terus mematangkan persiapan untuk Pilkada 2024. Haryanto Nugroho, S.STP, M.AP, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Pekalongan, yang ditemui RKS FM di ruang kerjanya pada Jumat(18/10/2024), menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi telah berjalan dengan baik.
“Pemkab telah menyiapkan anggaran sekitar 60 miliar rupiah dari APBD kabupaten dan provinsi untuk mendukung penyelenggaraan serta pengamanan Pilkada. Anggaran ini sudah disiapkan sejak 2023 hingga 2024 untuk memastikan semua kebutuhan, termasuk logistik dan pengamanan, terpenuhi,” ujar Haryanto Nugroho.
Haryanto mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pekalongan, Widi hartanto, ST, MT dan Kapolres Pekalongan, AKBP Prayudha Widiatmoko, S.I.K., telah mengecek langsung kesiapan logistik pemilu di gudang KPU untuk menghindari kendala di hari pemungutan suara. “Kesiapan logistik sangat penting agar pelaksanaan tidak terganggu. Kami ingin memastikan semuanya siap dan sesuai kebutuhan,” tambahnya.
Ia juga menyoroti tantangan utama yang dihadapi dalam Pilkada 2024, yaitu politik uang, dinamika di media sosial, dan politik identitas. “Politik uang masih menjadi tantangan karena sebagian masyarakat menganggapnya wajar. Ini memerlukan pengawasan ekstra dari Bawaslu,” jelasnya.
Haryanto menekankan pentingnya sikap bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak mudah terpengaruh oleh provokasi. “Politik identitas yang memanfaatkan sentimen agama atau etnis bisa memicu fanatisme berlebihan dan merusak kerukunan. Kita harus berhati-hati agar hal ini tidak terjadi,” tuturnya.
Dengan koordinasi yang kuat dan kesiapan yang matang, Pemkab Pekalongan optimis Pilkada 2024 akan berjalan aman dan lancar hingga tahap pelantikan kepala daerah yang dijadwalkan pada Februari 2025.