Admin
Kamis, 30 Januari 2025


KAJEN – Menyusul peristiwa bencana alam tanah longsor yang memakan sejumlah korban jiwa di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan pada Senin (20/1/2025) sore. Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Disdukcapil Kabupaten Pekalongan telah menerbitkan Akta Kematian bagi warga yang menjadi korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Adapun jumlah Akta Kematian yang telah diterbitkan sebanyak 22, sesuai dengan jumlah korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi, terdiri dari warga Desa Kasimpar 7, Tlogopakis 2, Yosorejo 5, Tlogohendro 2, Gumelem 3, dan Songgodadi 2 orang yang seluruhnya merupakan warga Kecamatan Petungkriyono. Sementara 1 orang lagi warga Desa Tengeng Kulon Kecamatan Siwalan.
Dikatakan oleh Kepala Disdukcapil Kabupaten Pekalongan Ajid Suryo Pratondo, S.STP.,M.Si melalui Petugas Disdukcapil Teguh Riswanto, S.A.P yang stanby di posko Kecamatan Petungkriyono, bahwa dari 22 Akta Kematian tersebut, dua diantaranya pada Kamis (23/1/2024) telah diserahkan kepada pihak keluarga secara langsung. ‘’Untuk sisanya akan segera kami bagian secara langsung juga kepada pihak keluarga. Dan melihat kondisi di lokasi, kami sangat prihatin dengan para korban dan keluarga yang ditinggalkan,’’ ungkapnya.
Selain itu dalam kesempatan tersebut, Teguh juga mengatakan bahwa Disdukcapil Kabupaten Pekalongan juga membuka layanan penerbitan dokumen kependudukan lainnya yang hilang akibat bencana tanah longsor tesebut.
Ia juga menambahkan, bahwa saat ini ada 18 orang warga Kecamatan Petungkriyono yang mengajukan permohonan Kartu Keluarga pengganti yang hilang. ‘’Saat ini sudah ada 18 warga yang mengajukan permohonan KK pengganti yang hilang,’’ ucapnya.
Dan atas peristiwa bencana tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Petungkriyono tersebut, Ia mengungkapkan rasa prihatin dan mengajak seluruh masyarakat untuk saling membantu dan mendoakan saudara-saudara kita di Kecamatan Petungkriyono. ‘’Kami mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum/almarhumah husnul khotimah dan mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan,’’ pungkasnya.