Admin
Senin, 10 Maret 2025


KAJEN - Pekan Pertama Ramadan Pemkab Pekalongan menggelar pengajian singkat sebelum menjalankan tugas dan pelayanan. Giat tersebut diharapkan dapat meningkatkan sinergitas antar Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam tingkatan layanan kepada masyarakat selama bulan Ramadan 1446 Hijriah.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan selama bulan suci Ramadan 1446 Hijriah ini mengelar kegiatan pengajian rutin bagi ASN. Agenda Pengajian diawali pada Jum’at (7/2/2025) di Aula Setda Lantai 1 dengan Pembicara Kyai Hadi Wibowo dari Kajen.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Pekalongan, H Sukirman menyampaikan, Kegiatan ini merupakan inisiasi Bupati Pekalongan yang telah memerintahkan pada ASN di lingkungan Kota santri untuk melakukan kajian keagamaam Islam dalam suasana Ramadan. Meningkatkan keseimbangan spititual ASN di Lingkungan Kabupaten Pekalongan. “Kegiatan ini merupakan inisiasi dari Ibu Bupati Fadia Arafiq untuk mengajak seluruh ASN di Kabupaten Pekalongan dalam meningkatkan ibadah dan spiritualitas sebelum menjalankan tugas dan pelayanan,” terangnya.
Ditambahkan, Kegiatan ini di pusatkan di Aula setda setiap hari Jumat selama bulan suci Ramadan. Setiap OPD yang ada diharapkan menugaskan pegawainya untuk mengikuti kajian Ramadan.
Senada dalam kesempatan yang sama, Sekertaris daerah Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar menyampaikan, Melalui kegiatan pengajian ini diharapkan mampu meningkatkan sinergitas antar OPD dan ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Mengingat selama Ramadan ini banyak hal yang bersinggungan dengan hajat masyarakat, misalnya seperti kondisi saat ini mengenai kebutuhan pokok dan yang lainya. “Segenap Pimpinan dan ASN di Kabupaten Pekalongan melalui kegiatan ini bisa saling bersinergi mengatasi masalah yang ada selain untuk meningkatkan kadar ibadah selama puasa,”terangnya.
Pihaknya menambahkan terkait kondisi meningkatkan kebutuhan sembako selama bulan Ramadan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan segera menggelar operasi pasar di sejumlah titik, agar harga kebutuhan pokok masyarakat tidak melonjak drastis.