Admin
Selasa, 25 Maret 2025


KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menggelar kegiatan konsultasi publik sebagai bagian dari penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk lima tahun ke depan pada Senin (24/03/2025) di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dan saran dari berbagai pemangku kepentingan guna menyempurnakan rancangan awal RPJMD.
Dalam acara tersebut, disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan dan Riset Daerah (BAPPERIDA) Trisno Suharsanto bahwa RPJMD akan mencakup beberapa aspek utama, di antaranya gambaran umum Kabupaten Pekalongan, termasuk kondisi geografi, demografi, dan ekonomi makro. Selain itu, RPJMD juga akan membahas kapasitas fiskal daerah, yang mencakup proyeksi pendapatan, belanja, dan pembiayaan selama lima tahun ke depan.
"Sebagai gambaran untuk Bapak-Ibu, isi dari RPJMD ini adalah yang pertama terkait gambaran umum Kabupaten Pekalongan.
Itu menyangkut geografi, demografi, kemudian juga kondisi ekonomi makro Kabupaten Pekalongan. Kedua, membahas kapasitas fiskal, jadi berapa kemampuan Kabupaten Pekalongan, baik pendapatan, belanja maupun pembiayaan untuk 5 tahun.
Ini kita prediksikan. Kemudian yang ketiga, kita mencari memutuskan, menentukan permasalahan dan isu strategis. yang akan diangkat untuk lima tahun ke depan. selanjutnya adalah penyebaran dari visi dan misi Bupati terpilih, ucap Kepala BAPPERIDA dalam sambutannya.
Selain itu, dalam RPJMD juga akan ditentukan permasalahan dan isu strategis yang menjadi fokus pembangunan daerah. Penyusunan dokumen ini juga mengacu pada visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati terpilih, yang kemudian akan dijabarkan ke dalam program kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan indikator kinerja yang terukur.
Melalui konsultasi publik ini, Pemkab Pekalongan mengharapkan partisipasi aktif dari seluruh pihak untuk memberikan saran dan masukan dalam rangka menyempurnakan draft awal RPJMD agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mengembangkan sektor pariwisata guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam pernyataannya saat ditemui awak media selepas acara, Bupati Pekalongan Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E, M.M melihat pentingnya perbaikan jalan sebagai elemen utama pembangunan.
"Sebagus apa pun wisata kita, sehebat apa pun daerah kita, kalau jalan-jalan rusak, saya kira percuma," ujarnya. Ia menargetkan perbaikan ruas jalan kabupaten dapat diselesaikan dalam waktu empat tahun ke depan.
Di sektor pendidikan, Bupati menegaskan bahwa sekolah menjadi prioritas utama. "Saya mau anak-anak saya di Pekalongan bisa sekolah dengan baik," katanya. Pemerintah juga akan tetap membuka program pendidikan Paket A, B, dan C secara gratis bagi masyarakat, dengan pendaftaran yang dipermudah melalui nomor telepon dan tautan yang akan dibagikan.