Admin
Jumat, 8 Agustus 2025


KAJEN - Pemerintah Kabupaten Pekalongan selenggarakan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) tahun 2025 dengan tema semangat membangun keluarga berkualitas sebagai pondasi utama menuju Indonesia Emas. Acara ini berlangsung di Aula Setda Kabupaten Pekalongan, Kamis (7/8/2025).
Usai bacakan Sambutan Bupati Pekalongan, Dr Fadia Arafiq, Wakil Bupati Pekalongan, H Sukirman menyampaikan, Tujuan kegiatan ini untuk menguatkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat dalam membina keluarga. Kegiatan ini juga menjadi upaya strategis untuk menyatukan langkah secara terpusat dalam menurunkan angka stunting, khususnya di wilayah Kabupaten Pekalongan.
"Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan keterlibatan para stakeholder dalam membangun keluarga berkualitas dan berpartisipasi aktif dalam penanganan stunting," terangnya.
Ditambahkan Sukirman, Pihkanya menegaskan komitmen daerah dalam mendukung pembangunan keluarga dan menurunkan angka stunting. Ia menyebut adanya penurunan signifikan angka stunting dari tahun ke tahun di Kabupaten Pekalongan sebagai hasil nyata dari kerja keras semua pihak.
“Semangat Ibu Bupati untuk menekan angka stunting, mengatasi kemiskinan, dan memperbaiki kualitas kesehatan terus ditunjukkan melalui program-program nyata,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga telah menetapkan tiga langkah strategis untuk membangun keluarga yang kokoh yakni : Peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan, sebagai modal menghadapi persaingan global, Peningkatan kualitas kesehatan, yang sangat menentukan produktivitas dan kesejahteraan keluarga, serta peningkatan kualitas perekonomian, dengan membangun fondasi ekonomi keluarga yang kuat dan stabil.
Senada dalam sambutannya, perwakilan dari BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Eka Sulistia Endiningsih, menyampaikan apresiasi kepada Wakil Bupati Pekalongan dan seluruh pihak yang telah menginisiasi dan melaksanakan kegiatan ini. Ia juga mengapresiasi Dinas BP3AP2KB atas launching program "Quick Win" yang fokus pada pencegahan stunting, pemberdayaan lansia, dan berbagai isu keluarga lainnya.
“Semangat masyarakat Pekalongan dalam pembangunan keluarga sangat nyata, terlihat dari aktifnya kelompok-kelompok kegiatan seperti Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja, Bina Keluarga Lansia, hingga program Generasi Berencana,” ujar Ibu Eka.
Pihaknya juga menyoroti data bahwa meskipun angka kelahiran di Pekalongan masih berada di angka 2,17 (sedikit di atas standar ideal 2,1), namun tantangan seperti rendahnya penggunaan alat kontrasepsi masih menjadi perhatian. Meski demikian, Indeks Pembangunan Keluarga di Pekalongan dinilai sangat baik: Dimensi Ketenteraman: 63,19℅, Dimensi Kemandirian: 56,02%, Dimensi Kebahagiaan: 75,94%.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Abdul Munir, turut memberikan apresiasi atas rangkaian kegiatan Harganas yang juga dirangkai dengan peluncuran program Quick Win Genting. Ia menyebut kegiatan ini sebagai upaya strategis yang sangat baik dalam membangun manusia unggul sejak dini.
“Peringatan Hari Anak Nasional yang dirangkai dengan Quick Win Genting ini sangat bagus sekali, karena hal ini bisa membangun manusia unggul, supaya anak-anak kita dapat diperhatikan, dan kemudian masyarakat mulai berpikir bagaimana membangun keluarga yang baik dan lebih maju,” ujarnya.