Admin
Senin, 21 Oktober 2024


KAJEN – Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ke-44 yang jatuh pada 16 Oktober. Pemerintah Kabupaten Pekalongan (Pemkab Pekalongan) menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah dan Aksi ASN Peduli Petani di halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan, pada Jumat (18/10/2024).
Pada acara tersebut juga diserahkan simbolis bantuan 4.050 kg kedelai dari Cadangan Pangan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah kepada 81 pengrajin tahu dan tempe di Kabupaten Pekalongan, di mana masing-masing pengrajin menerima 50 kg kedelai.
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pekalongan, Widi Hartanto, menjelaskan bahwa aksi ini bertujuan membantu petani yang mengalami penurunan harga komoditas. Dimana saat ini harga hasil pertanian di tingkat petani turun hampir 90%. Seperti, harga wortel yang biasanya Rp 3.500 – Rp 4.000 per kg, sekarang hanya Rp 400 per kg. Kubis juga turun drastis dari Rp 2.000 menjadi Rp 100 per kg.
“melalui aksi ini, diharapkan ASN dapat membantu meringankan beban petani dengan membeli langsung hasil pertanian mereka.“ katanya.
Kedepan, Lanjut Widi, Pemkab Pekalongan akan menggelar pelatihan untuk petani agar mereka bisa menjual produk dengan harga yang lebih tinggi. Diantaranya melalui pengawetan atau pengolahan produk yang dapat meningkatkan nilai jualnya.
Kepala Dinas DKPP Kabupaten Pekalongan, Ari Lailani, melaporkan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan pokok di tingkat produsen dan konsumen, membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, serta menjaga ketersediaan pangan.
“Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membantu petani menjual hasil produksinya, terutama sayuran, dengan harga yang wajar,” terangnya.
Sementara itu, Ahmad Wasis Efendi salah satu UMKM yang bergerak di bidang sayuran menuturkan bahwa even seperti ini membantu petani dalam memasarkan produknya dan memperoleh harga yang standar. Dirinya membawa berbagai macam sayuran sebanyak 906 paket yang terdiri dari kol, sawi, wortel, daun bawang dari Petungkriyono dan semuanya ludes dibeli oleh ASN.
“alhamdulilah semua paket sayur bisa terjual. Penurunan harga disebabkan banyaknya suplay barang namun permintaan kurang. Semoga dengan seperti ini dapat membantu para petani sayur khususnya di Kecamatan Petungkriyono,” kata pelaku UMKM Petung Fresh.
Dalam acara tersebut, Pemkab Pekalongan juga bekerja sama dengan berbagai pihak menyediakan 300 paket sembako seharga Rp 80.000 per paket. Paket sembako tersebut berisi 5 kg beras SPHP, 1 liter minyak, dan 1 kg gula. Selain itu, ada 300 kg telur ayam negeri dengan harga Rp 23.000 per kg, serta 600 paket sayuran segar, seperti kubis, sawi putih, tomat, wortel, daun bawang, dan labu siam, yang dijual seharga Rp 10.000 per paket. Pasar murah ini juga diramaikan oleh berbagai sayuran, buah-buahan, dan produk pangan olahan lainnya.