Admin
Minggu, 9 November 2025


PANINGGARAN - Kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV tahun anggaran 2025 KODIM 0710 Pekalongan yang dilaksanakan di Desa Domiyang, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan yang berhasil mengaspal jalan sepanjang 895 meter dengan lebar tiga meter dan 201 meter dengan lebar yang sama yaitu tiga meter.
Kegiatan TMMD di Desa Domiyang tersebut, telah resmi selesai dilaksanakan dan ditutup pada Kamis (6/11/2025) dengan dihadiri langsung oleh Bupati Pekalongan Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E., M.M., Wakil Bupati Pekalongan H. Sukirman., S.S., M.S., serta Dandim 0710/Pekalongan Letkol Arm. Ihalauw Garry Herlambang, S. Sos., yang bertindak sebagai inspektur upacara penutupan yang berlangsung di lapangan Desa Domiyang.
Disampaikan oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq semoga dengan adanya perbaikan jalan ini kegiatan masyarakat semakin lebih mudah dan lebih lancar seperti program utama dari Kabupaten Pekalongan yaitu "Dalane Alus Rejekine Mulus".
"Terima kasih kepada TNI, Polri, terima kasih kepada kepala Dinas terkait, terima kasih pak camat, dan pak kades, sebelum saya gunting pitanya saya mohon jalannya dijaga dengan baik nggeh. Lima belas tahun kan nggak diperbaiki, sekarang sudah diperbaiki sama Ibu Bupati dan wakil Bupati dibantu sama TNI dan Polri artinya Pemkab Pekalongan konsisten dengan Program Jalannya Alus insya Allah rejekine mulus," ucap Bupati Fadia saat meresmikan jalan di Desa Domiyang
Ditambahkan oleh Bupati Fadia bahwa PR jalan rusak itu masih banyak, sehingga pihaknya berharap agar jalannya dijaga dengan baik. Jadi harus bergantian, Tidak mungkin di Domiyang terus.
Disampaikan oleh Kepala Desa Domiyang Edy Mulyono bahwa untuk antusias masyarakat dengan adanya program TMMD ini masyarakat sangat senang karena bisa menikmati jalan yang mudah untuk dilalui. Perbaikan jalan ini juga termasuk penantian yang cukup lama.
"Kalau dari pemdes Domiyang dalam hal ini untuk antusias masyarakat luar biasa karena ini penantian yang cukup lama untuk warga masyarakat menghendaki adanya perbaikan. Dan jalan ini menjadi akses utama bagi masyarakat baik yang ingin bersekolah, ke pasar, dan juga bekerja, jalan tersebut juga sebagai jalan poros desa untuk Domiyang-Notogiwang," tandasnya.
Mila dan Tasya yang merupakan warga asli Desa Domiyang mengaku senang dengan adanya perbaikan jalan ini, karena sejak dirinya masih duduk di bangku SD hingga saat ini ia lulus SMA belum pernah ada perbaikan jalan, sehingga harus menanti kurang lebih 10 tahun untuk merasakan akses jalan yang nyaman dan mudah dilalui.
"Terima kasih Bupati Pekalongan dan Wakil Bupati Pekalongan, kemudian bapak TNI dan Polri semoga dengan adanya perbaikan jalan ini bisa bermanfaat bagi desa kami. Sudah hampir sepuluh tahun lebih dulu kami masih SD hingga sekarang kami sudah lulus SMA baru bisa merasakan kembali akses jalan yang lebih mudah," ucap keduanya sambil tersenyum bahagia.