Admin
Jumat, 11 Juli 2025


BOJONG – Dalam upaya menjaga stabilitas harga dan mengendalikan laju inflasi, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Pekalongan menggelar Bazar Pangan Murah di halaman Kantor Kecamatan Bojong, Rabu (9/7/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Pekalongan, Dra. Siti Masruroh, M.Si, menjelaskan bahwa bazar ini menyediakan lima jenis kebutuhan pokok, antara lain beras, gula pasir, telur ayam, bawang merah, dan bawang putih. Seluruh komoditas dijual dengan harga di bawah pasar. Misalnya, beras 5 kilogram dijual seharga Rp68.000, lebih murah dari harga pasar yang bisa mencapai Rp70.000-Rp75.000. Gula pasir dijual Rp15.000 per kilogram, sementara di pasaran mencapai Rp17.000. Adapun telur ayam dibanderol Rp26.000 per kilogram, lebih rendah dibanding harga pasar yang masih berkisar Rp28.000 hingga Rp29.000.
“Bawang merah dan bawang putih juga kami sediakan, karena secara nasional kedua komoditas ini kerap menjadi penyumbang inflasi,” jelas Siti Masruroh.
Selain menyediakan kebutuhan pokok, bazar ini juga melibatkan 22 pelaku UMKM lokal yang menjajakan produk olahan seperti makanan ringan dan minuman. Keterlibatan UMKM menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Menurut Masruroh, kegiatan ini murni inisiatif TPID tanpa subsidi dari pihak luar seperti Bulog. TPID berkomitmen melanjutkan kegiatan serupa secara berkala. “Setelah Kecamatan Bojong, rencananya kegiatan akan dilaksanakan di Kajen, Kesesi, dan Sragi dalam enam bulan ke depan,” pungkasnya.