Admin
Kamis, 30 Januari 2025


KAJEN - Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono memeriksa kondisi pasien korban tanah longsor Petungkriyono yang sedang dirawat di RSUD Kajen pada Sabtu (25/01) siang. Terdapat 8 orang yang harus dirujuk ke RSUD Kajen, dan ada satu pasien yang dirawat di rumah sakit wilayah Banjarnegara.
Dalam kesempatan tersebut Wamensos Agus menanyakan kondisi korban yang sudah dirawat selama empat sampai hari Sabtu (25/01) dan memberikan santunan uang sejumlah lima juta rupiah berserta paket sembako. "Kehadiran kami ke sini untuk membesuk korban bencana tanah longsor petungkriyono yang dirawat di rumah sakit. Pada hari ini (Sabtu : Red) kami memberikan santunan kepada korban yang dirawat masing-masing lima juta rupiah dan juga paket sembako," tutur Agus Jabo Priyono kepada awak media.
Sebelumnya kemensos juga telah berkontribusi dalam memberikan bantuan kebutuhan darurat kemudian mendirikan dapur umum, sembako dan kebutuhan darurat lain. Setelah selesai menjenguk korban bencana tanah longsor di RSUD Kajen, rombongan Wamensos melanjutkan perjalanan menuju Petungkriyono untuk melihat kondisi terkini sekaligus akan memberikan santuan kepada ahli waris dari korban bencana yang meninggal dunia akibat tanah longsor Petungkriyono.
Salah satu korban selamat yang masih mendapat perawatan di RSUD Kajen Wasis Efendi berterima kasih kepada kementerian sosial atas bantuan yang diberikan, karena akibat bencana kemarin dirinya telah kehilangan harta benda sehingga dengan adanya bantuan ini bisa lebih meringankan. "Alhamdulillah saya bersyukur mendapat bantuan ini karena saya sudah kehilangan motor, desa saya terisolir dan alhamdulillah saya masih diberi keselamatan sampai terima kasih kemensos atas bantuannya," Ucap Wasis saat ditemui di ruang pemulihan RSUD Kajen.
Wasis juga menambahkan saat ini kondisinya sudah mulai membaik dan sedang dalam tahap pemulihan. Untuk terkait perawatan dan pengobatan korban bencana tanah longsor Petungkriyono, Kamis (23/01) kemarin juga telah disampaikan Bupati Fadia Arafiq semuanya akan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan sampai sembuh.