Bantu kami meningkatkan kualitas Website Resmi Kabupaten Pekalongan dengan mengisi survei singkat (±1 menit).
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM. meminta kepada para Kepala Desa (Kades) yang ada di Kabupaten Pekalongan untuk dapat turut serta membantu pemerintah daerah dalam upaya mendorong masyarakat desa untuk tertib membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2).
Hal itu disampaikan bupati dalam kegiatan Pembinaan Kepala Desa Se-Kabupaten Pekalongan oleh Bupati Pekalongan yang diselenggarakan di Aula Lantai I Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan Kecamatan Kajen, Senin (21/11).
“Ketepatan pembayaran pajak ini sangat penting, karena berhubungan dengan Kemajuan pembangunan daerah. Untuk itu, saya mendorong kepada para Camat, Kepala Desa, dan Lurah, untuk secara aktif mengedukasi masyarakat terkait pembayaran PBB P2 secara tepat waktu,” kata bupati kepara para kades yang hadir.
Dikatakan bupati bahwa pendapatan yang diperoleh dari hasil PBB P2 oleh pemerintah dialokasikan sebagai sumber pendanaan bagi pembangunan infrastruktur dan mengoptimalkan pelayanan publik serta sebagai salah satu sumber dana untuk pemberian Dana Bagi Hasil Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang dikembalikan lagi ke Desa.
Karenanya bupati meminta para kades dapat mengedukasi masyarakat terkait hal tersebut sehingga dapat tumbuh rasa kebutuhan dalam diri masyarakat untuk selalu tertib pajak, “Mari kita dorong bersama bahwa PBB bukan lagi menjadi suatu kewajiban masyarakat tetapi sebagai suatu kebutuhan, artinya bahwa masyarakat membutuhkan PBB dalam aktivitas mereka,” ujar bupati.
Selain itu, bupati juga mengungkapkan bahwa dalam rangka memaksimalkan pendapatan pajak PBB P2 Tahun 2022 di Kabupaten Pekalongan, pemerintah daerah melalui dinas terkait menggelar program penghapusan sanksi administrasi (denda) pembayaran PBB P2 Tahun 2013 – 2022 mulai Tanggal 1 November sampai dengan 31 Desember 2022.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Pekalongan sekaligus menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada sejumlah desa yang lunas PBB sebelum jatuh tempo.
Sebelumnya, Kepala BPKD Kabupaten Pekalongan H. Casmidi, SE., MM. dalam sambutannya mengatakan bahwa penghargaan yang diberikan dalam kegiatan tersebut merupakan stimulus bagi 49 desa yang mematuhi tanggal 31 September 2022 sebagai batas akhir penyetoran PBB Lunas.
“Dalam kegiatan ini kami bekerjasama dengan Kasi Datun Kejari Kabupaten Pekalongan harapannya dapat meningkatkan pengetahuan para kepala desa terkait pentingnya tertib aturan serta agar kita semua bersama-sama dapat tertib pajak,” katanya.
Sementara itu Kasi Datun Kejari Kabupaten Pekalongan Andi Tri Saputro, SH., MH. selaku narasumber dalam kegiatan tersebut menyampaikan materi terkait pentingnya para kepala desa untuk senantiasa tertib aturan, serta menyampaikan dorongan bagi para kepala desa untuk mengedukasi masyarakat desa melalui kegiatan sosialiasi tentang pentingnya tertib membayar pajak. Disamping itu, dia juga menyampaikan tentang prosedur dan langkah hukum dapat ditempuh ketika masyarakat tidak taat membayar pajak.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 23 November 2022
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM. mengatakan telah meminta kepada PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX selaku pemilik Jembatan Desa Kalijambe untuk segera menindak lanjuti permohonan pinjam pakai Jembatan Desa Kalijambe guna proses perbaikan jembatan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan pada Tahun 2023 nanti.
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menyampaikan pujian dan apresiasi positif kepada Kepala Desa Kutorojo atas perbaikan atau rehabilitasi Kantor Desa Kutorojo. “Menurut saya, Pak Kades ini luar biasa karena beliau berani membuat terobosan baru dengan memperbaiki kantor desanya karena banyak kantor desa itu kondisinya cukup memprihatinkan,” ujar bupati dalam wawancara seusai meresmikan bangunan Kantor Desa Kutorojo Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan, Senin (21/11).
KAJEN – Vape atau rokok elektrik merupakan produk yang dikenai cukai. Vape merupakan salah satu hasil tembakau. Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Tegal, Muhammad Aflah Heruyudi, SE, saat menjadi narasumber dalam Kegiatan Sosialiasi Gempur Rokok Ilegal yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan di Pendopo Kecamatan Kedungwuni, Sabtu (19/11) siang.
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM. berharap Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ke-77 dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2022 membuat para guru khususnya di Kabupaten Pekalongan semakin solid. Hal itu disampaikan bupati dalam kegiatan Gebyar Jalan Sehat HUT Ke-77 PGRI dan HGN Tahun 2022 Kabupaten Pekalongan yang diselenggarakan di Alun-alun Kajen Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan, Minggu (20/11).
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM mengungkapkan bahwa dalam rangka mengatasi permasalahan jalan yang mudah rusak dan berlubang karena terendam air banjir di Desa Pacar Kecamatan Tirto. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan berencana membuat selokan dan menambah kapasitas pompa air di rumah pompa Desa Pacar menjadi lebih besar pada tahun 2023 nanti.
KAJEN – Pelaksanaan Lomba Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Ke-11 Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan di Kabupaten Pekalongan diharapkan dapat menjadi tolak ukur dan evaluasi bersama penerapan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Muatan Lokal Baca Tulis Al Qur’an disekolah-sekolah dan daerah-daerah di Jawa Tengah.
Hal itu diungkapkan bupati seusai kegiatan tinjauan langsung Jembatan Desa Kalijambe Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan, Senin (21/11) pagi.
Bupati menuturkan bahwa proses perbaikan Jembatan Desa Kalijambe tidak dapat dilakukan karena terkendala aturan, “Jembatan ini sudah dari jaman Belanda. Pemerintah daerah tidak bisa memperbaiki mungkin hanya bisa menambal-nambal saja karena memang jembatan ini adalah milik dari PTPN IX sehingga aturannya, pemkab tidak bisa membetulkan tanpa ada surat pinjam pakai dari PTPN,” terang bupati kepada media.
Sebagai upaya percepatan, bupati mengatakan telah mendatangi Kantor Pusat PTPN IX dan bertemu dengan Direktur Utama PTPN IX serta meminta agar permohonan penerbitan surat pinjam pakai dapat segera ditindak lanjuti.
“Alhamdulillah, respon yang sangat baik sekali dari keluarga besar PTPN IX dan juga hari ini langsung datang Direktur PTPN IX untuk mengecek langsung apakah memang jalan ini benar-benar bermanfaat untuk masyarakat. Sehingga saya minta untuk percepatan suratnya pinjam pakainya bisa secepatnya sehingga Tahun 2023 bisa kami perbaiki,” katanya.
Dalam kesempatan itu, bupati mengatakan bahwa perbaikan Jembatan Kalijambe merupakan upaya pemerintah untuk menyediakan infrastruktur yang aman dan nyaman untuk warga masyarakat, “Saya ingin pastikan agar masyarakat Kabupaten Pekalongan ini dapat menikmati jalan yang aman, nyaman dan juga karena saya lihat dengan kondisi jalan yang seperti ini, saya khawatir kalau ada orang yang jatuh atau terperosok,” tutur bupati.
Sementara itu, Direktur PTPN IX Dodik Ristyawan mengatakan pihaknya mengapresiasi apa yang dilakukan Bupati dan Pemkab Pekalongan dalam upaya perbaikan Jembatan Desa Kalijambe, “PTPN IX mengapresiasi programnya bupati jalan jembatan dan kalau untuk kepentingan umum PTPN IX selalu support. Prinsipnya itu saja,” ujarnya.
Dodik juga mengatakan bahwa pihaknya akan segera meninjaklanjuti permintaan Bupati Pekalongan, “Kami pasti setuju untuk program pinjam pakai dan segera agar bupati segera bisa membangun jembatan ini,” tandasnya. .
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 23 November 2022
Dalam kesempatan tersebut, bupati juga menuturkan bahwa balai Desa Kutorojo sekarang terlihat lebih bagus ,“Balai desanya bagus, layak, dan luar biasa,” katanya .
Melalui rehabilitasi kantor yang dilakukan, bupati berharap masyarakat menjadi semakin nyaman untuk datang berkunjung ke Kantor Desa Kutorojo, “Harapannya tentu agar masyarakat merasa lebih nyaman mendapatkan pelayanan disini. Karena kalau kantornya tidak bagus dan kurang layak bisa menjadikan masyarakat merasa khawatir takut kantornya bisa ambruk,” ujar bupati.
Sementara itu, Kepala Desa Kutorojo Dulajat dalam sambutannya pada kegiatan peresmian kantor menyampaikan ucapan terima kasih atas pembangunan jalan di desanya dan juga atas kehadiran dan dukungan Bupati Pekalongan terhadap Desa Kutorojo, “Kami berharap Bupati Pekalongan dapat terus mendukung dan melakukan berbagai pembangunan diDesa Kutorojo ini,” ujarnya,
Dalam kegiatan peresmian Kantor Desa Kutorojo, Bupati Fadia Arafiq hadir didampingi sang suami Muhtarudin Ashraff Abu, dan juga turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala DPU Taru Kabupaten Pekalongan, Kepala PMD Kabupaten Pekalongan, Kepala Inspektorat Kabupaten Pekalongan, Kepala Kesbangpol Kabupaten Pekalongan, Unsur Forkopincam Kajen, Tokoh Masyarakat Kecamatan Kajen, Unsur PKK, serta warga masyarakat.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 22 November 2022
Hal Itu disampaikan bupati dalam kegiatan ‘Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pengangkatan Dalam Jabatan Fungsional Tertentu Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan’ yang digelar di Aula Lantai I Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan, Kamis (17/11) pagi.
“Saya ucapkan selamat kepada Bapak/Ibu yang baru saja dilantik dan saya minta untuk bekerja maksimal, bekerja yang baik, sesuai aturan serta membantu tercapainya visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan dengan baik,” kata bupati.
Lebih lanjut, bupati meminta agar para pejabat fungsional untuk dapat bekerja dengan kompak, “Kita bekerja harus kompak dan seirama karena kalau bekerja tidak kompak, tidak seirama, maka tujuan yang ingin kita capai tidak akan bisa tercapai dengan baik,” ujar bupati.
Selain itu, bupati juga mengingatkan kepada seluruh pejabat yang hadir bahwa akhir tahun sudah dekat karenanya berbagai pekerjaan dan kegiatan yang belum selesaikan harus cepat diselesaikan, “Sekarang ini sudah menjelang akhir Tahun 2022, sebentar lagi tinggal menghitung hari kita akan memasuki Tahun 2023. Artinya kita harus bisa menggenjot visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati agar terlaksana dengan cepat, baik dan sesuai aturan. Laksanakan yang belum selesai karena jangan sampai perencanaan dengan realitanya tidak sesuai sehingga nanti akan berimbas kepada rapor kita,” tutur bupati.
Kepada para Pejabat Fungsional, bupati juga berpesan agar mereka sebagai ASN dapat menunjukkan kepedulian kepada sesama yang membutuhkan bantuan, “Saya juga titip pesan kepada Bapak/Ibu semua, setelah sampai dirumah bukan berarti bukan siapa-siapa. Tetapi tetap sebagai keluarga besar ASN Kabupaten Pekalongan, yang sifatnya harus bisa membantu dilingkungannya masing-masing kalau ada bencana, kalau ada banjir, kalau ada ini dan itu kita harus berusaha membantu,” pesan bupati.
Dalam kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang digelar, Bupati mengambil sumpah dan melantik sebanyak 105 pejabat fungsional yang terdiri atas 84 Pejabat Fungsional yang diangkat melalui pengangkatan pertama kali, 14 Pejabat Fungsional yang diangkat melalui alih jabatan dan merupakan tindak lanjut dari evaluasi penyetaraan jabatan dan sudah mendapat rekomendasi dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, serta 7 Pejabat Fungsional yang diangkat melalui perubahan nomenklatur jabatan fungsional kepegawaian sesuai rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 22 November 2022
“Cukai dikenakan pada barang yang memiliki karakteristik tertentu, Konsumsinya dikendalikan dan peredarannya harus diawasi. Karena pemakaiannya berdampak negatif kepada masyarakat dan lingkungan,” terang Aflah.
Barang atau produk tersebut, dikatakannya, yaitu hasil tembakau seperti rokok dan vape jika di Indonesia. Selain itu, barang lainnya yaitu minuman mengandung etil alkohol seperti minuman keras, dan etil alcohol itu sendiri atau alkohol murni.
“Barang-barang tersebut dikenakan pungutan negara, demi keadilan dan keseimbangan,” ungkap dia.
Dalam kegiatan tersebut, Aflah menjelaskan mengenai cara mendaftarkan produk kena cukai serta cara mendapatkan pita rokok. Sementara itu, rokok lintingan, kata dia, selama hanya dikonsumsi sendiri, tidak untuk dijual atau diperdagangkan, tidak dikenakan cukai. “Orang yang akan memperdagangkan barang kena cukai harus mendaftarkan barang tersebut untuk mendapatkan pita cukai,” ujar dia.
Aflah dalam kesempatan tersebut juga menjelaskan ciri-ciri pita cukai asli. “Ada hologram bertuliskan dan bergambar logo bea cukai, ada tulisan RI, ada tahun cetakan, tarif dan jumlah batang rokoknya,” jelas dia.
Dikatakan, cukai merupakan penerimaan negara dan hasilnya dikembalikan untuk pembangunan dalam bentuk Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). “Kegiatan pada hari ini merupakan salah satu upaya sosialisasi dan edukasi agar masyaakat mengetahui tentang cukai dan pemberantasan rokok ilegal,” ungkap Aflah.
Kegiatan juga disiarkan secara live streaming melalui YouTube FK Metra Kabupaten Pekalongan.
Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Pekalongan, Toharno, SE, mewakili pihak Sekretariat DBHCHT Kabupaten Pekalongan menjelaskan, dasar pembagian DBHCHT berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan, yaitu, 50 persen untuk kesejahteraan masyarakat, 40 persen untuk Kesehatan, 10 persen untuk penegakan hukum.
Sosialiasi melalui pertunjukan rakyat hari itu juga menghadirkan narasumber lainnya, yaitu dari Satpol PP Damkar, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kaupaten Pekalongan. Sosialiasi dihadiri sejumlah pejabat Pemkab Pekalongan, Camat Kedungwuni dan lurah/kades di wilayah Kedungwuni. (Tim Dinkominfo Kab. Pekalongan)
Selasa, 22 November 2022
“Saya berharap di Hari Ulang Tahun PGRI Ke-77 dan peringatan Hari Guru Nasional 2022 ini, guru-guru khususnya di Kabupaten Pekalongan semakin solid. Saya juga berharap guru-guru bisa menjadi orang tua yang baik untuk anak-anak kita di Kabupaten Pekalongan, menjadi sosok yang dicintai dan dirindukan murid-muridnya, sehingga anak-anak kita bisa belajar dengan tenang dan nyaman,” kata bupati.
Lebih lanjut, bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para guru yang telah berjasa mengajar dan membimbing anak-anak di Kabupaten Pekalongan menjadi anak-anak yang pintar, “Saya juga berterima kasih kepada guru-guru di Kabupaten Pekalongan yang telah membimbing anak-anak kita di Kabupaten Pekalongan supaya menjadi anak-anak yang pintar dan hebat semua,” tuturnya.
Bupati mengatakan bahwa peringatan HGN sebagai pengingat akan peran dan jasa guru, “Guru-guru adalah orang-orang yang hebat. Tanpa guru kita tidak bisa seperti sekarang ini. Sehebat apapun kita kalau tanpa guru kita tidak akan bisa seperti sekarang ini,” ujar bupati.
Terakhir kepada seluruh hadirin, bupati menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada PGRI dan HGN Tahun 2022, “Saya atas nama pribadi dan atas nama Bupati Pekalongan mengucapkan selamat ulang tahun PGRI Ke-77 khususnya untuk guru-guru di Kabupaten Pekalongan dan juga selamat Hari Guru Nasional. Semoga guru-guru di Kabupaten Pekalongan selalu solid, jaya dan juga rukun semuanya,” tandas bupati.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Pekalongan menyerahkan piala kejuaraan dan piagam penghargaan kepada pemenang lomba serta menyerahkan secara simbolis hadiah doorprize kepada peserta jalan sehat yang beruntung.
Sebelumnya Ketua PGRI Kabupaten Pekalongan Rejo Herbeno dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Jalan Sehat HUT PGRI Ke-77 dan HGN Tahun 2022 diikuti oleh peserta dari unsur guru dan tenaga kependidikan jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan SMK.
“Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kebugaran dan semangat para guru dan tenaga kependidikan serta meningkatkan soliditas dan solidaritas sesama anggota PGRI,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Rejo sekaligus mengungkapkan bahwa pihaknya juga menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka menyemarakkan HUT PGRI Ke-77 dan HGN Tahun 2022 di Kabupaten Pekalongan, “Adapun rangkaian peringatan HUT Ke-77 dan HGN Nasional 2022 Kabupaten Pekalongan meliputi Lomba Konten Kreator pembelajaran kreatif yang terdiri atas Lomba Film Pendek, Podcast, Vlog, Majalah Digital serta Best Practice Pembelajaran, ,” paparnya.
Dikatakan bahwa karya-karya yang dilombakan tersebut juga dikirimkan dalam kompetisi tingkat provinsi bahkan beberapa karya dari Kabupaten Pekalongan masuk nominasi karya terbaik se-Jawa Tengah, “Karya-karya peserta disertakan dalam lomba tingkat Provinsi Jawa Tengah. Dari karya yang masuk ke provinsi sejumlah 300 peserta. 2 karya dari Kabupaten Pekalongan masuk nominasi 6 karya terbaik se-Jawa Tengah yaitu film pendek yang berjudul Usek Inovasi si Alif meraih urutan ke 5 dan Ngunduh Ilmu di Rumah Rakyat berupa vlog meraih urutan ke-2,” jelas Rejo..
Selain lomba-lomba tersebut, rejo mengatakan pihaknya juga menggelar berbagai kegiatan menarik lainnya, “Selanjutnya juga ada pelatihan penulisan karya tulis ilmiah populer yang bekerjasama dengan Jawa Pos, lomba solo song, donor darah, lomba voli putra-putri yang diikuti oleh seluruh cabang se-Kabupaten Pekalongan yang insya allah nanti akan dilaksanaan besok tanggal 27 November 2022. Terakhir, puncak kegiatan HUT PGRI dan Hari Guru tingkat nasional akan dilaksanakan Di Semarang Tanggal 3 Desember 2022,” paparnya.
Demikian kegiatan jalan sehat pagi itu juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan, Unsur Forkopimcam Kajen, Serta Unsur Pengurus dan Anggota PGRI Kabupaten Pekalongan, Unsur IGTKI Kabupaten Pekalongan, dan unsur Kemenag Kabupaten Pekalongan.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 21 November 2022
“Jalannya sudah alus dan dibetulkan. Tetapi kalau banjir lagi percuma. Ketika banjir jalannya tergenang lagi, nanti rusak lagi. Banjir lagi rusak lagi. Karenanya insya allah Tahun 2023, saya minta kepada dinas terkait untuk membuat bagaimana agar diwilayah ini tidak banjir. Biar ada selokan airnya dan supaya dirumah pompa yang menyedot air disini memiliki pompa yang lebih besar. Jadi kalau banjir bisa cepat surut,” tutur bupati dalam kegiatan peresmian Ruas Jalan Wuled-Pacar bertempat di Desa Pacar Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan, Rabu (16/11).
Lebih lanjut, bupati mengatakan pihaknya berusaha semaksimal mungkin agar pembangunan di Kabupaten Pekalongan berjalan maksimal, “Kita pelan-pelan dan bertahap. Tapi Insya Allah segala upaya akan saya maksimalkan,” kata bupati.
Dalam kegiatan peresmian jalan di Desa Pacar yang dilaksanakan, bupati bersama warga yang hadir berdoa bersama-sama kemudian dilakukan peresmian jalan serta penebaran uang koin atau udik-udikan, “Hari ini kita ada doa bersama, kita resmikan jalan, walaupun tidak seberapa tetapi juga ada udik-udikan. Jangan lihat nilainya tetapi kita berharap barokahnya,” tandas bupati.
Sebelumnya, Kepala Desa Pacar Ali Mansur menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Pekalongan atas pembangunan Jalan di Desa Pacar, “Saya mewakili Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Pacar mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pekalongan yang berkenan hadir untuk meresmikan jalan di Desa Pacar. Semoga apa yang sudah dibangun bisa bermanfaat untuk warga Desa Pacar dan sekitarnya,” ujarnya.
Setelah meresmikan jalan di Desa Pacar, bupati didampingi sejumlah pejabat dan kepala OPD di Lingkungan Pemkab Pekalongan melanjutkan perjalanan ke tempat peresmian Ruas Jalan Wuled – Karangjati di Desa Wuled Kecamatan Tirto.
Dalam sambutannya di Desa Wuled, bupati meminta kepada warga masyarakat Desa Wuled untuk bersama-sama menjaga jalan yang sudah dibangun dan diresmikan tersebut, “Saya minta untuk dijaga yang baik, mudah-mudahan ini dapat bermanfaat untuk masyarakat semuanya,” tutur bupati kepada warga.
Sementara itu, Kepala Desa Wuled Wasduki Jazuli mewakili pemerintah desa menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Bupati Pekalongan, “Saya atas nama pribadi maupun atas nama pemerintah desa menyampaikan banyak-banyak terima kasih kepada Bupati Pekalongan telah mewujudkan jalan alus di Desa Wuled ini,” ujarnya.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 21 November 2022
Demikian disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, S.Sos., M.Si. mewakili Bupati Pekalongan dalam kegiatan pembukaan Lomba MAPSI SMP Ke-11 Tingkat Provinsi Jawa Tengah bertempat di Pendopo Bupati Pekalongan, Jum’at (18/11).
Dikatakan juga bahwa Lomba MAPSI diharapkan dapat menjadi ajang silaturahmi yang baik bagi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut, “Kegiatan ini tidak hanya sekedar ajang lomba saja, tetapi sekaligus menjadi ajang silaturahim. Terutama dari seluruh sektor. Tidak hanya peserta yang saling berkompetisi tetapi juga para pendampingnya dapat saling bersilaturahim,” ujar sekda.
Kepada seluruh stakeholder yang hadir, sekda mengatakan bahwa pelaksanaan lomba Seni Islami perlu mendapatkan perhatian lebih, “Kita juga dalam pelaksanaan lomba perlu lebih kreatif lagi disesuaikan dengan kemajuan anak-anak kita di usia SMP yang mengenal budaya-budaya luar. Kita sudah masuk jaman digital. Jadi saya kira ini dapat menjadi pemicu kita para penyelenggara dan stakeholder untuk lebih baik lagi dalam penyelenggaraan Lomba MAPSI,” tutur sekda.
Sementara itu kepada seluruh peserta Lomba MAPSI, sekda menyampaikan ucapan selamat karena telah berprestasi dan berhasil menjadi wakil dari Kabupaten/Kotanya masing-masing. Sekda juga sekaligus meminta kepada seluruh peserta untuk berlomba secara suportif, “Para peserta silakan berkompetisi dengan sportif, meskipun Kabupaten Pekalongan tuan rumah tetapi kami dan juga panitia juga akan suportif karena kalah maupun memang bukan tujuan utamanya, yang paling penting adalah silaturahimnya, interaksinya. Sehingga kita bisa bersama-sama saling mengevaluasi diri, bagaimana dan sejauh mana penerapan kurikulum PAI di Kabupaten/Kota masing-masing,” ucapnya.
Dalam kegiatan pembukaan yang digelar siang itu, Sekda mewakili Bupati Pekalongan menerima piala bergilir dari Kabupaten Temanggung sebagai juara umum tahun lalu. Kemudian sekda menyerahkan piala tersebut kepada Ketua Panitia M. Yaskur untuk diperebutkan oleh para peserta.
Kegiatan lomba MAPSI SMP Ke-11 Tingkat Provinsi Jawa Tengah di Kabupaten Pekalongan diikuti sebanyak 908 peserta dan 471 pendamping dari 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah yang akan berkompetisi dalam beberapa jenis lomba meliputi Lomba Cerdas Cermat Islam (CCI), Lomba Pidato, Lomba Takhfidz, Lomba Tilawah, Lomba Tartil, Lomba Kaligrafi, dan Lomba Rebana.
Kegiatan lomba MAPSI di Kabupaten Pekalongan turut dihadiri oleh Perwakilan Direktorat Pendidikan Agama Islam Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Perwakilan Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Para Kepala Kantor Kementerian Agama Se-Jawa Tengah, Perwakilan Forkopimda Kabupaten Pekalongan, Ketua Baznas Kabupaten Pekalongan, Komisi D DPRD Kabupaten Pekalongan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Pekalongan, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 21 November 2022
“Saya minta kepada dinas terkait DPU Taru, BPBD dan juga Dindikbud Kabupaten Pekalongan untuk langsung bekerjasama agar SDN Karangjompo ini segera mendapatkan penanganan,” kata Bupati Pekalongan dalam kegiatan tinjauan langsung ke SDN Karangjompo Kecamatan Tirto, Rabu (16/11).
Berdasarkan hasil tinjauan lapangan yang dilakukan, bupati menyampaikan keprihatianannya atas kondisi yang ada di SDN Karangjompo, “Saya prihatin sekali dan tidak menyangka sampai seperti ini kondisinya. Sampai ada ular dan biawak bisa masuk ke sekolah. Banjirnya juga seperti itu,” ujarnya.
Lebih lanjut, bupati mengatakan tidak ingin ada lagi sekolah yang kondisinya memprihatinkan di Kabupaten Pekalongan, “Sekolah yang kondisinya seperti ini memang sangat tidak layak untuk anak-anak kita belajar. Menurut saya tidak boleh ada lagi sekolah yang kondisinya seperti ini di Kabupaten Pekalongan. Anak-anak kita harus bisa sekolah dengan layak,” tutur bupati.
Terkait tindakan apa yang akan dilakukan terhadap SDN Karangjompo, bupati mengatakan ia meminta kepada dinas terkait melakukan langkah awal penanganan, “Segera akan kami minta untuk menganggarkan. Ini nanti biar dihitung segera. Apakah nanti akan dilakukan peninggian atau penanganan lainnya,” tandas bupati.
Dalam kegiatan tinjauan ke SDN Karangjompo tersebut, Bupati Pekalongan hadir bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Sumar Rosul, SIP serta didampingi oleh beberapa Pejabat dan Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Jumat, 18 November 2022