Bantu kami meningkatkan kualitas Website Resmi Kabupaten Pekalongan dengan mengisi survei singkat (±1 menit).
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menghadiri Festival Budaya dan Baazar yang digelar dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) Ke-77 Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Desa Pringsurat Kecamatan Kajen, Jum’at (19/8) malam.
Dalam sambutannya, Bupati Fadia mengungkapkan kegembiaraanya dapat bertemu dan menyapa warga masyarakat Desa Pringsurat secara langsung. “Ini merupakan pertama kalinya saya ke sini. Tetapi Desa Pringsurat ini langsung membuat saya terkesan dan jatuh hati,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati Fadia memuji pelaksanaan acara yang meriah dan semarak serta dipadati warga masyarakat Pringsurat dan sekitarnya. “Ini semua berkat para pemuda Desa Pringsurat yang hebat-hebat dan juga karena desa dan masyarakatnya semuanya solid, kerjasamanya baik, sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Fadia mengungkapkan harapan agar melalui rangkaian acara peringatan HUT RI Ke-77, Desa pringsurat dapat semakin kompak masyarakatnya. “Semoga dapat menambah semangat gotong-royong warga Desa Pringsurat, semakin rukun, guyub bareng, sama-sama saling membantu. Mudah-mudahan ekonominya di Desa Pringsurat juga semakin membaik,” ungkapnya.
Sebelumnya, Camat Kajen Agus Purwanto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para pemuda Desa Pringsurat dan masyarakat desa yang sudah kreatif menyelenggarakan kegiatan festival budaya dan baazar tersebut. “Pemuda itu memang harus kreatif, harus semangat, bisa menjalin kerjasama dengan semua pihak. Pemuda diharapkan menjadi ujung tombak pembangunan di masyarakat. Dan juga terima kasih kepada masyarakat Desa Pringsurat karena tentunya tanpa dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat acara ini tidak akan sukses,” ujarnya.
Sementara itu, dari pihak panitia, Suparto menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Bupati Fadia Arafiq dan seluruh masyarakat yang hadir memeriahkan acara tersebut. “Kami segenap panitia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Bupati yang sudah berkenan hadir dan kepada masyarakat yang telah mendukung acara ini sehingga acara ini sukses,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan acara malam itu tak lepas dari kekompakan dan keguyuban warga masyarakat Desa Pringsurat. “Kami sebagai panitia merasa bangga karena warga masyarakat Desa Pringsurat ini sangat semangat dalam menjunjung Persatuan dan Kesatuan Republik Indonesia,” tandasnya.
Festival Budaya Desa Pringsurat malam itu antara lain menampilkan pertunjukan kuda lumping serta baazar yang menjual aneka ragam produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Pekalongan.
Acara berlangsung meriah, sukses, dan berhasil menarik minat warga masyarakat Desa Pringsurat dan sekitarnya untuk menghadiri festival dan bazaar dalam rangka perayaan HUT RI Ke-77 di Desa Pringsurat.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Sabtu, 20 Agustus 2022
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE, MM membuka secara resmi Festival Budaya Djayengrono di Desa Kauman, Wiradesa, Jum’at (19/8) pagi.
Bupati menyatakan senang dan bangga dengan penyelenggaraan featival tersebut. “Saya kagum kepada anak-anak muda dan maayarakat. Ini sederhana namun menarik. Saya senang sekali, saya bahagia sekali. UMKMnya juga antusias sekali,” ungkap bupati.
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE MM turut memeriahkan Senam Sehat Gembira dalam rangka Peringatan HUT ke-77 Kemerdekan RI di Kesesi, Jum’at (19/8) pagi.
Bupati turut senam sehat gembira bersama ratusan peserta. Bupati terlihat antusias mengikuti senam pagi itu. Bupati Fadia Arafiq tampak semangat dan gembira mengikuti senam.
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM membuka kegiatan Lomba Dayung dalam Rangka Sedekah Laut TPI Jambean Tahun 2022 di Desa Pecakaran, Kecamatan Wonokerto pada Kamis (18/08).
Lomba dayung tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-400 tahun dan Hari Kemerdekaan RI Ke-77 tahun. Sedangkan sedekah laut/sedekah bumi yang juga diselenggarakan bersamaan kegiatan lomba dayung, merupakan wujud rasa syukur masyarakat di Wonokerto dan Kabupaten Pekalongan atas keberkahan yang diberikan Allah.
KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM mengungkapkan kebahagiaannya atas pelaksanaan kegiatan dalam rangka semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke 77 Tahun tanggal 17 Agustus 2022 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan terlaksana dengan baik, lancar dan tanpa kendala. Hal itu disampaikannya dalam acara Resepsi Malam 17 Agustus yang digelar di Pendopo Bupati Kecamatan Kajen, Rabu (17/08).
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM. mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pekalongan Tahun 2022 Senin (15/08), di Pendopo Bupati Pekalongan.
Paskibraka yang dikukuhkan merupakan siswa/siswi SMA, SMK, dan MA terpilih. Mereka akan melaksanakan tugas sebagai pengibar bendera pada Upacara Pengibaran dan Bendera Peringatan HUT ke-77 RI 17 Agustus 2022, di Alun-alun Kajen.
KAJEN – Gerakan Pramuka dinilai telah membantu banyak hal dalam mengatasi dan menanggulangi pandemi Covid-19. Hal itu dikatakan Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso dalam sambutan pada Upacara Hari Pramuka ke-61 Tahun 2022.
Di Kabupaten Pekalongan, upacara digelar di Lapangan Desa Pagumenganmas, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Minggu (14/8).
Lomba karnaval tersebut berlangsung meriah dengan parade busana kedaerahan, atraksi budaya, drum band, pertunjukan kuda lumping serta barongsai. Masyarakat pun tampak antusias menyaksikan lomba karnaval tersebut dan memadati sepanjang jalan menuju Pasar Wonopringgo.
Semarak kegiatan karnaval dan keunikannya tersebut mendapatkan pujian dari Bupati Fadia yang hadir untuk menyaksikan sekaligus menyapa masyarakat di wilayah Kecamatan Wonopringgo. “Para peserta karnaval tadi semuanya unik dan kreatif,” tuturnya.
Menurut bupati, kegiatan karnaval semacam itu bagus untuk diselenggarakan, karena dapat dijadikan sebagai ajang bagi desa-desa maupun kecamatan untuk menunjukkan atraksi dan ciri khas daerahnya.
Karenanya, Bupati Fadia mengungkapkan dukungannya atas kegiatan karnaval yang diselenggarakan. “Saya dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan tentunya mendukung penuh, yang penting protokol kesehatan tetap dilaksanakan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fadia juga menyampaikan harapan untuk Kabupaten Pekalongan pada peringatan HUT RI Ke-77 Tahun dan juga Hari Jadi Kabupaten Pekalongan Ke-400 Tahun, “Semoga Pandemi Covid-19 di Kabupaten Pekalongan segera hilang. Kabupaten Pekalongan tambah maju, sukses, jauh dari marabahaya dan semua program-programnya dapat berjalan dengan lancar,” ucapnya.
Camat Wonopringgo Tuti Haryati, S.STP., MM menerangkan bahwa kegiatan lomba karnaval yang diselenggarakan merupakan kebangkitan kegiatan kemasyarakatan di Kecamatan Wonopringgo. Hal ini sesuai dengan tema HUT RI Ke 77 Tahun yakni “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”.
“Ini merupakan salah satu kebangkitan kita setelah 2 tahun pandemi Covid-19 melanda dan tidak ada kegiatan karnaval untuk memperingati HUT RI. Hari ini kita aktifkan kembali kegiatan karnaval di masyarakat untuk meningkatkan rasa cinta tanah air, meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan masyarakat khususnya di Kecamatan Wonopringgo,” terangnya.
Dia mengatakan, peserta lomba karnaval terdiri atas para pelajar dan masyarakat desa di Kecamatan Wonopringgo, “Peserta Karnaval Kecamatan Wonopringgo ini terdiri dari 98 peserta diikuti dari seluruh pelajar mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, MA, Perguruan tinggi dan masyarakat serta 14 desa yang ada di wilayah Kecamatan Wonopringgo,” ungkapnya.
Lebih lanjut Tuti mengatakan bahwa lomba karnaval tersebut terdiri atas 2 kategori yakni kategori umum yang pesertanya dari masyarakat dan desa, serta kategori pelajar, “Untuk pemenang, nanti kita akan umumkan. Tetapi kami masih menunggu hasil penilaian dari panitia kegiatan,” tandasnya saat wawancara sesuai kegiatan lomba karnaval.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Sabtu, 20 Agustus 2022
Menurutnya, kegiatan tersebut perlu dilestarikan. “Ini yang memang harus dilestarikan. Dua tahun kemarin, karena pandemi Covid-19, kegiatan masih dibatasi. Insya allah mulai tahun ini kegiatan sudah boleh berjalan semuanya, yang penting prokesnya dijaga,” ujar bupati.
Bupati Berharap UMKM di desa Kauman dan sekitarnya bisa maju dan berkembang dengan adanya festival tersebut, sehingga ekonomi bisa pulih setelah sempat terpuruk akibat Pandemi Covid-19.
Menurutnya, festival bisa dijadikan sebagai sarana bagi desa atau kecamatan untuk menampilkan potensinya dan keunggulan daerahnya. Festival, kata dia, juga bisa menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan untuk datang ke desa tersebut.
“Sehingga warga dari daerah lain akan berbondong-bondong ke sini. Dan juga wiradesa terkenal dengan batiknya, jika ikut dalam pameran dan dipopulerkan, orang dari daerah lain akan datang ke sini. Tinggal dikemas dengan cantik.” ucap Fadia.
Bupati juga menyampaikan agar desa bisa mengangkat potensi wisata ziarah di desa tersebut. “Makam tokoh masyarakat, alm Bapak Djayengrono dan lainnya dapat membuat wisata religinya bisa terkenal,” ujar Fadia.
Bupati dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan dukungannya terkait usulan Desa Kauman sebagai Desa Wisata. “Mudah-mudahan Desa Kauman bisa menjadi desa wisata. Saya sangat mendukung sekali.
Ketua Panitia, Eka Kustiana melaporkan rangkaian Festival Budaya Djayengrono. “Yaitu napak tilas Djayengrono, pembukaan atau opening ceremony, bazaar produk unggulan dan jajan jadul Desa Kauman, sarasehan budaya, lomba mewarnai tingkat TK se-Kabupaten Pekalongan, pentas budaya warga Desa Kauman, serta jalan sehat dan khitanan masal. Festival digelar selama 3 hari,” terang Eka.
Hadir dalam pembukaan festival tersebut, Kepala.OPD terkait, Forkopimcam Wiradesa, Lurah dan Kades se-Kecamatan Woradesa, Ibu-ibu PKK, tokoh masyarakat, para alim ulama, para kiai serta masyarakat Desa Kauman dan sekitarnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Sabtu, 20 Agustus 2022
Dalam kegiatan tersebut, bupati juga sekaligus membuka Lomba Senam Gemu Famire.
Dalam sambutannya, Bupati Fadia meminta kepada semua peserta senam maupun peserta lomba senam untuk selalu semangat. “Mudah-mudahan ibu-ibu yang ada di sini, terutama para pelatih senam di desanya masing-masing dan bisa membuat perempuan-perempuan di Kabupaten Pekalongan semangat terus dan sehat semua,” tutur bupati.
Bupati juga berharap lomba senam Gemu Famire berjalan lancar. “Selamat mengikuti lomba senam. Bagi yang menang harus semangat, yang kalah juga harus tetap semangat. Kita senang-senang dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan 17 Agustus,” seru bupati.
Sebelumnya, Camat Kesesi, Abdul Qoyum, SH M.AP melaporkan serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT RI ke-77, mulai dari kegiatan olah raga, karnaval, dan puncaknya akan digelar pentas seni budaya pada Sabtu (20/7) malam.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Sabtu, 20 Agustus 2022
Melalui kegiatan tersebut, bupati menyampaikan dukungan dan harapan agar kegiatan lomba dayung dapat berjalan dengan lancar dan masyarakat semuanya dapat rukun mengikuti kegiatan karena merupakan ajang bersenang-senang bersama seluruh masyarakat Wonokerto, “Semoga tidak ada yang berantem ya. Semua bisa menerima kemenangan dan kekalahan karena dalam setiap lomba ada yang menang dan kalah,” ujar bupati.
Harapannya, penyelenggaraan lomba dayung dapat semakin bagus setiap tahunnya sehingga dapat menarik wisatawan untuk datang menyaksikan sehingga nantinya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di Wonokerto dan sekitarnya.
Atas kegiatan sedekah laut yang digelar, bupati menyampaikan doa agar seluruh masyarakat Kecamatan Wonokerto mendapatkan ridho Allah. “Semoga Allah memberikan nelayan kita, warga Wonokerto dan sekitarnya keberkahan, kesehatan. Lautnya tambah berlimpah ruah hasilnya sehingga kita dapat menikmatinya kita bersyukur kepada Allah,” katanya.
Kepala Desa Pecakaran, Tarjuki berharap melalui kegiatan sedekah bumi yang digelar pandemi Covid-19 yang selama 2 tahun lebih melanda di Kabupaten Pekalongan segera usai.
“Kami juga berharap dengan kegiatan ini dan kedatangan bupati ke Desa Pecakaran dapat menjadi berkah untuk warga masyarakat pecakaran dan sekitarnya,” ujarnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Jumat, 19 Agustus 2022
Dalam upacara tersebut, bupati membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo, SH, M.IP. Gubernur Jateng melalui Bupati Pekalongan menyerukan kepada seluruh peserta upacara dan warga agar senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tanpa membedakan suku, ras, agama maupun golongan.
“Negara ini didirikan bukan untuk satu suku, bukan untuk satu ras, agama maupun golongan. Negara Kesatuan Republik Indonesia ini berdiri di atas kaki semua. Bukan hanya ketika kemerdekaan diproklamasikan, sejak negara ini dirancang, sudah melibatkan banyak tokoh dari berbagai suku, berbagai ras, bermacam agama dan golongan,” tutur Fadia membacakan sambutan gubernur.
Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Alun-alun Kajen diikuti jajaran legislafif, eksekutif, yudikatif, TNI/Polri, para ASN, tokoh masyarakat, tokoh agama, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan (OKP), dan peserta lainnya.
Usai upacara, Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, Sekda, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda dan para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengikuti Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI secara virtual di Aula Lantai 1 Setda.
Sementara itu, Upacara Penurunan Bendera Merah Putih digelar di Alun-alun Kajen, dijadwalkan digelar pukul 17.00 dengan Irup Wakil Bupati Pekalongan, H. Riswadi, SH.
Sebelumnya, pada Rabu (17/8) dini hari, digelar renungan suci di Taman Makam Pahlawan Bhakti Wiratama Bojong dan paginya, dilakukan penyerahan duplikat bendera pusaka di Halaman Rumah Dinas Bupati Pekalongan.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Jumat, 19 Agustus 2022
Atas capaian tersebut, Bupati Fadia menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang berperan atas kesuksesan acara yang berlangsung hari itu. “Terima kasih kepada segenap panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan hari ini dengan baik, terima kasih kepada adik-adik paskibraka yang bertugas mengibarkan dan menurunkan bendera dalam upacara pagi dan sore tadi. Kalian hebat dan luar biasa. Terima kasih kepada pelatih paskibraka yaitu pelatih dari TNI dan Polri. Terima kasih kepada para orang tua atas doa, dukungan, dan support sehingga adik-adik paskibraka dapat melaksanakan tugasnya dengan baik,” ujar bupati Fadia.
Selanjutnya, bupati juga menyampaikan ungkapan syukur karena berbagai acara peringatan 17 Agustus dapat kembali diadakan di Kabupaten Pekalongan sejalan dengan pandemi Covid-19 yang mulai mereda di Kabupaten Pekalongan, “Insya Allah Kabupaten Pekalongan sudah mulai pulih,” katanya.
Meskipun demikian, bupati tetap meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk taat prokes dalam setiap kegiatan, serta agar segera mendapatkan vaksinasi booster.
Dalam kesempatan tersebut, bupati memohon do’a dari tokoh masyarakat yang hadir dan juga masyarakat Kabupaten Pekalongan agar dapat melaksanakan pemerintahan dan pembangunan di daerah dengan baik, “Kami mohon do’anya agar pembangunan berjalan dengan lancar dan juga pembangunan Alun-alun Kajen juga dapat berjalan dengan baik, agar kami dapat mempercantik wajah Kabupaten Pekalongan ini. Di tahun 2022 mungkin masih belum sempurna, tetapi nanti di tahun 2023 akan ada tahap 2 agar hasilnya lebih maksimal,” ungkapnya.
Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Dra. Hj. Hindun, MH berharap kegiatan yang digelar malam itu merupakan upaya untuk meneladani dan menjaga spirit perjuangan para pendahulu bangsa. Serta dalam rangka mengisi pembangunan di Kabupaten Pekalongan menjadi lebih baik.
“Spirit perjuangan tentu tidak mudah, harus dilakukan dengan kebersamaan, harus dilakukan dengan penuh kegotongroyongan, harus dilakukan dengan tidak ada ego di antara kita semua. Jika itu dilakukan saya yakin spirit dari perjuangan yang dilakukan oleh para pendahulu kita dan kita teladani, akan bisa dilanjutkan di Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Pekalongan selaku Ketua Panitia Wahyu Kuncoro ST MT mengungkapkan bahwa acara malam resepsi yang digelar merupakan wujud rasa syukur dalam rangka memperingati Kemerdekaan RI yang Ke-77 tahun.
“Ini juga merupakan wujud syukur atas terselenggaranya upacara pengibaran bendera sampai dengan penurunan bendera yang telah telaksana dengan baik,” terangnya.
Acara malam resepsi 17 Agustus yang diselenggarakan Pemkab Pekalongan diikuti setidaknya 400 orang peserta dari berbagai unsur, mulai Forkompimda, unsur Pemerintah Kabupaten Pekalongan serta tokoh masyarakat sebagai bentuk apresiasi atas sinergi dan kerjasama seluruh masyarakat. Harapannya, Kabupaten Pekalongan dapat pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat sesuai dengan tema peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-77 tahun ini.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Jumat, 19 Agustus 2022
Dalam sambutannya, Bupati Fadia menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa/siswi yang terpilih sebagai Paskibraka. “Saya atas nama Bupati Pekalongan dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengapresiasi anak-anakku semua yang terpilih untuk menjalankan mandat dan tugas mulia mengibarkan bendera merah putih sekaligus menurunkanya pada tanggal 17 Agustus 2022,” ujarnya.
Dikatakanya bahwa seluruh paskibraka telah berlatih sejak beberapa hari yang lalu, karenanya, bupati meminta kepada seluruh paskibraka untuk tetap semangat, serta mempersiapkan fisik dan mental dengan baik untuk kegiatan 17 Agustus 2022 nanti.
Bupati Fadia dalam kesempatan itu juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu melatih dan memberikan dukungan kepada para paskibraka diantaranya dari unsur TNI dan Polri.
“Terima kasih TNI dan Polri yang telah membina anak-anak semuanya sehingga siap untuk melaksanakan tugasnya pada 17 Agustus nanti, terima kasih juga untuk para orang tua yang telah senantiasa mendoakan dan mencintai anak-anakku semua,” katanya.
Terakhir, Bupati Fadia berpesan kepada seluruh paskibraka untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. “Jaga kondisi fisik dan mental jangan sampai waktu hari acara malah jatuh sakit, saya yakin kalian bisa,” pesannya.
Kegiatan dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra. Hj. , M.H., Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Infanteri Rizky Aditya,S.Sos. M.Han, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan Abun Hasbullah Syambas, S.H., M.H.,Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, S.Sos., M.Si, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 17 Agustus 2022
“Saya berharap agar kegiatan ini terus dilakukan, sehingga Pandemi Covid-19 terus melandai dan kita bisa leluasa mengadakan berbagai kegiaan kepramukaan,” kata Budi Waseso dalam sambutan yang dibacakan Sekda Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, S.Sos, M.Si selaku Ketua Kwarcab.
Dalam peringatan Hari Pramuka yang bertemakan “Mengabdi tanpa batas untuk Membangun Ketangguhan Bangsa”, Budi Waseso menyampaikan ucapan terima kasihnya atas peran serta semua yang terlibat dalam membantu menanggulangi pandemi Covid-19.
Dikatakannya, bersamaan dengan peringatan Hari Pramuka tahun ini, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka juga menyelenggarakan Jambore Nasional (Jamnas) XI Tahun 2022. Jamnas diselenggarakan di Buperta Cibubur, mulai tanggal 14 hingga 21 Agustus 2022. Tema Jamnas yaitu “Ceria, Berdedikasi, Berprestasi”.
“Jamnas diikuti kontingen dari seluruh Indonesia, ditambah gugusdepan yang berpangkalan di Perwakilan RI di luar negeri dan sejumlah tamu undangan para pandu dan tokoh pandu dari berbagai negara,” ujarnya.
Kwartir Cabang Kabupaten Pekalongan juga telah mengirinkan kontingen yang terdiri dari 8 orang putra dan 8 orang putri untuk mengikuti Jamnas di Cibubur. Bahkan, kontingen dari Kabupaten Pekalongan diminta untuk tampil dalam aksi kegiatan Jamnas, sehingga berangkat lebih awal. Kontingen Jamnas Kabupaten Pekalongan dilepas Sekda selaku Ketua Kwarcab Kabupaten Pekalongan, Selasa (9/8) dari Pendopo Bupati Pekalongan.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 15 Agustus 2022