Bantu kami meningkatkan kualitas Website Resmi Kabupaten Pekalongan dengan mengisi survei singkat (±1 menit).
KAJEN - Untuk mempromosikan potensi produk lokal jins dan batik Kota Santri, Dewan Kerajinan Nasional Daerah ( Dekranasda) bakal menggelar Fashion Show. Demikian dikatakan Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, M. Ashraff dalam acara Halal Bihalal Pengurus Dekranasda, di Halaman Pendopo Rumdin Bupati, Rabu (11/05/2022) malam.
Dalam acara yang dikemas konsep Garden Party yang cukup sederhana dihadiri sejumlah pengurus Dekranasda. Kepada awak media Ashraff menyampaikan banyak pengurus berasal dari pengusaha jins, batik, UMKM dan lainya. Namun ditengah pandemi ini cukup berpengaruh pada omset produksi. "Untuk itu kita ada rencana dan cita cita insyaAllah kita akan ada acara skala nasional memang ini ide dari saya yaitu fashion show. Nanti kolaborasi antara jins dan batik karena banyak yang belum tahu bahwa kita produksi jins, " katanya.
Menurutnya, melalui acara tersebut maka dapat memberitahu ke masyarakat daerah luar atau provinsi-provinsi lain bahwa Kabupaten Pekalongan yang terbesar dalam memproduksi jin dan batik. Dengan mengenal batik dan jins asli Kabupaten Pekalongan maka mereka bisa datang sendiri ke sini untuk membeli. "Ini untuk memicu, oleh karena itu butuh keberanian para pelaku UMKM membuat merek sendiri dan memasarkan sendiri. Saya mengimbau dan memberi semangat pada pelaku usaha tolonglah jangan patah semangat atas apa yang selama ini dijalani mari kita maju bersama, apalagi ini baru usai suasana covid memang agak sedikit tersendat perjalanan usaha kita, " pintanya.
Meski begitu Ashraff mengajak para pelaku usaha jins, batik atau UMKM lainya agar tidak cepat puas. Namun terus diiringi kreasi untuk menciptakan variasi baru. "Kita jangan merasa puas apa yang telah ada kita sekarang, oleh karena itu kita harus mengejar dan terus melangkah. Jangan sampai karena covid kita harus tidur dan diam, karena apabila tidak kita sendiri yang mati. Prinsip kita, ayolah kita semangat lagi jalan lagi usaha lagi memasarkan produk dan promosi produk kita, " tandas Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq.
Sementara Ketua Harian Dekranasda Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro menambahkan bahwa acara sengaja digelar diluar ruangan dengan konsep Garden Party. Dengan ruangan yang terbuka maka akan lebih enak meskipun sempat was was karena cuaca sekitar gerimis. "Melalui halal bihalal ini kita bisa saling bermaafan antar pengurus Dekranasda sekaligus mempererat talisilaturahmi. "ujarnya. (Dian-Kominfo)
Kamis, 12 Mei 2022
KAJEN - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung I Tahun Anggaran 2022 Kodim 0710/Pekalongan di wilayah Kabupaten Pekalongan resmi dimulai. Kegiatan pembukaan bertempat di Pendopo Kecamatan Kesesi yang secara resmi dibuka oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E., M.M. Rabu (11/5/2022).
KAJEN – H. Mirza Kholik dilantik sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Pengganti Antar Waktu (PAW) dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan menggantikan Mas’udah. Pelantikan digelar dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan dalam rangka Pengucapan Sumpah/Janji Peresmian Pengangkatan Pimpinan DPRD Kabupaten Pekalongan Masa Keanggotaan 2019-2024 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, Rabu (11/5).
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE., MM meminta kepada seluruh ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan tancap gas dan menunjukkan kinerja yang maksimal sejak hari pertama masuk kerja setelah libur Hari Raya Idul Fitri dan cuti bersama. Hal ini diungkapkan bupati pada kegiatan apel pagi yang diikut oleh seluruh ASN dari seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan yang bertempat di halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan, dan Senin (9/5) pagi.
KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan kembali menggelar Syawalan Megono Gunungan di Objek Wisata (OW) Linggoasri Desa Linggoasri, Kecamatan Kajen pada Senin (9/5) pagi. Acara ini digelar bertepatan dengan tradisi syawalan masyarakat Kabupaten Pekalongan yaitu pada H+7 Lebaran. Kegiatan dihadiri Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM. dan berhasil menarik minat warga Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya untuk menyaksikan prosesi acara tersebut.
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengharapkan masyarakat dapat memanfaatkan momentum Hari Raya Idul Fitri untuk bersilaturahmi yang baik dengan sesama. Hal ini diungkapkan bupati sewaktu mengisi sambutan dalam kegiatan Halal Bi Halal Bupati Pekalongan bersama Warga NU dan Warga Perum. Puri di Perumahan Puri Kecamatan Kedungwuni, Sabtu (7/5).
KAJEN - Bupati Pekalongan mengajak masyarakat untuk mengingat jasa-jasa tokoh pembesar islam di wilayah Kabupaten Pekalongan melalui kegiatan haul. Hal ini disampaikan bupati sewaktu menghadiri kegiatan Haul Raden Suratman Bin Said Abdullah (Mbah Benggowo) yang bertempat di Desa Bligorejo Doro pada hari Jum’at (6/5).
KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menyalurkan bantuan honorarium sebesar Rp. 300 ribu/orang kepada 1000 tenaga pendidik Pondok Pesantren (Ponpes) di wilayah Kabupaten Pekalongan. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupatj Pekalongan, Fadia Arafiq , SE, MM, du Aula Lantai 1 Sekretariat Daerah, belum lama ini.
Kegiatan pembukaan ditandai dengan serah terima proyek dari Bupati Pekalongan Fadia Arafiq kepada Dandim 0710/Pekalongan yang di Wakili oleh Kepala Staf Kodim Letkol Inf Raji yang disaksikan oleh jajaran Forkompinda dan tamu undangan yang hadir.
Dalam laporannya, Danramil 05/Kesesi Kapten Inf Ibrohim menyampaikan bahwa sasaran dalam program TMMD kali ini bertempat di Desa Windurejo Kecamatan Kesesi dengan sasaran pekerjaan jalan Makadam dengan Volume panjang 850 meter, perbaikan jalan makadam panjang 646 meter, pekerjaan turap 2 titik dengan total panjang 331 meter, gorong-gorong plat 3 unit serta gorong-gorong suling 3 unit.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih atas kerjasama dan sinergitas TNI dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan program Bupati Pekalongan yaitu Setara “Sejahtera Adil dan Merata”.
Bupati juga meminta kepada masyarakat Windurejo yang berbatasan dengan Ujung Negoro agar bisa aktivasinya untuk membantu TNI dalam pembuatan jalan tersebut, sehingga hasilnya bener-bener maksimal.
Sementara itu Dandim 0710/Pekalongan melalui sambutannya yang dibacakan oleh Kasdim Letkol Inf Raji menyampaikan, bahwa pelaksanaan TMMD ini tidak hanya sasaran fisik saja yang dikerjakan akan tapi juga diimbangi dengan pencapaian sasaran non fisik berupa penyuluhan tentang Wasbang, penyuluhan Kamtibmas, penyuluhan pertanian, penyuluhan Bumdes, penyuluhan PKK, Penyuluhan KB, penyuluhan Kesehatan dan penyuluhan lainnya.
“ Pembangunan non fisik ini sangat dibutuhkan dibutuhkan dalam rangka pembangunan dan memperkokoh jiwa dan semangat nasionalisme masyarakat terutama dalam menangkal pandemic covid-19 yang menjadi ancaman stabilitas keamanan bangsa terutama satabilitas kesehatan nasional” ,paparnya.
Kamis, 12 Mei 2022
Pengambilan sumpah dan pelantikan dilaksanakan oleh Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra. Hj. Hindun, M.H. Pelantikan dihadiri dan disaksikan oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM, unsur pimpinan serta anggota DPRD Kabupaten Pekalongan, unsur Forkopimda, Para Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Pekalongan, Kepala Instansi BUMN dan BUMD, Pimpinan parpol, Pimpinan ormas, LSM dan sejumlah wartawan.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. SE., MM dalam sambutannya pada rapat paripurna tersebut, menyampaikan ucapan selamat atas dilantikanya Wakil Ketua DPRD, “Pada kesempatan yang baik ini perkenankan saya selaku pribadi ataupun atas nama bupati Pekalongan mengucapkan selamat kepada Bapak Mirza Kholik yang menggantikan Ibu Mas’udah dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan diberi kepercayaan untuk mengemban amanat tugas sebagai wakil ketua DPRD Kabupaten Pekalongan masa jabatan tahun 2019-2024,” ujar bupati dihadapan seluruh hadirin yang mengikuti rapat.
Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kerjasama yang baik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dengan DPRD Kabupaten Pekalongan selama ini, “Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Mas’udah atas kerja sama yang baik selama ini kepada Pemerintah kabupaten Pekalongan,” kata bupati.
Bupati berharap agar Wakil Ketua DPRD yang dilantik diharapkan mampu melaksanakan tugas dan kewajibanya dengan sebaik-baiknya sebagai wakil rakyat, “Harapan kami sodara-sodara dapat menjalankan tugas DPRD yang memiliki fungsi perda, anggaran dan pengawasan yang kewenangan yang diatur dalam perundang-undangan serta bekerjasama dan saling mengisi untuk tercapainya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan,” tutur bupati.
Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra. Hj. Hindun, M.H. juga mengungkapkan harapanya untuk lembaga yang dipimpinya, “Semoga kedepan Lembaga DPRD ini dengan hadirnya Pak Mirza sebagai pimpinan moga-moga menjadi optimal, kita tetap menjalankan fungsinya dengan baik tetap solid, kompak, dan selalu bersinergi dengan Pemerintah Daerah sehingga harapan masyarakat bisa mencapai kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan bisa terwujud,” ucap Hindun.
Sumber : Tim Prokompim Kab Pekalongan
Kamis, 12 Mei 2022
“Setelah kita libur panjang kemarin, saatnya kita hari ini start gas yang pol agar visi-misi bupati dan wakil bupati bisa berjalan dengan lancar sesuai target dan cepat,” ujar bupati kepada seluruh ASN yang mengikuti apel pagi.
Seluruh ASN di Kabupaten Pekalongan telah melalui libur panjang yang dimulai tanggal 29 April hingga 6 Mei sesuai dengan Ketetapan Pemerintah Pusat tentang Libur Hari Raya Idul Fitri dan Cuti Bersama.
Bupati menyampaikan bahwa libur yang didapatkan seluruh ASN di Kabupaten Pekalongan tersebut telah usai dan seluruh ASN diminta untuk tidak terlena dengan libur panjang yang didapatkan, “Liburan kita kemarin sudah cukup, sehingga sekarang memang saatnya kita tidak boleh terlena. Apalagi di bidang pelayanan masyarakat, kita harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutur bupati tegas.
Menurut Fadia, ASN merupakan garda terdepan bagi tercapainya visi dan misi bupati dan wakil bupati, sehingga diharapkan kepada seluruh ASN dapat bekerja dengan maksimal agar target-target yang belum tercapai dapat segera dimaksimalkan. Bupati juga meminta OPD saling bekerjasama dan bersinergi untuk mencapai target.
Dalam suasana Lebaran ini, bupati juga berpesan kepada seluruh ASN di Lingkungan Pemkab Pekalongan untuk mengembalikan kekompakan lagi, “Suasana Lebaran biasanya kita satu kantor itu banyak terjadi perselisihan. Ini adalah saat yang tepat untuk kita bisa kompak kembali dan saling memaafkan,” kata bupati.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar S.Sos. M.Si dalam amanat saat memimpin apel, mewakili seluruh ASN di Lingkungan Pemkab Pekalongan mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan. “Pada kesempatan yang berbahagia ini atas nama seluruh ASN Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan, kami menyampaikan minal aidzin wa faidzin. Mohon maaf lahir batin,” ungkap Yulian Akbar.
Akbar berharap agar seluruh ASN dapat melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik setelah hampir 10 hari mendapatkan libur. Sekda mengatakan bahwa kegiatan apel pagi itu merupakan bentuk kesiapan seluruh ASN di Lingkungan Pemkab Pekalongan untuk segera melaksanakan tugas dan pekerjaan di tahun 2022 sekaligus mempersiapkan pekerjaan ditahun 2023.
Apel diikuti staf ahli bupati, para asisten sekda, seluruh kepala OPD dan ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan yang berkantor di Kompleks Alun-alun Kajen.
Usai halal bi halal dengan ASN Pemkab Pekalongan, Bupati Fadia Arafiq dan Wabup Riswadi mengikuti acara silaturahmi dan halal bi halal dengan Gubernur Jawa Temgah Ganjar Pranowo secara daring di Ruang Rapat Bupati., sebelum.bertolak ke Objek Wisata Linggoasri untuk menghadiri Syawalan Megono Gunungan.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 10 Mei 2022
Acara dimulai dengan kirab gunungan megono dan gunungan hasil bumi. Kemudian, dilanjutkan dengam upacara pembukaan acara syawalan serta penampilan tkesenian tradisional khas Kota Santri. Gerebek gunungan gunungan megono dan gunungan hasil bumi diperebutkan setelah pemotongan tumpeng megono oleh Bupati Fadia Arafiq dan Ketua DPRD Drs. Hj. Hindun, MH dan unsur Forkopimda serta Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Ashraff.
Bupati dalam sambutan pada kegiatan tersebut mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut, “Allhamdulillah kita hari ini, hari yang kita tunggu setelah dua ahun libur. Dua tahun tidak ada acara megononan, tidak ada acara syawalan di Linggoasri, akhirnya tahun ini saya meminta untuk dibuat acara syawalan di Linggoasri,” tutur bupati.
Bupati mengungkapkan bahwa acara tersebut digelar atas pertimbangan masyarakat Kabupaten Pekalongan banyak yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19, “Kami berani membuat acara syawalan ini karena masyarakat Kabupaten Pekalongan banyak yang sudah mendapatkan vaksin,” ujar bupati.
Selain itu, bupati menyampaikan bahwa pemkab juga mempertimbangkan perkembangan kasus Covid-19 yang tetap stabil di Kabupaten Pekalongan selama mudik kemarin, “Kenapa kita berani mengadakan syawalan karena memang dari Bapak Presiden juga sudah memperbolehkan mudik dan setelah mudikpun kami cek situasi Covid-19 di Kabupaten Pekalongan ini alhamdulillah aman dan kondusif sehingga kami berani mengadakan syawalan di tahun ini,” terang bupati dalam sesi wawancara.
Meskipun demikian, bupati menghimbau kepada masyarakat yang hadir di Linggoasri agar tetap tertib melaksanakan protokol kesehatan selama mengikuti acara yang berlangsung. Bagi masyarakat yang belum vaksinasi pemkab juga menyediakan layanan vaksinasi gratis.Bahkan, panitia juga menggratiskan tiket masuk bagi pengunjung yang divaksin.
Bupati juga mengatakan bahwa kegiatan tersebut digelar sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, “Ini adalah tanda rasa syukur warga Kabupaten Pekalongan atas hasil bumi yang ada, atas berkah yang Allah berikan kepada kita,” kata bupati.
Acara Syawalan di OW Linggoasri tahun ini hanya dipersiapkan dalam waktu 2 hari saja. Oleh karenanya bupati menyampaikan permohonan maafnya apabila pada penyelenggaran acara tahun ini masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi. Akan tetapi bupati menuturkan bahwa pemkab akan selalu mengevaluasi pelaksanaan acara tersebut setiap tahun sehingga kedepannya dapat terselenggara lebih baik lagi dan mampu menarik lebih banyak wisatawan dari berbagai daerah.
Syawalan Megono Gunungan berlangsung meriah. Masyarakat yang datang antusias berebut gunungan megono serta gunungan hasil bumi yang berjumlah 19 buah dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Pekalongan. Selain itu, warga yang datang juga dapat menyaksikan hiburan musik yang diselenggarakan panitia dengan menghadirkan Cici Amanda Bintang Pantura sebagai bintang tamu.
Sumber : Tim Prokompim.Kab. Pekalongan
Selasa, 10 Mei 2022
Bupati menyampaikan hal tersebut lantaran masyarakat sekarang ini banyak yang memanfaatkan media komunikasi modern untuk saling bersilaturahmi tetapi kurang memaknainya dengan baik, “Manfaatkan Idul Fitri ini menjadi silaturahmi yang baik. Jangan sibuk cuma kirim WA ketika tidak bisa berjabat tangan tapi tidak bisa melangkah itu diupload kemana-mana tapi kitanya tidak meminta maaf dengan tulus,” ujar bupati.
Menurut bupati, momentum Hari Raya Idul Fitri ini merupakan waktu yang istimewa karena kita dapat saling maaf memaafkan tanpa rasa malu, “Manfaatkan ini untuk meminta maaf sekarang ini tidak malu bagi ajang silaturahmi tempatnya kita saling memaafkan nggih,” kata bupati.
Masyarakat juga diminta untuk menyudahi permusuhan baik itu pribadi maupun antar kelompok, “Permusuhan tidak boleh ada lagi. Marilah kita berbaik-baikan semua,” ajak bupati kepada seluruh hadirin yang datang.
Bupati berpesan kepada warga NU yang merupakan organisasi keagamaan yang dominan dan terbesar di Kabupaten Pekalongan agar dapat bersikap netral untuk merangkul semua warna dan golongan di Kabupaten Pekalongan tanpa intervensi kepentingan politik manapun, “NU itu ada dimana-mana. Marilah kita hidup yang rukun. Hidup yang baik. Tugas kita adalah bagaimana agar NU ini bisa lebih besar dan solid lagi,” ucap bupati.
Sebelumnya Ketua PWNU DKI Jakarta DR. KH. Syamsul Maarif dalam sambutannya menyampaikan bahwa NU merupakan organisasi yang memiliki kekuatan besar karena terdiri atas berbagai tokoh seperti dari unsur organisasi politik, dari kalangan interlektual, dari unsur alim ulama.
Ketua Rating NU Puri c H. Lukman Hakim selaku ketua panita menyampaikan bahwa Halal Bi Halal tersebut merupakan acara rutin dan bermaksud untuk melestarikan budaya Indonesia sekaligus untuk melaksanakan tuntunan syariat agama Islam.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 9 Mei 2022
Dalam sambutannya, bupati mengingatkan masyarakat bahwa setiap manusia apapun status sosialnya tidak akan dapat mengelak dari kematian, “Setiap orang yang hidup itu pasti akan mati. Kita semua yang disini sehebat apapun kita, setinggi apapun kita, sehebat apapun jabatan kita. Kalau sudah waktunya ya sudah tidak bisa ditawar. Jadi kita yang masih hidup itu memang akan meninggal,” tutur bupati.
Walaupun begitu manusia tetap dapat meninggalkan pesan dan kesan semasa hidup yang dapat selalu dikenang oleh banyak orang. Oleh karenanya bupati mengajak kepada masyarakat untuk berbuat kebaikan, “Kalau kita baik, kitapun juga akan dikenang oleh keluarga, oleh sahabat, dan oleh semuanya. Marilah kita maksimalkan berlomba-lomba dalam kebaikan untuk orang banyak,” ajak bupati kepada semua hadirin.
Bupati juga menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan haul tersebut, “Haul seperti ini memang luar biasa sehingga kita bisa silaturahmi seperti ini. Bisa ngumpul, kalau tidak ada haul seperti ini kan tidak ngumpul,” kata bupati.
Tidak ketinggalan, pada kegiatan tersebut bupati juga menyampaikan ucapan selamat hari rayanya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan, “Atas nama bupati pekalongan dan atas nama pribadi mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kedepanya kabupaten pekalongan agar bisa lebih baik lagi,” ucap bupati.
Serta, bupati juga menyampaikan harapanya agar masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan sehingga kegiatan-kegiatan yang ada di masyarakat dapat berjalan dengan baik walaupun pandemi covid-19 yang belum usai. Bahkan bupati mengajak masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi dosis ke-3 atau booster Covid-19.
Terakhir bupati meminta dukungan dan doa seluruh masyarakat di Kabupaten Pekalongan agar diberikan keselamatan, kekuatan dan kemudahan untuk membangun Kabupaten Pekalongan lebih baik dan lebih hebat lagi. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Minggu, 8 Mei 2022
Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan mengisi acara syawalan dengan tradisi gunungan megono, penyajian hasil bumi dari 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan, serta penampilan acara kesenian local dari masyarakat.
‘’Pemerintah Kabupaten Pekalongan pada tahun 2022 ini kembali akan mengadakan kegiatan agenda syawalan tradisi Megononan yang sudah 2 tahun vacum karena pandemi Covid-19. Acara Syawalan kali ini akan diisi dengan kegiatan kirab sedekah bumi dari 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan dan juga nanti di Linggo Asri akan kita adakan tradhisi gunungan megono, serta penampilan kesenian lokal dari Kabupaten Pekalongan’’ kata Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, S.Sos.,M.Si saat ditemui di kantor kerjanya.
Dikatakan Sekda Yulian Akbar, bahwa tujuan pemerintah kembali menyelenggarakan acara syawalan adalah untuk membangkitkan ekonomi lokal, membangkitkan kembali tradisi-tradisi syawalan yang ada di Kabupaten Pekalongan, yang sebelumnya sempat terhenti selama dua tahun karena Covid-19.
‘’Selain itu, untuk menambah manfaat dari kegiatan syawalan ini kita juga akan persiapkan gerai-gerai vaksin di wisata Linggo Asri yang bisa dimanfaatkan oleh pengunjung acara syawalan yang belum melakukan vaksinasi,’’ jelasnya.
Selain itu, menurut Sekda Yulian Akbar untuk menambah kemeriahan pada acara syawlaan mendatang, pihaknya juga akan menyediakan panggung hiburan sebagai wadah untuk para seniman berkreasi menampilkan kesenian local khas Kabupaten Pekalongan seperti kesenian Sintren.
Dan guna memastikan keamanan serta ketertiban di lokasi acara syawalan, Pemkab Pekalongan juga sudah berkoordinasi dengan Polres Pekalongan untuk membantu pengamanan saat proses acara berlangsung nantinya.
‘’Hari ini kami mengkoordinasikan dengan pihak Polres Pekalongan untuk persiapan proses pelaksanaannya. Nanti proses pelaksanaan acara direncanakan akan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 9 Mei 2022 hari ketujuh lebaran,’’tandasnya.
Selanjutnya, Sekda Yulian Akbar juga menghimbau masyarakat Kabupaten Pekalongan yang akan datang pada acara syawalan untuk mematuhi protocol kesehatan dengan menggunakan masker dan cuci tangan, serta menjaga ketertiban acara.
‘’Jadi sesuai data tahun sebelumnya pengunjung diperkiraka sebanyak 3000, dan kapasitas Linggo Asri ini adalah 20.000 pengunjung. Jadi saya kira ini sudah cukup sesuai prokes,’’ pungkasnya. (Red)
Minggu, 8 Mei 2022
Bupati dalam sambutan pada acara tersebut mengungkapkan rasa terima kasihnya terhadap para pendidik ponpes yang telah berperan penting mengasuh dan mendidik anak-anak di Kabupaten Pekalongan dengan sangat baik, “Masa depan anak-anak di Kabupaten Pekalongan ini tidak luput dari bantuan atau didikan dari ustad dan ustadzah di pondok pesantren,” ucap bupati.
Bantuan honorarium ini merupakan yang pertama kalinya di Kabupaten Pekalongan. Bupati mengungkapkan kepedulianya bahwa selama ini tenaga pendidik dari kalangan guru PNS, guru swasta, dan guru wiyata bakti telah mendapat bantuan. Tetapi guru-guru di pondok pesantren belum pernah diperhatikan. “Oleh karena itu di tahun pertama saya menjabat sebagai bupati langsung saya berikan bantuan untuk guru-guru pondok pesantren,” kata bupati.
Bantuan yang diberikan jumlahnya memanglah tidak banyak nilainya tetapi harapanya dapat membantu para ustad dan ustadzah pondok pesantren di Kabupaten Pekalongan yang selama ini belum pernah diperhatikan.
Bupati juga menyampaikan harapannya agar di tahun-tahun berikutnya pemkab dapat memberikan bantuan serupa bahkan nilainya lebih banyak dan lebih merata kepada para tenaga pendidik di ponpes, “Dan saya berharap untuk guru-guru lain yang belum bisa tersentuh agar bisa tersentuh. Agar walaupun sedikit tetapi merata bisa ikut merasakan,” kata bupati.
Menjelang hari raya Idul Fitri yang akan tiba kurang dari seminggu, bupati berharap bantuan honorarium yang diberikan dapat memberikan sedikit kegembiraan kepada para pendidik di ponpes untuk menyambut lebaran, “Mudah-mudahan ini walaupun sedikit tetapi sudah ada manfaatnya minimal untuk beli sarung nggih bapak ustad dan Ibu ustadzah sehingga benar-benar terasa lebarannya terasa walaupun bantuan dari pemkab hanya sedikit,” ujar bupati.
Bantuan honorarium tersebut telah didistribukan ke rekening masing-masing ponpes di Kabupaten Pekalongan pada Jum’at (28/4).
Sumber : Tim Prokompim Setda Kab Pekalongan
Jumat, 6 Mei 2022