Bantu kami meningkatkan kualitas Website Resmi Kabupaten Pekalongan dengan mengisi survei singkat (±1 menit).
KAJEN – Tahun 2022 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan melakukan pembangunan fisik di Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni dengan dana sedikitnya sekitar Rp. 465 juta.Hal tersebut disampaikan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE, MM dalam sambutan pada Safari Tarawih Keliling di Masjid Baiturrohman, Desa Langkap, Kecamatan Kajen, Kamis (21/4) malam.
Pembangunan fisik tersebut meliputi Pembangunan Ruang Kegiatan Belajar (RKB) PAUD Al Waffa Gumingsir dengan dana Rp 145 juta dan pembangunan toilet dan sanitasi di SDN 02 Langkap sebesar Rp. 121 juta. Selain itu, juga rehab Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Atfal dengan dana Rp. 90 juta, pengaspalan jalan dengan dana Rp. 75 juta dan bantuan kendaraan roda tiga pengangkut sampah sekitar Rp. 34 juta.
“Saya juga sudah meminta kepada OPD terkait untuk melakukan survei apa yang perlu dilakukan di Perubahan Anggaran nanti dan di tahun 2023,” tutur Bupati Fadia.
Dalam kegiatan tersebut, bupati juga menyampaikan program-program unggulan Kabupaten Pekalongan, yaitu berobat hanya dengan KTP, melahirkan gratis, bantuan bagi penunggu pasien di Puskesmas Rawat Inap dan Rumah Sakit milik Pemkab Pekalongan, serta seragam gratis bagi siswa/siswi kurang mampu di sekolah negeri.
Dalam safari tarawih keliling juga digelar dialog antara bupati dengan jamaah Masjid Baiturrohman. Kegiatan dihadiri Sekda Yulian Akbar, S.Sos,M.Si, Staf Ahli Bupati, Asisten Administrasi Umum Sekda, Kepala OPD terkait, Camat Kedungwuni, Kades Langkap, dan jama’ah masjid. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Sabtu, 23 April 2022
KAJEN - Suasana pagi di halaman Setda kabupaten Pekalongan terlihat ramai dipadati pengunjung Bazar dan Pasar Murah yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pekalongan. Sebanyak 35 peserta berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hampir seluruh stand yang berjejer diserbu para pengunjung. Dalam waktu sekitar satu jam beberapa produk telah habis terjual.
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan (Pemkab) menyalurkan dana hibah sebesar Rp. 175 Juta untuk pembangunan Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Ahmad Dahlan Desa Wuled Kecamatan Tirto. Dana hibah tersebut disampaikan secara simbolis oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., M kepada Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wuled, Tirto, H. Abdul Fatah Maruf, pada kegiatan Safari Tarawih Keliling Ramadhan 1443 Hijriyah di Masjid Baiturrohim Desa Wuled Kecamatan Tirto, Rabu (20/4) malam.
KAJEN – Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE, MM mengajak warganya untuk bersedekah, terlebih pada bulan Ramadhan ini. Ajakan tersebut disampaikan bupati saat memberikan sambutan pada Peringatan Nuzulul Qurán di Masjid Al Muhtarom, Kajen, Selasa (19/4) malam.
“Bulan Ramadhan ini, marilah kita tingkatkan amal sedekah. Pertama perhatikan keluarga dekat-dekat kita dulu serta tetangga kita. Insya allah kalau kita shodaqoh, bukannya tambah miskin, tapi malah tambah kaya. Kita harus tingkatkan kepedulian,” ajak bupati.
KAJEN - Dalam satu dekade terakhir , sistem tata kelola pemerintahan telah memasuki paradigma baru. Paradigma tata kelola pemerintahan baru tersebut yaitu tata kelola pemerintahan berbasis Keterbukaan Informasi Publik, tata kelola berbasis e-goverment (SPBE), dan tata kelola berbasis keterbukaan (single dan open data). Ketiga tata kelola pemerintahan tersebut muaranya adalah terwujudnya efektivitas efisiensi dan transparansi penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan public.
KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menyalurkan hibah dan bantuan sosial senilai sekitar Rp. 1,5 miliar untuk ormas Muhammmadiyah. Hibah tersebut antara lain disalurkan untuk pembangunan 17 masjid dan mushola, hibah kepada Pengurus Daerah Muhammadiyah, hibah pada panti asuhan, serta bantuan sosial untuk Yayasan Muhammadiyah yang terdiri atas 6 lembaga.
KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan akan membangun sirkuit balap motor pada tahun 2023. Sirkuit balap motor akan dibangun untuk memfasilitasi para pebalap motor Kabupaten Pekalongan untuk latihan agar tidak perlu latihan di tempat yang jauh. Selain itu, dengan pembangunan sirkuit balap motor, diharapkan nantinya tidak ada lagi balap liar di jalan umum, yang dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Endang Ali Reza selaku Ketua Panitia Bazar dan Pasar Murah mengungkapkan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hari Kartini tahun 2022, selain upacara yang juga dilaksanakan pada waktu yang sama. Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga pasca kenaikan harga minyak goreng. Keg iatan ini juga merujuk pada tujuan organisasi DWP yaitu untuk mensejahterakan anggota dan keluarganya. Hasil dari kegiatan ini diharapkan bisa membawa manfaat bagi seluruh anggota DWP kabupaten Pekalongan.
“Bazar dan Pasar Murah ditujukan bagi anggota dharma wanita dan masyarakat sekitar untuk membantu meringankan beban mereka terlebih di masa pandemi ini, “ tutur Endang usia mengikuti upacara peringatan hari Kartini, Kamis (21/04) pagi.
Endang menjelaskan Bazar dan Pasar Murah tersebut dilaksanakan secara sederhana yang mana pihaknya bekerjasama dengan vendor-vendor diantaranya Indomart dan Alfamart. Adapula Bulog yang mensuplai beras turut berpartisipasi dalam event ini. Selain itu anggota dari DWP unsur pelaksana kecamatan ( 19 kecamatan ) juga tak kalah memeriahkan bazar dengan produk makanan dan pakaian. Sementara dari UMKM, mereka menampilkan produk unggulan antara lain kopi, kebab, bebek ungkep dan lain lain.
Melihat antusias yang tinggi dari masyarakat , Endang mengatakan nantinya tidak menutup kemungkinan pihaknnya akan mengadakan kegiatan serupa.
Salah satu pengunjung Bazar, Ibu Risa, warga Gejlig Kajen yang membeli beberapa produk di Bazar dan Pasar Murah ini mengaku senang dengan adanya Bazar dan Pasar Murah ini, karena menurutnya harga yang ditawarkan lebih rendah dari harga pasaran. “ Saya kan jualan jus, gulanya kalau di pasar kan sekitar 14 – 15 ribu, disini 13 ribu. Ada selisihnya lumayan, “ Kata Risa. Risa juga berharap kegiatan semacam ini kembali diadakan lagi. (Dian-Kominfo)
Kamis, 21 April 2022
“PC Muhammadiyah Wuled malam ini kami berikan bantuan 175 Juta untuk membangun Panti Asuhan Yatim Ahmad Dahlan. Semoga ini menjadi kabar yang membahagikan bagi warga Wuled.” tutur bupati dalam sambutannya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fadia Arafiq menyampaikan, selain menyalurkan hibah untuk pembangunan gedung panti asuhan tersebut Pemkab Pekalongan pada tahun ini juga melakukan pembangunan jalan d wilayah Desa Wuled. Diantaranya yaitu Rehabilitasi Jalan Wuled – Karangsari, Kecamatan Tirto dengan anggaran sekitar Rp. 140 juta, Peningkatan Jalan Wuled – Rengas sekitar Rp. 140 juta, dan Jalan Poros Wuled – Karangjati sekitar Rp. 192 juta.
Dalam sambutannya, bupati juga menyampaikan program-program unggulan pemerintah daerah Kabupaten Pekalongan seperti kesehatan gratis cukup pakai KTP, melahirkan gratis, bantuan untuk menunggu pasien rumah sakit, serta bantuan seragam sekolah bagi siswa sekolah negeri yang tidak mampu.
Ketua PCM Wuled, H. Abdul Fatah Maruf dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Pemkab Pekalongan kepada PCM Wuled. “Ini merupakan anugerah yang luar biasa bagi kami, jamaah masjid Baiturrohim dan juga PC Muhammadiyah Wuled,” ungkapnya.
Abdul Fatah menegaskan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan panti asuhan, “Dana hibah ini akan kita gunakan untuk pembangunan Panti Asuhan Ahmad Dahlan yang insya allah akan dibangun di atas tanah milik Muhammadiyah seluas kurang lebih 300 meter persegi. Rencananya, bangunan berukuran 9x19 meter dan lantai 2, dengan anggaran kurang lebih Rp. 900 juta.” terang Abdul Fatah.
Dalam kegiatan Safari Tarawih Keliling di masjid tersebut, juga dibagikan 50 paket sembako bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pekalongan untuk Jama’ah Masjid Baiturrohim yang merupakan masyarakat sekitar yang kurang mampu. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Kamis, 21 April 2022
Dalam kesempatan tersebut, bupati juga berharap ekonomi Kabupaten Pekalongan segera membaik di tengah terkontrolnya pandemi Covid-19, “Insya Allah agar yang namanya pandemi Covid agar cepat berlalu, dan membaiklah Kabupaten Pekalongan ini. Ekonomi bisa membaik lagi,” ujar bupati.
Pemkab juga memberi stimulus meningkatkan kesejahteraan masyarakat menjelang Lebaran, dengan menyiapkan sejumlah bantuan sosial atau Tunjangan Hari Raya (THR) kepada sejumlah pihak. Bantuan tersebut antara lain untuk 300 hafidz/ hafidzoh sebesar Rp. 500 ribu, bantuan untuk 860 imam masjid sebesar Rp. 1 juta per orang, 860 marbot masjid sebesar Rp. 1 juta/ orang, dan bantuan untuk penjaga makam sebesar Rp. 300 ribu per orang dari masing-masing desa/kelurahan.
Bupati mengatakan bahwa dana tersebut telah disiapkan pemda, “Datanya sudah ada di kesra yang mengelola nama-namanya,” kata bupati.
Data penerima bantuan saat ini dalam tahap seleksi dan verifikasi oleh Bagian Kesra Setda, terutama untuk hafidz/hafidhoh dan penjaga makam. Sedangkan bantuan untuk imam masjid dan marbot, data penerima didasarkan pada masjid yang terdaftar di Kemenag sebagaimana dipublikasikan di website www.simas.kemenag.go.id
Dalam kegiatan tersebut bupati juga menyosialisasikan program-program unggulan pemkab untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan. Program tersebut yaitu kesehatan gratis cukup pakai KTP, melahirkan gratis di puskesmas dan rumah sakit milik pemkab, bantuan bagi penunggu pasien, dan bantuan seragam sekolah bagi siswa SD dan SMP dari keluarga kurang mampu yang bersekolah di sekolah negeri.
Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Al-Muhtaram Kajen menghadirkan penceramah Habib Muhammad Syahab, dari Jakarta. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Kamis, 21 April 2022
“Di bulan ini, akan ada konsumsi yang tinggi. Mereka duitnya mau dibelanjakan ke mana. Cepet ditangkap. Siapkan UKM kita, tawarkan itu. Saya terima kasih pada kawan-kawan bupati/walikota, yang tahun lalu kita bareng-bareng termasuk Kementrian/ Lembaga yang ada di Jawa Tengah, umpama sederhana saja, seperti membeli parsel, tapi tidak dikasihkan ke pejabat ya, nanti bisa jadi gratifikasi, tapi kita kasih ke mereka yang berhak,” tutur Ganjar dalam arahan pada Dialog Gubernur Jawa Tengah dengan Bupati/Wali Kota wilayah Pengembangan Petanglong (Kabupaten Pekalongan, Batang, Kota Pekalongan) dan Kedungsepur (Kabupaten Semarang, Kendal, Demak, Grobogan, Kota Semarang, Kota Salatiga) di Pendopo Bupati Pekalongan, Selasa (19/4).
Menurut Ganjar, jika hal tersebut bisa dijalankan, ada dua hal yang bisa didapat, yang pertama produk UMKM laku, selain itu, juga berarti pemda mengedukasi UMKM bahwa produk mereka berkualitas dan layak untuk dibeli. “Jadi nanti ada libur panjang, ada mudik, orang akan datang, mereka akan belanja. Itu dari sisi ekonomi,” ujar Ganjar. Sementara itu, nilai spiritualnya, kuluturalnya, lanjut Ganjar, orang akan berkangen-kangen ria, bertemu dengan keluarga, sungkem dan sebagainya merupakan nilai-nilai yang dimiliki masyarakat Jawa Tengah dan seluruh Nusantara.
Usai mendengarkan paparan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, Gubernur Ganjar Pranowo sempat bertanya kepada Fadia, tentang bagaimana upaya dan inovasi Pemkab Pekalongan untuk mengembalikan kondisi ekonomi daerah setelah dua tahun diterpa pandemi Covid-19. “Setelah dua tahun diserang pandemi, bagaimana cara meningkatkan ekonomi atau mengembalikan kondisi ekonomi dengan kekuatan lokal yang ada di Kabupaten Pekalongan, termasuk inovasinya dan bagaimana cara menurunkan kemiskinan. Ada tidak ide-ide original dari Kabupaten Pekalongan,” tanya Ganjar.
Menjawab pertanyaan Gubernur Ganjar Pranowo, Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq menyampaikan, Pemkab Pekalongan melakukan berbagai upaya mensupport UMKM agar bangkit kembali setelah dihantam pandemi Covid-19. Upaya tersebut antara lain dengan menyalurkan bantuan usaha bagi UMKM. “Kami mensupport dengan bantuan dari BUMD dan bank-bank yang ada. Alhamdulillah pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pekalongan cenderung naik seperti yang kami paparkan sebelumnya,” ujar bupati.
Lebih lanjut bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Pekalongan terkenal dengan batik dan produk jeans serta industri lainnya dan saat ini, industry tersebut sudah mulai buka dan beraktivitas kembali. “Pabrik dan industri sudah mulai buka kembali, setelah pandemi Covid-19,” imbuh Fadia.
Pertumbuhan Ekonomi 3,54%
Sebelumnya, dalam paparannya Bupati Fadia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pekalongan pada tahun 2021 yakni 3,54%. Pada Tahun 2020, pertumbuhan ekonomi – (minus) 1,89%. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 70,11 (tahun 2020 69,63). Sementara itu, angka Kemiskinan Kabupaten Pekalongan tahun 2021 yaitu 10,57% dan Tingkat Pengangguran Terbuka 4,28% (Tahun 2020 6,97%), dan inflasi 1,35 persen (Tahun 2020 2,35%).
Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Bupati Fadia Arafiq juga menyampaikan, selama pandemi, pihaknya tidak menutup sama sekali aktivitas UMKM, namun lebih hanya membatasi jam operasional dan senantiasa mengimbau supaya menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam aktivitas usaha.
Selain itu, pemkab melalui OPD terkait juga menyelenggarakan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan produktivitas, kualitas, dan daya saing serta pemasaran produk UMKM.
Pada tahun ini, pemkab juga akan melakukan penataan Alun-alun Kajen yang merupakan salah satu pusat kegiatan pemerintahan dan masyarakat serta merupakan pusat kuliner, agar menarik banyak pengunjung. “Kami akan menata Alun-alun Kajen dengan mengusung Al Qur’an sebagai ikon Kota Santri dan air mancur warna-warni serta menata pedagang kaki limanya,” ungkap bupati saat sambutan di beberapa kegiatan dengan masyarakat sebelumnya.
Pemkab Pekalongan juga memiliki UMKM Center di wilayah Kecamatan Wonopringgo yang dapat menjadi Pusat Perdagangan UMKM. Bupati dalam kesempatan Ulang Tahun Dekranas ke-42, 19 Maret 2022 lalu meminta agar pelaku UMKM dan masyarakat meramaikan UMKM Center.
Dalam kegiatan Dialog dengan Gubernur di Pendopo Bupati Pekalongan digelar pameran produk unggulan Kabupaten Pekalongan mulai produk makanan, minuman, kopi, teh, produk kerajinan tangan dan tekstil serta batik khas Kabupaten Pekalongan, yang sudah merambah ke pasar ekspor. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 20 April 2022
Hal ini disampaikan Plt. Kepala Dinas Kominfo Anis Rosidi,S.Sos.,M.Si dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan diskusi serial Implementasi UU Keterbukaan Informasi Publik untuk Memperkuat Partisipasi Masyarakat Dalam Kebijakan Pembangunan Daerah, Kamis (14/04) pagi di aula lantai II Dinkominfo Kabupaten Pekalongan.
Dalam sambutannya Anis mengatakan Pemkab mengapresiasi dan mendukung kegiatan diskusi ini sekaligus dalam rangka bentuk pemberdayaan antara Pemkab dengan mitra strategis kabupaten Pekalongan, salah satunya USAID Madani. Terkait mewujudkan efektivitas efisiensi dan transparansi penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan public, kabupaten Pekalongan perlahan-lahan telah menyusun instrument-instrumen dan langkah strategis untuk melaksanakan /mengimplementasikan amanat UU no. 14 tahun 2018 tenteng Keternukaan Informasi Publik. “ Tiap tahun kita dimonitor oleh KIP Jateng kaitannya sejauh mana kabupaten Pekalongan melaksanakan amanat UU no . 14 tersebut. Instrumen-instrumen kita buat kanal-kanal yang memungkinkan masyarakat untuk bisa menyampaikan aspirasi, juga untuk mengetahui apa yang dilaklukan dan apa yang tidak dilakukan oleh pemerintah ,” terang Anis
Anis berharap melalui diskusi ini para peserta mengetahui struktur UU no 14 tentang keterbukaan informasi publik dan selanjutnya menyampaikan kepada berbagai pihak /khalayak khususnya yang dari internal kabupaten Pekalongan untuk benar-benar melaksanakan tentang beberapa hal terkait keterbukaan informasi publik.
Ketua FC MADANI Kabupaten. Pekalongan, Nurjanah, dalam sambutannya memaparkan program USAID Madani jateng bermitra dengan 6 kabupaten/kota, salah satunya di kabupaten Pekalongan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan akuntabillitas pemerintah dan keberagaman social di masyarakat melalui penguatan peran masyarakat sipil di kabupaten/kota. Program ini lebih kepada menguatkan kapasitas legitimasi kabupaten/kota, terutama di 6 mitra kabupaten/kota di Jateng.
Di kabupate Pekalongan, Nurjanah menerangkan program Madani dimulai tahun 2020 melalui Bappeda, dengan mitra utama Muslimat NU. Muslimat NU secara teknis menjalankan program Madani bersama Simpul Belajar Madani. Sudah banyak hal terkait dengan peningkatan kapasitas legitimasi dan keberlanjutan yang telah dilakukan. Penguatan masyarakat sipil Madani ini mensaratkan adanya tata kelola pemerintahan kolaboratif ( Kolaborative govermance) yang semakin kuat untuk mencapai tujuan strategis pembangunan.
Kolaboratif govermance ini dimaknai sebagai cara untuk mengelola hal-hal publik dimana badan public dalam hal ini pemerintah, bekerja secara kolektif dengan pihak non pemerintah dalam membuat kebijakan atau melaksanakan program yang bersifat multilateral/formal.
Dikatakan pula tujuan dari diskusi ini untuk mengetahui implementasi UU keterbukaan informasi public di kabupaten Pekalongan dan relevansinya dengan timgkat partisipasi masyarakat/public dalam pengambilan kebijakan pembangunan. Outputnya, peserta diharapkan memahami urgensi pentingnya dan ruang lingkup UU keterbukaan Informasi public, dapat mengetahui hasil evaluasi uji kepatuhan badan public terhadap UU keterbukaan informasi public di kabupaten Pekalongan. Selain itu juag dapat mengetahui relevansinya keterbukaan informasi public dengan partisipasi masyarakat termasuk juga ormas sipil yang ada di kabupaten Pekalongan dalam pengambilan kebijakan pembangunan daerah.
“ Tidak hanya mengetahui dan evaluasi, tetapi diharapkan juga adanya rekomendasi untuk memperkuat implementasi UU KIP ini terutama di kabupaten Pekalongan,”imbuh Nurjanah
Sementara itu Ketua tim pelaksana Forum Serasi Madani, H.M Safrudin Huna menambahkan pentingkan kolaborasi 3 pilar dalam mewujudkan good govermance. Ketiga pelar tersebut yaitu pemerintahan yang baik, masyarakat yang kuat ( masyarakat madani) dan swasta (dunia bisnis). 3 pilar ini harus membangun kolaborasi untuk mewujudkan good govermance. Tanpa kolaborasi dari 3 pilar ini mustahil kita bisa menciptakan sebuah tata kelola pemerintahan yang baik. Salah satu prasarat agar terbangun kolaborasi yang efektif adalah adanya trust(percaya). Syarat percaya ini a dasarnya harus saling terbuka. Sedangkan bagaimana Instrumen UU Ketrbukaan Informasi Publik ini bisa menjadi akselerasi partisipasi baik masyarakat maupun dunia usaha, maka instrumennya disediakan di UU no 14 2018.
Kegiatan ini terselenggara hasil kerjasama Dinkominfo dengan USAID MADANI Prov. Jateng. Materi disampaikan oleh Drs Drs Sosiawan ( Ketua Komisioner Informasi Provinsi Jawa Tengah ). Diskusi dihadiri oleh beberapa perwakilan OPD terkait dan Muslimat NU Kabupaten Pekalongan. (Dian-Kominfo)
Senin, 18 April 2022
Bantuan hibah tersebut disampaikan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq,SE, MM, secara simbolis dalam kegiatan Tarawih Keliling Safari Ramadhan 1443 Hijriyah di Masjid Attaqwa, Kelurahan Pekajangan, Kecamatan Kedungwuni, Kamis (14/4) malam.
Selain hibah dan bantuan sosial tersebut, tahun ini pemkab juga memberikan bantuan kepada sebanyak 860 marbot masjid, masing-masing Rp. 1 juta per orang, 860 imam masjid Rp. 1 juta per orang, 300 hafidz/hafidzah, masing-masing Rp. 500 ribu per orang, dan 285 orang penjaga makam, masing-masing Rp. 300 ribu per orang.
Dalam kesempatan tarawih keliling tersebut, bupati juga menyampaikan program unggulan yang dilaksanakan pada tahun 2022. Program tersebut antara lain perbaikan atau rehabilitasi jalan dan jembatan serta infrastruktur lainnya, program pengobatan gratis cukup dengan KTP, melahirkan gratis, bantuan bagi penunggu pasien kurang mampu dan bantuan seragam sekolah bagi siswa kurang mampu di sekolah negeri mulai jenjang SD hingga SMP.
Terkait pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya, bupati mengatakan, pada tahun 2022 ini, Pemkab menganggarkan sekitar Rp. 130 Miliar. Tahun sebelumnya dianggarkan sekitar Rp. 50 Miliar. “Insya allah akan banyak jalan yang halus di Kabupaten Pekalongan,” ungkap Fadia.
Dalam Safari Tarawih Keliliq di Masjid Attaqwa juga digelar dialog antara Bupati Fadia Arafiq dengan masyarakat. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 18 April 2022
“Kenapa saya ingin bangun sirkuit balap motor, supaya tidak ada lagi yang balap liar. Kalau ada sirkuit, insya allah nanti lebih aman,” tutur bupati saat memberikan pengarahan kepada Ikatan Remaja Masjid Jami’ Al Qodim, Kauman (IKAREMAJA) Wiradesa, dalam Kuliah Senja di masjid Jami’ Al Qodim, Kamis (14/4) sore.
“Belum satu tahun saya menjabat menjadi bupati, alhamdulillah semua janji saya sudah saya penuhi, kecuali sirkuit motor yang belum saya penuhi. Tahun 2023, insya allah sirkuit motor pun akan kita bangun. Saat ini gambarnya sedang kita siapkan,” tutur bupati.
Dalam kesempatan tersebut bupati menyampaikan apresiasi kepada para remaja yang tergabung dalam IKAREMAJA yang merupakan wadah bagi para remaja untuk melakukan kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan serta kegiatan-kegiatan positif lainnya. Bupati berharap, IKAREMAJA dapat menjadi benteng dari budaya pergaulan bebas serta faham radikal dan pengaruh negatif lainnya menyusul semakin terbukanya akses informasi bagi masyarakat beberapa tahun terakhir ini. “Alhamdulillah di Kauman ini kegiatan remaja nya positif, terima kasih kepada adik-adik IKAREMAJA,” ungkap bupati.
Dalam kesempatan tersebut, bupati menyampaikan janji-janjinya yang sudah terealisasi pada tahun ini, antara lain perbaikan atau rehabilitasi jalan dan jembatan serta infrastruktur lainnya, program pengobatan gratis cukup dengan KTP, melahirkan gratis,bantuan bagi penunggu pasien kurang mampu dan bantuan seragam sekolah bagi siswa kurang mampu di sekolah negeri mulai jenjang SD hingga SMP. “Kami berharap para remaja dapat membantu menyosialisasikan program-program tersebut, terutama terutama program kesehatan gratis dan seragam sekolah gratis, siapa tahu ada masyarakat yang membutuhkan,” ujar bupati.
Terpisah, Kabid Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Pekalongan, Abdul Ghoni ST menerangkan, sirkuit balap motor rencananya akan dibangun di atas lahan seluas 4,9 hektare milik pemkab di Desa Kalijoyo, Kecamatan Kajen. Tanah tersebut senula akan dibangun lapas di atasnya. “Tahun ini nanti baru DED (Detail Engineering Design) nya,” jelas Abdul Ghoni. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 18 April 2022
Pengundian dilakukan langsung oleh Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE., MM di Balai Desa Rowolaku Kecamatan Kajen, Kamis (14/4) siang.
Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada pemenang yang beruntung dan berharap bagi peserta lain yang belum mendapatkan hadiah untuk tidak kecewa karena vaksinasi adalah upaya kita bersama untuk menjaga diri dan orang-orang sekitar dari bahaya Covid-19.
Selain hadiah sepeda motor, ada pula hadiah menarik lainya yang disediakan oleh panitia seperti minyak goreng dan payung. Kegiatan tersebut berhasil menarik perhatian warga sekitar untuk datang secara langsung.
Dalam sambutanya bupati memuji Kepala Desa (Kades) Rowolaku yang telah mengadakan acara tersebut dan berhasil menarik antusiasme warga, “Hari ini saya lihat walaupun puasa semangat warga desa kita luar biasa. Berkumpul semua dari satu ujung ke ujung semuanya penuh karena senang sekali punya pak lurah yang bermanfaat untuk desanya,” tutur bupati.
Bupati juga mengapresiasi seluruh pihak yang terus berupaya meningkatkan capaian vaksin dengan cara membuat terobosan-terobosan seperti pelaksanaan kegiatan tuntas vaksin Kabupaten dengan hadiah sebuah sepeda motor.
Selain kegiatan pengundian, bupati juga meresmikan Pondok Bersalin Desa (Polindes) Desa Rowolaku Kecamatan Kajen. Bupati menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Desa setempat yang telah membangun polindes karena menurutnya merupakan salah satu contoh pembangunan yang baik dan bermanfaat untuk masyarakat.
Bupati berpesan kepada masyarakat untuk segera mendapatkan vaksinasi dosis ke-3 atau booster, “Saya minta untuk dapat dipastikan seluruh warga desa kita ini kalau bisa sudah booster.” tutur bupati.
Pada kegiatan tersebut pemkab juga menyelenggarakan kegiatan vaksinasi gratis untuk warga yang datang.
Kades Rowolaku, Sugiono melaporkan bahwa kegiatan vaksinasi terlaksana dengan baik, “Kegiatan vaksinasi tadi pagi sampai jam 1 sudah terlaksana dengan sukses. Alhamdulillah tidak ada gangguan atau tidak ada kendala apapun kami mengucapkan terima kasih kepada warga Rowolaku yang sudah antusias mengikuti kegiatan vaksinasi.” ujar Sugiono.
Sugiono berharap Polindes Desa Rowolaku yang baru saja diresmikan dapat bermanfaat untuk warga Desa Rowolaku dan sekitarnya. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Sabtu, 16 April 2022