Bantu kami meningkatkan kualitas Website Resmi Kabupaten Pekalongan dengan mengisi survei singkat (±1 menit).
KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan akan menata Alun-alun Kajen agar menjadi lebih indah dan menarik pengunjung. Penataan akan dimulai tahun 2022 ini.
Demikian disampaikan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq,SE, MM, dalam sambutan pada kegiatan Tarawih Keliling Safari Ramadhan 1443 Hijriyah di Masjid Baiturrokhim, Desa Sijeruk, Kecamatan Sragi, Rabu (13/4) malam.
“Insya allah akan kita bangun ikon Kota Santri berupa Al Qur’an di sekitar Alun-alun Kajen dan air mancur warna-warni. Para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Alun-alun juga akan kita tata, sehingga kelihatan rapi nanti, ” kata bupati.
Diharapkan, setelah Alun-alun ditata, Kajen yang notabene merupakan Ibu Kota Kabupaten Pekalongan nantinya akan menjadi ramai dan dikunjungi masyarakat banyak.
Selain penataan Alun-alun, pada tahun 2023, pemkab akan melakukan penataan objek wisata Linggo Asri, Kajen. Setelah ditata, objek wisata pegunungan itu diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengunjung objek wisata tersebut. Bahkan, harapannya, Linggoasri bisa menjadi daerah tujuan wisata unggulan Kabupaten Pekalongan yang diminati wisatawan.
Dalam kesempatan tarawih keliling tersebut, bupati juga menyampaikan program unggulan yang dilaksanakan pada tahun 2022. Program tersebut antara lain perbaikan atau rehabilitasi jalan dan jembatan serta infrastruktur lainnya, program pengobatan gratis cukup dengan KTP, melahirkan gratis, bantuan bagi penunggu pasien kurang mampu dan bantuan seragam sekolah bagi siswa kurang mampu di sekolah negeri mulai jenjang SD hingga SMP.
Terkait pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya, bupati mengatakan, pada tahun 2022 ini, Pemkab menganggarkan sekitar Rp. 130 Miliar.Tahun sebelumnya dianggarkan sekitar Rp. 50 Miliar. “Saya memang prioritaskan pembangunan jalan jembatan, karena sebagus apa pun desa kita, kalau jalannya rusak, tidak akan menarik untuk dikunjungi oleh siapa pun, apalagi wisatawan,” tutur bupati.
Bupati mengatakan, dalam perjalanan dari Kajen menuju Desa Sijeruk Sragi, mendapati jalan yang rusak saat memasuki desa tersebut. “Jadi kegiatan (tarawih keliling) ini bermanfaat ya Bapak/Ibu. Saya jadi melihat langsung dan merasakan langsung jalan rusaknya,” ujar bupati.
Di wilayah Kecamatan Sragi, tahun ini dianggarkan sekitar Rp. 13 M untuk pembangunan jalan. Tahun sebelumnya hanya sekitar Rp. 2 Miliar. “Insya allah di Sragi akan banyak jalan yang halus nantinya,” ungkap Fadia. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Jumat, 15 April 2022
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE., MM berharap Kabupaten Pekalongan masuk 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah yang akan digelar tahun 2023 nanti. Hal itu disampaikan bupati dalam sambutan pada acara Pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Pekalongan masa bakti 2019-2023 di Pendopo Bupati, Rabu (13/4) sore.
KAJEN - Isu aktual yang tengah terjadi di masyarakat Indonesia saat ini berpotensi memicu gejolak kondisi kehidupan social. Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok dan munculnya wacana ini itu bisa saja dimanfaaatkan oleh pihak tertentu untuk melakukan pergerakan, seperti pergerakan mahasiswa, aliansi dan sebagainya, termasuk elemen masyarakat yang lain yang melanda di beberapa kota besar saat ini. Namun hal tersebut tidak terjadi di wilayah kabupaten Pekalongan yang sampai memasuki minggu kedua Ramadhan dalam situasi kondusif. Hal ini disampaikan Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik ( Badan Kesbangpol) kabupaten Pekalongan, Haryanto Nugroho,S.STP,M.AP saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (12/04) pagi.
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE, MM menyatakan siap menerima pemudik yang memiliki keluarga di Kabupaten Pekalongan pada Lebaran tahun ini, menyusul kebijakan Pemerintah Pusat terkait mudik Lebaran Tahun 2022. Namun demikian, pemudik harus mengantongi hasil tes swab negatif dan tidak perlu swab bagi yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19 lengkap, yang meliputi dosis 1, 2 dan dosis 3 atau booster, sebagaimana persyaratan mudik yang ditentukan Pemerintah Pusat.
KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menyalurkan hibah senilai 100 juta rupiah untuk keperluan pembangunan masjid Al-Hidayah Desa Pekiringan Alit Kecamatan Kajen. Bantuan tersebut diserahkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM secara simbolis kepada Ketua Takmir masjid Al-HIdayah, Drs. H Abdul Basyith dalam kegiatan Safari Tarawih Keliling Ramadhan 1443 Hijriyah di masjid tersebut, Selasa malam (11/4).
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE., MM, melantik Kades Yosorejo, Kecamatan Siwalan, Sarjono, di Balai Desa Yosorejo, Selasa (5/4) malam. Sarjono dilantik secara terpisah karena sempat sakit.
Sebelumnya, sebanyak 31 kades hasil Pemilihan Kades Serentak (Pilkades) Serentak 23 Februari 2021 dan 2 kades Pergantian Antar Waktu (PAW) yaitu Desa Watupayung, Kecamatan Kesesi dan Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto sudah diambil sumpahnya dan dilantik oleh Bupati Pekalongan di Pendopo Bupati, pada Senin (21/3).
KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan, H. Riswadi, SH meminta agar warga menjalani vaksinasi ke-tiga atau booster. Hal itu disampaikan wabup saat sambutan usai melaksanakan sholat tarawih di Masjid An-Nur, Desa Bligorejo, Kecamatan Doro, Selasa (5/4).
“Pandemi Covid-19 hingga saat ini belum berakhir, oleh karena itu, protokol kesehatan tetap harus diterapkan. Saya juga meminta agar bapak ibu sekalian menjalani vaksinasi booster,” tutur Wabup. Dikatakan, hingga saat ini, di Kabupaten Pekalongan baru sekitar 3,5%, yang sebagian besar baru ASN yang mendapatkan vaksin booster.
KAJEN - Untuk memperoleh Data Terpadu Kesejahteraan Sosial yang valid, Pemerintah Kabupaten Pekalongan melakukan berbagai upaya bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait diantaranya Dindikbud, Dindukcapil, Kecamatan dan BPJS Kesehatan, dengan melaksanakan Sosialisasi Verifikasi Dan Validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) serta mengundang Pemerintah Desa (Operator Desa) dan elemen masyarakat, pada tanggal 30-31 Maret 2022.
“Saya yakin dibawah kepemimpinan ketua yang baru yang sudah berpengalaman Insya Allah prestasi rangking 7 paling bawah menjadi insya allah 7 paling atas. Minimal masuk sepuluh besar.” tutur bupati.
Sejalan dengan pelantikan yang dilaksanakan, Ketua KONI juga diharapkan mampu memajukan olahraga di Kabupaten Pekalongan, “Saya berharap KONI Kabupaten Pekalongan bisa betul-betul mensupport olahraga. Ketua dan pengurus yang baru saja dilantik saya harapkan juga dapat bekerja sesuai dengan tupoksinya pekerjaannya, bukan hanya dilantik saja tetapi bisa benar-benar bekerja untuk membuat olahraga di Kabupaten Pekalongan ini menjadi bagus dan hebat dan bisa mendapatkan juara dari tingkat Provinsi maupun nanti tingkat Nasion,“ harap bupati.
Sejalan dengan itu, Bupati berpesan kepada para ketua cabang olah raga (Cabor) untuk lebih memperhatikan altet-atletnya yang telah mengharumkan nama daerah, “Para atlet kita ini bersemangat. Jangan sampai mereka pulang ke Kabupaten Pekalongan membawa hadiah untuk kabupaten pekalongan tapi sampai ini tidak diperhatikan, itu sangat sayang sekali.” tutur bupati.
Bupati juga mendorong kepada para Ketua Cabor untuk dapat menunjukkan prestasi atlet-atletnya, “Ayo prestasi atletnya ditunjukkan, karena saya lihat ada beberapa cabor kita dan hanya beberapa yang kelihatan nah itu yang sangat disayangkan.”
Bupati menilai jika Cabor KONI dapat giat melakukan upaya-upaya untuk membesarkan olahraga di Kabupaten Pekalongan, Pemkab juga akan memberikan dukungan, “Kami Pemerintah Kabupaten Pekalongan siap mendukung olahraga Kabupaten Pekalongan jadi bagus,” Ungkap Fadia.
Sebelumnya, Ketua KONI Provinsi Jawa Tengah Bona Ventura Setya dalam sambutanya menuturkan bahwa peringkat Kabupaten Pekalongan temasuk ke dalam 7 terendah se-Jawa Tengah, “Kalau kita lihat periode yang lalu KONI kabupaten Pekalongan dari 35 kabupaten dan kota, posisinya ada di 28. Padahal tetangga sebelah ada yang diposisi 2. Posisi 28 berarti posisi 7 dari bawah ini menjadi perhatian kita bersama,” tutur Bona.
Ketua KONI terpilih, Suryan, mengatakan, akan berusaha maksimal dalam kejuaraaan yang akan datang, “Tahun 2022 ada kegiatan Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), ada sekitar 18 cabang olahraga yang kita kirimkan. Kami akan berusaha semaksimal mungkin agar atlet-atlet kita bisa lolos mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan mendapatkan prestasi yang lebih baik,” harap Ryan, sapaan akrab Suryan.
Lebih lanjut dia melaporkan, sepanjang tahun 2022 ini, Kabupaten Pekalongan telah mengikuti beberapa perlombaan dan mendapatkan medali di antaranya, yaitu cabang Hapkido pada Kejurprov Hapkido di Kendal, dari 6 atlet yang dikirimkan 2 atlet mendapat emas, 2 perak, 2 perunggu. Selain itu juga dari cabang binaraga, dari 4 atlet yang dikirimkan 3 atlet mendapat medali perunggu, serta cabang selam 1 atlet Kabupaten Pekalongan mewakili Tim Jawa Tengah di tingkat Nasional berhasil meraih posisi 4 secara Nasional. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Jumat, 15 April 2022
Dalam kesempatan ini Haryanto menyampaikan tentang dinamika politik yang terjadi di pusat maupun daerah terkait pemilu maupun pilkada serentak tahun 2024 mendatang. “ Seperti yang disampaikan Presiden bahwa pemerintah sedang focus mempersiapkan pemilu maupun pilkada serentak 2024. Faktanya, pertama, pada 12 April 2022 Komisi Pemilihan Umum (KPU) dilantik. Artinya sebagai unsur penyelenggara sudah dipersiapkan. Tentu setelah itu independensi KPU akan segera berjalan, mulai menyusun tahapan-tahapan, Dan beberapa waktu lalu pemerintah pusat melalui Kemendagri sudah melaksanakan kegiatan dengan mengudang dari tingkat daerah, Badan Kesbangpol. KPU, Bawaslu bahkan sampai unsur partai politik guna mensosialisasikan rancangan Peraturan Komisi Pemilihan Umum ( PKPU). Artinya ini sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam mempersiapkan pemilu 2024. Sosialisasi rancangan PKPU tentang pendaftaran, verifikasi parpol peserta pemilu 2024, “ tuturnya.
Selasa, 12 April 2022 , 7 anggota KPU dan 5 anggota Bawaslu (periode 2022-2027) telah sah dilantik langsung oleh presiden. Momen pelantikan tersebut sekaligus menandai dimulainya langkah besar suskseskan Pemilu Februari 2024.
Dinamika di Kabupaten Pekalongan
Pada tahun 2022 ini Badan Kesbangpol sedang menyusun rancangan Perda terkait dengan pembentukan dana cadangan untuk PIlkada 2024 karena pelaksanaannya sesuai UU adalah pada bulan November dan untuk Pemilu pada bulan Februari 2024. Di tingkt kabupaten Pekalongan sendiri, Perda sedang digodog untuk diproses bersama DPRD, yang itu akan menjadi dasar dalam menganggarkan baik untuk unsur penyelenggara ( KPU/Bawaslu), unsur pengamanan (TNI/Polri) dan kebutuhan lainnya. Dengan dasar Perda itu, Haryanto memastikan paling tidak di 2023 dan 2024 daerah sudah mempersiapkan untuk yang berkaitan dengan pemlu dan Pilkada.
Selanjutnya, dinamika di partai politik sendiri, Haryanto mengatakan pihaknya sudah menerima 2 (dua) partai politik baru yang akan memproses pendaftaran. “ Beberapa waktu lalu kami sudah menerima dari Partai Ummat dan partai Gelora. Selain itu ada parpol lama yang berubah nama. ( Partai pakar pangan menjadi PKN). Mungkin dinamika akan berjalan terus, termasuk untuk partai politik yang saat ini mempunyai keterwakilan di parlemen, setiap tahun, sesuai aturan mereka masih menerima bantuan keuangan parpol dari APBD dan proses saat ini kita masih menunggu Laporan Hasil Pemeriksaan dari BPK untuk penyaluran bantuan keuangan parpol,” terangnya.
Kewaspadaan kunci utama
Situasi kondusif di kabupaten Pekalongan tak lepas dari sinergi lintas sector yang saling bahu membahu baik pemenrintah daerah, dan elemen pendukung lainnya. Untuk itu Badan Kesbangpol menyampaikan apresiasi kepada mereka, karena menurut Haryanto terkait kewaspadaan tidak hanya ketika menjelang hajatan besar seperti pemilu atau PIlkada saja , tapi kewaspadaan di kabupaten Pekalongan itu selalu setiap saat. “ Sehingga kunci untuk menjaga kondusivitas diantaranya kami selalu lakukan koordinasi intens dengan kawan-kawan yang tergabung baik dalam tim kewaspadaan dini pemerintah daerah maupun tim terpadu penanganan konflik social. Karena didalamnya lintas sekor, tidak hanya pemerintah daerah, OPD terkait, tapi juga disitu ada dari unsur kepolisisan, TNI, Kejaksaan Imigrasi, BIN dan sector lainnya, “ ucap Haryanto.
Sebagai penutup, Haryanto menghimbau kepada masyarakat untuk memamfaatkan kanal kanal resmi Badan Kesbangpol seperti website maupun medsos (fb, instagram) dalam menyampaikan informasi penting. “ Menyikapi derasnya informasi lewat media social, prinsip yang berusaha kami terapkan, jangan sampai kita keduluan informasi dari media sosial. Melalui medsos kami juga memantau (patroli cyber), dengan adanya informasi yang beredar di medsos, kita juag bisa mendapat informasi awal disitu yang akhirnya bisa kita jadikan bahan untuk pendalaman lebih lanjut di lapangan tentang benar atau tidaknya informasi tersebut, "pungkasnya. (Dian-Kominfo)
Rabu, 13 April 2022
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Fadia dalam sambutan pada kegiatan Safari Tarawih Keliling Ramadhan 1443 Hijriyah di Masjid Baitul Huda Kayugeritan Kecamatan Karanganyar, Selasa (12/4) malam.
“Alhamdulillah Pemerintah Pusat sudah memperbolehkan masyarakat untuk mudik dengan persyaratan pemudik sudah mendapatkan vaksin Covid-19, termasuk booster, atau jika belum vaksin booster, harus menyertakan hasil tes PCR atau swab antigen negatif. Jika sudah memenuhi syarat tersebut, sudah boleh untuk mudik ke Pekalongan,” tutur bupati.
Bupati juga sempat menyampaikan terkait kebijakan mudik Lebaran tahun 2022 tersebut saat sambutan pada Safari Tarawih Keliling di Masjid Al-Hidayah, Pekiringan Alit, Kajen,, Senin (11/4). Pemkab Pekalongan menggelar vaksinasi Covid-19 dalam kegiatan safari tarawih keliling di dua masjid tersebut. Masyarakat tampak antusias untuk mendapatkan vaksinasi dosis 1, 2, maupun booster.
Dalam kegiatan tarawih keliling di Masjid Baitul Huda, Kayugeritan, Karanganyar, Bupati juga menyampaikan sejumlah program dan kegiatan unggulan Pemkab Pekalongan pada tahun 2022. Program tersebut antara lain pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya.
Tahun 2022 ini pemkab menganggarkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sebesar Rp. 130 Miliar. Jumlah tersebut, kata bupati, dua kali lipat lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar 50 Miliyar.
Di wilayah Kecamatan Karanganyar, perbaikan jalan dan infrastruktur lainnya dianggarkan kurang lebih Rp 13,2 Miliar. Tahun sebelumnya, anggaran hanya sekitar Rp. 9 Miliar.
Bupati berharap, dengan penganggaran yang besar untuk perbaikan jalan, akan meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Pekalongan. “Saya berharap di Kabupaten Pekalongan akan banyak jalan yang halus, aktivitas ekonomi menjadi lancar dan tidak ada jalan yang membahayakan warga,” ungkap bupati.
Selain pembangunan jalan dan jembatan, bupati juga menyampaikan program-program unggulan lainnya, yaitu berobat cukup dengan KTP dan melahirkan gratis di fasilitas kesehatan milik Pemkab Pekalongan, bantuan bagi penunggu pasien kurang mampu, serta bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa SD hingga SMP Negeri yang kurang mampu.
Pada kegiatan tersebut Pemkab Pekalongan juga memberikan bantuan senilai 50 juta rupiah untuk keperluan pembangunan masjid Baitul Huda yang diserahkan secara simbolis kepada takmir masjid. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 13 April 2022
Selasa, 12 April 2022
Bupati berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk penyelesaian pembangunan masjid Al-Hidayah, “Masjid ini mendapat bantuan sebesar seratus juta rupiah. Supaya tambah bagus finishingnya biar lengkap. Biar tidak masih semen-semen seperti ini. Biar lebih bagus.” tutur bupati.
Lebih lanjut bupati mengatakan, saat ini Pemkab Pekalongan sedang mengupayakan bantuan untuk masjid-masjid di Kabupaten Pekalongan yang memang benar-benar membutuhkan dana bantuan pembangunan masjid. Bupati berharap bisa membantu pembangunan masjid dan mushola di semua wilayah Kabupaten Pekalongan dengan berprinsip pada skala prioritas.
Dalam sambutan usai sholat tarawih berjamaah di Masjid Al-Hidayah tersebut, bupati menyampaikan bahwa pada tahun ini pemkab menyalurkan bantuan hibah untuk pembangunan masjid dan mushola serta untuk ormas keagamaan di Kabupaten Pekalongan. Pemkab juga memberikan bantuan sosial untuk yayasan dan lembaga yang dikelola ormas keagamaan di Kota Santri.
Meskipun begitu, dijelaskan bupati, bahwa dalam penyaluran bantuan dana hibah dan bantuan sosial kepada ormas, pemkab juga menyesuaikan dengan jumlah keanggotaan yang ada di ormas itu sendiri.
Selain untuk masjid dan mushola serta ormas keagamaan, tahun 2022 ini, pemkab juga memberikan bantuan untuk takmir masjid dan marbot serta penjaga makam.
Gelar Vaksinasi
Dalam kegiatan tersebut, juga digelar vaksinasi Covid-19 di halaman masjid. Warga bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis 1, dosis 2, dan booster dalam kegiatan tersebut. Warga sekitar masjid tampak antusias untuk mendapatkan layanan vaksinasi yang diselenggarakan Puskesmas Kajen 2 malam itu.
Dalam kesempatan tersebut, bupati juga menyampaikan kabar gembira bahwa pemerintah telah melonggarkan kebijakan mudik pada Lebaran Tahun ini. “Pemerintah Pusat sudah memperbolehkan saudara-saudara kita yang jauh untuk mudik ke kampung halaman pada Lebaran Tahun ini Yang penting sudah vaksin lengkap dan menaati prokes,” tutur bupati.
Syarat perjalanan mudik Lebaran tahun 2022, para calon pemudik harus sudah mendapatkan dosis pertama dan kedua ditambah vaksin booster serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pemerintah tidak mewajibkan melampirkan hasil negatif Covid-19 melalui tes antigen atau PCR khusus bagi calon pemudik yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau booster. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 12 April 2022
Bupati Fadia Arafiq dalam sambutannya memberikan ucapan selamat dan memberikan support kepada Sarjono agar semangat untuk memimpin desanya. “”Setelah dilantik, insya allah tambah sehat ya Pak. Harus semangat membangun desa. Karena kades adalah orang tua dari seluruh warga desanya. Sakit adalah ujian dari Allah. Tapi kita harus semangat, karena jika sugesti kita mengatakan bahwa kita akan sakit maka kita akan sakit, dan jika kita semangat untuk sehat, insya allah kita akan sehat,” tutur Fadia memberikan dukungan kepada Sarjono.
Dalam kesempatan tersebut, bupati juga menyampaikan terima kasih kepada mantan Kepala Desa Yosorejo atas pengabdiannya.
Bupati dalam kesempatan tersebut menyampaikan Program Kesehatan Gratis Cukup dengan KTP yang menjadi program prioritasnya yang sudah berjalan sejak 1 Januari 2022. “Walaupun masih ada batasan-batasan tertentu, namun, menurut saya, cukup membantu masyarakat,” tutur bupati.
Selain itu, program lainnya yaitu bantuan untuk penunggu pasien yang dirawat di puskesmas rawat inap atau di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik Pemkab Pekalongan. Bantuan diperuntukkan keluarga kurang mampu. Oleh karena itu, bupati berpesan kepada Kades Yosorejo dan para kades lainnya untuk dapat mengeluarkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) untuk warga yang benar-benar tidak mampu. “Bapak Kepala Desa harus teliti, jika ada warga mampu, masih minta dibuatkan SKTM, itu keterlaluan ya, oleh karena itu jangan mau jika diminta membuatkan untuk mereka yang mampu,” ujar bupati berpesan.
Bantuan bagi penunggu pasien dari keluarga tidak mampu yang diberikan yaitu sebesar Rp. 50 ribu per hari, selama maksimal 4 hari dalam satu tahun. “Walaupun masih ada batasan-batasan, namun setidaknya biaya transportasi terbantu,”imbuh bupati.
Dalam kesempatan itu, bupati juga membuka peluang agar jalan poros desa yang kondisinya rusak diusulkan ke bupati untuk diperbaiki atau ditingkatkan. Sedangkan perbaikan jalan desa, kata bupati, menjadi tugas dan wewenang desa itu sendiri.
Pada akhir sambutannya, bupati berpesan agar dalam melaksanakan pembangunan, kades berpedoman pada skala priorotas dan mengutamakan musyawarah. “Yang prioritas apa, dirembug bareng (bersama) BPD (Badan Permusyawaratan Desa) dan tokoh masyarakat, disepakati bersama,”ujar bupati.
Selain itu, bupati berharap agar kades berhati-hati terkait penggunaan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD). Bupati meminta agar kades jangan sampai terseret kasus hukum karena penyalahgunaan dana tersebut. “Biar bendahara saja yang pegang uangnya. Kades yang mengontrol dengan baik agar tidak menyalahi aturan hukum dan administrasi,” ucap bupati. Bupati menyarankan kepada kades untuk meminta pendampingan OPD terkait atau pun camat jika mendapati kesulitan terkait hal tersebut.
Pelantikan Kades Yosorejo dihadiri Sekretaris Daerah, Aisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala OPD terkait, Camat Siwalan dan unsur Forkopimcam, para tokoh masyarakat, keluarga kades yang dilantik. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 6 April 2022
“Kami berharap, perjuangan yang menghabiskan anggaran yang luar biasa, agar bermanfaat. Penanganan pandemi Covid-19 menyerap anggaran yang tidak sedikit, bahkan sampai harus merefocusing anggaran hingga sekitar Rp. 300 miliar untuk keperluan tersebut,” jelas wabup.
Namun, menurutnya, situasi di Kabupaten Pekalongan saat ini sudah berangsur membaik. “Saat ini, pertumbuhan ekonomi kita sudah di angka 4,7%, meskipun masih di bawah provinsi,” ujar wabup. Disebutkan, jumlah penduduk Kabupaten Pekalongan sekitar 976 ribu jiwa.
Lebih lanjut wabup mengatakan, pada tahun 2022 ini, pemkab sudah dan akan membangun infrastruktur dengan anggaran Rp. 130 Miliar lebih. “Panjang jalan Kabupaten Pekalongan sekitar 890 KM dan saat ini sekitar 25% kondisinya rusak karena guyuran hujan,” kata wabup.
Program lainnya yang menjadi prioritas dalam kepemimpinannya bersama Bupati Fadia Arafiq yaitu kesehatan gratis hanya dengan menunjukkan KTP. “Program ini juga membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Namun, kami ingin memberikan kesejahteraan pada masyarakat, memberikan perlindungan kepada masyarakat,” imbuh Riswadi.
Riswadi mengaku pemerintah tidak mungkin mampu bekerja sendiri, oleh karena itu, dia meminta kepada para tokoh masyarakat, para ulama, para stakeholders dan seluruh masyarakat untuk memberikan saran, masukan, bahkan kritik yang membangun. “Silakan kami dikritik, diberi masukan,” ucap wabup. Dalam kegiatan tersebut juga digelar dialog interaktif antara wabup dan warga.
Dalam kesempatan tarawih keliling tersebut, Pemkab Pekalongan juga menyalurkan bantuan sebesar Rp. 40 juta untuk rehab Masjid An-Nur. Selain itu juga dilakukan penyerahan bingkisan dari Bank Jateng untuk takmir masjid dan lansia kurang mampu.
Disebutkan pula, jumlah masjid di Kabupaten Pekalongan sekitar 800 unit dan mushola jumlahnya ribuan. “Semoga masjid dan musholanya tidak rusak semua. Nek bodol kabeh duite entek (kalau rusak semua, uangnya habis – red) untuk bantu,” ujar wabup sambil bercanda.
Pada moment tersebut, Dinas Kesehatan melalui UPTD Puskesmas Doro I juga membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis untuk warga sekitar.
Hadir mendampingi Wabup Pekalongan dalam safari tarawih keliling antara lain yaitu Kepala Dinas Kesehatan. Kabag Kesra, Direktur Bank Jateng Cabang Kajen, Camat Doro, Kades Bligorejo, Pengurus Masjid Annur, para kiai dan ustadz, sesepuh, dan tokoh masyarakat sekitar. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 6 April 2022
Kegiatan sosialisasi dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Pekalongan Totok Budi Mulyanto, S.E sekaligus sebagai PLT Kepala Dinas Sosial Kab.Pekalongan, sekaligus memberikan sambutan dan arahan bahwa melalui kegiatan Sosialisasi ini diharapkan menyatukan persepsi tentang peran dan fungsi jajaran Pemerintahan di Kab.Pekalongan sampai pada Operator Desa agar ke depan diharapkan data yang diusulkan lebih valid dan sesuai keadaan Penerima manfaat.
Disampaikan pula bahwa data yang sudah valid bisa dijadikan acuan dalam penyaluran bansos, karena tidak semua yang sudah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menerima bantuan sosial. (Dian-Kominfo)
Rabu, 6 April 2022