KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE.,MM didampingi suami yang sekaligus ketua Bappera Kabupaten Pekalongan Ashraff membuka secara resmi kegiatan Senam Masal Lansia dan Aerobic serta Lomba Senam Kategori Umur Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan, Rabu (15/12) pagi di halaman kantor Kecamatan Sragi.
Tampak hadir pula dalam pembukaan senam masal ini antara lain Plt Camat Sragi beserta jajaran forkopimcam, Kepala UPT Puskesmas, Plt Dindikbud dan ketua Praja Kusuma Kepala Desa se-kecamatan Sragi, ketua PKK Kecamatan/desa/ Kelurahan se-kecamatan Sragi serta ibu ibu member Senam Paguyuban Senam Sragi Sehat.
Bupati Fadia mengaku salut atas semangat yang luar biasa dari ibu- ibu di kecamatan Sragi yang tampak antusias mengikuti senam masal tersebut. “ Saya salut khususnya ibu ibu kecamatan Sragi yang telah membuat acara ini. Menandakan perempuan-perempuan di kecamatan Sragi ini hebat dan luar biasa,” kata Fadia mengawali sambutannya.
Bupati berharap melalui senam masal ini kecamatan Sragi menjadi pelopor senam sehat dan menjadi contoh bagi kecamatan lain. “ Ayo kita bekerjasama agar kecamatan Sragi ini vaksinnya nomor 1 se-kabupaten Pekalongan,’ ajaknya.
Dalam kesempatan senam masal ini Bupati juga mengingatkan agar warga yang belum divaksin, terutama lansia, segera melakukan vaksin. Menurutnya hal ini berkaitan dengan bantuan sosial yang akan dihentikan apabila si penerima bantuan tidak atau belum divakisn. “ Saya juga ingatkan untuk kecamatan Sragi agar cepat vaksin, vaksin dan vaksin, agar kita cepat ke level 1 (satu). Karena kemarin ada pembagian BLT,PKH yang distop karena tidak divaksin. Sekarang ayo cepat bergerak supaya bisa mendapatkan lagi haknya, “jelas Fadia.
Selain berkaitan bantuan sosial, Fadia juga menerangkan bahwa bagi anak sekolah yang belum divaksin, mereka tidak bisa mengikuti ujian sekolah. Demikian juga jika orangtuanya belum divaksin maka anaknya juga tidak bisa mengikuti ujian sekolah. Untuk itu Fadia mengajak kepada ibu ibu peserta senam untuk turut mensukseskan upaya percepatan vaksinasi terutama di kecamatan Sragi. “ Udah senamnya paling hebat, ibu ibunya paling hebat, vaksinnya juga harus paling hebat, “ ujarnya.
Sementara itu Ketua Penyelenggara Senam Masal Lansia dan Aerobic serta Lomba Senam Kategori Umur Kecamatan Sragi , Sri Handayani SE M.Si dalam laporannya mengatakan kegiatan senam masal ini dalam rangka memperingati hari Ibu tahun 2021. “ Adapun maksud dan tujuan senam masal untuk memasyarakatkan olah raga. Dengan berolahraga akan meningkatkan kualitas hidup,” ungkap Sri Handayani.
Peserta anggota senam terdiri dari berbagai member dan instruktur se kecamatan Sragi dengan jumlah 500 orang. Sumber dana penyelenggaraan berasal dari swadaya anggota senam masal serta partisipasi dari PKK kecamatan dan PKK desa/Kelurahan serta dari donatur. (Dian-Kominfo)
Rabu, 15 Desember 2021
KAJEN - Di hari terakhir pelaksanaan program vaksinasi berhadiah MAS DAVIN KAJEN SE AH, Kamis 9 Desember 2021, diselenggarakan penarikan kupon hadiah dengan hadiah utama sebuah sepeda motor, di kantor kecamatan Kajen.
Acara pengundian MAS DAVIN KAJEN SE AH ( Masyarakat Datang Divaksin, Menuju Kajen Sehat Berhadiah ) ini dihadiri langsung oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesra Totok Budi Mulyanto SE yang mewakili Bupati Pekalongan, Camat Kajen, Wakil Dandim, Wakil Kapolres , Camat Kajen beserta Forkopimcam, kepala UPTD/instansi, tenaga kesehatan serta para kepala desa se-kecamatan Kajen.
KAJEN - RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan menjadi rujukan StudI Banding dari daerah lain. Stud Banding seperti dilakukan oleh rombongan RSUD Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur, Rabu (08/12/2021).
Rombongan RSUD Kabupaten Sidoarjo dipimpin oleh dr. Wasis Nupikso, Sp. OG tiba di RSUD Kraton disambut langsung oleh Direktur RSUD Kraton, dr. Eko Wigiantoro, M.Kes. StudI Banding rombongan RSUD Kabupaten Sidoarjo bertujuan untuk bertukar ilmu dan melihat pelayanan Unit Kemoterapi di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan
KAJEN – Sebagai lembaga yang berwenang melakukan pengawasan internal atas penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Pekalongan. Inspektorat Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan acara Gelar Pengawasan Daerah Kabupaten Pekalongan yang dilaksanakan pada siang ini, Selasa (7/12/2021) di Aula lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan.
KAJEN - Menjadi kepala desa artinya menjadi orangtuanya desa, yang harus siap bekerja keras karena telah dipilih oleh masyarakat. Hal ini disampaikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE.,MM dalam sambutannya pada acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah serta Serah Terima Jabatan Kepala Desa Antar Waktu Desa Wonokerto Wetan Kecamatan Wonokerto , Senin (06/12) sore di Balai Desa Womokerto Wetan
KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE.,MM meresmikan rekonstruksi jalan di Kecamatan Wonokerto, tepatnya ruas jalan Desa Wonokerto menuju kampung nelayan yang ada di sebelah kiri sungai Mrican, serta jalan Kepatihan – Bebel pada Senin (06/12) siang. Kehadiran Bupati Pekalongan beserta rombongan, antara lain perwakilan dari Forkopimda, Sekda beserta para asisten dan OPD terkait, disambut dengan meriah oleh warga Wonokerto yang mengaku bersuka cita dengan terlaksananya rekonstruksi jalan di wilayah Wonokerto Kulon dan Wonokerto wetan.
Dalam sambutannya Totok Budi Mulyanto mengucapkan selamat kepada warga Kajen yang penuh semangat mengikuti program vaksinasi berhadiah MAS DAVIN KAJEN SE AH. Menurutnya, Program MAS DAVIN KAJEN SE AH yang diinisiasi oleh Kecamatan Kajen bersama Danramil dan Kapolsek Kajen ini merupakan inovasi yang patut ditiru oleh daerah lain dalam rangka upaya percepatan vaksinasi di Kabupaten Pekalongan.
“Sasaran vaksin di kecamatan Kajen cukup besar. Padahal sasaran vaksin secara keseluruhan di kabupaten Pekalongan sebanyak 747.881. Setelah kami hitung, khusus Kajen, yang harus divaksin ada 7,5 % dibandingkan seluruh kabupaten Pekalongan. Padahal kabupaten Pekalongan ada 19 kecamatan. Ini sesuatu yang tidak ringan sehingga ada inovasi inovasi yang dilakukan oleh warga kecamatan Kajen dengan istilah MAS DAVIN KAJEN SE AH. Ini adalah suatu inovasi yang luar biasa dan ini bisa ditiru oleh yang lain,” papar Totok
Disampaikan pula bahwa Kabupaten Pekalongan saat ini berada di level 2. Totok mengingatkan dengan level 2 bukan berarti bebas namun ada kelonggaran-kelonggaran dalam beraktifitas dengan tidak melalaikan Prokes .
Jelang Natal dan Tahun baru 2022, Totok juga mengingatkan khususnya kepada para kepala desa untuk waspada terhadap kepulangan pemudik. “ Tolong saya titip masyarakat yang pulang dari luar kota, dicatat. Sehingga jika ada sesuatu yang berdampak kurang baik seperti kesehatan dan lainnya , kita bisa mengantisipasi. Walaupun ini tidak sebanyak pemudik pada saat Idul Fitri, tapi tetap harus kita waspadai,” tegasnya
Mengakhiri sambutannya Totok berpesan usai program MAS DAVIN KAJEN SE AH Ini warga tidak kendor dalam upaya pencegahan covid 19. “ Setelah hadiah ini dibagikan jangan kendor, kita harus mengejar semaksimal mungkin, usahakan masyarakat di Kajen ini semua tervaksin. Ayo kita sisir lewat RT mana yang belum divaksin, lalu kita giring, kita ajak untuk vaksin di faskes atau di tempat tempat yang telah disiapkan kecamatan ,” pintanya.
Camat Kajen Agus Purwanto S.STP mengatakan program MAS DAVIN KAJEN SE AH merupakan salah satu ikhtiar dalam rangka percepatan vaksin menuju herd imunity( kekebalan kelompok) , telah dilaksanakan selama 1 bulan ( mulai 10 November 2021 sampai 9 Desember 2021). Berkat dukungan dari semua elemen, program ini mampu melebihi target. “ Kta mentargetkan 10.000 sasaran vaksin. Alhamdulilah sampai hari ini yang telah kita vaksin 14.600 oramg di periode 10 november sampai dengan 9 Desember 2022. Ini melebihi target. Dari program ini, pada dosis I tervaksin 4311 orang dan Dosis II sekitar 10300 an orang. Total 14600 an, “ terang Agus.
Agus mengaku cukup puas dengan program MAS DAVIN KAJEN SE AH karena meskipun prosentase yang sudah divaksin secara total cukup tinggi, tapi ternyata animo masyarakat untuk mendatangi tempat tempat vaksin juga cukup baik. “ Ditengah tengah sulitnya kita untuk memperoleh sasaran, kita sudah menvaksin sekitar 44 %. Selama 1 bulan terakhir sudah hampir 15 ribu orang telah divaksin.Untuk itu kami ucapkan terimakasih khususnya Danramil, TNI/Polri , tenaga kesehatan, Lurah/ kepala desa serta seluruh elemen masyarakat yang ada di wilayah Kajen. Selama ini bahu membahu bekerjasama untuk menuntaskan vaksinasi ini menuju 100 persen,” imbuhnya.
Selanjutnya setelah selesainya program MAS DAVIN KAJEM SE AH , menurut Agus pihaknya akan cari upaya lain yang bisa menggugah masyarakat untuk tetap bersedia mendatangi tempat vaksin.
Adapun hadiah utama berupa 1 unit sepeda motor berhasil diraih oleh Ibu Waryati warga Rt 08/04 Desa Linggoasri Kecamatan Kajen (Dian-Kominfo).
Jumat, 10 Desember 2021
Rapat Paripurna DPRD yang mengagendakan persetujuan bersama ini ditandai dengan penandatanganan oleh Wakil Bupati Pekalongan H Riswadi SH bersama Ketua DPRD Dra. Hj. Hindun, MH., beserta ketiga Wakil Ketua DPRD yakni Hj. Mas'udah, Sumar Rasul, dan Catur Andriansyah, pada Rabu (08/12) sore di ruang rapat paripurna DPRD. Rapat paripurna ini dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Pekalongan, Sekda M. Yulian Akbar, S.Sos.,M.Si, beberapa Kepala OPD terkait dan pimpinan beserta segenap anggota dewan.
Dalam sambutan yang disampaikan oleh Wakil Bupati H. Riswadi, S.H, Bupati Fadia Arafiq SE.,MM menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh anggota dewan yang telah mencurahkan pikiran dan perhatiannya dalam pembahasan Raperda RPJMD Kabupaten Pekalongan Tahun 2021-2026 sehingga dapat disepakati bersama dan ditetapkan menjadi peraturan daerah Kabupaten Pekalongan.
Mengiringi persetujuan bersama atas Raperda tentang RPJMD Kabupaten Pekalongan Tahun 2021-2026 ini sesuai dengan ketentuan undang-undang No.23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah untuk kemudian ditetapkan paling lama enam bulan setelah kepala daerah terpilih dilantik.
Sebelumnya Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Mas'udah menyampaikan laporan hasil rapat kerja pimpinan DPRD dan Gabungan Komisi I, II, III, dan IV yang membahas Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Pekalongan Tahun 2021-2026.
Selanjutnya, penyampaian kata akhir Fraksi-fraksi DPRD terhadap Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pekalongan Tahun 2021-2026. Kata Akhir Fraksi Golkar oleh Nailul Hidayah, S.H., Fraksi PAN oleh Achmad Muzaki, Fraksi Gerindra oleh Patmisari, A.Md., Fraksi PPP oleh H. Mirza Kholiq, Fraksi PDIP oleh Riyadi, S.H., dan Fraksi PKB oleh H. Edy Haryanto, SE. (Dian-Kominfo)
Kamis, 9 Desember 2021
Dalam Study Banding pihak RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan memberikan paparan bahkan menunjukKan sarana prasarana penunjang pelayanan Unit Kemoterapi.
Pimpinan rombongan RSUD Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur, dr. Wasis Nupikso, Sp. OG menyampaikan bahwa tujuan kedatanganNya untuk melaksanakan StudI banding, terutama untuk belajar dan melihat secara langsung proses pelayanan unit Kemoterapi di RSUD Kraton.
"Kami mendapat arahan untuk studi banding ke RSUD Kraton karena yang memiliki posisi setara sama-sama Tipe B Rumah Sakit milik Pemerintah Daerah, dan RSUD Kraton sudah mengembangkan pelayanan Unit Kemoterapi ini, " katanya.
Diakui dengan studi banding tersebut nanti bisa diterapkan di RSUD Sidoarjo Jawa Timur untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.
Adapun dalam kesempatan sama, Direktur RSUD Kraton, dr. Eko Wigiantoro, M.Kes mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari RSUD Kabupaten Sidoarjo untuk menjadi tempat studi banding. Menurutnya, pelayanan Kemoterapi di RSUD Kraton selama ini berjalan kurang lebih sudah 8 tahun dengan sistem One Day Care.
Adapun pelayanan Kemoterapi sebelumnya pasien harus dirujuk ke RSU Dr. Kariadi Semarang. Namun sejak RSUD Kraton memiliki dokter Sub Spesialis Onkologi sendiri palayanan Kemoterapi mulai dikembangkan dengan sistem One Day Care. Pelayanan onkologi dan Kemoterapi adalah layanan bagi pasien dengan diagnosa kanker, kebetulan merupakan salah satu pelayanan unggulan dan prioritas RSUD Kraton.
"Pengembangan kedepan kami sudah merencanakan ruangan khusus kemoterapi dengan kapasitas 20 tempat tidur. Kedepan kami juga segera memiliki dokter Sub Spesialis Onkologi baru dan dokter Sub Spesialis Hemato Onkologi, "terangnya.
RSUD Kraton juga terus mengembangkan pelayanan onkologi dan kemoterapi kedepan agar masyarakat merasa nyaman dengan meningkatkan sarana dan prasaranan yang lebih baik. Bahkan sampai saat ini,setiap Kamis masih menerima rujukan pasien dari wilayah Tegal, Batang, Kendal, Pemalang dan rumah sakit sekitar.
Untuk jadwal pelayanan Klinik Bedah Onkologi Hari Senin dan Kamis, sedangkan Jadwal Kemoterapi Senin sampai dengan Sabtu.
"Semoga studi banding dari RSUD Kabupaten Sidoarjo membawa manfaat bersama untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Karena sekarang masyarakat sangat terbantu untuk tidak menjalani antrian yang panjang dan lama hanya untuk Kemoterapi di rumah sakit pusat seperti RSU Kariadi, " imbuhnya. (Dian-Kominfo)
Rabu, 8 Desember 2021
Menurut Drs. H. Dawam Rahardjo alasan dia memilih mengunjungi Kabupaten Pekalongan karena Batik dari Kabupaten Pekalongan sudah dikenal dikancah Nasional maupun Internasional. Sehingga dia ingin mempelajari seperti bagaimana cara membatik,prosesnya dan tau arti sejarahnya yang kemudian setelah itu dilestarikan sebagai kekayaan budaya Indonesia. “kita ingin belajar atau melihat UMKM yang ada di Kabupaten Pekalongan untuk membenchmark apa yang bisa diambil hasil dari Pekalongan untuk perkembangan UMKM di Lampung Timur” ungkap H. Dawam Rahardjo.
Saat ditanya soal kesan pertama Dalam kunjungannya tersebut menurut H. Dawam Rahardjo dia sangat berkesan dengan kerajinan Batik yang ada di Kabupaten Pekalongan, karena meski Pandemi namun tetap eksis meski tak seramai dulu sebelum adanya Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Menurutnya rencana kedepan Untuk menindaklanjuti hubungan yang awal ini sehingga tetap berkesinambungan dan untuk mengembangkan Batik yang ada di Lampung dengan ciri khasnya, jika memungkinkan Dekranasda Lampung Timur agar mengadakan program berkunjung ke Kabupaten kembali. “ Kalau memungkinkan kita akan adakan program untuk berkunjung di Pekalongan ini untuk menindalklanjuti kunjungn pertama, sehingga kita bisa mengembangkan Batik Lampung Timur dengan ciri khasnya” katanya.
Sementara itu Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E.,M.M. menanggapi atas kunjungan Bupati Lampung Timur di Kabupaten Pekalongan, dia merasa senang dan berharap bisa menyempatkan untuk bisa berkunjung balik ke Lampung Timur. Menurutnya kerajinan batik di Kabupaten Pekalongan sudah cukup bervariasi dan dikenal. selain Batik ada juga Jeans yang menjadi unggulannya. Untuk mempromosikan produk milik Kabupaten Pekalongan ,Dimana ada ketentuan untuk ASN setiap hari Jumat diharuskan memakai bawahan Jeans.
Menurutnya, selain Batik Pekalongan yang mempunyai ciri khas sebagai keunggulannya, Produk Jeans Kabupaten Pekalongan juga sudah banyak dipasarkan didalam dan keluar Pekalongan dengan harga yang terjangkau. “Kalau di Pekalongan Batiknya dari jaman dahulu udah sangat terkenal,selain itu kita juga punya Jeans. Jadi tiap jumat biasanya ASN memakai Jeans, jadi semua khasnya pekalongan kita promosikan mulai dari orang-orang kita sendiri” ungkap Bupati Fadia.
Sementara itu Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Ashraff Abu mengatakan dirinya merasa bangga dan terhormat dengan kunjungan Bupati Lampung Timur di Kabupaten Pekalongan, menurutnya dia juga banyak belajar dari Bupati Lampung Timur atau saling sharing ilmu khususnya untuk mensupport Dekranasda Kabupaten Pekalongan . “Saya merasa bangga dan terima kasih, sebuah kehormatan atas kunjungan bapak Bupati Lampung Timur. Saya bisa belajar dari beliau juga bagaimana untuk mensupport Dekranasda supaya Dekranasda Kabupaten Pekalongan bisa sukses sama seperti Lampung Timur”ujar Ashraf Abu. (Dian-Kominfo)
Rabu, 8 Desember 2021
Gelar Pengawasan Daerah tersebut, merupakan salah satu program dari Inspektorat Kabupaten Pekalongan sebagai lembaga pengawas internal untuk memastikan bahwa penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Pekalongan berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dan pada kesempatan tersebut, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E.,M.M., mengatakan dalam sambutannya bahwa acara Gelar Pengawasan Daerah yang diselenggarakan oleh Inspektorat, akan pihaknya jadikan acuan dan catatan supaya bisa memperbaiki kinerja kedepannya. Dan Fadia berharap untuk para kepala OPD, camat serta pimpinan lembaga yang mendapat nilai kurang baik dari hasil pemeriksaan Inspektorat Kabupaten Pekalongan tahun 2021 ini, untuk segera menyiapkan langkah dan strategi perbaikan kinerja. Utamanya SDM para aparatur sipil negara yang diharapkan bisa ditingkatkan lagi profesionalismenya sehingga kekeliruan yang saat ini dilakukan bisa diperbaiki untuk ke depannya.
‘’Pada hari ini sama-sama melihat paparan langsung dari kepala inspektorat kita dimana hasil temuan dan laporan ada saya selalu baca dan perhatikan laporan dari inspektorat sampai dengan kesimpulannya. Ini menjadi catatan dari saya apabila dari dinas-dinas yang mungkin ditemukan adanya kesalahan-kesalahan dengan ketidaksengajaan,’’ kata Bupati Pekalongan Fadia Arafiq.
Selanjutnya, Fadia menambahkan bahwa untuk meningkatkan profesionalisme kinerja di masing-masing OPD, tahun 2022 mendatang pihaknya akan merumuskan langkah untuk bisa memberikan reward pada lima besar dinas terbaik dan 5 besar dinas terburuk kinerjanya. Menurutnya, hal tersebut bisa dijadikan pemantik oleh masing-masing OPD untuk bekerja lebih baik lagi.
‘’ Karena nanti tahun 2022 saya minta pak Sekda untuk bisa merumuskan cara bagaimana dinas-dinas yang terbaik sampai limas besar agar bisa mendapatkan reward berupa anggaran tambahan. Karena kerja kalau ada reward kan jadi semangat ya,’’ ungkap Fadia.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Kepala Inspektorat Kabupaten Pekalongan Drs. Ali Riza, M.Si., selaku penyelenggara acara menyampaikan bahwa Gelar Pengawasan Daerah yang pihaknya lakukan adalah sebagai wadah untuk memaparkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang telah pihaknya lakukan kurun waktu tahun 2020 dan tahun 2021 ini.
Menurut Ali Riza, untuk tahun 2021 ini, Inspektorat Kabupaten Pekalongan hanya berhasil melakukan pemeriksaan sebanyak 27 LHP saja, karena imbas Covid-19 jadi banyak anggaran yang direfokusing. Jadi LHP tahun 2021 menurun drastis daripada tahun 2020.
‘’Di tahun 2020 kita bisa menyelesaikan 85 LHP dari 911 objek pemeriksaan, namun tahun 2021 ini kita hanya 27 LHP,’’ jelas Kepala Inspektorat Kabupaten Pekalongan Ali Riza.
Ali Riza juga menuturkan bahwa di tahun 2021 ini, untuk hasil pemeriksaan secara umum sudah baik. Namun ada beberapa spot-spot yang masih perlu diperbaiki utamanya untuk laporan keuangannya di tingkat desa-desa dan kecamatan.
Menurut Ali Riza, untuk bisa mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK Provinsi Jawa Tengah, indicator utama penilaiannya adalah laporan keuangan daerahnya. Sehingga Ia berharap para OPD juga bisa segera menyelesaikan laporan keuangannya dengan baik.
‘’Menuju WTP Ketujuh ada di laporan keuangan pemerintah daerah. Semoga WTP ketujuh bisa kita capai,’’ pungkasnya. (Dian-Kominfo)
Selasa, 7 Desember 2021
Acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah serta Serah Terima Jabatan Kepala Desa Antar Waktu tersebut dihadiri pula oleh Wakil ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Sumar Rasul, Sekda Yulian Akbar S Sos.,M.Si, Asisten Pemerintahan dan Kesra Totok Budi Mulyanto SE, Plt Dinas PMD, Plt Kabag Hukum, PLt Kabag Tata Pemerintahan, Camat beserta Forkopimcam Wonokerto, para kepala desa se-kecamatan Wonokerto , jajaran pemerintah desa Wonokerto wetan , dan kepala desa antar waktu terpilih Nazir Azis serta para tokoh masyarakat setempat.
“ Saya ucapkan selamat kepada Bapak Nazir Azis, semoga bisa mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya dan bisa membuat desa Wonokerto wetan ini menjadi lebih hebat ditangan kepala desa yang baru,” ujar Bupati Fadia usai melantik kepala desa antar waktu Nazir Azis.
Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada Plt kepala desa yang telah menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya hingga akhirnya saat ini telah terpilih kepala desa yang baru.
Bupati menekankan bahwa antara kepala desa dengan pemerintah daerah harus tejalin komunikasi yang baik sehingga pembangunan poros desa segera terwujud. “ Kepala desa itu, istilahnya anaknya Bupati. Bupati, Sekda, semua OPD bekerja kalau tidak dibantu kepala desa akan sulit. Jadi kita harus saling bahu membahu dan bekerjasama dan berkomunikasi dengan baik. Kenapa, karena kita ini mempunyai satu keterkaitan. Pembangunan desa maupun poros desa sekarang bisa dibantu oleh Pemda sehingga memang Bapak harus bisa berkomunikasi yang baik dengan Bupati, agar jalan poros desa bisa segera diperbaiki. Apalagi poros desa sekarang menjadi perhatian Pemkab,” papar Fadia
Tak lupa Bupati juga menyampaikan tentang 3 (tiga) program dalam visi misinya, yaitu berkaitan infrastruktur (jalan), pendidikan dan kesehatan gratis bagi warga Kabupaten Pekalongan. Dan ia meminta agar Kepala desa antar waktu terpilih mensosialisasikan program tersebut. “Saya yakin dengan kepemimpinan kepala desa yang baru, desa Wonokerto wetan tidak akan ketinggalan dan bahkan bisa lebih hebat lagi,” pungkasnya. (Dian-Kominfo)
Selasa, 7 Desember 2021
Terlaksananya rekonstruksi jalan di daerah Wonokerto ini merupakan wujud dari program ‘jalannya alus rejeki mulus’, dimana selain bidang inrfastruktur ( pembangunan jalan), ada pula sektor yang menjadi prioritas utama dari visi misi Bupati/Wakil Bupati, yakni sektor pendidikan dan kesehatan.
Bupati Fadia mengungkapkan alasan pihaknya menfokuskan pembangunan di Wonokerto, yakni ia ingin para nelayan bisa menikmati jalan yang halus. “ Insyaalloh di tahun 2022 ada pembangunan drainase senilai 5 Milyar, di desa SI Api api,desa Sijambe, Desa Pecakaran , Pesanggrahan, Tratebang dan Bebel. Kemudian 12 Miyar untuk pebaikan jalan TPI. Ada pula pembangunaan pengendalian banjir di desa depok senilai 3 Milyar. Normalisasi sungai Mrican sebesar 2,3 Milyar,normalisasi sungai buangan Tratebang sebesar 750 juta, juga normalisasi sungai buangan Pekuncen SIApi Api 450 juta, “ terangnya.
Lebih lanjut Bupati berpesan kepada warga Wonokerto untuk menjaga jalan yang telah bagus dengan baik. “ mudah-mudahan nanti seluruh jalan kabupaten Pekalongan alus dan rejekinya semua mulus,” harapnya.
Sementara itu Kepala Dinas DPU Tata Ruang Kabupaten Pekalongan, Ir Bambang Irianto yang hadir mendampingi Bupati menjelaskan, kondisi ruas jalan Wonokerto ke kampung nelayan ini sebelumnya buruk lalu beberapa kali dilakukan pengurukan karena selalu teremdam rob. “Hari ini Jalan yang tadinya masih berupa pengerasan sebagian, karena tahun lalu kita baru menyelesaikan kurang lebih separohnya, hari ini paripurna. Kita kerjakan dengan konstruksi rigit cor beton sehingga ketinggiannya sudah memenuhi karena sudah diuruk beberapa kali. Untuk dana nggarannya mencapai 1,8 Milyar,” jelas Bambang.
Salah satu warga Wonokerto (wakil dari perumahan nelayan), Rosyati dalam kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih atas terlaksananya rekonstruksi jalan di desanya. ‘ Saya mengucapkan terimakasih kepada pemerinah Kabupaten Pekalongan, jalannya sudah bagus karena sebelumnya rumah-rumah tererndam banjir,” ucap Rosyati. (Dian-Kominfo)
Senin, 6 Desember 2021
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E.,M.M., Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria, Perwakilan Kodim 0710 Pekalongan, Asisten 1 Setda Kabupaten Pekalongan Totok Budimulyanto dan beberapa unsur forkopimda lain.
Pada kesempatan itu, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menyampaikan bahwa pihaknya sangat terbuka dengan PLN untuk mengkomunikasikan tentang peningkatan pelayanan fasilitas dan mutu PLN bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan. Karena menurut Fadia, listrik merupakan salah satu kebutuhan mendasar yang dibutuhkan masyarakat untuk menjalankan aktivitas.
Untuk itu, Ia berharap PLN bisa memberikan pelayanan yang semaksimal mungkin bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan, utamanya spot-spot pelayanan publik esensial seperti rumah sakit dan kantor-kantor pelayanan yang langsung bersinggungan dengan masyarakat.
‘’ Saya berharap PLN bisa melayani masyarakat Kabupaten Pekalongan dengan maksimal. Apalagi saat ini sedang musim hujan. Musim hujan ini akan banyak potensi bencana yang kita hadapi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang dan kemungkinan lainnya yang harus kita antisipasi secar cepat. Untuk itu, saya minta dengan sangat berikan pelayanan yang baik bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan,’’ ungkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, saat memberikan sambutan dalam acara Multi Steakholder Forum Kabupaten Pekalongan, yang diselenggarakan oleh PT. PLN (Persero) UP3 Pekalongan.
Selanjutnya, pada forum tersebut, Fadia juga menuturkan kepada pihak PLN untuk bisa lebih memperhatikan CSR di Kabupaten Pekalongan lagi, sehingga PLN bisa bersinergi dengan pemkab untuk membangun Kabupaten Pekalongan.
‘’Instalansi di pasar, kan ada dua pasar baru harap diperhatikan saya minta untuk diperbaiki instalansinya supaya lebih bagus dan rapih serta tidak membahayakan masyarakat,’’ ujarnya.
Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Muhammad Khadafi Manager PT. PLN (Persero) UP3 Pekalongan mengatakan dalam sambutannya, bahwa tujuan utama diadakannya acara Multi Steakholder Kabupaten Pekalongan adalah untuk menjalin komunikasi dengan berbagai steakholder yang ada di Kabupaten Pekalongan guna meningkatkan mutu pelayanan bagi masyarakat. Sehingga PLN bisa ikut bersinergi bersama pemkab untuk membangun Kabupaten Pekalongan.
‘’PLN berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan mensukseskan pembangunan ekonomi khususnya di Kabupaten Pekalongan dengan menciptakan pelayanan listrik yang berkualitas dan berdaya saing,’’ jelasnya.
Manager PT. PLN (Persero) UP3 Pekalongan menambahkan, di Kabupaten Pekalongan sektor tertinggi yang menggunakan jasa PLN adalah sektor industri dan bisnis. Untuk itu, pihaknya menjamin akan terus melakukan transformasi untuk meningkatkan pelayanan dan menyediakan berbagai jenis layanan terutama layanan premium dan tentunya ini memberikan nilai tambah dimana akan mendapat jaminan listrik lebih tinggi di Kabupaten Pekalongan.
‘’ Ada sekitar 232.249 pelanggan di Kabupaten Pekalongan yang meliputi sektor industri 13,21 %, bisnis 11,46%, serta rumah tangga 5,14 %. Jadi di Kabupaten Pekalongan ini dominan pada sektor industri dan bisnis,’’ pungkasnya. (Dian-Kominfo)
Senin, 6 Desember 2021