KAJEN – Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.M.Si., berkesempatan menghadiri acara Pelatihan dan Pengukuhan GP Ansor Pimpinan Anak Cabang Talun Masa Bakti 2021-2023, pada Jumat (28/5/2021) malam, yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna, Kecamatan Talun. Dalam kesempatan tersebut Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.M.Si., mengatakan bahwa generasi muda hari ini adalah pemimpin masa mendatang, untuk itu menurutnya, hal tersebut harus dipersiapkan mulai dari sekarang.
Dan Ansor, lanjut Bupati Asip, menjadi wadah untuk pengembangan kepemimpinan di Nahdlatul Ulama, yang menjawab tantangan jaman untuk mempersiapkan pemimpin di masa mendatang dengan pelatihan dan pendidikan sejak dini melalui kegiatan organisasi di Ansor. Oleh karena itu, Ia berharap pengurus Ansor yang baru dilantik ini dapat terus -menerus melakukan upaya penguatan organisasi dalam rangka meningkatkan kapasitas pribadi untuk berlatih menjadi pemimpin-pemimpin di masa mendatang. ‘’Semua pemimpin melalui proses pematangan secara pribadi maupun secara kelembagaan. Jadi pemimpin itu memang harus dipersiapkan secara benar-benar ’’. ungkapnya.
Selain itu, Bupati Asip juga menjelaskan bahwa warga Nahdlatul Ulama itu mempunyai dua tugas mulia yang diemban. Dimana menurutnya, tugas yang pertama adalah warga NU dan para kiyai dalam rangka memimpin persoalan-persoalan keagamaan yang diantaranya yaitu tafsir keagamaan yang sudah diyakini oleh warga NU sehingga ini menjadi kewajiban. Yang kedua adalah mengemban misi Nahdatul Ulama untuk membuktikan dharma baktinya kepada kejayaan bangsa dan negara. ‘’ Jadi tidak mudah menjadi NU itu, karena disamping harus kuat dalam aspek keagamaannya, juga harus paham betul tentang nilai-nilai nasionalisme,’’ paparnya.
Oleh karena itu, Bupati Asip berpesan kepada warga Nahdlatuh Ulama untuk memahami ajaran-ajaran agama Islam yang menjadi pedoman untuk menjalani kehidupan, selain itu juga bisa ikut andil dalam mempertahankan kesatuan NKRI. Karena menurutnya, keduanya merupakan tugas yang harus dilaksanakan warga NU, sehingga keduanya bisa berjalan beriringan secara paralel. ‘’ Ajaran agama yang dijadikan spirit untuk mempertahankan negara itu tidak banyak. Di beberapa negara ada yang lebih mengutamakan ajaran agamanya dan tidak berupaya menjaga keutuhan negaranya sehingga repot semua,’’ tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Bupati Asip Kholbihi juga menyerahkan beberapa hibah dana bantuan Pemkab Pekalongan yang diantaranya yaitu dana hibah bantuan sebesar Rp 100 juta untuk bantuan pembangunan gedung KSU MWC NU Desa Talun, dana hibah bantuan sebesar Rp 37 juta untuk Masjid Al-Aqso Desa Mesoji Kecamatan Talun, dan menyerahkan dana hibah bantuan Rp 4o juta untuk Masjid Jami’ Baiturohman Desa Kalirejo, Kecamatan Talun.
‘’Semoga dana hibah bantuan dari Pemkab Pekalongan ini bisa bermanfaat bagi pembangunan masjid dan pembangunan gedung MWC NU Talun sehingga aktivitas keagaan bisa berjalan dengan baik dan menjadi spirit untuk kita semua,’’. pungkasnya. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Sabtu, 29 Mei 2021
KAJEN - Koperasi Konsumen Umat Rejaning Karyo menyelenggarakan seminar nasional ‘Sinergi dan Kolaborasi Program Untuk Mendukung Inklusi Keuangan Bagi Pesantren’ di hotel Pesona Pekalongan pada Kamis (27/05) pagi. Seminar diisi sambutan dari Menteri BUMN Erick Thohir. Sambutan utama sekaligus membuka seminar nasional inklusi keuangan melalui Ureka Mart, Menko Perekonomian RI selaku ketua harian dewan nasional keuangan inklusif DR.Ir. Airlangga Hartarto MMT.,MBA secara virtual. Adapun bertindak sebagai moderator, DR Erdiriyo Asdep KIKS Kemenko Perekonomian
KAJEN – Sesuai instruksi dari Gubernur Jawa Tengah, Pemkab Pekalongan melakukan fasilitasi rapid antigen kepada para santri jelang kembali ke pondok pesantren. Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si didampingi dinas terkait meninjau para santri dan pemudik yang tengah menjalani rapid tes di Puskesmas Kajen I, Selasa (25/05) pagi, untuk memastikan bahwa pelayanan terhadap santri yang ingin mendapatkan rapid antigen terlayani dengan baik.
KAJEN – Sebagai organisasi alumni mahasiswa Islam Indonesia, PMII Pekalongan menyelenggarakan acara Dialog Kebangsaan yang bertemakan ‘’Konsolidasi Alumni Menuju Pekalongan Emas’’. Acara tersebut digelar di Pendopo Kabupaten Pekalongan, Sabtu (22/5/2021). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.M.Si dan Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra.Hj.Hindun , MH.
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2020 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, pada hari ini, Kamis (20/5/2021), yang dilaksanakan di Auditorium BPK Jateng, Semarang.
KAJEN - Momentum Hari Raya Idul Fitri 1442 H hendaknya bisa untuk terus memupuk rasa persaudaraan, rasa saling kasih sayang dalam rangka meringankan beban sesama. Hal ini diungkapkan bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si saat memberikan sambutan sebelum sholat Ied di Masjid Al Muhtarom Kajen, Kamis (13/05) pagi.
KAJEN – Kegiatan shalat Ied di Kabupaten Pekalongan tidak dilarang, namun semua masjid atau tempat ibadah diwajibkan untuk menerapkan standar protocol kesehatan dan ada pembatasan kapasitas jamaah di masing-masing masjid atau pembatasan tempat ibadah. Adapun untuk acara usulan dari warga masyarakat, seperti wayang kulit dan hiburan –hiburan, sementara ini masih ditunda dahulu menunggu perkembangan lebihlajut.‘’ Jadi, dari Satgas Covid-19 masih menunda kegiatan-kegiatan yang berpotensi menyebabkan kerumunan,’’ tegas Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, SH MSi pada saat memantau1 pos pemeriksaan atau pos pelayanan operasi ketupat candi 2021, pada Rabu (12/5/2021) malam.
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH M.Si dalam sambutannya mengatakan seminar nasional yang diselenggarakan Koperasi Konsumen Umat Rejaning Karyo adalah dalam rangka memberdayakan ekonomi umat sebagai salah satu tugas bersama. “ Karena kalau umat kuat, Insyaalloh negara akan semakin kuat. Kalau umat perekonomiannya semakin baik maka indicator bahwa negara kita juga akan baik,” tutur Bupati Asip mengawali sambutannya.
Bupati menjabarkan komunitas pesantren, para kiai mengemban 2 (dua) misi khusus, yaitu mas’uliyah diniyah dan mas’uliyah wathaniyah. " Dalam konteks pengembangan misi mas’uliyah diniyah, saya kira tidak perlu kita ragukan lagi. Dedikasi, pengabdian pesantren untuk memberdayakan umat dalam rangka mengembangkan konsep beragamanya, saya kira sudah selesai. Tetapi bagaimana untuk menjawab tantangan zaman terutama kedudukan ponpes,para kiai dalam konteks mas’uliyah wathaniyah. Kompleksitas persoalan yang dihadapi bangsa menjadi tanggungjawab kita semua dari komunitas pesantren,”terang Bupati
Oleh karena itu, lanjut Bupati, Jam’iyyah al thariqoh Mu’tabarah an Nahdliyyah (Jatman) melalui prakarsa maulana Habib Lutfi hadir mendirikan koperasi umat Rejaning karyo. Dikandung maksud agar fungsi pemberdayaan umat bisa berjalan lebih efektif, sistematik, lebih menukik dan menyelesaikan persoalan-persoalan yang selama ini dirasakan bersama.
“ Momen ini sangat tepat karena untuk mendorong kebangkitan ekonomi umat di tengah-tengah pandemi covid 19. Kita sudah mempunyai hari kebangkitan nasional, maka seluruh keluarga besar Jatman berharap agar ada hari kebangkitan ekonomi umat,” tandasnya.
Berkaitan pada kesempatan itu diluncurkan juga Rejaning Karyo Mart Digital, Bupati menilai hal tersebut merupakan sebuah terobosan baru agar tata kelola keuangan pesantren tertata sedemikian rupa, disesuaikan dengan program pemerintah sehingga dunia pesantren dalam konteks memperkuat misi pengayaan kebangsaan termasuk di dalamnya adalah pemberdayaan ekonomi biss terus menerus berjalan dan eksis sesuai tantangan zaman.
Menteri BUMN Erick Thohir dalam sambutan yang disampaikan secara virtual mengemukakan ekosistem pesantren bisa jadi pilar penting ekonomi syariah dan juga menyeimbangkan ekonomi nasioal . “ BUMN berkomitmen untuk bahu membahu menjadi energi yang menggerakkan literasi dan inklusi keuangan dan digital secara umum,” ucap Erick Thohir.
Erik juga mengatakan pihaknya menyambut baik acara seminar nasional yang melibatkan BUMN. Menurutnya ini kesempatan BUMN berpartisipasi dalam program percontohan dengan mentransformasi warung kelontong menjadi toko retail berbasis digital. Selanjutnya dukungan akan diberikan oleh Bank Mandiri, Pertamina, Pegadaian, Jamkrindo dan Telkom lewat pelatihan, fasilitas teknologi, akses pembiayaan dan kemitraan usaha.
Erick berharap hal tersebut akan berkelanjutan agar memberi manfaat bagi umat mulai dari mencipta lapangan pekerjaan, memperluas usaha, juga SDM yang naik kelas karena melek digital, keuangan dan pengelolaan managemen yang baik dan secara konsisten dan berkelanjutan.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki yang hadir secara virtual menngatakan dengan percepatan inklusi keuangan maka kesejahteraan masyarakat diharapkan akan meningkat. Di sisi lain teknologi digital dapat mempercepat inklusi keuangan didukung konektifitas Bank. “ Kita mendorong para pelaku mikro ke depan bertransformasi dari sector informal ke formal,” ungkap Teten.
Berkaitan dengan digitalisasi, dikatakan Teten pihaknya nanti berkolaborasi dengan beberapa Kementrian terutama Kementerian BUMN. “ Mari kita tingkatkan inklusi keuangan terutama UMKM secara mikro yang ini literasi keuangan dengan bersinergi memberikan kabaikan regulasi pendampingan usaha serta literasi yang terarah untuk pemberdayaan UMKM,” ajaknya.
Sementara itu Menko Perekonomian RI selaku ketua harian Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) DR. Ir. Airlangga Hartarto MMT.,MBA menjelaskan Indonesia sebagai negara yang berpenduduk muslim berbesar di dunia memiliki posisi strategis. Dukungan yang dilakukan untuk pengembangan ekonomi syariah antara lain dengan pembangunan ekonomi dan industri berbasis halal, dan di masa pandemic ini sector halal terlihat menunjukkan kinerja lebih baik.
“Inklusi keuangan syariah akan terus didorong untuk meningkatkan literasi keuangan dan Indonesia sebagai negara muslim menunjukkan bahwa inklusi keuangan syariah masih punya ruang dan peluang untuk tumbuh lebih besar lagi. Pelaku usaha mikro kecil dan masyarakat lintas kelompok yang antara lain para santri, pelajar, mahasiswa dan para pemuda, ini merupakan sasaran strategis untuk didorong masuk dalam keuangan inklusi. Kelompok ini diharapkan dapat meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia,” jelasnya.
Airlangga juga menilai potensi ponpes sangat besar, yang mana ponpes fungsinya tidak terbatas hanya pendidikan dan dakwah, namun juga pemberdayaan sentra ekonomi bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.
Pada kesempatan itu dilakukan juga acara simbolis MoU dan peresmian percontohan Ureka Mart. Penyerahan simbolis awal 5 titik Ureka Mart oleh Dirut Bank Mandiri, penyerahan simbolis Ureka Mart oleh Dirut Pertamina. Penyerahan hardware 10 unit perangkat computer toko dan 1 unit computer dC Ureka Mart oleh Dirut Pegadaian. Selanjutnya penyerahan simbolis kartu santri oleh Dirut Telkom. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Kamis, 27 Mei 2021
“ Kami dari Pemkab sudah menfasilitasi di seluruh Puskesmas untuk seluruh santri yang ada di kabupaten Pekalongan yang akan kembali ke pondok. Para pemudik juga bisa kita layani dengan baik. Semua dilayani dengan hati oleh seluruh jajaran Puskesmas Kajen I,”terangnya.
Selain itu dikatakan pula bahwa Pemerintah juga terus memantau perkembangan dari anak-anak santri kabupaten Pekalongan yang ada di luar, dengan bekerjasama dengan pondok pesantren. “Kami juga tadi dihubungi pengasuh ponpes, agar menfasilitasi santri-santri yang ada di kabupaten Pekalongan untuk kembali ke pesantrennya masing-masing. Ada dari Pondok pesantren Lirboyo, Gontor, Tegalrejo, Kaliwungu dan ponpes lainnya,” imbuhnya.
Disampaikan pula, pemerintah mengratiskan seluruhbiaya rapid antigen untuk para santri termasuk para pemudik yang sudah mulai mengurus rapid antigen untuk kembali bekerja ke kota tujuan masing-masing.
Bupati berharap dengan rapid antigen tersebut masyarakat merasa tenang dan mengetahui hasilnya negatif atau positif. Dan jikapun hasilnya negatif, Bupati berpesan protocol kesehatan (prokes) harus tetap dijalankan.
“ Prokes menjadi kunci untuk menjaga angka penyebaran covid di kabupaten Pekalongan ini, yang Alhamdulilah dari hari ke hari melandai (turun), sekarang tinggal 56 kasus. Ini berkat kerjasama seluruh pihak dan dukungan masyarakat sehingga kondisi kaupaten Pekalongan cukup menggembirakan. Namun kondisi ini kita harus berhati-hati lagi, termasuk kebijakan kita terhadap tempat wisata,”tandasnya.
Pemkab telah menetapkan aturan tempat wisata di Kabupaten Pekalongan. “Bagi tempat wisata yang ada di zona hijau seperti Petungkriyono, wisata dibuka,tentu dengan tetap memperhatikan prokes. Sedangkan tempat wisata yang berada di zona orange, seperti Linggo, Wonokerto, kita tutup, supaya menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,”jelas Bupati. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Selasa, 25 Mei 2021
Dikatakan Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.M.Si., dalam sambutannya bahwa Ia sangat mengapresiasi terselenggaranya acara dialog kebangsaan yang diselenggarakan oleh PMII Pekalongan ini, karena dengan dialog semacam ini, menurutnya, penguatan ideologi ahli sunnah wal jamaah akan terus meningkat. ‘’ Saya kira acara ini penting untuk kita menelaah kembali tentang kekuatan organisasi yang dikaitkan dengan kondisi kekinian,’’ ucapnya.
Selanjutnya, Bupati Asip menambahkan bahwa PMII harus lebih intens bergerak di bidang dialektika, diskusi tentang kebangsaan dan tentang nilai-nilai ahli sunnah wal jamaah kekinian supaya menjawab tantangan zaman. ‘’Nilai-nilai dasar pergerakan PMII yang saya kira bapak/ibu semuanya sudah memahami betul bahwa hal yang perlu kita lakukan pada saat ini adalah melakukan penguatan kembali ideologi ahli sunnah wal jamaah. Dan saya kira yang sekarang ini harus disesuaikan dengan kondisi terkini,’’ jelasnya.
Selain itu, Bupati Asip juga menuturkan bahwa sejarah lahirnya PMII itu terjadi pada tahun 1960 an, dimana menurutnya pada saat itu bangsa Indonesia secara ekonomi masih sangat rendah, karena baru merdeka 20 tahun.
Dan sekarang ini, lanjut Bupati Asip, kita sudah ada di abad ke-21, tentu PMII sebagai sebuah gerakan yang lahir pada saat keterpurukan itu dan haruslah punya komitmen untuk menguatkan nilai-nilai Islam ahli sunnah wal jamaah sekaligus menguatkan kebangsaan yang pada saat ini dengan melakukan suatu hal yang baru supaya dapat menjawab tantangan zaman. ‘’Melakukan inovasi secara terus menerus supaya ideologi ahli sunnah wal jamaah terus dilaksanakan guna menjawab tantangan zaman,’’ tuturnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra.Hj.Hindun mengatakan dalam sambutannya bahwa Ia berharap dengan dilaksanakannya dialog kebangsaan ini dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan Kabupaten pekalongan karena ada tantangan yang harus kita hadapi saat itu yaitu berkaitan dengan masalah Covid-19 yang hampir dua tahun belum selesai.
‘’Jadi hari ini mudah-mudahan dialog ini bisa memberikan kontribusi dalam pembangunan Kabupaten pekalongan karena ada tantangan yang harus kita hadapi saat itu yaitu berkaitan dengan masalah Covid-19 yang hampir dua tahun belum selesai. Karena dari Covid-19 ini menimbulkan banyak dampak baik di bidang ekonomi, social, pendidikan dan lainnya,’’ jelasnya.
Selain itu, Ia juga mengatakan bahwa perjuangan dalam penguatan ahli sunnah wal jamaah juga ada tantangan yang harus dihadapi bersama-sama, yaitu berkaitan dengan tantangan radikalisme, terorisme yang luarbiasa yang ada di Indonesia.
‘’Oleh karena itu, dalam konsolidasi hari ini kami selaku ketua DPRD Kabupaten Pekalongan mengucapkan terima kasih dan mohon bersama-sama agar PMII yang ada di Kabupaten Pekalongan semakin terus maju dan berjuang bersama-sama pemerintah untuk memberikan kontribusi yang baik bagi masyarakat sehingga bisa menumbuhkan masyarakat yang lebih maju,’’ pungkasnya. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Minggu, 23 Mei 2021
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Jawa Tengah, Ayub Amali kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan, yang pada kesempatan ini diterima oleh Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.M.Si., dan Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra.Hj Hindun, MH.
Dalam acara tersebut, Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.M.Si., mengatakan bahwa pihaknya sangat bersyukur telah mendapatkan kembali opini WTP untuk yang keenam kalinya dengan penilaian yang mencapai 87 pesen lebih.
‘’Kabupaten Pekalongan ini nilainya sudah 87 persen lebih. Ini artinya sudah mencapai di atas rata-rata Jawa Tengah,’’ ungkapnya.
Namun, Bupati Asip berharap, pihaknya harus tetap bekerja keras lagi untuk dapat memperbaiki kekurangan dari hasil pemeriksaan BPK atas LKPD Pemerintah Kabupaten Pekalongan tahun anggaran 2020 yang tersisa 13 persen. Dan Ia berharap opini WTP ini dapat dipertahankan oleh Pemkab Pekalongan untuk tahun-tahun berikutnya dengan penilaian yang terus meningkat.
‘’Nanti sisanya yang 13 persen itu akan kita tindaklanjuti yang Insyaallah pada tahun 2022 kita bisa 100 persen,’’ ucapnya.
Selanjutnya, dikatakan Bupati Asip bahwa khusus untuk WTP ini, Ia akui merupakan hasil kerja keras seluruh OPD, yang tentunya juga dukungan yang sangat memadai dari lembaga DPRD, sehingga prestasi ini kembali diperoleh Kabupaten Pekalongan untuk keenam kalinya.
‘’Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih atas kerjasama seluruh OPD, kemudian lembaga DPRD, dan tentu BPK RI Perwakilan Jawa Tengah yang telah terus-menerus melakukan asistensi bimbingan, sehingga tata kelola pengelolaan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Pekalongan sudah dinilai cukup baik,’’ jelasnya.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra.Hj Hindun, MH., mengatakan bahwa Ia sangat senang atas pencapaian yang diraih Pemkab Pekalongan untuk opini WTP, dan Ia menjelaskan bahwa pihaknya akan mendorong terus supaya pemerintah daerah senantiasa berupaya secara terus menerus bersama DPRD untuk mendapatkan opini WTP.
‘’Oleh karena itu kita harus bersama-sama agar opini tetap dipertahankan dan dalam hal pengelolaan dapat semakin akuntabel, transparan dan semakin professional demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan,’’ jelasnya.
Selain itu, Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah Ayub Amali mengatakan dalam sambutannya, saat memberikan penghargaan opini WTP kepada empat pemerintah daerah yaitu Pemkab Pekalongan, Pemkab Jepara, Pemkab Cilacap dan Pemkab Demak, bahwa pihaknya sangat mengapresiasi penuh atas apa yang telah pemerintah daerah capai. Dan Ia berharap untuk kekurangan pada LKPD masing-masing daerah dapat segera ditindaklanjuti.
‘’Kami ucapkan selamat atas pencapaian opini WTP yang diperoleh untuk kesekian kalinya, karena pencapaian itu merupakan hasil kerja keras dari pemerintah daerah dan dukungan dari DPRD, dan kami dari BPK yang melakukan pemeriksaan saja,’’ ucap Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Kamis, 20 Mei 2021
Dalam sidak tersebut, Bupati Asip didampingi oleh Pj. Sekda Kabupaten Pekalongan Ir.Bambang Irianto dan Asisten 1 Setda Totok Budimulyanto dan Kadis Kominfo Anis Rosidi, SSos MSi.
Sidak dilaksanakan di beberapa kantor OPD diantaranya kantor Setda Kabupaten Pekalongan, Kantor BKD dan kantor Inspektorat.
Adapun dari hasil sidak tersebut, dikatakan oleh Bupati Asip bahwa 100 persen ASN di kantor yang Ia sidak tidak ada yang bolos. Artinya, lanjut Bupati Asip, ini menunjukkan kedisiplinan, kemudian tanggungjawab dan dedikasi para ASN di Kabupaten Pekalongan sangat tinggi. Dan Ia berharap kedisiplinan semacam ini dapat terus ditingkatkan. ‘’ Saya mengucapkan terimakasih, apresiasi setinggi-tingginya dan mudah-mudahan bisa dipertahankan terus situasi seperti ini, walaupun kita tahu di Kabupaten Pekalongan ini ada suasana sosial, situasi yang sangat mempengaruhi saat-saat lebaran yang biasanya ini belum normal seperti biasanya pasca lebaran. Namun ini khusus ASN sudah normal kembali, dan hampir semua yang kita sidak ini tingkat kehadiannya 100 persen,’’ jelasnya.
Bupati Asip menambahkan, apabila kedisiplinan dan tanggungjawab para ASN di lingkungan pemerintah Kabupaten Pekalongan bisa terus seperti ini, maka akan sangat berdampak terhadap pembangunan di Kabupaten Pekalongan yang akan semakin baik lagi.‘’Saya yakin jika terus meningkat kedisiplinan semacam ini, maka tidak dapat dipungkiri bahwa pembangunan akan meningkat juga,’ tuturnya.
Selanjutnya, saat disinggung mengenai sanksi apakah yang akan diberikan jika ada ASN yang bolos kerja, Bupati Asip menjawab bahwa pihaknya tentunya akan memberikan sanksi jika ada laporan ASN yang bolos kerja.
‘’ Namun, yang jelas seperti kemarin yang sudah saya sampaikan bahwa ASN yang tidak disiplin itu sudah bukan jamannya ya, karena sekarang yang dituntut adalah profesionalitas ASN, kemudian kedispilinan dan tanggungjawab karena ini merupakan bagian dari pembinaan ASN,’’ paparnya.
Adapun untuk jam kerja, lanjut Bupati Asip, ini sudah normal kembali seperti biasa dan para ASN di lingkungan pemerintah Kabupaten Pekalongan sudah siap melayani masyarakat kembali dengan semaksimal mungkin untuk mewujudkan pelayanan publik yang baik.
Bupati Asip menegaskan bahwa untuk sejumlah tempat wisata di Kabupaten Pekalongan masih dibuka dengan sistem buka tutup dan prokes yang dikendalikan dengan sangat ketat. Artinya, jika 30-50 persen penuh maka tempat wisata akan ditutup supaya bisa bergantian. ‘’ Mekanisme ini saya meyakini akan mengurangi tingkat kerumunan di basis-basis tempat wisata kita,’’ pungkasnya. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Senin, 17 Mei 2021
Dengan didampingi Dirjen rehsos , Direktur rehab sosial penyandang disabilitas dan kepala BBRVPD Cibinong, Mensos Risma mendatangi kediaman Gading di Dukuh Bubak Desa Kebonagung Kecamatan Kajen guna penyerahan bantuan layanan atensi berupa modal usaha sebesar Rp.2.000.000,- dan motor roda tiga Viar senilai Rp.17.500.000,-. pada Minggu (26/05) siang.
Rombongan Mensos diterima Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si, Pj Sekda Ir Bambang Irianto M.Si serta Kadinsos kabupaten Pekalongan.
Dalam sambutannya, Mensos Risma menyampaikan Kemensos akan berusaha menolong para penyandang disabilitas karena tahun ini pihaknya akan membuat alat bantu kurang lebih 490 unit untuk mobilitas disabilitas dan nilainya kurang lebih 15 Milyar.
“Mudah-mudahan ini menyemangati saudara-saudara kita disabilitas untuk tidak putus asa dan tidak menyerah karena dibalik kekurangan yang diberikan Alloh kepada kita, Alloh pasti memberikan kelebihan ,” ucap Risma
Risma menjelaskan dirinya mengetahui Gading dari pemberitaan media. Dikatakan pula ia berterima kasih kepada Bupati Pekalongan beserta seluruh jajaran yang telah merespon.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si mengungkapkan pemerintah mengambil inisiatif kemudian melakukan pemetaan sekaligus pendampingan terhadap disabilitas dan selanjutnya akan dibantu sesuai dengan kebutuhan.
“ Gading ini kan jualan di alun-alun sini, sudah dibuatkan sepeda motor yang dobel fungsi sekaligus bisa untuk jualan.” ungkapnya
Menurut Bupati Asip tidak hanya Gading saja yang menerima bantuan. Dinas sosial sudah mempunyai data para penyandang disabilitas dari semua tuna (netra, rungu, dan sebagainya) yang nantinya akan didampingi. “Prinsip, pemerintah terus melakukan upaya untuk membantu seluruh lapisan masyarakat,”imbuhnya.(Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Minggu, 16 Mei 2021
Selain itu ia juga mengingatkan bahwa saat ini kita masih berikhtiar bersama mencegah penyebaran covid 19.
"Dan yang lebih penting lagi adalah tetap bersabar menghadapi covid 19 yang Insyaalloh sebentar lagi akan bisa kita ikhtiari, agar segera hilang dari bumi Indonesia," tandasnya.
Selanjutnya Bupati menyampaikan Penyelenggaraan sholat di masjid Al Muhtarom ini menjadi contoh penyelenggaraan sholat yang sesuai dengan prokes yang ketat, seperti mengatur jarak, jamaah semua yang dites suhu ,dan para jamaah memakai masker.
Pada kesempatan ini Bupati juga berharap pelaksanaan ibadah seluruh masjid di kabupaten Pekalongan maupun yang ada di lapangan bisa menyelenggarakan sholat Ied dengan tertib dan khusuk serta sesuai prokes. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Kamis, 13 Mei 2021
Dalam pemantauan tersebut, hadir Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.M.Si, Wakil Bupati Pekalongan Ir.Hj Arini Harimurti, Kapolres Pekalongan AKBP Darno, unsur dari Kodim 0710 Pekalongan dan beberapa OPD terkait.
Bupati Asip menambahkan jumlah pemudik di Kabupaten Pekalongan sebelum adanya aturan dari pemerintah pusat itu jumlahnya sekitar 15.667 orang, dengan konsentrasi banyak ada di wilayah Kecamatan Kajen, Kandangserang dan Paninggaran.
Olehkarenanya Pemerintah kabupaten dalam rangka mengantisipasi efek negatif pemudik tadi adalah dengan melakukan upaya-upaya strategis. Diantaranya melakukan sampling atau pengecekan sampling dengan swab antigen. "Ada lima pemudik setidaknya yang terindikasi. Kemudian lima orang tersebut telah kita berikan perawatan dan sekarang berada di rumah masing-masing untuk melakukan isolasi mandiri di bawah pengawasan dari dinas kesehatan kita,’’ jelasnya
Ia menambahkan bahwa saat ini situasi Kamtibmas di Kabupaten Pekalongan secara umum berjalan dengan lancar, aman dan terkendali. Dan yang menjadi konsen Satgas Covid-19 saat ini adalah bagaimana cara mengantisipasi ledakan pemudik pasca pemerintah melakukan pengetatan terhadap pemudik sejak tanggal 6 Mei 2021 kemarin.
Pantauan saat ini disamping menegaskan aparat di lapangan dan semuanya sudah bekerja dengan baik dari unsur TNI/Polri kemudian dari tim Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan unsur masyarakat yang tentunya kami sangat berterimakasih . Dan semua ini kita lakukan dalam rangka mengantisipasi agar arus orang bisa lancar, tetap menggunakan protocol kesehatan yang harus dijaga sehingga penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pekalongan ini bisa kita antisipasi sedini mungkin.
Dalam kesempatan ini Bupati Asip juga berterimakasih kepada aparat keamanan dari unsur TNI, Polri dan masyarakat yang telah membantu menjaga kondusifitas selama bulan ramadhan sampai menjelang hari raya ini.
‘’ Saya ucapkan selamat hari raya idul fitri 1442 hijriyah kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Pekalongan kemudian mohon maaf lahir batin dan mohon doanya agar upaya pemerintah untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 ini, sehingga tahun depan kita bisa merayakan hari raya idul fitri dengan kondisi yang normal sehingga semuanya berjalan dengan baik,’’ pungkasnya. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Rabu, 12 Mei 2021