KAJEN – Dalam rangka menwujudkan wilayah Kabupaten Pekalongan yang bebas dari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), Polres Pekalongan bersama Pemkab menggelar Pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), yang berlangsung di Polres Pekalongan, Senin (22/02) pagi.
Penjabat (Pj) Sekda Ir. Bambang Irianto M.Si dalam sambutannya mewakili Bupati Pekalongan mengatakan zona integritas adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah, yang pimpinan sampai jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan wilayah bebas korupsi khususnya dalam pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan public.
Cita-cita pemberantasan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) merupakan upaya meningkatkan kinerja tidak hanya di lingkup reformasi birokrasi, akan tetapi menurut Pj Sekda, hal itu sudah menjadi keharusan yang utamanya adalah untuk memenuhi harapan dan aspirasi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan.
“Tanpa komitmen dan keinginan yang kuat dari seluruh stakeholder untuk mengembalikan martabat serta kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah , keadilan yang menjadi dambaan public kita saat ini akan sulit dicapai, “ucap Pj Sekda.
Dikatakan, penerapan zona wilayah bebas korupsi (WBK) ini diawali dengan zona integritas,adalah salah satu formulasi yang tepat untuk bersama-sama mengembalikan dan meningkatkan wibawa serta citra pemerintah. Dan dengan pencanangan zona WBK pelaksanaan reformasi birokrasi secara sungguh-sungguh dan konsisten diyakini akan mampu menghadirkan pemerintahan yang bersih.
“Terakhir kami mengingatkan kepada seluruh stakeholder untuk mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) tidak hanya di Polres Pekalongan namun di seluruh lingkungan Pekmab sehingga terwujud kabupaten Pekalongan yang bersih dan melayani, “pintanya
Sementara itu Kapolres Pekalongan AKBP Darno SH.,SIK dalam sambutannya mengungkapkan deklarasi pencanangan Zona Integritas menuju zona Wilayah Bebas Korupsi(WBK ) ini merupakan langkah awal dalam rangka implementasi dan komitmen yang kuat untuk wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani.
Kapolres juga memohon doa restu dan dukungan dari semua pihak untuk mendapat predikat wilayah bebas dari korupsi (WBK).
“ Saya berharap agar para anggota terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas AKBP Darno.
Tampak hadir dalam acara Pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Polres Pekalongan, antara lain Dandim 0710/Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan SH.,SIP, Wakil Ketua DPRD Catur Andriansah S.Pd, serta perwakilan dari Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan. (Ar-Kominfo)
Publisher : aris
Senin, 22 Februari 2021
KAJEN - Hampir dua minggu banjir yang melanda di wilayah Kabupaten Pekalongan belum surut. Pemkab mencari solusi terhadap masalah banjir yang menggenangi hampir seluruh kecamatan Wonokerto, mulai dari Pesanggrahan, Kelurahan Bener Kecamatan Wiredesa, sampai masuk wilayah Depok kecamatan Siwalan, antara lain adalah berkaitan dengan revitalisasi Sungai Mrican.
KAJEN - Wakil Gubernur Jawa Tengah Gus Taj Yasin didampingi Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si meninjau lokasi banjir Desa Pesanggrahan Kecamatan Wonokerto , Kamis (18/02) sore. Rombongan Wagub dan Bupati didampingi pula Penjabat Sekda (Pj) Ir. Bambang Irianto M.Si, Kepala Dinas Sosial Rahmawati dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Rahardjo, juga meninjau lokasi dapur umum dan pengungsian yang berada di Masjid Babussalam kelurahan Bener. Selain itu meninjau pula lokasi dapur umum dan pondok pesantren Faidlul Qodir Desa Pesanggrahan.
KAJEN – Musibah banjir yang belum juga reda di sebagian wilayah Kabupaten Pekalongan menyebabkan lonjakan jumlah pengungsi per hari ini Rabu (17/2) yang mencapai dua ribu orang. Hal tersebut dikatakan oleh Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.M.Si, dalam kesempatannya saat mengunjungi korban banjir di Desa Rowoyoso, Kecamatan Tirto, pada hari ini, Rabu (17/2/2021).
KAJEN – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo didampingi Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si hari ini Rabu (17/02) meninjau pembangunan jembatan Rembun kecamatan Siwalan yang beberapa hari lalu amblas. Dari hasil tinjauannya, Gubernur Ganjar menilai cara kerja dan manajemen pengerjaan pembangunan jembatan sudah bagus sehingga tidak menutup kemungkinan target penyelesaiannya bisa maju. Menurutnya, patahnya jembatan karena overload tersebut perlu ada koordinasi dari pusat, baik Kementerian PUPR maupun Kementerian Perhubungan.
KAJEN – Untuk mengetahui sejauhmana pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kabupaten Pekalongan, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si bersama unsur Muspida diantaranya wakil bupati Ir Arini Harimurti, Ketua DPRD, Dandim, Kapolres serta Kajari melakukan checking langsung ke Desa Tanjungsari Kecamatan Kajen, Desa Watugajah kecamatan Kesesi dan Desa Yosorejo kecamatan Siwalan, hari ini Selasa (16/02) pagi.
KAJEN - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan 2 (dua) hal terkait vaksin dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam rapat koordinasi percepatan penanganan covid 19 di Jawa tengah,yang diikuti para bupati/walikota,forkopimda serta para tim ahli secara virtual, Senin (15/02). Untuk Kabupaten Pekalongan, wakil Bupati Ir. Arini Harimurti mengikuti rakor tersebut didampingi Pj Sekda beserta para asisten, Forkopimda dan para kepala OPD di aula lantai I setda.
KAJEN – Menteri Sosial RI Tri Rismaharini bertandang mengecek lansung kondisi pengungsi korban banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Pekalongan. Mensos mengunjungi salah satu tempat pengungsian di SD Muhammadiyah Bener Kecamatan Wiradesa. Dalam kunjungannya, Ia memberikan bantuan di pengungsian dan juga memantau dapur umum di Koramil Wiradesa.
KAJEN – Bencana banjir yang melanda di beberapa wilayah di kabupaten Pekalongan mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si beserta jajarannya hari ini, Kamis (11/02) sore, meninjau langsung kondisi banjir dan pengungsian di desa Mulyorejo Kecamatan Tirto.
Solusi jangka pendek yang dilakukan untuk penanggulangan banjir yang ada di kecamatan Wonokerto adalah dengan membuka pintu, memperlebar arus di muara sungai Mrican. Sedangkan untuk kecamatan Tirto adalah dengan mengaktifkan pompa-pompa. Hal ini disampaikan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si saat kunjungan kerja tinjauan banjir, dapur umum dan tanggul, Sabtu (20/02) malam di Wonokerto.
“Setelah ketinggian air di desa-desa sekitar sungai Mrican ini debitnya sudah tinggi,tadi sore langsung kita koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) agar muara sungai mrican diperlebar karena kita tahu bahwa di Sungai Mrican sedang ada pengerjaan pintu, buka tutup pintu untuk mengatasi persoalan rob,”ungkap Bupati
Ketika pintu menggenangi seluruh wilayah hampir se- kecamatan Wonokerto, maka pekerjaan-pekerjaan pendahuluan untuk pembuatan pintu terpaksa dibenahi lagi yaitu dengan cara sementara merobohkan bangunan-bangunan yang sudah terpasang, namun khusus di muara pintu sungai Mrican.
Dengan demikian, menurut Bupati kalau malam ini bisa dibuka, genangan air yang ada di kecamatan Wonokerto diharapkan segera bisa surut.
Selanjutnya Bupati berpesan kepada warga untuk bersabar karena pemerintah sudah punya solusi jangka pendek untuk mengatasi banjir yang disebabkan curah hujan tinggi yang ada di sekitar Kecamatan Wonokerto, Siwalan ,Wiradesa dan Tirto.
Khusus kecamatanTirto, Bupati Asip mengatakan treatmentnya lain, antara lain dengan mengaktifkan pompa-pompa. “ Nanti hari senin pompa-pompa baru akan kita pasang. Dipompa ke sungai Meduri karena ini semua masih dalam tahap penataan, baik sungai Meduri maupun sungai Mrican,”terangnya.
Terkait jumlah pengungsi yang sampai hari ini mencapai 3500 di hampir 22 titik pengungsian, Bupati menyatakan bahwa tanggap darurat diperpanjang. Selain itu pihaknya telah mengecek dapur-dapur umum yang secara umum logistiknya terpenuhi serta tenaga relawan juga tercukupi.
“ Berikutnya kita cek bagaimana cara mencari solusi karena banyak pertanyaan dari masyarakat, bagaimana solusi pemerintah untuk mengatasi banjir dalam kondisi darurat ini. Salah satunya adalah dengan membuka pintu Sungai Mrican. Kemudian yang daerah Tirto, dengan mengaktifkan pompa,”lanjutnya.
Selain solusi jangka pendek, Bupati juga memastikan pihaknya telah menyiapkan solusi jangka menengah dan jangka panjang. Menurutnya pemerintah harus bergerak cepat supaya warga jangan terlalu lama menderita banjir yang menurut BMKG curah hujannya masih cukup tinggi.
Dalam kesempatan itu Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparatur pemerintah baik kabupaten, kecamatan dan desa yang sudah bergerak, bahu membahu dibantu TNI Polri dan para relawan. Juga donasi dari masyarakat yang juga luar biasa. (Ar-Kominfo)
Publisher : aris
Sabtu, 20 Februari 2021
Dalam tinjauannya Wagub menjelaskan penanganan persoalan rob yang dulu dikeluhkan warga Wonokerto telah selesai. Namun ternyata penanggulangan rob berdampak banjir. “ Penanggulangan rob sudah selesai ternyata penanggulangan rob itu dampaknya dengan banjir sehingga kita memang masih ada tahap pembangunan untuk pembuangan air. Jadi nanti ada penyedotan air untuk dibuang ke laut, “terang Gus Taj Yasin
Gus Taj Yasin menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkab. “Sekarang ada beberapa tanggul yang kita bongkar dulu biar air ke sungai karena disini datarannya lebih tinggi sebenarnya, tinggal kita nanti perbesar pompanya,”paparnya. Dikatakan pula saat ini pompanya ada yang belum jadi sehingga kemungkinan pengerjaannya dikebut untuk penanggulangan banjirnya.
Terkait jumlah pompa yang ideal, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menjelaskan pihaknya sedang menghitung berapa debit terbanyak air. Selain itu tanggul yang ada masih dalam tahap penyempurnaan.
“Dulu tanggul ini tujuan utamanya menyelesaikan rob. Alhamdulilah sudah selesai. Kemudian yang banjir ini akan kita evaluasi nanti keberadaan tanggul supaya bisa mengurangi banjir yang ada di pemukiman, “tandas Bupati.
Namun secara prinsip, menurut Bupati pemerintah sudah mengetahui anatomi persoalan banjir yang ada di Kabupaten Pekalongan, tinggal treatment kedepan yang akan diusahakan terus. (Ar-Kominfo)
[Gambar]
Publisher : aris
Kamis, 18 Februari 2021
‘’ Sekarang jumlah pengungsi mencapai dua ribu orang, dan wilayah yang terdampak paling parah ada di Kecamatan Wonokerto, sebagian wilayah Tirto dan sebagian wilayah Wiradesa,’’ ungak Bupati Asip.
Ia mengatakan, bahwa lonjakan jumlah pengungsi korban banjir ini disebabkan oleh debit air yang semakin bertambah dan curah hujan yang masih sangat tinggi. Untuk itu Ia menuturkan bahwa pihaknya akan menambah jumah pos-pos pengungsian untuk dapat menampung para korban banjir.
‘’ Sehingga pos-pos pengungsian ini sekarang kita tambah lagi dan dapur umum kita perbanyak,’’ ujarnya.
Selanjutnya, Bupati Asip mengatakan bahwa Ia telah menugaskan kepada kepala desa dan camat untuk selalu melakukan giat patroli ke desa-desa yang terdampak banjir, karena menurutnya ada beberapa prioritas penduduk yang harus segera dilakukan evakuasi seperti Ibu hamil, Ibu yang baru melahirkan dan lansia. Untuk itu Ia berharap hal tersebut bisa dilakukan dengan sebaik mungkin.
‘’ Kita tadi ke Rowoyoso ya, sambil mengevakuasi 2 orang lansia, kemudian ibu melahirkan 1, dan ibu hamil tua 1, semua kita evakuasi ke tempat yang lebih aman karena ketinggian air di Desa Rowoyoso dan seluruh wilayah pantura debit air tinggi semua,’’ jelasnya.
Selain itu dalam kesempatan ini, Bupati Asip juga menuturkan bahwa pihaknya masih melakukan kajian berkaitan dengan adanya tanggul melintang yang sepanjang hampir 10 km yang fungsinya bisa untuk mengatasi banjir rob, tetapi ketika musim hujan seperti saat ini, pihaknya harus mempelajari lagi dan harus melakukan reka ulang untuk mengatasi banjir kiriman air hujan. Sehingga Ia berharap tanggul ini tidak hanya berfungsi untuk mencegah banjir rob saja, melainkan bisa untuk mencegah banjir kiriman dari air hujan.
‘’ Nanti ke depan Insyaallah tanggul melintang ini bisa berfungsi untuk dua-duanya, untuk mencegah banjir rob dan banjir kiriman air hujan,’’ tuturnya.(Lus-Kominfo)
Publisher : aris
Rabu, 17 Februari 2021
“ Mudah-mudahan pekerjaan jauh bisa lebih cepat, tinggal kedepan setelah kita lihat jembatannya patah karena overload , sehingga ini perlu koordinasi baik dari Kementerian PUPR , juga Perhubungan agar kita segera mengambil keputusan terkait dengan overload over dimensi, terkait dengan truk-truk yang overload, “jelas Ganjar.
Ganjar juga mengatakan bahwa dirinya telah mengusulkan pilihan agar kendaraan yang mengangkut beban berat pilih jalur laut atau kereta api sehingga jalan relatif tidak terlalu berat dan juga aman.
“Jadi hujan yang menggerus jalan ditambah overtonase yang ada diatasnya itu membuat jalan menjadi rapuh termasuk jembatan,” imbuhnya
Dikatakan pula hal itu merupakan pembelajaran bagaimana percepatan dilakukan dan kedepan perlu adanya aturan kebijakan tentang penggunaan jalan.
Sementara itu Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengatakan pembangunan jembatan Rembun akan selesai pada akhir Februari dan dipastikan tidak mengganggu proses mobilitas yang ada di pantura. Bupati Asip juga menyampaikan pesan dari Gubernur kepada para bupati/walikota agar waspada karena situasi curah hujan cukup tinggi khususnya di pantura .
“ Kami juga sudah melakukan langkah-langkah untuk penanggulangan bencana yang sudah sesuai dengan yang kita lakukan sekarang, “ungkap Bupati Asip. (Ar-Kominfo)
Publisher : aris
Rabu, 17 Februari 2021
Selain untuk mengetahui bagaimana implementasi dari PPKM mikro, juga untuk mengevaluasi kendala dari aspek puratif maupun aspek preventifnya. “Alhamdulilah yang di desa Tanjungsari kecamatan Kajen ini sudah ada hasil yang baik. Alat, analisanya, bahannya, datanya cukup. Kemudian preventif dan puratifnya juga kita siapkan,” tutur Bupati saat meninjau posko PPKM mikro Covid19 Desa Tanjungsari Kajen.
Kalau pelaksanaan PPKM Mikro ini efektif, Bupati meyakini bahwa penyebaran covid 19 di kabupaten Pekalongan trennya akan turun utamanya pada bulan Februari.
Bupati juga menyampaikan pihaknya akan replikasi PPKM Mikro ini ke desa-desa yang punya potensi, zona kuning, orange dan merah. “Jadi akan kita lihat. Apalagi yang zona merah ini menjadi atensi khusus kita. Tapi setidaknya kalau seluruh desa sudah menyiapkan program ini secara mandiri, maka ini akan mempermudah proses pengurangan penyebaran covid di Kabupaten Pekalongan. Tapi vaksinasi tetap kita dukung, kemudian kepatuhan terhadap protocol kesehatan juga menjadi hal yang utama yang tidak boleh kita lupakan,” ungkapnya.
Terkait alasan desa Tanjungsari dipilih menjadi desa yang menerapkan PPKM Mikro, Bupati menjelaskan karena Desa Tanjungsari masuk zona kuning, dimana kriteria zona kuning adalah jika suatu desa ada 1 -5 penderita covid. Sedangkan desa Tanjungsari terdapat 2 orang penderita covid. Namun saat ini telah 15 hari lebih penderita melakukan isolasi mandiri. Dan Desa Tanjungsari yang sebelumnya zona kuning kini dinyatakan sebagai daerah hijau.
Usai desa Tanjugnsari, tinjauan Bupati dilanjutkan ke Posko PPKM Mikro Desa Watugajah kecamatan Kesesi. Bupati mengatakan di desa watugajah juga terdapat 2 kasus covid 19 sehingga termasuk zona kuning. Dijelaskan pula PPKM mikro ini sangat manfaat karena ketika terjadi kasus, langsung ada langkah-langkah baik preventif maupun puratif.
“ Langkah preventif, seluruh lingkungan ditracking semua, yang positif covid mendapat atensi khusus, kita jaga, rumahnyapun harus standar memenuhi syarat untuk isolasi mandiri, dan dalam pengawasan. Bedanya, yang dulu tidak ada pengawasan. Sekarang dilakukan pengawasan yang efektif oleh tim PPKM mikro di desa,” terang Bupati. (Ar-Kominfo)
Publisher : aris
Selasa, 16 Februari 2021
“Beberapa menit yang lalu kita rapat dengan Menteri Kesehatan, intinya soal vaksin dan kita minta untuk persiapan pelaksanaan vaksin termasuk skenario yang mesti ada, “ucap Ganjar mengawali sambutannya.
Dijelaskan Ganjar, capaian vaksinasi di Indonesia pada tahap pertama tertinggi provinsi Bali, disusul Jatim dan ketiga Jateng. Namun untuk yang vaksinasi tahap kedua, Jateng masih tertinggi 69%, lalu Bali 42% dan berikutnya Kaltim 46%.
“Kalau kita lihat posisi ini maka untuk yang kedua kita juga minta untuk digaspol agar kita bisa melakukan percepatan-percepatan. Dan kita sudah harus menyiapkan skenario untuk pejabat public sekaligus mereka kelompok rentan sehingga aktivitasnya bisa jalan, “paparnya.
Selanjutnya Ganjar juga menyinggung tentang pelaksanaan PPKM di level mikro yang menurutnya hasilnya selama ini cukup menggembirakan. “Kalau kita lihat antara tanggal 1 – 7 Februari, tidak ada lagi zona resiko tinggi. Artinya ini indikasi baik tapi sekali lagi tidak berarti ini membuat kita lengah,” tegasnya
Ganjar juga menyampaikan pihaknya menerima laporan Kabupaten/kota bahwa Rumah Sakit-Rumah Sakit sekarang terkendali, isolasi-isolasi yang di Rumah Sakit mulai sangat berkurang bahkan beberapa Rumah Sakit mulai menutup blok-bloknya atau dengan kata lain makin sedikit orang masuk isolasi. “Situasi ini mesti kita jaga terus menerus dan saya harap semua para pelayan public segera divaksin,” pintanya.
Selain itu, Ganjar juga menyampaikan kabar yang menggembirakan yakni sampai 2(dua) minggu terakhir tidak ada tenaga kesehatan (nakes) yang meninggal dan yg tertular juga makin sedikit.Hal ini menurutnya merupakan indikasi-indikasi yang membuatnya makin optimis namun ia tetap mengingatkan agar semua pihak selalu hati-hati.
Sementara itu Pj Sekda Provinsi Jawa Tengah, Dr. Prasetyo Aribowo,SH,M.Soc.Sc menyampaikan laporan terkait penanganan covid di minggu ke-6. “ Trend kasus konfirmasi positif Jateng puncaknya awal Desember dan ini menurun secara drastis pada awal Februari. Ini dampak dari PPKM mulai keliatan secara umum,” ungkap Sekda Prasetyo.
Terkait dengan kasus meninggal, dilaporkan posisi puncaknya pada awal januari dan menurun 70% pada level awal Februari. Selama PPKM yang dimulai pertengahan Januari sampai pertengahan Februari memiliki dampak yang relevan dengan penurunan kasus. Dan pada minggu ke-6 ini kasusnya juga turun.
Khusus program inovasi gerakan Jateng di rumah saja pada tanggal 6-7 Februari beberapa waktu lalu, pembatasan pergerakan orang dinilai menimbulkan dampak yang cukup signifikan. Berdasarkan data Gogel mobile indeks, tercatat Ada 6 sektor yang mengalami penurunan, antara lain kategori retail dan rekreasi di Jateng, yang gerakannya menurun sampai –44%(6 Februari) dan -42% (7 Februari). Demikian juga kategori toko bahan makanan dan apotik, kategori taman, kategori pusat transportasi umum, tempat kerja juga turun.(Ar-Kominfo)
[Gambar]
Publisher : aris
Senin, 15 Februari 2021
Risma mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam menangani tanggap darurat banjir. Ia menilai kerja sama yang bagus telah diterapkan di semua jajaran pemerintahan daerah terkait. Menurutnya dalam penanganan banjir di Kabupaten Pekalongan yang menjadi poin penting adalah tidak adanya warga yang terlantar, dan kebutuhan sandang pangan korban banjir terpenuhi.
"Agar warga tidak terlantarkan, yang paling penting itu. Kami juga sudah mengecek bagaimana kondisi pengungsian, ketersediaan makanan, penerapan protokol kesehatan. Alhamdulillah semua penanganannya bagus bagus,” kata Risma didampingi Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, disela-sela tinjauannya pada Jumat (12/2/2021) dinihari.
Dalam kesempatan itu Risma mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Bener Wiradesa yang telah membantu menyediakan tempat pengungsian. Dan ia menilai penerapan protokol kesehatan disana sudah bagus.
Mensos turut prihatin atas musibah banjir yang terjadi hampir merata di wilayah pantura khususnya di Kabupaten Pekalongan. Pihaknya juga menekankan kepada pemerintah setempat dan pihak-pihak terkait agar dapat mengantisipasi bencana banjir ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa dan mengetahui penyebab banjir serta mencari solusi penanganannya yang tepat
"Musibah banjir ini adalah cobaan, kita semua harus sabar dan saya juga sudah berbincang kepada Pak Bupati dan unsur terkait lainnya mengenai penanganan banjir ini agar jangan sampai menimbulkan korban,” ujarnya.
Namun dengan koordinasi dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, Mensos optimis banjir akan cepat surut dan para pengungsi bisa kembali pulang ke rumahnya dan beraktivitas.
[Gambar]
Publisher : aris
Sabtu, 13 Februari 2021
Bupati menjelaskan desa Mulyorejo berada paling ujung sehinga seluruh air yang dari arah selatan jalan raya mengumpul disana. Untuk itu pihaknya bertindak cepat dengan memasang tiga pompa dengan harapan bisa mengurangi debit air.
“Mudah-mudahan dengan pompa yang sudah kita pasang di Mulyorejo ini nanti bisa mengurangi debit air yang ada di kawasan Tirto dan sekitarnya, ‘ ujarnya.
Bupati juga menyampaikan kondisi secara umum desa Mulyorejo yang memang cukup parah, bahkan hampir seluruh warga mengungsi di SD Muhammadiyah dan beberapa orang masih berjaga di lingkungannya. Namun demikian Bupati berharap kondisinya akan segera membaik. (Ar-Kominfo)
[Gambar]
Publisher : aris
Kamis, 11 Februari 2021