KAJEN – Guna mengantisipasi terjadinya bencana alam yang mungkin saja terjadi menjelang musim penghujan di wilayah Pekalongan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama Pemerintah Kota Pekalongan serta Kodim 0710 Pekalongan menyatukan visi dan misi untuk menanggulangi terjadinya bencana alam tersebut dengan melakukan kegiatan Apel Kesiapsiagaan Satuan yang dilakukan di Pendopo Lapangan Mataram, Pekalongan pada pagi ini, Jumat (23/10/2020).
Dalam acara ini tampak hadir Plt Bupati Pekalongan Ir.Hj Arini Harimurti, Walikota Pekalongan HM Saelany Machfudz, SE , Dandim 0710 Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan, SIP.
Menurut Plt Bupati Pekalongan Arini Harimurti saat ditemui dalam acara tersebut mengatakan bahwa pihaknya sangat berterimakasih dan mengapresiasi penuh dengan adanya kegiatan ini karena kesiapsiagaan pemerintah itu penting untuk mempersiapkan segala sesuatu seperti personil, perlengkapan alat, serta koordinasi untuk mengantisipasi apabila bencana alam terjadi di wilayah Pekalongan.
Ia juga menjelaskan bahwa untuk Kabupaten Pekalongan sendiri khususnya wilayah bagian atas itu kalau musim penghujan bisa saja terjadi longsor dan untuk wilayah bawah biasanya terjadi banjir. Untuk itu Ia berpesan kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati dan siap siaga apabila terjadi bencana alam di musim penghujan ini.
‘’ Kepada masyarakat saya himbau untuk berhati-hati dan siap siaga apabila benar-benar terjadi. Tetapi jangan lupa kita juga harus berdoa semoga saja itu semua tidak akan pernah terjadi,’’ kata Plt Bupati Pekalongan Arini Harimurti.
Sementara itu, Walikota Pekalongan HM Saelany Machfudz, SE dalam acara ini mengatakan bahwa untuk Kota Pekalongan dan sebagian wilayah Kabupaten Pekalongan di musim penghujan biasanya akan terjadi banjir, oleh karena itu Ia sangat senang dengan adanya kegiatan Apel Kesiapsiagaan ini, karena menurutnya dengan menyatukan visi misi, kekuatan dan semangat mengantisipasi terjadinya bencana semakin besar pula. Sehingga apabila bencana alam benar-benar terjadi segala sesuatunya sudah siap.
‘’Dengan sikap yang semacam ini berarti kita sudah siap siaga dan kita mulai semangat untuk mengantisipasi bencana yang mungkin saja bisa terjadi,’’ kata Walikota Pekalongan Saelany Machfudz.
Selain itu, dalam kesempatan ini Dandim 0710 Pekalongan juga mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menyiapkan personil untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam, yang terdiri dari unsur TNI, Polri, PMI dan Mahasiswa, karena menurutnya semua pihak harus terlibat guna antisipasi penanggulangan bencana alam tersebut.
Dan Ia juga mengatakan bahwa titik-titik rawan bencana alam yang biasanya terjadi di musim penghujan untuk wilayah Pekalongan itu daerah pegunungan dan daerah pantai. Sehingga Ia berharap masyarakat juga ikut siap siaga.
‘’ Semua yang kita lakukan ini guna mengantisipasi terjadinya bencana alam di wilayah Pekalongan. Untuk itu semua elemen masyarakat juga harus siap siaga juga,’’ Kata Dandim 0710 Pekalongan CZI Hamonangan Lumban Toruan. ( Lus-Kominfo )
Publisher : aris
Jumat, 23 Oktober 2020
Selasa, 20 Oktober 2020
KAJEN - Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah membuka secara resmi Penyerahan Program Padat Karya Sanitasi Jaring Pengaman Sosial di Desa Linggoasri Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini merupakan kerjasama Kementerian Ketenagakerjaan RI dengan kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI.
KAJEN – Plt Bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti menerima penghargaan atas capaian Opini WTP ( Wajar Tanpa Pengecualian ) 5 kali berturut-turut untuk laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan tahun 2015-2019 yang diberikan Pemerintah RI kepada Pemkab Pekalongan. Penghargaan dari Pemerintah pusat tersebut diserahkan oleh Wahyu Harmono Kepala KPPN ( Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara ) Pekalongan di Ruang Rapat Bupati pada Kamis ( 15/10) siang. Tampak hadir mendapingi Plt Bupati dalam acara penyerahan penghargaan tersebut antara lain Sekda Mukaromah Syakoer MM beserta para asisten, Inspektur Drs Ali Riza M.Si, Kepala BPKD Casmidi SE.,M.Si beserta sekretaris.
KAJEN – Jelang kontestasi Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) Kabupaten Pekalongan tahun 2020 yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember mendatang, Plt Bupati Pekalongan Ir. Arini Harimurti dengan didampingi unsur Forkopimda, diantaranya Ketua DPRD Hj. Hindun MH, Kepala kejaksaan Negeri Mardani,SH, Sekretaris Daerah Mukaromah Syakoer MM selaku Ketua DESK Pilkada , komisioner KPU dan Bawaslu, serta kabag sumda mewakili Kapolres dan Kasdim mewakili Dandim, melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke kediaman para kontestan, Rabu (14/10).
KAJEN - Plt Bupati Pekalongan Ir. Arini Harimurti melakukan tinjauan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Petanglong di Kedungkebo Kecamatan Karangdadap dan Kecamatan Talun hari ini, Senin (12/10) pagi. Tinjauan Plt Bupati Pekalongan tersebut didampingi Kepala DPU Taru Ir. Bambang Irianto,M.Si, Kepala Dinas Perkim LH Ir. Trinanto M.Si, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Pekalongan Yulian Akbar S.Sos,M.Si, diterima oleh Amir Tohari, Direktur umum dan Keuangan Perusahaan Daerah Air bersih Tirta Utama Provinsi Jawa Tengah.
Penutupan TMMD Sengkuyung III 2020 dengan tema ‘TMMD Pengabdian Untuk Negeri’ tersebut disaksikan Ketua DPRD Hj Hindun MH beserta unsur Forkopimda, Dandim Letkol Czi Hamonangan Lumban Toruan,SIP, Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko S.IK, wakil dari Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Pekalongan, para kepala OPD terkait, Forkopimcam Doro, kepala desa dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutan yang dibacakan Sekda, Plt Bupati Pekalongan menyampaikan bahwa kegiatanTMMD merupakan wujud nyata bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral antar Kementerian, Pemerintah Daerah serta komponen masyarakat sebagai upaya mendukung pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan di wilayah tertinggal, terpencil/terisolir serta diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“ TMMD merupakan bagian dari cara merawat dan mengikat kebersamaan untuk mengatasi persoalan-persoalan bangsa. Seperti di masa pandemi ini, perlu peningkatan kesadaran, ketanggapan, kepedulian bersama khususnya untuk membantu pemerintah dalam mengedukasi tentang pencegahan dan pemutusan mata rantai penyebaran covid 19 di lingkungan sekitar karena hal ini tidak mungkin hanya mengandalkan peran pemerintah pusat saja, TNI/Polri saja, atau pemerintah daerah saja. Semua harus bersama-sama bersinergi serta bekerjasama, “ lanjutnya.
Dikatakan pula, melalui kegiatan TMMD selama 30 hari semua komponen telah sengkuyung bersama sama dalam pembangunan jalan desa sepanjang 687 meter lebar 3 meter, dan pembangunan jembatan dengan panjang 6 meter lebar 4 meter. “ Akhirnya penantian masyarakat untuk menikmati jalan yang layak telah terpenuhi dengan kegiatan TMMD ini sehingga ke depan dapat membantu aksesibilitas untuk mereka yang akan bekerja, bersekolah, beribadah, berkegiatan social dan aktivitas lainnya, “ ujarnya
Plt Bupati Pekalongan berpesan kepada masyarakat Desa Pungangan Kecamatan Doro agar dapat melestarikan, memelihara hasil dari kegiatan TMMD tersebut agar tujuan dan sasaran yang diinginkan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan bersama.(Ar-Kominfo)
Publisher : aris
Rabu, 21 Oktober 2020
Melihat hal tersebut, para Forkopimda Kabupaten Pekalongan dan seluruh perwakilan elemen masyarakat pada hari ini, Senin (19/10/2020) yang bertempat di Aula lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan, melakukan deklarasi damai dalam rangka mencegah aksi unjuk rasa secara anarkis guna menjaga ketertiban, keamanan dan kesehatan dalam masyarakat.
Tampak hadir dalam deklarasi tersebut Plt Bupati Pekalongan Ir.Hj Arini Harimurti, Dandim 0710 Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan, Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko, S.I.K., M.Si, Sekda Kabupaten Pekalongan Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, MM, Asisten 1 Totok Budi Mulyanto, para tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta perwakilan mahasiswa.
Plt Bupati Pekalongan Arini Harimurti mengatakan dalam sambutanya bahwa melaksanakan deklarasi damai ini bertujuan untuk berkomitmen guna menjadikan Kabupaten Pekalongan yang aman dan sehat. Ia juga memohon kepada masing-masing organisasi bisa memberi sosialisasi secara persuasif kepada anggotanya agar mereka juga bisa membantu menjaga keamanan, ketertiban serta kesehatan.
Karena menurutnya, keamanan, ketertiban dan kesehatan dalam masyarakat saat ini sangat diperlukan karena Kabupaten Pekalongan sekarang ini masuk dalam kategori zona merah penularan Covid-19. Untuk itu berharap masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi tentang Undang-Undang Cipta Kerja dapat melakukanya dengan tidak anarkis melainkan secara baik-baik dan sesuai aturan.
‘’Karena itu produk hukum, sebenarnya kita bisa melalui jalur hukum juga. Artinya kita bisa melaksanakan Yudisial Review melalui Mahkamah Konstitusi. Untuk itu mari apabila kawan-kawan kita yang akan berunjuk rasa, ayo kita melalui jalur hukum dengan melakukan Yudisial Review saja, jangan dengan unjuk rasa yang anarkis,’’ kata Arini Harimurti.
Sementara itu, Dandim 0710 Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan dalam sambutanya mengungkapkan bahwa basic masyarakat Kabupaten Pekalongan itu raham, santun dan penuh toleransi, untuk itu Ia berharap masyarakat dapat menjaga hal tersebut guna terwujudnya tujuan deklarasi damai yang dilakukan hari ini.
Apalagi, lanjut Letkol CZI Hamongan, saat ini Kabupaten Pekalongan tengah menjalankan proses tahapan Pilkada yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang, sehingga ketertiban, keamanan dan kesehatan perlu dijaga.
‘’ Kita sebagai tokoh, agama, masyarakat dan mahasiswa kita harus jeli. Selama kegiatan kita ini murni menyalurkan aspirasi masyarakat jangan mau ditunggangi oleh kepentingan lain yang memicu terjadinya anarkis di Kabupaten Pekalongan. Karena kita harus tetap menjaga ketertiban dan keamanan dalam masyarakat,’’ Ungkap Letkol CZI Hamongan.
Dalam Deklarasi ini Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko, S.I.K., M.Si, menjelaskan dalam sambutanya bahwa saat ini banyak kejadian-kejadian yang ingin memecah belah kesatuan dan persatuan bangsa. Untuk itu Ia berpesan jangan sampai masyarakat Kabupaten Pekalongan terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, dan menurutnya hal itu menjadi tanggung jawab bersama sebagai warga negara sesuai dengan profesi masing-masing, baik itu aparat pemerintah, TNI, Polri, maupun elemen masyarakat lainya dalam rangka menjaga Kabupaten Pekalongan yang aman, kondusif dan sehat
AKBP Aris juga mengatakan bahwa TNI dan Polri telah melakukan upaya pencegahan preventif aksi anarkis di Kabupaten Pekalongan dengan memberikan edukasi, pembinaa, penggalangan elemen-elemen masyarakat termasuk buruh dan mahasiswa sehingga dapat meminimalisir aksi anarkis.
‘’TNI dan Polri juga memerlukan dukungan dan peran serta masyarakat dalam rangka menjaga kondusifitas masyarakat Kabupaten Pekalongan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,’’ ujarnya. ( Lus-Kominfo )
Publisher : aris
Senin, 19 Oktober 2020
“ Kementerian Ketenagakerjaan mendapatkan Program Jaring Pengaman Sosial untuk membantu teman-teman yang di PHK/dirumahkan , “ papar Menteri Ida di lokasi penyerahan program padat karya Linggoasri, Minggu (18/10) siang.
Untuk program pembangunan infrastruktur sanitasi ini, menurut Ida, di seluruh Indonesia ada 1000 titik, di Jawa Tengah sendiri kurang lebih ada 150 titik. Infrastruktur yang dibangun adalah infrastruktur sanitasi berupa pembangunan MCK dan sarana air bersih.
” Kami berharap disamping memperdayakan teman-teman yang di PHK atau dirumahkan, kami juga bisa membantu terciptanya lingkungan yang sehat dan bersih di desa-desa, “ ujarnya
Menteri Ida menambahkan, untuk program JPS, setengah Triliun digunakan untuk program padat karya infrastruktur, padat karya infrastruktur produktif, kemudian pelatihan kewirausahaan. “ Kami fokuskan untuk membantu memberdayakan teman-teman yang terdampak pandemi covid 19, “ tandasnya.
Plt Bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat kabupaten Pekalongan mengucapkan selamat datang kepada Menteri Ketenagakerjaan RI. “ Ibu bisa melihat kondisi pembangunan yang ada di Kabupaten Pekalongan terutama masalah ketenagakerjaan sehingga nantinya bisa menbuat kebijakan-kebijakan yang ada di pusat, yang sangat bermanfaat karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat, “ ucap Arini
Arini juga mengucapkan terimakasih atas penentuan program padat karya JPS kepada terdampak covid 19 yang ada di Kabupaten Pekalongan.
“ Kepada para kepala OPD yang terkait dan juga para kepala desa kami harapkan bisa memonitor dan mendampingi kegiatan bantuan ini agar bantuan dapat tepat sasaran, tepat mutu maupun tepat manfaat sesuai yang kita harapkan. Dan kepada masyarakat yang menerima bantuan kami mohonkan hendaknya bisa memelihara bantuan yang diterima, “ pinta Arini.
Sementara itu Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga kerja dan Perluasan Kesempatan kerja Kementerian Ketenagakerjaan RI, Suhartono , dalam laporannya mengatakan kegiatan padat karya Jaring Pengaman Sosial (JPS) merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan sasaran utama adalah masyarakat penganggur dan setengah penganggur. Kegiatan ini bertujuan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat melalui kegiatan pemberdayaan dan berkelanjutan sehingga diharapkan mampu menekan angka pengangguran dan setengah penganggur.
Program padat karya JPS ini diharapkan dapat menyentuh langsung kepada masyarakat khususnya yang terdampak covid 19 sehingga dapat memberikan peningkatan ekonomi masyarakat, juga pengentasan kemiskinan dan penyediaan lapangan kerja Fokus utama program padat karya adalah pada pembangunan infrastruktur di pedesaan yang melibatkan warga atau swadaya masyarakat.
Sedangkan sasaran kegiatan program padat karya JPS sebanyak 17 kelompok atau sekitar 340 orang yang terlibat yang berada di Kabupaten Pekalongan, dimana satu kelompok terdiri 20 orang pekerja. ( Ar-Kominfo )
[Gambar]
Publisher : aris
Minggu, 18 Oktober 2020
“ Kami ucapkan terimakasih kepada Bapak Wahyu Harmono yang menyempatkan waktu untuk menyerahkan piagam dan plakat kepada kami yang seharusnya kalau tidak ada pandemi sudah diserahkan secara virtual September kemarin, “ tutur Arini usai menerima penghargaan.
Arini mengatakan pihaknya berharap dengan penyerahan penghargaan tersebut mudah-mudahan memberikan motivasi kepada seluruh jajarannya untuk mempunyai tekad, komitmen yang lebih lagi agar pengelolaan keuangan di kabupaten Pekalongan dapat menjadi lebih baik.
“ Sebagaimana tadi yang disampaikan Pak Wahyu, bahwa capaian WTP itu sendiri adalah berkat kerja kita semua. Capaian dari unit Kabupaten Pekalongan itu sendiri. Apakah itu pimpinan, OPD, dan seluruh staf yang ada di kita. Bahwa dalam kenyataannya dinilai bahwa pengelolaan keuangan kita sudah sesuai dengan aturan yang berlaku, ´tandasnya
Dalam kesempatan itu Arini juga mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan OPD khususnya yang telah bersusah payah memberikan laporan, yang mana laporan itu menunjukkan kinerja mereka . “ Laporan yang kita hasilkan itu adalah laporan yang akuntable, kredibel dan transparan, “ ungkapnya
´Mudah-mudahan ini akan menambah komitmnen kita untuk lebih bekerja sebaik mungkin, sehingga nantinya tidak ada tahun yang tanpa WTP. Sehingga tahun-tahun berikutnya adalah WTP, WTP dan WTP, “ pungkasnya
Kepala KPPN Pekalongan Wahyu Harmono mengungkapkan dirinya mewakili pemerintah pusat dalam hal ini menteri keuangan untuk menyampaikan piagam penghargaan WTP tahun anggaran 2019 dan palkat atas capaian WTP tahun2015-2019.
“ Jadi kabupaten Pekalongan sudah 5 kali berturut-turut mendapat WTP. Bagi kami, capaian yang luar biasa bisa mempertahankan WTP untuk 5 kali dan ini bukan capaian di BPKD tetapi capaian seluruh insan unit yang ada di seluruh kabupaten Pekalongan, “ ungkap Wahyu ( Ar-Kominfo)
[Gambar]
[Gambar]
Publisher : aris
Kamis, 15 Oktober 2020
“ Kami silaturahmi kepada kawan-kawan calon bupati dan wakil bupati yang nanti akan melaksanakan kontestasi pada 9 Desember. Yang pertama kami sliaturahmi, yang kedua kami memang ingin masukan dan saran dari para calon tentang apa yang telah kita lakukan di dalam melaksanakan Pilkada, “ ujar Plt Bupati saat wawancara dengan awak media.
Tujuannya adalah agar nanti pelaksanan Pilkada berjalan lancar, damai dan akan terpilih bupati dan wakil bupati yang bisa mewujudkan aspirasi atau keinginan dari masyarakat.
Adapun hasil dari silaturahmi tersebut, menurut Arini ada beberapa masukan yang terkait dengan tugas-tugas dari Panwas dan KPU.
“ Apa yang menjadi putusan disini , apa yang kita dapat dari kunjungan ini tentu saja itu jadi komitmen kita untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang diinginkan maupun yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Tadi ada koreksi, tentu itu menjadi perhatian kita bersama, “ lanjut Arini
Diterangkan, hal-hal yang menjadi koreksi diantaranya masalah gambar-gambar. Selain itu ternyata 17% masyarakat belum mengenal para kontestan . ( Ar-Kominfo )
Publisher : aris
Rabu, 14 Oktober 2020
Beberapa hari lalu, tepatnya pada Rabu ( 07/10) Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Keburejo (Kebumen dan Purworejo) dan SPAM Regional Petanglong (Pekalongan, Batang dan Pekalongan) di Aula Kantor Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo.
“ Kita kesini dalam rangka melihat keberadaan SPAM Regional Petanglong yang kemarin baru diresmikan itu, bagaimana kondisinya dan sekaligus juga untuk memberikan support kepada kawan-kawan, “ ucap Arini saat memberikan keterangan pers.
Arini mengungkapkan setelah meninjau ke lokasi SPAM Regional Petanglong di wilayah Kedungkebo Karangdadap dan Talun, kondisinya bagus. Dan Ia berharap keberadaan SPAM Regional Petanglong ini bisa memenuhi kebutuhan air di Kabupaten Pekalongan.
“ Saat ini kita masih menyerap 30 L/dt, mudah-mudahan nanti di tahun 2021 menjadi 50 L/dt dan setelah itu kita meminta mudah-mudahan bisa lebih dari itu,“ pungkasnya.
Sementara itu Amir Tohari, Direktur umum dan Keuangan Perusahaan Daerah Air bersih Tirta Utama Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa masyarakat Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang dan Kota Pekalongan selama ini menggunakan air tanah dangkal dengan membuat sumur di sekitarnya dengan kualitas air yang keruh dan berbau. Akses aman air minum di Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batangdan Kota Pekalongan pada tahun 2014 adalah 20,77%, 66,82% dan 44,34%. Sumber air di sebagian besar wilayah mengalami penurunan kuantitas secara drastic terutama pada saat musim kemarau.
Dalam rangka memenuhi kebutuhan air untuk masyarakat direncanakan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Petanglong dengan kapasitas 850 L/dt. SPAM Regional Petanglong dibangun dengan memanfaatkan dua sumber air baku yakni Bendung Jambangan dan Bendung Kaliboyo.
Adapun tujuan dan sasarannya adalah tersedianya air baku yang lebih handal, tersedianya air yang cukup dengan kualitas yang memenuhi standar kelayakan air minum, dan tersedianya air dengan harga yang terjangkau untuk masyarakat.
Menurut Amir target pelayanan SPAM Regional Petanglong Sistem Jambangan kapasitasnya 400L/dt dengan rincian Kabupaten Pekalongan sebesar 200 L/dt bagi 16.000 Sasaran Rumah tangga (SR), Kabupaten Batang sebesar 50 L/dt bagi 4.000 SR, serta Kota Pekalongan sebesar 150 L/dt bagi 12.000 SR. ( Ar-Kominfo )
[Gambar]
Publisher : aris
Senin, 12 Oktober 2020
Acara tersebut dihadiri oleh Sekda Kabupaten Pekalongan Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, MM, Kepala Kantor Perwakilan BI Tegal Doddy Nugraha , Kepala operasional dan digital banking Bank Jateng Rahadi Widayanto, Kepala bagian pengawasan jasa keuangan OJK Tegal Reza, Manager PT.Taspen cabang Pekalongan Arya Gunara, serta Pimpinan Bank Jateng koordinator Tegal yang didampingi seluruh pimpinan Bank Jateng se-wilayah koordinator Tegal.
Plt Bupati Pekalongan Arini Harimurti mengatakan Bank Jateng adalah lembaga keuangan yang sahamnya dimiliki oleh Pemprov Jateng, dan juga seluruh Kabupaten/Kotamadya, termasuk Kabupaten Pekalongan . Untuk itu, hasil usaha yang diperoleh akan dikembalikan sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik berupa jasa giro maupun deviden yang selalu mengalami kenaikan.
Dikatakan Arini modal Pemkab Pekalongan pada tahun 2019 tidak mencapai 1 Miliar, tetapi deviden yang didapatkan oleh Pemkab Pekalongan mencapai 6 Miliar. Dan atas kepercayaan kepada Bank Jateng, Ia mengatakan bahwa Pemkab Pekalongan akan berkomitmen untuk menambah penyertaan modal supaya deviden yang diterima juga akan terus meningkat.
‘’Bank Jateng adalah salah satu bank yang sahamnya milik pemerintah daerah sebagaimana yang tadi disampaikan oleh Bapak Direktur, baik itu Provinsi maupun Pemerintah Daerah dalam hal ini Kabupaten maupun Kota se-Jawa Tengah,’’ kata Plt Bupati Pekalongan Arini Harimurti.
Arini juga mengungkapkan bahwa dengan diresmikannya kantor baru Bank Jateng KCP Wiradesa ini, diharapkan manajamen dan pengelola hendaknya jangan hanya bersandar kepada pemilik untuk kelangsungannya, tetapi tentu saja harus profesional. Karena menurutnya, salah satu kunci keberhasilan bisnis perbankan maupun jasa keuangan adalah kecepatan dan ketepatan dalam pelayanan.
‘’ Sekarang semuanya serba digital, semuanya serba cepat dan tepat. Tetapi tentu saja tidak meninggalkan sisi aman dan kenyamanan,’’ ujarnya.
Tidak lupa Ia juga mengucapkan selamat atas diresmikannya kantor baru Bank Jateng KCP Wiradesa yang akan menjadi kantor pelayanan di wilayah Kecamatan Wiradesa.
‘’ Saya ucapkan selamat akan gedung baru Bank Jateng KCP Wiradesa ini yang begitu megah, smeoga dengan gedung yang bagus ini maka pelayanan Bank Jateng disini juga semakin membaik,’’ ucapnya. (Lus-Kominfo)
[Gambar]
Publisher : aris
Senin, 12 Oktober 2020