KAJEN – Sebagai warga yang punya hak pilih, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si beserta istri Dra. Munafah menerima kedatangan petugas untuk dicoklit, pada selasa (21/07). ” Kami mengikuti prosedur,yaitu dicoklit, karena saya berharap seluruh warga Kabupaten Pekalongan yang sudah punya hak pilih dan terdaftar agar membuka rumahnya juga untuk dicoklit oleh para petugas,” ucap bupati saat wawancara di rumah dinas bupati didampingi istri.
Bupati menuturkan dirinya beserta keluarga telah dicoklit petugas dari dukuh Kranji kelurahan Kedungwuni timur di TPS 23. “Alhamdulilah datanya cocok dan mudah-mudahan seluruh warga kabupaten Pekalongan juga membuka diri untuk bisa dicoklit oleh para petugas,” lanjutnya.
Dalam situasi pandemic covid19 saat ini, seluruh petugas dipastikan sudah melalui screaning kerjasama dengan Dinas Kesehatan dan dilengkapi APD. Untuk itu bupati menghimbau warga masyarakat tidak perlu khawatir sebab para petugas yang ada di lapangan semuanya sudah menggunakan protocol kesehatan. Dikatakan pula untuk warga yang kebetulan mengalami sakit, termasuk yang sakit karena virus covid19, nanti akan ada solusinya. Bisa menggunakan daring atau menunggu setelah sehat.
“Prinsip, sebagai warga negara, ayo sukseskan coklit di Kabupaten Pekalongan dengan para petugas yang sudah terlatih dan dilengkapi dengan protocol kesehatan,” pungkasnya. (Humas Kominfo)
Publisher : aris
Jumat, 24 Juli 2020
KAJEN – Salah satu bentuk memelihara kekayaan budaya lokal sekaligus melakukan tradisi sedekah bumi, pemerintah desa Kalipancur kecamatan Bojong bersama warga masyarakat menggelar acara pertujukan wayang golek dan campur sari ‘Ngudi Laras’ pada Rabu malam (22/07) bertempat di balai desa Kalipancur dengan dalang Ki Hadi. Acara pagelaran wayang golek sekaligus sedekah bumi ini dihadiri oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si didampingi Asisten I, Camat Bojong, unsur muspika, kades serta tokoh masyarakat setempat.
KAJEN- Pemerintah memiliki peran yang sangat penting sebagai katalisator pembangunan tatanan masyarakat. Selain itu peran pemerintah tidak hanya mewujudkan kesejahteraan masyarakat saja, melainkan juga mewujudkan tatanan masyarakat yang baik di berbagai aspek kehidupan khusunya agama.Hal itu dikatakan oleh Bupati Asip Kholbihi saat menghadiri acara Pengajian Jam’iyah Thoriqoh Al Muktabaroh An nah Muslimat NU Pekalongan, di Kecamatan Paninggaran, Minggu (19/7/2020).
KAJEN- Pemkab Pekalongan dan KPU Kabupaten Pekalongan melaksanakan perjanjian kerjasama penandatanganan nota kesepakatan rencana kerja sinergi di aula lantai I setda, Senin (21/07), dihadiri oleh Buapti Pekalongan Asip Kholbiihi SH.,M.Si, wakil bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti, Sekda Mukaromah Syakoer MM beserta para asisten, para kepala OPD dan kepala KPU Kabupaten Pekalongan. Hal ini merupakan wujud dari dukungan pemerintah kabupaten Pekalongan dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah di kabupaten Pekalongan tahun 2020 yang diselenggarakan dalam situasi pandemic covid19.
KAJEN – Pemkab Pekalongan kembali melakukan penyerahan bantuan sembako bagi warga yang terdapak covid19. Kali ini daerah yang mendapat bantuan adalah kelurahan Kepatihan Kecamatan Wiradesa. Penyerahan bantuan sembako diserahkan langsung oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si kepada warga yang berhak menerima pada Senin (20/7) siang di kantor kelurahan Kepatihan Wiradesa. Acara penyerahan bantuan juga disaksikan kepala Dinas Sosial, kepala Dinas Kesehatan, Kabag Tata Pemerintahan, Camat Wiradesa, kepala Desa se kecamatan Wiradesa dan kepala Kelurahan se Kabupaten Pekalongan, Danramil, Kapolsek Wiradesa serta tokoh masyarakat. “ Pemerintah melalui berbagai program membantu warga masyarakat dengan harapan warga ikut berdoa agar kabupaten Pekalongan aman,” ujar bupati saat memberikan sambutan penyerahan bantuan.
KAJEN - Dalam rangka mensosialisasikan 4 kebiasaan baru pencegahan penularan covid19 yaitu kebiasaan memakai masker di area public, mencuci tangan dengan air mengalir, menjaga jarak antar individu serta menjaga pola hidup sehat dengan makanan bergizi, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si bersama alumni praja STPDN serta beberapa OPD melakukan kegiatan bersepeda santai dengan rute Kajen- Kesesi pada Minggu (19/07) pagi dengan mengambil start dari pendopo Kajen.
Momentum acara sedekah bumi menurut bupati Asip dijadikan sarana masyarakat berkumpul dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sekaligus pihaknya akan sosialisasi kaitannya dengan “urip anyar’.
“Urip anyar itu bagaimana? maskeran, sering cuci tangan pakai sabun, jaga jarak, lalu setelah acara seperti ini sampai rumah ganti baju, untuk jaga kesehatan, ” terangnya.
Bupati kembali mengingatkan setelah sekian lama lockdown, dirinya minta masyarakat agar kalau keluar rumah jangan lupa pakai masker. ”Ini program pemerintah karena hari ini musibah covid19 belum hilang. Jadi masih tetap harus diwaspadai. Yang belum pakai masker, tolong pakai masker karena penting sekali untuk kesehatan kita bersama,” pinta bupati.
Mengenai beredarnya berita di medsos yang mengabarkan kalau Kabupaten Pekalongan zona hitam, bupati mengkonfirmasi bahwa berita itu salah. “Kita zona kuning. Sebab yang dirawat di Rumah Sakit akibat covid19 jumlahnya sekarang ada 11 orang,” paparnya. Meski di desa Kalipancur tidak ada kasus positif, bupati menginstruksikan Kades agar warga masyarakatnya dianjurkan supaya hidup sehat.
Selanjutnya bupati berharap pagelaran wayang golek tersebut bisa menjadi tuntunan untuk mencintai tanah air dan hasil kerja masyarakat desa. Bupati juga berpesan kepada Kades Kalipancur agar sedekah bumi dijadikan acara untuk sosialisasi program desa.
Sementara itu Kades Kalipancur dalam kesempatan tersebut menyampaikan pihaknya minta maaf kepada warga kaitannya masalah dana bantuan BLT dan lainnya yang tidak bisa merata pembagiannya ( Humas Kominfo)
Publisher : aris
Kamis, 23 Juli 2020
Selasa, 21 Juli 2020
“Peningkatan kualitas pendidikan penting dilakukan karena masyarakat sekarang sudah mengalami transformasi kultur. Oleh karena itu, pihaknya sangat menyambut baik kedatangan pengurus UNTAG Semarang yang akan menjalin kerjasama untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Pekalongan” ungkap Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat menerima kunjungan dan kerjasama antara Pemkab Pekalongan dengan Universitas 17 Agustus (UNTAG) Semarang, di Kantor Bupati, pagi ini Senin (20/7/2020)..
Kultur masyarakat sekarang sudah mengalami transformasi utamanya pada bidang pendidikan.Dan ini menjadi triger kita untuk memaksimalkan regulasi dan memfasilitasi terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Pekalongan,’’ Kata Bupati Asip.
Ia melanjutkan, kerjasama ini menjadi bentuk implementasi dukungan pemerintah terhadap pendidikan dengan memaksimalkan regulasi dan memfasilitasi berdirinya kembali perguruan tinggi di Kabupaten Pekalongan, setelah delapan perguruan tinggi sebelumya. ‘’Jadi peran regulator dan fasilitator itu memantik terhadap berdirinya delapan perguruan tinggi yang representatif di Kabupaten Pekalongan, diantaranya adalah IAIN Pekalongan, Undip Semarang, Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP), ITS NU, Politeknik Muhammadiyah, Politeknik Negeri Bandung, dan Akademi Analis Pekalongan,’’ ujarnya.
Oleh karena itu, sekarang Kabupaten Pekalongan tidak hanya menjadi daerah yang terkenal dengan kemajuan pada sektor industri batiknya saja, melainkan pada bidang pendidikannya juga.
‘’Sekarang Kabupaten Pekalongan sudah tidak lagi zero pergurusan tinggi, karena sudah banyak perguruan tinggi yang berdiri disini. Jadi, tidak hanya terkenal dengan batiknya saja, melainkan pendidikanya pula,’’ ungkapnya.
Sementara itu, Rektor UNTAG Semarang Prof DR Drs. Suparno, Msi mengatakan bahwa kedatanganya kali ini bersama para pengurus akan menjalin hubungan kerjasama sekaligus silaturahmi dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Dimana menurutnya, kerjasama ini dilakukan untuk mewujudkan terciptanya kualitas sumber daya manusia yang baik di Indonesia.
‘’Kami hadir kesini juga berkaitan dengan kerjasama.Dan karena sudah terjalin hubungan yang baik antara kita, maka saya mempunyai prinsip jangan pernah ada jarak antar sesama. Mari kita bangun kerjasama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia,’’ Kata Rektor UNTAG Semarang. (Lusi Rismawati)
Publisher : aris
Senin, 20 Juli 2020
‘’Pemerintah itu mempunyai dua tugas. Yang pertama adalah berjuang menyusun program untuk kesejahteraan masyarakat. Kedua adalah ikhtiar kami dan para habib supaya masyarakat tidak hanya selamat didunia saja, melainkan selamat di akhirat juga,’’ Kata Bupati Asip.
Ia menyadari, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat juga perlu ditopang oleh berbagai hal diantaranya keamanan dan juga pendidikan agama. Apalagi di masa pandemic seperti saat ini, masyarakat sangat membutuhkan bantuan pemerintah untuk menghadapi musibah ini.
‘’ Jadi pemerintah itu tidak hanya bertugas membangun jalan, pasar dan pembangunan gedung saja, melainkan dituntut untuk bisa juga memfasilitasi masyarakat agar masyarakatnya aman. Dan sarana aman ini bisa digunakan untuk ibadah,’’ tuturnya.
Disamping itu, kata Bupati Asip, pemerintah juga harus memiliki visi misi yang jelas dalam menentukan program kerjanya, yang diharapkan bisa untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Sebab, kebijakan pemerintah haruslah bersumber dari kebutuhan dan cita-cita masyarakatnya.
Dalam kesempatanya kali ini, Bupati Asip juga dengan tegas meminta masyarakat untuk tetap berikhtiar dalam mencegah penularan Covid-19 dengan tetap menjalankan empat standar ptorokol kesehatan yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, jaga jarak dan juga berdoa.
‘’Karena sekarang masih dalam kondisi new normal, kita berada pada tatanan dunia baru maka saya berharap semuanya tetap menjalankan empat langkah standar mencegah Covid-19 yaitu menggunakan masker, sering cuci tangan, jaga jarak dan berdoa,’’ pungkasnya. (Lusi Rismawati)
Publisher : aris
Senin, 20 Juli 2020
Ia menambahkan, hasil panen raya dari jajaran Kodim 0710 pekalongan hari ini cukup bagus, dan rata-rata di kabupaten pekalongan itu mencapai 9 ton perhektar. “ Kami mengucapkan terimakasih kepada jajaran Kodim 0710 yang telah berhasil melaksanakan program ketahanan pangan ini, semoga spirit untuk terus bisa meningkatkan produktifitas padi di Kabupaten Pekalongan”terangnya.
Sementara itu Dandim 0710 Pekalongan, Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto menjelaskan pelaksanan panen raya di demplot ini, kurang seluas satu hektar merupakan dari program ketahanan pangan. “ Hal ini juga untuk mendukung potensi wilayah Kabupaten Pekalongan, sehingga harapannya ini bisa menjadi percontohan bagi masyarakat”tandasnya.
Kodim 0710 Pekalongan berencana akan mengembangkan dan mengajak di tiap-tiap kecamatan, Pemkab dan Polres Kabupaten Pekalongan, sehingga inovasi-inovasi yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas padi itu bisa dikembangkan, dan Kabupaten Pekalongan ini bisa terus menjadi daerah yang surplus panen padi setiap saat. Kalau sekarang sudah 98 ribu ton setiap panen, maka bisa meningkat lagi menjadi 100, 150, dan sebagainya.
Ini kita kembangkan bersama-sama dengan Pemda dan masyarakat Kabupaten Pekalongan sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan.” Tambahnya.
Publisher : aris
Senin, 20 Juli 2020
Bupati Pekalongan dalam sambutannya menyampaikan bahwa semua harus berkomitmen agar secara substantif tujuan dari diselengarakannya pilkada ini bisa terlaksana dengan baik,aman, damai. Penandatanganan nota kesepakatan dan rencana kerja sinergi antara pemkab dan KPU kabupaten Pekalongan ini sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman antara KPU RI dengan Kementrian Kesehatan tentang dukungan pemeriksaan kesehatan bagi anggota dan sekretariat panitia pemilihan kecamatan . Anggota dan sekretariat PPK , KPPS , petugas pemutahiran data pemilih atau panitia pendaftaran pemilih dan petugas ketertiban dalam penyelengaraan pemilihan umum dan pemilihan gubernur, bupati dan walikota. Pemilu serentak yang akan diselengarakan pada hari rabu, 9 Desember 2020 dalam masa pandemic covid19, ini merupakan pilar demokrasi oleh karena itu pelaksanaan pemilihan kepala daerah dapat digelar, agar berkualitas dan menunjukkan representasi kekuatan demokrasi di kabupaten Pekalongan dalam masa pandemi covid19.
Dikatakan pula Pemerintah tentu akan sangat mendukung penyelenggara KPU dan seluruh penyelenggara meliputi banyak hal. Disamping juga dipersilahkan untuk menggunakan sarana-sarana pemerintah, gedung milik penmerintah dan layanan kesehatan. “Karena ini bentuk komitmen dari kita, agar pilkada 2020 ini bisa berjalan dengan baik,’ ujarnya
Kaitannya covid19, bupati mengingatkan situasi sekarang secara umum kabupaten Pekalongan dari bulan Maret sampai Juli minggu I masih merawat 11 pasien. Dengan 5 sembuh, 1 meninggal, dan 5 dirawat. Kemudian menjelang minggu III perkembangannya luar biasa, tapi trend ini terjadi di seluruh Indonesia.
“Kita mencatat sampai hari ini ada 29 kasus positif. Tapi kita masih menyisakan 16 swab. Artinya disaat tahapan pilkada ini berjalan, justru tingkat penyebaran covid ini makin massif. Hari ini kami sudah memerintahkan asisten I untuk melakukan langkah-langkah sesuai dengan apa yang sudah disampaikan oleh pemerintah pusat,”ungkapnya
Selanjutnya minggu ini akandiadakan langkah pengereman dan standar protocol zona kuning dijalankan sesuai norma yang mengatur seluruh ritme kehidupan berdasarkan zona kuning, termasuk di KPU dan Bawaslu.
Untuk desa, pemkab akan kerjasama dengan kampung siaga yang kemarin diinisiasi oleh polres dan dandim. Kenudian dana desa yang 1 % bupati menugaskan kepala Dinas PMD agar diefektifkan kembali untuk menggerakkan control masyarakat terhadap lalu lintas orang di desa. Selain itu minggu ini kegiatan-kegiatan yang bersifat publik dibatasi.
“Yang terakhir, kami sedang menyusun regulasi berkaitan dengan sanksi. Sudah ada kompilasi dari beberapa daerah. Banyak daerah yang sudah menerapkan sanksi terhadap pelanggaran protocol kesehatan. Namun menurut bupati pihaknya lebih kepada penekanan yang bersifat edukatif dulu tapi regulasi tentang punishment tetap disusun.
Sementara itu ketua KPU kabupaten Pekalongan Abi Rizal mengungkapkan isi dari kesepakatan adalah fasilitasi pemda dalam rangka pelaksanaan pilkada 2020. Saat ini masih ada pandemi covid19 sehingga nota kesepakatan ini lebih kepada fasilitasi perlindungan kesehatan bagi penyelenggara untuk pelaksanaan pilkada 2020 dari mulai tahapan sosialisasi, pembentukan badan Ad hock, pemutahiran data pemilih, kampanye, sampai pemungutan dan penghitungan suara hingga rekap. Bahkan di rencana kerja strategis sudah dilakukan kegiatan sampai pelantikan . ( Humas Kominfo )
Publisher : aris
Senin, 20 Juli 2020
Dalam kesempatan tersebut bupati memaparkan kaitannya perkembangan kasus covid19 di kabupaten Pekalongan. Sebelumnya oleh Bappenas Kabupaten Pekalongan ditetapkan zona hijau karena dari bulan Maret hingga Juni kasus covid19 hanya 11 orang. Sedangkan oleh pemerintah provinsi ditetapkan sebagai daerah dengan kategori resiko rendah. Namun sekarang grafiknya naik seiring pergerakan masyarakat yang agak bebas sehingga saat ini ada 30 orang, dengan catatan 2 meninggal, 11 sembuh dan 12 dirawat. Selanjutnya disampaikan pula akan digalakkannya program ‘jogo tonggo’ yang diintegrasikan dengan program kampung siaga.
Bupati juga berpesan 4 hal yaitu tetap pakai masker, sering cuci tangan dengan sabun, jarak diatur, pola hidup sehat dengan menjaga gizi makanan. “Jadi ikhtiarnya lahir batin. Dengan ikhtiar lahir batin InsyaAllah kita akan sehat,” tegasnya
Ditambahkan pula di Kecamatan Wiradesa tahun 2020 ini setidaknya ada 3 persiapan pembangunan. Pertama,pasar Wiradesa yang akan dibangun senilai 92 Milyar. Kemudian akan dibangun fly over senilai 250 Milyar, dan persiapan berdirinya Rumah Sakit Kraton II di Kauman depan pom bensin. “ Nanti juga akan kita bangun taman-taman kota setelah program 3 proyek itu selesai,” tambahnya.
Sementara itu Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Bambang Sujatmiko SH dalam laporannya menyampaikan penyelenggaraan penyerahan bantuan sembako diberikan untuk masyarakat yang terdampak covid. Adapun jenis bantuan berupa beras 10 kg, gula pasir 1kg minyak goreng 2 liter dan kecap. “ Masyarakat yang menerima bantuan ini adalah masyarakat yang terdampak covid19, yang di PHK, yang miskin, dan non PKH non DDSH, non prakerja dan non BLT,” ucap Bambang Sujatmiko . Sedangkan jumlah kelurahan yang menerima sembako sebanyak 13 kelurahan di 5 kecamatan ( Buaran, Kedungwuni, Kajen, Wiradesa dan Sragi ) dengan jumlah total 168.201 paket.
Camat Wiradesa, Bambang Dwi Yuswanto S.IP menambahkan dalam kegiatan penyerahan bantuan sembako tersebut sekaligus dilakukan penyerahan secara simbolis alat peraga atau alat bantu untuk kegiatan jogo tonggo yang merupakan bantuan dari pemrov Jateng yang akan diserahkan kepada masing-masing kepala kelurahan ( Humas Kominfo)
Publisher : aris
Senin, 20 Juli 2020
Diharapkan kegiatan gowes ini bermanfaat sekaligus memberikan contoh sekalipun gowes tetap pakai masker , bawa hand sanitizer, minum vitamin dan menjaga jarak antar individu.
“Untuk sosialisasi 4 kebiasaan baru dimana-mana kita akan sosialisasikan terus. Ini penting sehingga kita sosialisasikan ke masyarakat agar hal-hal yang menyangkut protocol kesehatan itu dijalankan dimanapun kita berada, lebih-lebih di tempat public, “ ujar bupati Asip Kholbihi SH.,M.Si saat melepas rombongan sepeda santai .
“Oleh karena itu kegiatan-kegiatan seperti ini mudah-mudahan dijadikan contoh kepada masyarakat agar jika kita di tempat public jangan lupa pakai masker sangat penting karena situasi sekarang masih pandemic covid 19, tapi kita ingin masyarakat kita sehat, imunitas tetap tinggi,aktivitas ekonomi ekonomi tetap jalan,” lanjutnya. ( Humas Kominfo)
Publisher : aris
Minggu, 19 Juli 2020