KAJEN - Mendisiplinkan masyarakat agar lebih disiplin lagi dalam masa new normal, Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan melakukan 4 langkah yang penegakan aturan berupa mewajibkan masyarakat displin memakai masker ketika beraktifitas, melakukan cuci tangan setiap 20 menit, disiplin melaksanakan jaga jarak dan melaksakan pola hidup sehat.
" New normal bukan berarti bebas sebebas bebasnya, tetapi masih menggunakan kaidah kaidah 4 kebiasaan baru" Terang Bupati Asip Kholbihi, SH MSi di sela rakor penanganan covid di Karanganyar Sabtu, ( 18/7)
Menurut Bupati Pemerintah akan melakukan operasi dengan melibatkan satpol PP dibantu TNI-Polri dalam rangka menjaga keselamatan bersama. Adapun rencana operasi akan dilaksanakan pada Minggu depan setelah disiapkan regulasi berupa peraturan bupati tentang berupa penegakan kedisiplinan
Namun langkah yang akan kita ambil berupa cara pendekatan Edukatif, preventif, dan kuratif yang menekankan disiplin melaksanakan protokol kesehatan.
Saat ini kita memasuki zona kuning oleh karenanya kami menghimbau kepada masyarakat untuk bekerjasama menuju Pekalongan zona hijau , dengan melakukan langkah langkah preventif yang telah disiapkan secara matang.
Publisher : aris
Sabtu, 18 Juli 2020
KAJEN – Gencarkan Pembangunan Infrastruktur desa ,Pemerintah Kabupaten Pekalongan siap bantu pembangunan balaidesa dan masjid di Desa Karanganyar, Kecamatan Tirto. Hal ini dikatakan oleh Bupati Asip Kholbihi saat melakukan kunjungan kerjanya di Desa Karanganyar, Kecamatan Tirto siang ini, Jumat (17/7/2020).
KAJEN – Rancangan peraturan daerah ( Raperda ) tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2019 disahkan oleh anggota DPRD kabupaten Pekalongan pada Jum’at (17/07/2020) dan dilaksanakan secara virtual dari ruang rapat paripurna DPRD, ruang rapat bupati dan di tiap OPD dan kecamatan.
KAJEN - Gugus tugas covid 19 Kabupaten Pekalongan sudah menerima laporan berdasarkan perkembangan data terakhir kasus covid 19 di kabupaten Pekalongan saat ini ada 12 orang yang dirawat. Hal itu disampaikan bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si dalam wawancara usai menghadiri acara rapat paripurna DPRD pada Jum’at (17/07). Dalam sesi wawancara tersebut Bupati menyampaikan saat ini ada 12 orang dirawat, salah satunya adalah ketua DPRD kabupaten Pekalongan Hj. Hindun beserta suami. Namun ditegaskan saat ini keduanya dalam keadaan sehat namun untuk penanganan lebih intensif dilakukan isolasi di RSUD Kraton.
KAJEN - Berdirinya madrasah dan TPQ bisa menjadi sarana bagi masyarakat di Petungkriyono untuk mengembangkan pendidikan agama Islam guna membantu menunjang pembangunan aspek pendidikan di Kabupaten Pekalongan menjadi lebih baik. Hal tersebut diungkapkan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, SH MSi pada acara Peresmian TPQ & MADIN Hidayatul Mubtadi'in II di dukuh Wonodadi Desa Songgodadi Kecamatan Petungkriyono Oleh KH. An'im Falahuddin Makhrus (Pengasuh Ponpes Lirboyo Kediri) 11/7.
KAJEN - Pembangunan di Kabupaten Pekalongan mulai mengeliat, hal ini terlihat dari berbagai pembangunan infrastuktur mulai berjalan diantaranya pembangunan sarana irigrasi pertanian. “ Pembangunan irigrasi ini diharapkan dapat meningkatkan produktifitas hasil pertanian di Kabupaten Pekalongan’ ungkap Wakil Bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti baru baru ini saat meninjau pembangunan irigrasi desa Bojong Wetan Kecamatan Bojong. Jumat (10/7) kemarin.
KAJEN – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si berharap dan mendukung berdirinya Rumah Sakit Muhammadiyah Kajen yang diinisiasi oleh pengurus cabang Muhammadiyah Kajen . Hal itu disampaikan bupati saat mengisi acara “ Studi Islam Ahad Pagi” yang diselenggarakan oleh PAY Muhammadiyah Kajen di Balai pertemuan yatim piatu Kajen, Minggu ( 12/07) pagi. Dikatakan pula hari ini sudah ada 3 pesantren Muhammadiyah yang berkembang cukup maju, yakni di Miftahul ulum Pekajangan, Mbs Wonopringgo dan Mbs Kajen. “ Saya kira ini bentuk model transformasi pendidikan yang sangat bagus . Jadi anak-anaknya dipesantrenkan, kemudian paginya mengikuti pendidikan formal. Dan sekarang para orang tua ada kesadaran kolektif agar model pendidikan yang seperti ini yang minati”, paparnya
Bupati menuturkan, kunjungan kerjanya kali ini bertujuan untuk melakukan monitoring desa dan juga melihat langsung kebutuhan pembangunan infrastruktur di desa. Karena menurutnya, pembangunan infrastruktur itu penting guna menunjang kesejahteraan masyarakat. ‘’ Kita silaturahmi ke Desa Karanganyar ini nanti mengikuti Jumatan, kemudian nanti insyaallah akan membantu pembangunan masjid dan balaidesa,’’ Ujarnya.
Bupati Asip juga berharap, pembangunan yang dapat dilakukan di Desa Karanganyar itu tidak hanya pembangunan fisik saja, melainkan pembangunan sumber daya masyarakat yang juga tidak kalah penting.
Bupati melanjutkan, bahwa mulai tahun 2021 mendatang pihaknya akan mengintensifkan pembangunan pada sektor pertanian di desa-desa yang ada di Kabupaten Pekalongan untuk menaikkan nilai perekonomian di desa. ‘’ Kemudian yang berkaitan dengan pembangunan lingkungan termasuk pertanian Insyaallah akan kita tata kembali . Karena pembangunan bidang pertanian ini akan kita mulai intensif lagi pada 2021,’’ Jelasnya.
Bupati Asip juga berpesan kepada masyarakat untuk tetap berikhtiar dalam mencegah cluster baru penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pekalongan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. ‘’Saya berharap masyarakat tetap melakukan ikhtiar dengan melaksanakan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan jaga jarak, terus pola hidup sehat," Pungkasnya. (Lusi)
Publisher : aris
Jumat, 17 Juli 2020
Acara rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh bupati Pekalongan Asip Khobihi SH.,M.Si serta dihadiri oleh wakil bupati, para wakil ketua dan segenap anggota DPRD kab Pekalongan, anggota Forkopimda , ketua pengadilan agama, Sekretaris Daerah dan para asisten sekda, para staf ahli dan sekretaris DPRD, para kepala OPD, kepala bagian dan para Camat se kabupaten Pekalongan, ketua KPU kabupaten Pekalongan, pimpinan instansi vertical, BUMN dan BUMD, para pimpinan ormas, wartawan dan tamu undangan.
Bupati menyampaikan bahwa pertanggungjawabannya sudah disahkan oleh anggota DPRD, selanjutnya akan minta evaluasi ke Gubernur. Secara umum progres perjalanan kabupaten Pekalongan pada tahun 2019 hasilnya cukup baik, beberapa indikator makro ekonomi juga terpenuhi. Tingkat kepuasan masyarakat juga meningkat . Secara prinsip, menurut bupati perjalanan pemerintahan pada tahun 2019 berjalan dengan baik ,termasuk bagaimana Pemkab melakukan optimalisasi di bidang pendapatan daerah, yang pada tahun 2019 adalah Rp 2.182. 770.952.455,51 Kemudian Belanja dan Transfer Rp. 2.183.534.790.005,00, Pembiayaan Netto Rp. 160.620,432.491,71, dan Sisa lebih Perhitungan Anggaran Rp. 159.856.594.942,22.
“ Ini menunjukkan kinerja keuangan kita cukup baik sehingga kita mendapat predikat WTP dari BPK 5 kali berturut-turut,” tuturnya ( Humas Kominfo )
Publisher : aris
Jumat, 17 Juli 2020
Dalam kesempatan ini bupati menghimbau kepada masyarakat agar tetap jaga protokol kesehatan dengan 4 langkah standar yang sudah disosialisasikan karena trendnya ada kenaikan. “Kalau bepergian jangan lupa pakai masker, namun hal ini belum menjadi kebiasaan masyarakat, Pemkab dengan segala instrumennya akan terus melakukan sosialisasi ini. Kemudian yang kedua, kebiasaan mencuci tangan, jaga jarak, pola hidup sehat ini menjadi kampanyenya kita terus menerus. Mudah-mudahan di situasi yang perkembangannya agak signifikan kenaikannya, semua harus lebih waspada ,” tegasnya.
Ditambahkan pula Kabupaten Pekalongan saat ini masuk zona kuning akan tetapi masih dalam resiko penularan rendah namun bupati tetap menegaskan kepada masyarakat agar hati-hati sekali, jangan sampai ceroboh karena diprediksi puncak-puncaknya di bulan Agustus dan September. “Pembatasan-pembatasan acara sesuai dengan protokol zona kuning sudah kami sampaikan , yaitu apa yang harus dilakukan dan tidak di zona kuning,” pungkasnya ( Humas Kominfo )
Publisher : aris
Jumat, 17 Juli 2020
Kamis, 16 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020
Kegiatan ini diprakarsai oleh Lembaga Ittihadul Muballighin (LIM) Himpinan Alumni & Santri Ponpes Lirboyo (HIMASAL) Cabang Pekalongan. ‘’ Ini merupakan anugerah yang luar biasa. Di dukuh ini, teman-teman kyai dan ulama semuanya bisa membuat madrasah yang bagus ini. Tinggal setelah diresmikan oleh Gus Adhim nanti, kita semua wajib untuk ngisi,’’ungkap Bupati Asip.
Menurutnya untuk mendukung pengembangan madrasah tersebut, Pemkab berkomitmen akan membangun sarana dan prasarana yang menunjang kemajuan madrasah. ‘’Dan tugas pemerintah melengkapi sarana dan prasarana, seperti jalan yang rusak itu nanti Insyaallah menjadi tanggung jawab saya,’’ Ungkapnya.
Bupati Asip juga mengucapkan terimakasih kepada para ulama dan kyai yang telah membantu mendirikan madrasah di dukuh Wonodadi desa Songgodadi dan juga telah membantu pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Pekalongan, utamanya dalam penguatan pada aspek pendidikan. ‘’ Oleh karena itu, saya sangat berterimakasih kepada seluruh keluarga besar lirboyo yang terus menerus mendukung jalanya pemerintahan. Saya benar-benar merasa terbantu terutama dalam penguatan pendidikan masyarakat yang sungguh luar biasa,’’ Pungkasnya.(lus)
Publisher : aris
Minggu, 12 Juli 2020
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pekalongan, Ir. Siswanto menyampaikan bahwa saat ini ada beberapa saluran irigrasi pertanian ada yang rusak, oleh karenanya pihaknya memprogramkan rehab saluran irigrasi pertanian di 26 titik pada tahun 2020. “Kita memprogramkan tahun 2020 ada 26 titik untuk rehab saluran irigasi, sehingga yang harapannya tahun ini produksi hasil pertanian di Kabupaten Pekalongan bisa dinaikkan.” Jelasnya.
Sementara itu Lurah Desa Bojong Wetan, Warsono menjelaskan pembangunan irigrasi di desanya sudah sangat bermanfaat untuk petani sehingga bisa mengantisipasi kekeringan dalam musim tanam ini. “ saat ini luas lahan yang bisa diairi langsung oleh saluran yang sedang dibangun saat ini untuk Bojong Wetan seluas 53 hektar dan Duwet 16 hektar, (el)
Publisher : aris
Minggu, 12 Juli 2020
Menurut bupati, Muhammadiyah Kajen sangat dinamis dalam mengembangkan sarana pendidikan, baik pendidikan dasar maupun menengah. Tidak hanya masalah pendidikan, juga pengembangan pelayanan kesehatan. Untuk itu Muhammadiyah hadir memberikan alternatif, tidak perlu jauh-jauh, cukup di kabupaten Pekalongan khususnya di Kajen juga sudah tersedia.”, lanjutnya
Bupati menilai pondok pesantren Muhammadiyah sangat bagus dan akan sangat baik anak-anak didik nanti masuk di pondok pesantren selain lembaga-lembaga formal yang sudah ada.
Mengenai peran pemerintah , dikatakan pemerintah melakukan penataan terhadap regulasi dan menfasilitasi. Bantuan-bantuan sosial keagamaan dan bantuan sarana pendidikan menjadi konsen pemerintah untuk mendukung gerakan dari persarikatan Muhammadiyah khususnya di Kajen sebagai ibukota Kabupaten. “ Jadi ini sinergi dengan dinamika pembangunan yang dilakukan oleh pemkab ,” pungkasnya
Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan sosial dari Pemkab secara simbolis untuk panti asuhan yatim putra putri Muhammadiyah Kajen. ( Humas Kominfo )
Publisher : aris
Minggu, 12 Juli 2020