Gerakan Masyarakat Stop Kematian Ibu Melahirkan dan Anak atau Gema Setia yang Diinisiasi oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan menargetkan Kabupaten Pekalongan zero Kematian Ibu Hamil Dan Balita.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan Munafah Asip Kholbihi mengatakan, Gema Setia telah di canangkan sejak dua tahun yang lalu, dan ditahun 2018 telah memeriksa 150 ibu hamil di masing-masing kecamatan di Kota Santri. "program ini juga turut didukung relawan dari Aisyatul Aisiyah, umroh Rifaiyah, Fatayat dan juga PKK serta di support oleh dua perusahaan besar yakni Amway dan TBIG," kata Munafah yang didampingi Ketua PKK Kecamatan Kesesi Tuti Haryati saat menghadiri acara Gema Setia di Kecamatan Kesesi, Kamis (14/2/2019).
Pada tahun 2019 ini, kata Munafah, gema setia telah melakukan kegiatan di empat kecamatan yakni di Kecamatan Tirto dan Wiradesa pada Bulan Januari dan Kecamatan Bojong dan Kesesi pada bulan Februari. "di Kecamatan Kesesi dan Bojong kematian ibu hamil sampai saat ini masih zero, saya berharap diikuti oleh Kecamatan yang lain, kita akan terus canangkan program ini ke seluruh kecamatan yang ada," ujarnya.
Khusus untuk kerjasama dengan TBIG, katanya, untuk memeriksa ibu hamil terutama yang berisiko tinggi. "sedang kerjasama dengan Amway untuk mengatasi balita kurang gizi, tahun ini kami mendapat 23 ribu bok bantuan Nutrilite Little Bitts sedang anak kurang gizi di Kabupaten Pekalongan hanya 492 anak, selebihnya nanti kita akan berikan untuk menambah gizi balita yang lain," terangnya.
Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Kesesi Tuti Haryati menyampaikan pihaknya mendukung program gema setia yang diinisiasi oleh ibu ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan. Karena hal tersebut salah satu ikhtiar dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi khususnya di Kecamatan Kesesi.
Adapun upaya yang dilakukan dalam rangka menurunkan angka kematian ibu dan bayi ini, pihaknya tidak hanya dengan mengingatkan para suami dan keluarga dari Ibu hamil saja akan tetapi mengajak seluruh stakeholder terkait untuk ikut peduli terhadap bumil. Baik melalui sosialisasi penyuluhan kesehatan, mengingatkan bumil untuk pemeriksaan secara teratur dan juga konsultasi kepada bidan desa terkait kehamilan. (red)
Publisher : aris
Kamis, 14 Februari 2019
Rasa aman adalah syarat utama untuk melakukan nilai kehidupan dengan baik. “Aman menjadi persyaratan kita untuk hidup dengan baik, dalam menjalankan rutinitas dan aktifitas serta berkaitan dengan hal–hal yang bersifat spiritualitas sesuai keyakinan kita, tak ada kata lain kecuali rasa aman”, ungkap Bupati Asip KHolbihi, SH MSi.
Demikian disampaikan oleh Bupati dalam acara pisah sambut Komandan Kodim 0710 dari Letkol Infanteri M. Ridha ke pejabat yang baru yakni Letkol Inf Arfan Johan Wihananto di Pendopo Bupati Pekalongan, Selasa (12/2/2019) malam.
KAJEN - Pemkab Pekalongan siapkan infrastruktur sambungan pipa air untuk pengoprasian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) regional yang ada di Desa Krompeng, Kecamatan Talun.
Hal itu dikarenakan SPAM PDAM Kabupaten Pekalongan, PDAM kabupaten Batang dan PDAM Kota Pekalongan (Petanglong) di Desa Krompeng akan dioperasikan April mendatang.
Rasa aman ini tidak lepas dari dukungan Kodim 0710 Pekalongan, yang selama ini yang telah bersama sama dengan POLRi serta stake holder lainnya. Dalam konteks segala kerjasama yang di bangun demi menciptakan rasa aman di Kabupaten Pekalongan.
“Oleh Karena itu pihaknya berterima kasih kepada Letkol Infanteri M. Ridha selaku Dandim yang telah bertugas di Pekalongan sejak 2017 ini dan semua stake holder atas dukungan menciptakan dan menjaga rasa aman masyarakat Kabupaten Pekalongan”, tandas Bupati
Bupati berharap semoga Kabupaten Pekalongan dapat menjadi wilayah yang sejahtera lahir dan bathin. “Mari bersama – sama menciptakan rasa aman, sejahtera lahir-batin dan bersama menjadi pelayan masyarakat yang dihargai oleh masyarakat”.
Bupati menambahkan, kepada dandim lama dirinya mengucapkan selamat jalan dan semoga ke depan akan meningkat karirnya dan semakin bermanfaat, dan kepada dandim baru semoga bisa segera bergabung untuk memajukan Kota Santri. "kami atas nama forkompimda dan masyarakat Kabupaten Pekalongan mohon maaf jika ada sesuatu yang tidak berkenan selama berada disini." ujarnya.
Sementara Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan SH M.Si menyampaikan kesan terhadap Dandim M Ridha merupakan sosok yang humoris dan luas wawasan mengenai Pekalongan, baik Wilayah Kotamadya maupun Kabupaten. “Bapak Ridho ini memiliki pengetahuan yang sangat luas baik di kota maupun kabupaten. Berbeda dengan saya, kalau saya, hanya di Kabupaten Pekalongan saja. Beliau ini juga sosok yang menghibur, kalau ada pak dandim ini semua beban pikiran serasa hilang semua”. Terangnya.
Sementara itu Dandim 0710 Pekalongan yang baru yakni Letkol Inf Arfan Johan Wihananto meminta arahan dan bimbingan dari semua pihak termasuk bupati dan forkompinda sehingga dapat terjalin hubungan yang baik dan kondusifitas kerja yang baik pula. "saya akan meneruskan hal-hal yang baik yang sudah dijalin oleh Dandim sebelumnya, terutama kerjasama yang baik dengan seluruh stakeholder di Kabupaten Pekalongan," pungkasnya.(red)
Publisher : aris
Kamis, 14 Februari 2019
Rasiwan, Kasub Drive Bulog Bondansari Wilayah VI menuturkan, total di Gudang bulog yang ada di seluruh Eks Karesidenan Pekalongan terdapat 28.000 ton. “Karena awal tahun 2019 tidak ada bantuan beras untuk bansos, kemungkinan stok yang ada di Gudang Bulog Bondansari bisa digunakan untuk satu tahun lebih,” jelasnya saat mendampingi Staf Teritorial Angkatan Darat (Sterad) di Gudang Bulog Bondansari, Kamis (14/2/2019).
Pihaknya menuturkan awal tahun 2019 sudah melakukan penyetabilan harga beras di pasaran Pekalongan dengan cara operasi pasar. “Kami melakukan operasi pasar dan menyediakan beras medium, dengan tujuan agar harga beras tetap stabil saat memasuki musim tanam,” ujarnya.
Rasiwan menjelaskan saat petani padi di Pekalongan memasuki panen raya pihaknya juga berkewajiban melakukan penyetabilan harga. “Memang tugas kami untuk menyetabilkan harga sesuai dengan harga beras yang ditentukan Pemerintah Pusat,” kata Rasiwan.
Sementara itu Sterad Kolonel Inf J.LBN Toruan dari Mabes TNI menerangkan, kunjungannya bertujuan untuk mengetahui secara langsung ketersediaan stok beras di wilayah Pekalongan.
“Kami ingin memastikan tidak ada permainan harga di lapangan dan memastikan ketersedian beras di gudang cukup untuk tahun ini. Jangan sampai saatnya panen dan masa tanam harga beras tidak stabil karena ada oknum yang bermain harga,” tambahnya.(didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Publisher : aris
Kamis, 14 Februari 2019
Karena kerap dilanda banjir rob, pada 2018 Kampus IAIN ditempatkan di Jalan Kajen - Bojong tepatnya di Desa Rowolaku Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan.
Dikatakan Direktur Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Kementerian Agama RI Prof. DR. Arskal Salim, BA., 2018 lalu dua gedung baru sudah dibangun dan digunakan sebagian mahasiswa untuk proses belajar.
“Karena lokasi kampus yang lama sering dilanda banjir rob jadi tidak kondusif untuk digunakan untuk proses belajar mahasiswa,” katanya usai menghadiri acara peresmian Gedung SBSN Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Pekalongan, di Kampus II IAIN Pekalongan yang terletak di Desa Rowolaku Kecamatan Kajen, Kamis (14/2/2019).
Prof. Arskal menuturkan setelah pembangunan dua gedung baru pada 2018 lalu, IAIN bersama Pemkab Pekalongan kembali akan membangun satu gedung. “Pemkab sangat mendukung adanya perguruan tinggi di wilayah Kabupaten Pekalongan. Pemkab sudah menghibahkan tanah seluas 4,8 hektar yang rencannya akan dibangun satu lagi gedung baru dengan target penyeselesaian akhir 2019,” imbuhnya.
Pembangunan gedung baru tersebut ditambahkannya sebagai langkah relokasi bertahap yang dilakukan oleh IAIN. “Relokasi akan dilakukan secara bertahap, target kami pada 2020 seluruh mahasiswa IAIN Pekalongan bisa melakukan proses belajar di kampus II yang ada di Desa Rowolaku,” tambahnya. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Publisher : arif
Rabu, 13 Februari 2019
“Kami terus mendorong berdirinya perguruan tinggi di Kabupaten Pekalongan, dengan tujuan meingkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi di Kabupaten Pekalongan dan Indonesia dan IPM,” katanya saat menghadiri peresmian Gedung SBSN Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Pekalongan, di Kampus II IAIN Pekalongan yang terletak di Desa Rowolaku Kecamatan Kajen, Kamis (14/2/2019).
Bupati menerangkan APK perguruan tinggi di Indonesia mencapai 33 persen, sedangkan di Kabupaten Pekalongan masih jauh dibawah di kisaran 20 persen. “Guna meningkatkan APK perguruan tinggi kami sudah bekerja sama dengan IAIN Pekalongan dan memberikan hibah tanah seluas 4,8 hektar. Kemudian untuk Universitas Diponegoro (Undip) juga sudah kami siapkan tanah seluas 40 hektar,” ujarnya.
Selain dua perguruan tinggi tersebut, Bupati Asip juga menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) agar segera membuka kampus di Kabupaten Pekalongan. “Kami ingin kerja cepat dalam waktu 2,5 tahun ke depan, kami targetkan perguruan tinggi bisa menjamur di Kabupaten Pekalongan,” terangnya.
Pihaknya menuturkan adanya perguruan tinggi juga menjadi katup perekonomian baru di Kabupaten Pekalongan. “Data dari BPS pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pekalongan yang semula 4,6 persen tumbuh menjadi 5,16, dan kini 5,32 persen di atas pertumbuhan perekonomian Provinsi Jateng dan nasional,” tuturnya.
Pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Pekalongan, dipaparkannya membuat angka kemiskinan mengalami penurunan secara signifikan. “Pada Juni 2016 angka kemiskinan mencapai 12,90 persen sekarang 10,6 persen di bawah angka Kemiskinan Provinsi Jateng, sedangkan angka pengangguran terbuka kini mencapai 4,32 persen jauh dibawah Provinsi Jateng yang berkisar 5,6 persen,” ujar Asip.
Dua indikator makro ekonomi yaitu pertumbuhan perekonomian dan penurunan angka kemiskinan tersebut ditambahkan Asip bisa diukur kenaikannya secara signifikan. “Hal tersebut menjadi bukti kerja nyata Pemkab Pekalongan mewujudkan pemerintahan adil makmur serta mencerdaskan masyarakat dengan adanya perguruan tinggi,” tambahnya.
Peresmian Gedung SBSN Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Pekalongan, dihadiri oleh Direktur Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Kementerian Agama RI Prof. DR. Arskal Salim, BA., Direktur Perguruan Tinggi, IPTEK dan Kebudayaan Kementerian PPN/ BAPPENAS – Amich Al-Humami, MA.,M.Ed, Ph.D., Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Agama RI.
Selanjutnya, tampak pula Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra. Hj. Hindun, MH., Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, SH.,S.IK.,M.Si, perwakilan Kajari Kajen, Ketua Pengadilan Agama Kajen, perwakilan Walikota Pekalongan, para Kepala OPD Kabupaten Pekalongan terkait, para Direktur IAIN Kabupaten/Kota tetangga dan tamu undangan lainnya. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Publisher : arif
Rabu, 13 Februari 2019
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU TARU) Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro, ST.,MT., mengatakan, sambungan pipa untuk menyuplai air ke wilayah Kabupaten Pekalongan sudah siap digunakan.
“Guna mencukupi kebutuhan air, SPAM Petanglong memberikan suplai air bersih untuk Kabupaten Pekalongan mencapai 50 liter perdetik,” jelasnya, Rabu (13/2/2019).
Walaupun Kabupaten Pekalongan berada di dataran tinggi, dikatakan Wahyu beberapa daerah mengalami kesulitan air saat musim kemarau. “Dengan adanya SPAM Petanglong kami berharap bisa menambah pasokan air untuk masyarakat di Kabupaten Pekalongan,” sambungnya.
Terpisah, Kepala Satker Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) Provinsi Jateng Sihombing Aryananda menerangkan, SPAM Petanglong dibuat untuk menyuplai tiga daerah yaitu Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang dan Kota Pekalongan.
“Karena wilayah Pekalongan membutuhkan air bersih, kami bersama Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Batang dan Kota Pekalongan menginisiasi adanya SPAM Petanglong,” ucap dia.
Dipaparkannya terkait distribusi air akan disesuaikan dengan MoU yang sudah dilakukan antara Pemerintah Provinsi Jateng dan daerah. “Bulan April mendatang SPAM Petanglong mulai beroprasi. Semoga saja bisa mengaliri Kabupaten Pekalongan, Batang dan Kota Pekalongan secara baik,” tambahnya. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Publisher : aris
Rabu, 13 Februari 2019
Selasa, 12 Februari 2019
Selasa, 12 Februari 2019
Senin, 11 Februari 2019