KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan, melalui Tim Desk Pilkada yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) M. Yulian Akbar, melakukan monitoring di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada Kabupaten Pekalongan, pada Rabu (27/11/2024). Kegiatan bertujuan untuk memastikan agar Pilkada 2024 berjalan dengan lancar dan kondusif.
Kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Pekalongan, yakni Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir, serta perwakilan dari Dandim 0710 Pekalongan Mayor Kav Purbo Suseno. Selain itu, hadir juga perwakilan Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Eddy S. Bramiyanto.
Sekda Yulian Akbar beserta rombongan dalam kesempatan itu mengunjungi empat TPS yang tersebar di beberapa kecamatan, antara lain TPS 02 Desa Tanjungkulon (Kecamatan Kajen), TPS 03 Desa Rowokembu (Kecamatan Wonopringgo), TPS 03 Desa Tegaldowo (Kecamatan Tirto), dan TPS 02 Desa Bojongwetan (Kecamatan Bojong).
Dalam keterangannya, Sekda Yulian Akbar mengungkapkan bahwa hasil monitoring menunjukkan pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Pekalongan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Ia juga menjelaskan bahwa tim Desk Pilkada sempat mengunjungi TPS yang berada di daerah rawan rob. "Tadi kita sengaja melakukan sampling di wilayah yang terkena rob, dan memang sudah dipersiapkan untuk beberapa titik. Ada lima TPS yang terpaksa harus dilakukan direlokasi, namun semua sudah dipersiapkan jauh-jauh hari oleh KPU," ujarnya.
Lebih lanjut, Yulian Akbar berharap Pilkada tahun ini dapat berjalan dengan baik, dan Pekalongan tetap aman serta kondusif. “Pilkada adalah ritual lima tahunan, dan setelah ini kita berharap bisa rukun kembali untuk membangun Pekalongan yang lebih baik,” katanya.
Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir, juga menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pemungutan suara di semua TPS. "Semoga hasil Pilkada ini menghasilkan pemimpin yang sesuai dengan harapan masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Eddy S. Bramiyanto, mengungkapkan bahwa proses monitoring yang dilakukannya sudah dimulai sejak kemarin dan berjalan lancar hingga hari ini. Mewakili Pemprov Jateng, ia berharap Pilkada di Kabupaten Pekalongan dapat berlangsung sukses tanpa hambatan. "Kami bersama masyarakat menginginkan Pilkada berjalan dengan lancar," pungkasnya.
Sumber : Tim Prokompim Setda Kab Pekalongan
Kamis, 28 November 2024
KAJEN - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah Widi Hartanto menyampaikan laporan pertanggungjawaban selama menjadi Pjs Bupati Pekalongan sejak 25 September - 23 November 2024 kepada Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bertempat di Aula Lantai 1 Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan pada Senin (25/11/2024)
KAJEN - Peringati Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2024 sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Bupati Pekalongan, Dr Hj Fadia Arafiq komitmen tingkatkan kualitas pendidik. Hal tersebut disampaikan saat pimpin upacara Hari Guru Nasional usai cuti Kampanye di Alun-alun Kajen, Kab.Pekalongan, Senin (25/11/2024).
KAJEN - Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 Tahun 2024, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan komitmen untuk tingkatkan Integrasi Layanan Primer Kesehatan (ILP) diseluruh Fasilitas Kesehatan yang ada. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro, Selasa (12/11/2024).
Widi Hartanto mengucapkan terima kasih atas sambutan dan kerja sama dari seluruh jajaran birokrasi di Kabupaten selama dua bulan dirinya menjadi Pjs Bupati Pekalongan.
"Selama saya bertugas sebagai penjabat sementara Bupati Pekalongan terus terang saya sampaikan sekalian kepada ibu Bupati juga. Saya mendapatkan kesan yang sangat baik masuk ke dalam hati saya dari temen-teman pak Sekda dan kawan-kawan melayani saya dan sudah mendukung saya dengan sangat luar biasa sehingga pelaksanaan pemerintahan berlangsung dengan baik," tutur Widi Hartanto pada saat penyerahan Tugas kepada Bupati Fadia.
Widi Hartanto mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bupati Fadia Arafiq karena dirinya mengira untuk penyerahan tugas akan dilaksanakan dalam acara informal, namun ternyata dibuat dengan acara formal dan cukup meriah.
"Karena di awal saya sudah diterima dengan baik, maka hari ini saya juga yg undur diri dan mohon pamit kepada ibu Bupati, Pak Sekda, dan seluruh jajaran OPD, camat dan seluruh masyarakat Kabuapaten Pekalongan. Semoga kerja sama tidak hanya tapi bisa seduluran sak lawase," lanjut Widi Hartanto.
Beberapa tugas dan kegiatan yang telah dilakukan diantaranya adalah pelaksanaan TMMD Sengkuyung tahap IV bersama TNI dan Polri, ASN Peduli Petani dan gerakan pangan murah, kemudian yang terakhir adalah kemarin pengendalian inflasi dan pemantauan logistik Pilkada 2024 di tingkat kecamatan.
Bupati Fadia Arafiq juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Widi Hartanto karena selama ini telah membantu tugas pemerintahan selama menjadi Pjs Bupati Pekalongan. Bisa berkoordinasi dengan mitra dan seluruh jajaran di Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Sehingga pemerintahan bisa berjalan dengan baik.
"Alhamdulillah Pak Widi bisa bekerjasama dengan baik dengan seluruh mitra Kabupaten Pekalongan, Pak Sekda beserta seluruh jajarannya sehingga pemerintahan bisa berjalan dengan baik," tutur Bupati Fadia selepas menerima tugas kembali sebagai Bupati Pekalongan.
Setelah ini Widi Hartanto akan melanjutkan tugasnya sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah.
Selasa, 26 November 2024
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fadia membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Muti yang menekankan pentingnya peran guru dalam membangun bangsa. Ada tiga makna utama yang disisipkan pada tema yang diangkat Guru Hebat, Indonesia Kuat. “Momentum ini memiliki makna menegaskan peran guru sebagai pendidik profesional yang bertugas mendidik dan membimbing siswa, Guru sebagai agen peradaban, membentuk karakter, keterampilan, dan kecerdasan generasi muda dan Kualitas guru menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan,”terangnya.
Ditambahkan, Pihaknya sangat mengapresiasi seluruh guru di Kabupaten Pekalongan atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan anak bangsa. Keberhasilan Dinas pendidikan kabupaten Pekalongan dalam mendongkrak berbagai prestasi sangat luar biasa hingga kini menjadi yang terbaik secara nasional, Dalam kesempatan tersebut disampaikan juga sejumlah penghargaan bagi siswa-siswi berprestasi. “Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas guru melalui tiga program prioritas yang meliputi peningkatan kualifikasi pendidikan guru, pelatihan kompetensi, dan peningkatan kesejahteraan. Program ini bertujuan mendukung guru agar dapat bekerja dengan lebih baik dan berdedikasi tinggi,”terangnnya.
Selasa, 26 November 2024
Rapat dinas ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar, para asisten, para staf ahli bupati, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para kepala bagian di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan, dan para camat.
Acara tersebut berlangsung di Aula Lantai I Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan pada Jumat (22/11/2024) pagi. Selain memimpin rapat, Widi Hartanto sebelumnya juga diketahui sempat memimpin apel pagi di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan. Ia juga berjabat tangan dengan para ASN dan berpamitan dengan mengunjungi sejumlah dinas yang ada di kawasan alun-alun Kajen.
Dalam sambutannya, Widi Hartanto mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran Pemkab Pekalongan atas dukungan yang diberikan selama kurang lebih dua bulan masa jabatannya."Waktu dua bulan ini memang sangat singkat, tetapi penuh dengan berbagai situasi. Saya berterima kasih kepada Sekda, para asisten, kepala OPD, camat, dan seluruh jajaran yang telah membantu dan mendukung saya," tambahnya.
Widi juga menyampaikan bahwa masa tugasnya sebagai Pjs Bupati Pekalongan akan berakhir pada Sabtu, 23 November 2024. Ia menegaskan komitmennya untuk tetap melaksanakan tugas hingga detik terakhir. "Jika masih ada hal terkait administrasi atau laporan yang perlu diselesaikan sebelum masa tugas saya berakhir, silakan hubungi saya. Karena setelah tanggal 23, saya sudah tidak lagi memiliki totalitas lagi," ujarnya.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Pekalongan, Yulian Akbar, mewakili seluruh ASN menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Widi Hartanto."Terima kasih atas dedikasi Bapak dan Ibu Widi selama dua bulan ini. Semoga semua yang dilakukan dicatat sebagai amal saleh. Kami juga memohon maaf jika ada kekurangan selama Bapak bertugas di sini," ucapnya.
Senin, 25 November 2024
Dalam kunjungannya, Pjs Bupati Pekalongan mengatakan, Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan selama tahapan Pilkada serentak tahun 2024 berlangsung. Terutama keamanan logistik Pilkada di daerah - daerah yang berpotensi banjir di musim hujan ini, seperti di Kecamatan, Siwalan, Wiradesa dan Tirto.
"Keamanan logistik yang sudah di distribusikan dari KPU ke setiap Kecamatan atau PPK, harus menjadi tanggung jawab bersama hingga nanti pendistribusian di tingkat desa atau PPS dan ke TPS atau KPPS," terangnya.
Ditambahkan Widi, Pada hari ini sudah 5 kecamatan yang di tinjau secara langsung guna memastikan proses pendistribusian berjalan dengan lancar. Diantaranya kecamatan Kesesi, Sragi, Siwalan, Tirto dan Kecamatan Kedungwuni.
Dalam kesempatan tersebut Pjs Bupati Pekalongan juga menghimbau kepada masyarakat kabupaten Pekalongan untuk turut sukseskan pilkada serentak tahun 2024 dan gunakan hak.pikihnya pada 27 November 2024 nanti. Selain itu juga tetap menjaga keamanan di lingkungannya masing-masing.
"Pelaksanaan pemungutan suara tinggal 6 hari lagi, harapannya masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan bijak dan turut menjaga kondusifitas dilingkungan masing-masing," terangnya.
Terpisah, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Tirto, Afif Wildani menyampaikan, untuk antisipasi distribusi logistic di wilayah kecamatan tirto yang rawan banjir dan rob, logistik di tempatkan dilokasi paling aman. Selain itu PPK tirto juga siapkan antisipasi Ketika terjadi banjir dan rob dengan TPS berderet.
“ Untuk antisipasi banjir rob, PPK sudah siapkan sejumlah titik lokasi TPS yang lebih tinggi, diantaranya di jalan utama desa yang sudah ditinggikan, jika terjadi kondisi banjir bisa dimungkinkan ada TPS berderet, namun harapanya ini tidak terjadi,” terangnya
Jumat, 22 November 2024
Kegiatan ini dirangkaikan dengan Pembagian 1000 Benih cabai serta Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Pada GPM kali ini, disediakan 300 paket sembako seharga Rp80.000, yang berisi 5 kg beras, 1 kg gula pasir, 1 kg minyak goreng, serta produk lainnya dengan harga murah.
Kegiatan dihadiri oleh Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Pekalongan, Widi Hartanto, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tegal, Pemimpin Perum Bulog Cabang Tegal, perwakilan unsur Forkopimda, Ketua Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan, Kepala BPS Kabupaten Pekalongan, Kepala OPD terkait, serta tamu undangan lainnya.
Narasumber dalam kegiatan ini berasal dari Bank Indonesia Perwakilan Tegal, BPS Kabupaten Pekalongan, dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Peserta kegiatan meliputi anggota TPID Kabupaten Pekalongan, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan se-Kabupaten Pekalongan, Ketua Tim Penggerak PKK Desa se-Kecamatan Karangdadap, serta perwakilan dari PC Aisyiyah dan PAC Muslimat Kecamatan Karangdadap.
Pjs Bupati Pekalongan, Widi Hartanto, menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas TPID serta pencanangan Gerakan Menanam Cabai merupakan upaya penting dalam pengendalian inflasi di Kabupaten Pekalongan melalui kolaborasi berbagai pihak. "Kegiatan ini adalah bentuk kolaborasi antara Pemkab Pekalongan, Forkopimda, Bank Indonesia (BI), Bulog, BPS, PKK, serta organisasi masyarakat seperti Aisyiyah dan Muslimat NU. Kolaborasi ini sangat penting, karena tanpa sinergi, pengendalian inflasi akan sulit dicapai," ujarnya.
Widi Hartanto menambahkan bahwa berdasarkan data per Oktober 2024, tingkat inflasi di Kabupaten Pekalongan berada di angka 2,1%, yang masih dalam rentang yang diharapkan pemerintah. Meskipun demikian, ia berharap gerakan-gerakan pengendalian inflasi di Kabupaten Pekalongan terus digalakkan. "Saya berharap seluruh stakeholder, dengan peran masing-masing, untuk bergerak bersama, termasuk Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian yang dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak, karena sebenarnya semuanya bisa saling membantu," tambahnya.
Asisten II Sekda Kabupaten Pekalongan, selaku Ketua Panitia Kegiatan, Siti Masruroh, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan TPID dalam pengendalian inflasi.
Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa pencanangan Gerakan Menanam Cabai dilakukan mengingat cabai merupakan komoditas yang menjadi salah satu penyumbang angka inflasi karena harganya yang cenderung fluktuatif dan tidak stabil, “Harga cabai biasanya mengalami kenaikan menjelang hari besar keagamaan maupun karena faktor cuaca yang menyebabkan berkurangnya pasokan. Diharapkan dengan gerakan menanam cabai ini dapat menjaga stabilitas harga cabai.” pungkasnya.
Rabu, 20 November 2024
Orientasi ini bertempat di Hotel Dafam, tanggal 15-16 November 2024 dengan mendatangkan tamu ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Kepala Dinkominfo Kabupaten Pekalongan, Kabag Prokompim, perwakilan Polres, Perwakilan Dandim, ketua PWI Jateng dan beserta tamu undangan lainnya.
PJS Bupati Pekalongan, menyampaikan terimakasih kepada atas pemberitaan yang disampaikan PWI Kabupaten pekalongan serta PWI Provinsi Jawa Tengah atas dukungan mereka dalam menyampaikan informasi yang berkualitas dan menjalin kerja sama yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
"Saya yakin bapak dan ibu sudah profesional dan kompeten, namun tidak ada salahnya kita terus meningkatkan diri sama halnya dengan kami sebagai pegawai yang juga memerlukan pembinaan," ujarnya.
Menurut Widi, peran media massa sangat penting dalam membangun kolaborasi, terutama dengan konsep pentahelix yang melibatkan pemerintah, sektor swasta, perguruan tinggi, masyarakat, dan media massa. Selain memberikan informasi, media massa juga memiliki peran edukatif untuk menyampaikan hasil-hasil pembangunan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir, menyampaikan bahwa kebebasan pers saat ini menuntut jurnalis untuk semakin profesional. "Kejujuran adalah hal penting bagi jurnalis agar dapat menjadi pemersatu dan penyejuk masyarakat, serta pusat edukasi bagi masyarakat," katanya.
Selain itu, Ketua PWI Jawa Tengah, Amir Mahmud, menyatakan bahwa orientasi kewartawanan ini merupakan kegiatan rutin PWI di tingkat kabupaten dan kota yang bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme jurnalis. "Menjadi wartawan yang profesional adalah cara utama untuk meyakinkan publik bahwa profesi ini memiliki martabat yang harus dijaga," ujar Amir.
Senin, 18 November 2024
Demikian disampaikan Pjs Bupati Pekalongan dalam sambutan yang dibacakan Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar saat menghadiri kegiatan simulasi pemungutan dan perhitungan suara pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 yang diadakan oleh KPU Kabupaten Pekalongan di SMK N 1 Karangdadap, Minggu 17 November 2024.
Sekda, atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) atas dedikasi yang luar biasa dalam upayanya mensukseskan Pilkada 2024. “Kerja keras dan profesionalisme KPU dalam menyiapkan dan melaksanakan simulasi ini mencermikan dedikasi dan komitmen yang luar biasa dari KPU untuk mensukseskan pelaksanaan Pemilu 2024 yang lancar, tanpa kendala, efektif dan efisien, namun dengan tetap menjunjung tinggi prinsip transparansi, keadilan, dan keberlanjutan dalam penyelenggaraan pemilihan umum,” katanya.
Selanjutnya, pihaknya mengajak KPU untuk terus meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan semua pihak terkait, termasuk Pemerintah Daerah, panitia pemilihan, aparat keamanan, dan masyarakat. “Kami meyakini bahwa sinergi yang baik antar instansi akan memastikan terciptanya pemilihan umum yang berlangsung dengan tertib dan adil,” lanjutnya.
Sekda berpesan kepada seluruh peserta kegiatan simulasi agar mengikuti setiap tahapan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan bertanggungjawab, Jaga ketertiban dan toleransi antar sesame, sert jangan ragu untuk menyampaikan ide, masukan, dan kritik yang membangun guna meningkatkan kualitas pemilihan umum. “Saya mengajak semuanya untuk menjadikan simulasi ini sebagai sarana pembelajaran. Mari kita jadikan setiap kesalahan atau hambatan yang mungkin muncul sebagai peluang untuk memperbaiki dan memperkuat system,” pintanya.
Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Laelatul Izzah mengatakan, untuk simulasi kali ini menggunakan pemilih di TPS 2 Desa Kedungkebo Kecamatan Karangdadap dengan 476 pemilih. “tujuan diselenggarakannya kembali simulasi ini untuk memantapkan kesiapan petugas ad-hoc (PPK, PPS, hingga KPPS) dalam bertugas pada 27 November 2024 nanti,” terangnya.
Senin, 18 November 2024
Sejalan dengan Program Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam penyelenggarakan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) Nasional, Optimalisasi yang dilakukan Dinas Kesehatan kabupaten Pekalongan ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan dan keterjangkauan pelayanan kesehatan primer di Kabupaten Pekalongan. Sekaligus sebagai wujud implementasi transformasi pilar pertama.
“Untuk Integrasi layanan kesehatan Primer ini semua nanti jaringan layanan kesehatan terintegrasi langsung, Pihaknya juga sudah melakukan studi bandi ke daerah solo, harapanya Puskesmas yang menjadi pilot project ini dapat menularkan inovasi tersebut ke puskesmas lain,” terang wawan.
Senada disampaikan Sekertaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar, Ada tiga hal yang menjadi fokus Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer. Pertama adalah penerapan siklus hidup sebagai fokus integrasi pelayanan Kesehatan, Kedua mendekatkan Pelayanan kesehatan melalui jejaring hingga tingkat desa dan dusun termasuk untuk memperkuat promosi dan pencegahan yaitu melalui deteksi dan screening penyakit dan ketiga memperkuat pemantauan wilayah melalui digitalisasi dan pemantauan melalui dashboard situasi kesehatan perdesaan.
“Trobosan yang dilakukan merupakan prioritas Pemerintah Kabupaten Pekalongan Tiga tahun terakhir ini, salah satunya dengan peningkatan indicator-indikator Pembangunan manusia, semuanya untuk meningkatkan derajat hidup masyarakat Kabupaten Pekalongan,” terang Akbar.
Dalam momentum Upacara Hari Kesehatan Nasional (HKN) ini Sekda Kabupaten Pekalongan menambahkan, Kementerian Kesehatan sangat mengapresiasi upaya Pemkab Pekalongan melalui Dinas Kesehatan setempat dalam Konsorsium Pelayanan Kesehatan Primer untuk mewujudkan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) di Kota Santri.
Selasa, 12 November 2024