KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq menekankan pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah bagi para siswa. Ia juga mengingatkan agar tablet tersebut diminum secara rutin sebanyak 52 kali dalam setahun, terutama bagi anak-anak perempuan yang rentan terhadap anemia.
Hal itu dikatakan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq dalam sambutanya pada acara peluncuran Gerakan Aksi Bergizi Serentak (GABS) di Halaman SMA N 1 Kedungwuni pada Jumat, 23 Agustus 2024 pagi.
Acara peluncuran ini turut dihadiri oleh Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Kesehatan, para Direktur Rumah Sakit di Wilayah Kabupaten Pekalongan, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Pekalongan, serta para Kepala Sekolah se-Kabupaten Pekalongan.
Gerakan Aksi Bergizi Serentak ini berfokus pada peningkatan kesehatan gizi dengan melibatkan serangkaian kegiatan seperti senam, sarapan sehat, minum Tablet Tambah Darah, serta edukasi kesehatan. Program ini menyasar para siswa di jenjang SMP, SMA/sederajat, dan pondok pesantren di Kabupaten Pekalongan. Aksi ini berlangsung dari tanggal 12 Agustus hingga 12 September 2024.
Dikatakan Fadia, minum tablet penambah darah terlihat sepele, tapi jika dilakukan dengan benar, kesehatan akan terjaga. Tablet ini bisa menambah darah dan meningkatkan kecerdasan, sehingga anak-anak tidak mudah sakit, memiliki daya tahan tubuh yang bagus, dan gizinya bertambah.
"Dengan rutinitas ini, kita berharap anak-anak di Kabupaten Pekalongan menjadi lebih sehat, lebih cerdas, dan mampu berprestasi," tambahnya.
Selain itu, Bupati juga memberikan pesan khusus kepada para siswa untuk menjaga nama baik diri sendiri dan Kabupaten Pekalongan. "Jaga harga diri kalian dan hindari pergaulan yang tidak terpantau oleh orang tua. Pergaulan yang salah bisa membawa dampak buruk, jadi hati-hati dan selalu jaga nama baik kalian dan Kabupaten Pekalongan tercinta," pesan Bupati Fadia.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro menyampaikkan bahwa kegiatan ini dibuat sebagai upaya peningkatan gizi dan upaya menurunkan angka penyakit pada remaja yang ada di Kabupaten Pekalongan, “Ada sekitar 2.358 remaja putri di Kabupaten Pekalongan yang mengalami anemia, ini sangat mengkhawatirkan sehingga kami melaksanakan Gerakan Aksi Bergizi ini, “ ungkapnya.
Minggu, 25 Agustus 2024
KAJEN - Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 79 dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan yang ke 402, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menggelar lomba Sepak Bola Mini antar instansi yang diselenggarakan di Lapangan Belakang Kantor Setda Kabupaten Pekalongan. Selain melaksanakan lomba sepakbola mini, juga digelar lomba bakiak dan lomba tarik tambang yang dilaksanakan mulai tanggal 20-22 Agustus 2024.
KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq berkesempatan menghadiri acara hiburan rakyat yang dilaksanakan oleh masyarakat Dukuh Regenan Desa Bligorejo Kecamatan Doro, Jumat 9 Agustus 2024. Bupati hadir bersama sejumlah kepala OPD dan juga Kapolres Pekalongan beserta jajarannya. Serta sejumlah tokoh Kecamatan Doro.
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq berkesempatan memberikan materi dan motivasi kepada calon Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pekalongan, Kamis (08/08/2024) siang.
Bupati Pekalongan didampingi oleh Kepala OPD terkait melakukan mentoring calon Paskibraka yang akan bertugas pada Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 79 agar siap secara fisik dan mental.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro mengatakan, dalam rangka memperingati HUT RI ke 79 dan Hari Jadi ke 402 Pemkab mengadakan dua jenis lomba yakni lomba untuk masyarakat yang sudah dilaksanakan yakni Tarkam, dan juga lomba antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “lomba ini untuk meramaikan dan memeriahkan HUT RI ke 79 dan Hari Jadi ke 402 Kabupaten Pekalongan dan juga menjaga silaturahim antar OPD,” katanya, Kamis 22 Agustus 2024.
Selain diikuti OPD, lanjut Wahyu, juga diikuti intansi vertikal yang ada dilingkungan Pemkab Pekalongan seperti Polres, Kodim, RSUD dan juga BUMD. “lomba berjalan dengan cair dan semoga dengan lomba-lomba ini silaturahmi dapat berjalan dengan lebih baik,” harapnya.
Adapun untuk hasil lomba sepakbola mini, juara pertama berhasil diraih tim dari RSUD Kajen, juara kedua tim Polres Pekalongan dan juara tiga bersama diraih tim Dinporapar dan Inpektorat. Untuk lomba Bakiak Putri, juara pertama dari Kemenag, juara kedua, BKPSDM dan juara ketiga Disperindag. Sementara untuk lomba Tarik Tambang, Polres Pekalongan berhasil menduduki peringkat pertama, disusul dari Kodim Pekalongan dan juara ketiga dari DPU.
Jumat, 23 Agustus 2024
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang diwakili Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, Asisten Administrasi Umum, Anis Rosidi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Agus Dwi Nugroho, Forkompimcam Buaran, Tokoh Masyarakat serta tamu undangan lain dan menghadirkan dalang Ki Haryo Enthus Susmono.
Dalam sambutannya, Sekda M. Yulian Akbar mewakili Bupati mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Kecamatan Buaran untuk bersama-sama membangun daerahnya. “ini jarang-jarang Kecamatan Buaran mengadakan acara wayang apalagi wayang santri, semoga acara malam ini memberikan keberkahan kepada kita semua,” ucapnya.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan, lanjutnya, selalu berikhtiyar untuk menyengangkan masyarakat dan membangun sesuai tupoksi. Adapun prioritas pembangunan dari Bupati Pekalongan diantaranya yakni kesehatan, pendidikan dan infrastruktur. “kami berusaha agar warga yang sakit di Kabupaten Pekalongan dapat terlayani baik yang punya BPJS maupun yang tidak, dan juga untuk infrastruktur terutama jalan insyaAllah akan kita perbaiki secepatnya,” terangnya.
Sementara itu, Camat Buaran Ali Akbar menuturkan bahwa pagelaran wayang golek ini merupakan puncak acara peringatan HUT RI Ke 79 dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan yang ke 402 tingkat Kecamatan Buaran. dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Paskibra dan pelatih yang telah melaksanakan tugas dengan baik serta seluruh masyarakat yang telah mendukung kesuksesan rangkaian acara. “baru kali ini kecamatan buaran ada wayang golek atau wayang Santri semoga kegiatan berjalan dengan lancar dan semoga kedepan kita bisa membuat acara yang lebih meriah lagi,” harapnya.
Rabu, 21 Agustus 2024
Hal itu dikatakan Bupati Fadia saat melepas peserta jalan sehat bersama warga Desa Legokgunung, Kecamatan Wonopringgo pada Minggu (18/08/2024) pagi. Kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke-79 yang diinisiasi oleh Pemuda Sewawar Legokgunung.
Acara turut dihadiri oleh Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir, sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Unsur Forkopimcam Wonopringgo, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat setempat.
Dijelaskan Bupati bahwa kegiatan jalan sehat merupakan salah satu partisipasi aktif masyarakat Desa Legokgunung dalam memperingati HUT RI Ke 79. “Kegiatan jalan sehat ini adalah salah satu bentuk partisipasi aktif masyarakat Desa Legokgunung dalam rangka memeriahkan HUT RI. Selain mempererat tali silaturahmi, acara ini juga berfungsi sebagai sarana untuk menjaga kebugaran tubuh,” ujarnya.
Bupati berharap agar masyarakat berhati-hati saat pelaksanaan jalan sehat, dan pastikan semua berjalan dengan aman dan lancar. “Saya berpesan agar berhati-hati selama mengikuti jalan sehat dan memastikan anak-anak tetap diperhatikan agar tidak ada yang ketinggalan, Dan mudah-mudahan di acara jalan sehat ini kita semua selalu diberikan kesehatan, panjang umur, dan Desa Legokgunung diberikan rezeki yang melimpah,” lanjutnya.
Selasa, 20 Agustus 2024
Acara ini dihadiri Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq serta Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Ashraff Abu, Unsur Forkopimda Kabupaten Pekalongan, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir, Sekda serta jajaran pejabat dari Pemerintah kabupaten Pekalongan. Selain itu acara juga dihadiri oleh keluarga besar pahlawan Kabupaten Pekalongan, para veteran, para paskibraka, dan tamu undangan lainnya.
Dalam acara malam resepsi juga diserahkan penghargaan dari Bupati Pekalongan kepada para Paskibraka Kabupaten Pekalongan Tahun 2024.
Bupati Fadia dalam sambutannya mengatakan, bahwa peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-79 merupakan hal yang membanggakan. Selain itu momentum 17 Agustus adalah hari yang sangat penting bagi seluruh rakyat Indonesia, terutama sebagai waktu untuk menghargai perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan bangsa. “Saya juga mengapresiasi pelaksanaan upacara bendera yang telah berlangsung pada pagi dan sore hari di Kabupaten Pekalongan. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar dan tanpa kesalahan sedikit pun, termasuk upacara penaikan dan penurunan bendera,"paparnya
Bupati juga sangat mengapresiasi panitia 17 Agustus Kabupaten Pekalongan, khususnya anak-anak Paskibraka yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Serta kepada para pembimbing Paskibraka, baik dari TNI, Polri, maupun purna Paskibraka yang telah mendidik dan melatih para peserta hingga tampil maksimal. “Saya ucapkan terima kasih juga kepada pembimbing anak-anak paskibraka karena tidak mungkin mereka belajar sendiri tanpa guru-guru yang hebat dan bagus.” ucapnya.
Hal senada dikatakan Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya nilai-nilai perjuangan dan semangat untuk membangun negeri sebagai warisan dari para pendahulu. "Nilai-nilai berharga yang kita peringati hari ini harus menjadi dasar untuk kita terus semangat dalam membangun bangsa ini," tegasnya.
Selasa, 20 Agustus 2024
Sebelum acara dimulai, ada penampilan dari siswa-siswi SMA Negeri 1 Kajen yang membawakan lagu-lagu kebangsaan seperti Hari Merdeka, Maju Tak Gentar, Berkibarlah Benderaku dan Satu Nusa Satu Bangsa dan pembacaan Ikrar Pelajar.
Selesai upacara tim paskibraka membawa kembali bendera pusaka dari lapangan Alun-alun Kajen menuju ke Pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Pekalongan.
Selasa, 20 Agustus 2024
Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan Pengibaran Bendera Merah Putih tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah termasuk Wakil Bupati Riswadi, Ketua Sementara DPRD H. Abdul Munir, unsur Forkompimda, Sekda, serta kepala OPD di lingkungan Pemkab Pekalongan.
Upacara diikuti berbagai unsur antara lain ASN, TNI, Polri, , pelajar, mahasiswa, ormas, organisasi kepemudaan dan elemen masyarakat lainnya.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam amanatnya, membacakan sambutan dari Plt. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana antara lain mengingatkan, bahwa tanggal 27 November 2024 mendatang akan dilaksanakan Pilkada Serentak untuk memilih gubernur dan bupati/ walikota.
Pada Pemilu Februari 2024 yang lalu, tingkat partisipasi pemilih di Jawa Tengah cukup tinggi, mencapai 82,5% melebihi target nasional 79.5%. Ini merupakan kesuksesan kita bersama, di mana salah satu indikator sukses Pemilu adalah tingginya partisipasi masyarakat. Kesuksesan tersebut kiranya dapat terus dilanjutkan bahkan ditingkatkan pada Pilkada Serentak Bulan November mendatang.
“Memasuki momentum Pilkada, ada tiga point yang perlu saya sampaikan. Pertama, seluruh masyarakat Jawa Tengah adalah “satu bangsa yang bersaudara”. Ke-dua, walaupun berbeda pilihan politik, semangat sila ke-tiga Pancasila “Persatuan Indonesia” harus terus kita gelorakan. Ke-tiga, beda pilihan politik, adalah bagian dari “Bhineka Tunggal Ika”,” pintanya.
Upacara diakhiri dengan penyerahan tali asih kepada para veteran sebagai penghargaan atas jasa-jasa mereka yang berjuang dalam meraih kemerdekaan.
Senin, 19 Agustus 2024
Dalam sambutannya Bupati Fadia mengatakan bahwa dalam rangka memperingati HUT RI Ke 79 dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan yang ke 402, masyarakat Dukuh Regenan Desa Bligorejo menyambutnya dengan suka cita yakni dengan menyelenggarakan hiburan rakyat. “masyarakat Dukuh Regenan ini anak mudanya hebat-hebat, bisa menyelenggarakan acara seperti ini,” katanya.
Bupati berpesan kepada masyarakat khususnya kepada pemuda untuk tidak membuat keributan dan selalu menjaga nama baik Kabupaten Pekalongan. “jangan sampai ada yang ribut ya, jaga nama baik Kabupaten Pekalongan khususnya Kecamatan Doro,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Bligorejo Titik Erowati dalam sambutanya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dan Kapolres Pekalongan yang sudah berkenan menghadiri acara hiburan rakyat di desanya. “meskipun ini tingkatnya dukuh atau RT namun Bupati dan Kapolres mau hadir, ini menandakan beliau ini adalah pemimpin yang baik dan mau mendekatkan diri dengan masyarakat,” jelasnya.
Senin, 12 Agustus 2024
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan Materi Kepemimpinan dalam Pemusatan Pendidikan calon Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pekalongan.
Bupati Fadia dalam materi yang disampaikannya, menekankan bahwa calon Paskibraka 2024 harus mempersiapkan fisiknya sebaik mungkin agar dapat bertugas secara maksimal, “ Tetap fokus dan jaga fisiknya karena 17 Agustus sebentar lagi, tampil sebaik mungkin serta buat orang tua bangga, dari ribuan pelajar SMA kalian adalah yang terbaik,” jelasnya.
Bupati Fadia juga menyampaikan motivasinya kepada para calon Paskibraka untuk selalu memiliki semangat kepemimpinan seperti para pejuang, “Kalian adalah anak anak hebat, semoga diberi kelancaran dan dapat menjalankan tugas dengan baik serta selalu tekankan semangat kepemimpinan, “ katanya.
Lebih lanjut, Bupati Fadia berharap agar Kabupaten Pekalongan dapat terus mengirimkan lebih banyak perwakilannya ke Tingkat Provinsi, “Tahun lalu kita hanya mengirim satu orang dan sekarang 2 wakil kita berangkat ke Provinsi, saya berharap kita dapat terus mengirim lebih banyak wakil bahkan hingga ke Nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Pekalongan Haryanto Nugroho, menyampaikan harapannya kepada calon Paskibraka untuk dapat menampilkan yang terbaik, “Saya mohon adek-adek Paskibraka dapat melakukan tugas dengan baik, kami juga memohon kesediaan Bupati untuk membimbing kita agar pada tanggal 17 nanti dapat maskimal,” katanya.
Senin, 12 Agustus 2024