KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menutup acara Turnamen Sepakbola Pordes Deswita Cup Kecamatan Paninggaran, Jumat 2 Agustus 2024.
Dalam kegiatan penutupan digelar final antara Desa Winduaji melawan Desa Paninggaran dimana dimenangkan oleh Desa Winduaji. Sementara untuk gelar juara ketiga bersama diraih Desa Lambanggelun dan Desa Tenogo. Untuk juara pertama berhak membawa pulang hadiah sebesar 7 juta rupiah, juara kedua sebesar 5 juta rupiah sedangkan untuk juara ketiga yakni masing-masing 2 juta rupiah.
Dalam sambutanya, bupati Fadia mengapresiasi semangat dan kebersamaan masyarakat Kecamatan Paninggaran yang menyelenggarakan even Pordes tanpa meminta kepada pihak manapun. "Selain dilakukan secara swadaya, acaranya bisa selesai dengan aman dan lancar," ucapnya.
Salam kesempatan tersebut, Fadia juga memberikan bantuan kepada panitia sebesar 5 juta rupiah untuk membantu pelaksanaan kegiatan. "Saya bantu tapi gak banyak nggeh, karena bupati diundang dalam kegiatan sepakbola dibanyak tempat. Semoga kedepan bisa dilaksanakan dengan lebih baik lagi," harapnya.
Sementara itu, panitia pelaksana Agus menuturkan bahwa Kecamatan Paninggaran merupakan salah satu kecamatan yang seluruh desanya memiliki desa wisata "Tidak ada kecamatan lain di Kabupaten Pekalongan yang seluruh desanya memiliki SK Desa Wisata kecuali Kecamatan Paninggaran. Dan kita tidak main-main dalam melaksanakan kegiatan dalam menunjang dan memajukan pariwisata, seperti even Pordes ini," jelasnya.
Dalam Pordes ini, lanjutnya, antusias masyarakat tinggi, dan dilaksanakan dengan gratis atas swadaya dari 15 desa yang bertujuan untuk mengenalkan pariwisata di Kecamatan Paninggaran. " Selain itu juga untuk menyaring bibit unggul dibidang olahraga sepakbola," ujar Agus.
Senin, 5 Agustus 2024
Jakarta : Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar, S.Sos, MSi raih Peringkat Pertama Penghargaan ADLG Award Tahun 2024 Kategori Governance, di Jakarta Convention Center, Kamis (1/8/2024). Asosiasi Dinas Kominfo Provinsi Seluruh Indonesia (ASKOMPSI) berikan Penghargaan Digital Leadership Government, ADLG Award sebagai wujud apresiasi terhadap kepemimpinan Sekretaris Daerah dengan kinerja digital terbaik yang mendorong percepatan transformasi pelayanan secara digital.
Disebutkan dalam laporan yang disampaikan oleh PLT Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan Agus Dwi Nugroho bahwa setiap bulan petani menerima bantuan sebesar tiga ratus ribu rupiah selama empat bulan yang disalurkan secara dua tahap.
"Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp. 300.000/bulan selama empat kali sehingga total Rp. 1.200.000 setiap orangnya. Untuk penyaluran dibagi menjadi dua tahap yaitu pada periode Maret-April yang sudah tersalurkan, dan Mei-Juni diberikan pada bulan Agustus 2024," Tutur Agus Dwi Nugroho
Agus sapaan akrabnya juga mewakili petani tembakau mengucapkan terima kasih kepada Bupati Fadia Arafiq dan berharap program bantuan ini bisa berkelanjutan, karena program ini sangat diharapkan oleh para petani tembakau khususnya di wilayah Kabupaten Pekalongan.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam sambutannya menuturkan semoga bantuannya bisa bermanfaat dan berguna untuk mengembangkan usaha pertanian masing-masing. Bupati Fadia juga menambahkan banyak bantuan yang bisa diakses oleh masyarakat secara gratis.
"Dalam kesempatan ini juga saya informasikan untuk para petani yang hadir, kami pemerintah Kabupaten Pekalongan itu selain bantuan hari ini juga masih banyak bantuan yang bisa diakses oleh masyarakat Kabupaten Pekalongan dengan gratis seperti bibit Kelapa Ginja, Alpukat, kakao, dan bantuan khusus untuk masyarakat yang ingin bertani bawang putih," Ucap Bupati Fadia Arafiq dalam sambutannya.
Selain bantuan berupa uang, bibit, serta sarana dan prasarana pertanian. Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga memperhatikan akses jalan usaha tani. Ketika terdapat jalan yang rusak bisa melapor kepada Bupati melalui proposal. Salah satu bukti kongkrit dari keseriusan Bupati Fadia dalam menyelesaikan permasalahan jalan rusak adalah selepas acara dirinya langsung bergegas menuju Desa Simego untuk meresmikan jalan Simego-Igir Gede dengan nilai proyek 2,2 miliar rupiah.
Senin, 5 Agustus 2024
Disampaikan Sekda Yulian, Dirinya menerima langsung penghargaan peringkat pertama yang diserahkan oleh Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Ir. Restuardy Daud, M.Sc, mewakili Menteri Dalam Negeri RI dalam acara Digital Transformation Indonesia Converence and Expo yang digelar di Jakarta Convention Center.
Dalam sambutannya Dirjen Bangda menyampaikan, penganugerahan ADLG Award bagi para Sekda diharapkan dapat mendorong implementasi SPBE untuk mewujudkan sistem pemerintahan republik yang terpadu dan menyeluruh, serta mencapai kerja birokrasi yang lebih sistematis.. Kemendagri sangat mengapresiasi para Sekretaris Daerah atas terobosan, pemikiran, dan inovasinya dalam mendorong percepatan tranformasi digital di daerah. Era digital yang serba cepat termasuk di sektor pemerintahan, membawa dampak terhadap cara bekerja, berkomunikasi, dan berinteraksi. Ini menjadi tuntutan, tantangan sekaligus kebutuhan kita dalam menjalankan tugas sehari-hari," kata Restuardy Daud saat menyerahkan Penghargaan ADLG Award 2024.
Sebelumnya Ketua ASKOMPSI Muhammad Faisal, menyampaikan dengan pemberian penghargaan ini, berharap lebih banyak Sekda yang menularkan virus digitalisasi ke pemerintah daerah, karena kami hanya memfasilitasi, yang menilai adalah para pakar dan akademisi
Penghargaan ADLG 2024 diberikan kepada Sekda Kabupaten Pekalongan sebagai koordinator Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang memiliki inisiasi dan inovasi dalam implementasi transformasi digital di daerahnya
“Alhamdulillah, menjadi peringkat pertama, Kategori Sekretaris Daerah Kabupaten, Peringkat kedua Ir. Achmad Washil Miftahul Rachman, M.T yang merupakan Sekda Kabupaten Gresik dan Peringkat ketiga Drs. Edy Soepriyanto, Sekda Kabupaten Trenggalek," terangnya.
Ditambahkan, Yulian, para pemenang ADLG Award 2024 dipilih melalui seleksi ketat yang mencakup proses registrasi, penilaian dokumen kerja dan data dukung, paparan dan wawancara, serta visitasi atau tinjauan lapangan kepada kandidat pemenang. "Meskipun ditengah keterbatasan anggaran dan kuantitas SDM yang ada, jajaran Pemerintah Kabupaten Pekalongan terus mengupayakan transformasi digital di Kota Santri ini bisa dilaksanakan sebaik-baiknya demi memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," jelasnya.
Hal ini menjadi tantangan dan tuntutan bagi Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk dapat terus beradaptasi dalam memberikan inovasi dan loncatan yang pesat dalam sistem teknologi guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan.
(Tim DinKominfo)
Jumat, 2 Agustus 2024
Demikian disampaikan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq saat memberikan sambutan pada acara Kabupaten Pekalongan Bersholawat yang diselenggarakan di Kelurahan Pekuncen, Kecamatan Wiradesa pada Selasa (30/07/2024) Malam.
Dijelaskannya bahwa pemindahan Rumah Sakit dengan tipe terbesar di Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya tersebut tidaklah mudah, dan saat ini sudah dimulai proses pembangunannya. Diperkirakan akan menelan anggaran ratusan milyar untuk menyelesaikan pembangunan RS tersebut.
“ini berkat dari sholawatnya warga Kabupaten Pekalongan yang bisa menjadikan segalanya menjadi mungkin,” katanya.
Bupati Fadia juga menyampaikan bahwa kegiatan Kabupaten Pekalongan Bersholawat diselenggarakan juga di seluruh kecamatan se-Kabupaten Pekalongan. Selain sebagai sarana bersilaturahmi dengan Masyarakat dan sebagai upaya tawakal untuk kelancaran Pembangunan.
“Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga berencana proyek perbaikan akses jalan di Wilayah Kecamatan Wiradesa. Dan juga program berobat gratis dengan KTP untuk seluruh warga Kabupaten Pekalongan sudah berjalan,” terangnya.
Sementara itu Takmir Masjid Al-Yusuf Pekuncen, M. Lutfi Amin mengucapakan terimakasih kepada Bupati dan rombongan yang berkenan hadir dan juga telah melaksanakan Pembangunan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada ibu Bupati yang telah membangun Kecamatan Wiradesa mejadi lebih baik, saya melihat perubahan di Mayangan, Gumawang dan Bener” Ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati menyalurkan bantuan kepada beberapa penyandang disabilitas dan lansia. Adapun bantuan yang disalurkan berupa Tongkat Penuntun Adaptif (TPA) untuk Penyandang Disabilitas dan bantuan kewirausahaan untuk Lanjut Usia.
Serta berkesempatan melakukan pengundian dan menyerahkan hadiah serta doorprize untuk jamaah yang beruntung.
Jumat, 2 Agustus 2024
Rapat yang digelar di Aula Dinporapar, Selasa (30/7/2024) mengundang berbagai instansi lintas sektor dari mulai OPD hingga tingkat kecamatan.
Kepala Dinporapar Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro mengatakan bahwa rapat linsek ini merupakan cheking akhir dari Lomba Tarkam yang diinisiasi oleh Kemenpora dari mulai opening ceremoni, even dan venue lomba.
“untuk Tarkam sendiri di Kabupaten Pekalongan akan dilaksanakan pada tanggal 6 hingga 8 Agustus mendatang, sekaligus memeriahkan HUT RI ke 79 dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke 402,” katanya.
Adapun untuk kegiatan, lanjut Wahyu, upacara pembukaan direncanakan akan berlangsung di Lapangan Belakang Setda dan ada 4 cabang olahraga yang akan di pertandingkan yaitu Lari, Bulu Tangkis, Bola Voly dan Senam SKJ.
“senam akan dilaksanakan di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, Bulutangkis akan digelar di Lapangan Badminton Kulu Kecamaran Karanganyar, Voli di Lapangan Gandarum serta Fun Run akan berlangsung di sekitar Alun-Alun Kajen,” terangnya.
Untuk peserta, tambahnya, merupakan dari perwakilan Kampung atau Kecamatan sehingga kepesertaan mengikuti kecamatan domisili. Adapun Tarkam ini merupakan kali ke 2 Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan, setelah tahun kemarin telah sukses dan berhasil mendapat animo besar dari masyarakat.
“mungkin dengan kesuksesan tahun lalu, kita dipercaya lagi oleh Kemenpora untuk melaksanakan even serupa di tahun ini,” ujarnya.
Dengan Tarkam ini, diharapkan dapat meningkat semangat dan gelora masyarakat terhadap olahraga. Sehingga nantinya diharapkan masyarakat menjadi aktif produktif sehat dan bugar.
“dalam Tarkam ini tidak murni untuk olahraga prestasi, tetapi lebih untuk menggugah semangat berolahraga masyarakat,” pungkasnya.
Jumat, 2 Agustus 2024
Demikian disampaikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq usai menghadiri acara Hari keluarga Nasional ke 31 tingkat Kabupaten Pekalongan yang dilaksanakan di Aula Lantai 1 Setda, Selasa 30 Juli 2024.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Eka Sulistia Ediningsih, Sekretaris Daerah beserta asisten, para Kepala OPD, Camat dan tamu undangan lainnya. Dalam peringatan Harganas kali ini juga dilaunching Kampung KB, Integrasi Layanan Primer Bidang Kesehatan, dan juga rembug stunting.
Bupati menjelaskan untuk menurunkan angka stunting di Kota Santri, pihaknya sudah melakukan survey hingga ke tingkat desa dan sudah mendapatkan data valid terkait stunting. “ada anak yang memang miskin, ada juga anak yang mampu akan tetapi gennya memang seperti itu, dan juga anak stunting yang sakit-sakitan,” katanya.
Dari beberapa jenis anak stunting tersebut, menurut Fadia, akan diberikan treatmen yang berbeda. Diantaranya khusus bagi anak stunting yang tidak mampu orang tuanya akan diberi modal usaha dan juga bantuan bantuan makanan untuk anak. “jika orang tuanya mampu maka kita akan beri edukasi khusus tentang gizi terutama untuk anak yang pertumbuhannya kurang cepat. Untuk edukasi ini akan kita berikan per kecamatan dan akan menghadirkan dokter,” jelasnya.
Dirinya berharap, selain angka stunting di Kabupaten Pekalongan bisa turun drastis, di peringatan Harganas tahun ini angka pernikahan dini juga bisa turun signifikan. “selain itu bagi ibu hamil untuk bisa mengecek kesehatannya lebih awal sehingga jika ada masalah bisa dideteksi sejak dini dan bisa dicarikan solusi secepatnya,” terangnya.
Sementara itu dalam sambutanya, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Eka Sulistia Ediningsih menuturkan bahwa peringatan Harganas ini merupakan momentum yang baik untuk mengingatkan keluarga di Kabupaten Pekalongan khususnya akan pentingnya keluarga sebagi unit terkecil masyarakat yang memegang peran penting bagi pembanguanan SDM. “kami juga mengapresiasi Pemkab Pekalongan dalam hal Perkembangan Kependudukan Dan Pembangunan Keluarga. Yakni menjaga penduduk tumbuh seimbang dimana tingkat kelahiran saat ini pada angka 2,20,” jelasnya.
Rabu, 31 Juli 2024
Nobar di Depan Alun-Alun Kajen berlangsung meriah, ribuan masyarakat hadir turut menyaksikan pertandingan. Para penonton terdiri dari anak-anak, pemuda hingga dewasa berbaur mendukung Timnas Indonesia U-19.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang di wakili Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar dalam sambutanya mengatakan, Pemkab menggelar nonton bareng final Piala AFF U-19 untuk masyarakat Kabupaten Pekalongan yang merupakan wujud dukungan bagi Timnas Indonesia U-19 yang sedang bertanding.
“Alhamdulillah animo masyarakat Kabupaten Pekalongan sangat luar biasa, jalan Mandurorejo penuh penonton meski tadi baru kita umumkan sore. Semua bergembira, apalagi Timnas Indonesia akhirnya bisa menang dan menjadi juara Piala AFF U-19,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga menuturkan bahwa pada Bulan Agustus Kabupaten Pekalongan akan banyak agenda yang salah satunya akan banyak menghadirkan beberapa artis untuk menghibur masyarakat Kota Santri dan sekitarnya. “selain merayakan HUT RI ke 79, juga dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke 402, akan ada Iwan Fals, D’Masiv dan beberapa arti terkenal lain,” ujarnya.
Selain nobar pada malam ini, lanjut Sekda, juga akan dilaksanakan lagi nobar pada Bulan September nanti yang juga dalam rangka mendukung Timnas Indonesia. “yang terpenting, Bupati hanya minta kepada masyarakat untuk guyub rukun dijaga kondusivitasnya, dan bupati ingin memajukan Kabupaten Pekalongan lebih baik lagi,” pungkasnya.
Rabu, 31 Juli 2024
Acara dihadiri Forkompimcam Bojong, Kepala Desa Bukur, Tokoh Masyarakat Desa Bukur dan tamu undangan lain. Dan menghadirkan Pembicara KH. Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq) dan KH. Lukman Fathullah.
Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Pekalongan, Wiryo Santoso menuturkan bahwa khaul adalah salah satu bentuk penghargaan kepada para pendahulu yang telah meletakkan dasar-dasar kehidupan bermasyarakat untuk kemudian diteladani dan dicontoh. “Khaul juga menjadi cara kita untuk berintrospeksi atas apa yang telah kita kerjakan selama ini agar kedepan kehidupan kita semakin baik,” katanya.
Bupati berharap acara ini dapat menjadi momen untuk memperingati dan mengenang serta menghidupkan semangat dan ajaran-ajaran para sesepuh dalam kehidupan sehari-hari.
Dijelaskannya dalam khaul ini juga tidak hanya mengingat dan mengenang sosok yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan agama dan kemajuan masyarakat Desa Bukur dan sekitarnya namun juga bagi Kabupaten Pekalongan. “Saya berharap kita dapat belajar dari kehidupan beliau, serta mengambil hikmah dan inspirasi untuk menjalani kehidupan kita dengan lebih baik,” tambah Fadia.
Melalui kegiatan khaul ini, Bupati mengajak masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan kecintaan terhadap nilai-nilai keagamaan yang telah ditanamkan oleh Waliyullah Ibu Agung Siti Ambariyah yang diperingati. Dan jadikan kegiatan khaul ini menjadi momentum yang tepat untuk mempererat tali silarturahmi antar semua. “Saya juga mengajak kita semua untuk selalu menjaga keharmonisan dan kerukunan antar umat beragama,” imbuhnya.
Peringatan khaul ini, tambah Fadia, menjadi lebih bermakna karena bertepatan dengan Bulan Muharram, yang merupakan salah satu bulan spesial dimana di bulan ini Allah SWT menganjurkan kita untuk lebih banyak berbuat baik, berbagi serta meningkatkan ibadah. “pesan saya kepada seluruh masyarakat Desa Bukur untuk menjaga Kabupaten Pekalongan, khususnya kepada para sesepuh, para alim dan khususnya kepada Gus muwafiq dan KH. Lukman Fathullah untuk memberikan tausiyah dan siraman rokhani yang menyejukkan,” pungkasnya.
Selasa, 30 Juli 2024
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, para Kepala Seksi, Penyelenggara Zawa, para penyuluh Agama Islam, Kepala KUA Kecamatan Kajen, serta para tamu undangan.
Dalam sambutannya, Imam Tobroni menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiatif baru dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan sebagai bentuk keterlibatan aktif dalam upaya bersama pemerintah pusat dan daerah untuk mengatasi masalah stunting di Kabupaten Pekalongan.
“Program ini bertujuan agar anak-anak kita yang mengalami stunting bisa menjadi lebih kuat dan sehat. Hari ini kita berkumpul di sini, namun ke depannya para penyuluh Agama Kementerian Agama akan secara bergiliran mengunjungi rumah-rumah untuk memberikan pendampingan dan penguatan kepada keluarga,” ujar Imam Tobroni dalam sambutannya.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pemberian makanan tambahan (PMT) kepada anak-anak yang mengalami stunting berupa paket makanan bergizi (Nasi, Ikan, Telur, Tempe, Sayur bening , Susu, Puding dan buah-buahan). Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi mereka dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Program Berkah Ceting ini mendapatkan apresiasi positif dari berbagai pihak. Dengan melibatkan peran aktif dari para penyuluh agama, diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam upaya penanggulangan stunting di Kabupaten Pekalongan.
Kemenag Kabupaten Pekalongan terus berkomitmen untuk mendukung program-program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menangani masalah stunting yang menjadi perhatian bersama.
Dengan adanya Program Berkah Ceting ini, diharapkan sinergi antara Kemenag dan masyarakat dapat terjalin lebih erat, sehingga permasalahan stunting di Kabupaten Pekalongan dapat segera teratasi
Senin, 29 Juli 2024