KAJEN - Peringati Hari Lahir Pancasila Pemerintah Kabupaten Pekalongan gelar Upacara bendera dan bagikan 10 Juta bendera merah putih secara simbolis, Acara berlangsung di Lapangan Sekretariat Daerah setempat, Minggu (1/6/2024). Pembagian 10 Juta bendera merah putih diharapkan dapat membangun karakter dan jati diri bangsa, membangun rasa nasionalisme terhadap negara kesatuan Repubik Indonesia.
Disampaikan Sekertaris Daerah, Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar, SSos, MSi usai pimpin upacara menyampaikan, Kegiatan upacara ini diharapkan tidak hanya kegiatan seremonial saja tapi bisa ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. “Kita sudah mulai menanamkan nilai-nilai Pancasila, memberikan pemahaman kepada anak-anak penerus bangsa kita," terangnya.
Hal tersebut juga berlaku kepada para ASN supaya memberikan keteladanan dalam pelaksanaan di kehidupan sehari-hari. "Perilaku yang benar-benar bisa menjunjung tinggi sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yang ada didalamnya harapannya bisa diterapkan juga di dalam pemerintahan,"terangnya.
Ditambahkan, Perda tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Kabupaten Pekalongan juga telah diterapkan, Tidak banyak Kabupaten/ Kota yang melaksanakan, Pemerintah juga sangat serius mempersiapkan regulasi di bawahnya.
Dalam Upacara tersebut juga ada pembagian sepuluh juta bendera merah putih dari Kemendagri dan Pemda berpartisipasi dalam pembagian tersebut. “Meningkatkan nasionalisme kita, kecintaan kita terhadap tanah air, hubbul wathon minal iman.
Sabtu, 1 Juni 2024
KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq meminta kepada jajaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) agar bisa bekerja dengan profesioanl, diantaranya memastikan logistik dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pekalongan terdistribusi sampai ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Demikian disampaikan oleh Bupati usai memberikan sambutan pengarahan kepada PPK se Kabupaten Pekalongan, Kamis (16/5/2024).
KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arrafiq menyerahkan SK atau Surat Keputusan pengangkatan 398 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2023. Acara ini dilaksanakan di Pendopo Bupati Pekalongan Kamis (16/5).
Dalam acara ini juga dilaksanakan penyerahan SK kepada perwakilan PPPK yang hadir dalam acara tersebut. Selain itu, penandatanganan secara simbolis juga dilakukan oleh Bupati Fadia.
KAJEN – Sebanyak 455 buruh tani tembakau di Kabupaten Pekalongan, yang terdiri atas 418 buruh tani tembakau di wilayah Kecamatan Petungkriyono dan 37 buruh tani tembakau di wilayah Kecamatan Paninggaran menerima bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengucapkan terima kasih kepada NU Kabupaten Pekalongan atas kontribusinya dalam berbagai aspek pembangunan, terutama dalam bidang pendidikan. Hal tersebut dikatakannya saat memberikan sambutan dalam acara Konferensi Cabang Ke-18 Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pekalongan yang digelar di SMK NU Kesesi, Kamis (09/05/2024) pagi.
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq melalui Asisten 1 Pemerintah Sekda Kabupaten Pekalongan Wiryo Santoso membuka secara resmi Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung II Tahun Anggaran 2024 Kodim 0710/Pekalongan Korem 071/Wijayakusuma bertempat di Lapangan Desa Tegaldowo Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan, Rabu (8/5/2024).
KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menghadiri acara sedekah bumi yang diadakan oleh Desa Langkap Kecamatan Kedungwuni di Balai Tani desa setempat, Rabu 8 Mei 2024.
Bupati hadir bersama suami yakni Ashraff Abu yang juga Caleg terpilih Dapil X RI beserta para kepala OPD, Forkompimcam dan para tokoh masyarakat.
Demikian disampaikan oleh Bupati usai kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan juru parkir yang dilaksanakan di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pekalongan, Kamis, 16 Mei 2024.
Dirinya meminta untuk para juru parkir yang ada di Kota Santri untuk dibuatkan paguyuban agar bisa lebih diperhatikan oleh Pemkab. Selain itu juga dibuatkan semacam koperasi simpan pinjam guna membantu perekonomian mereka. “koperasi ini bisa digunakan untuk meminjam dan menabung sehingga diharapkan perekonomian mereka menjadi lebih baik lagi,” terangnya.
Sementara itu Kepala DInas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pekalongan Agus Purwanto menuturkan, ada sekitar ratusan juru parkir Kabupaten Pekalongan yang mengikuti kegiatan sosiaslisasi ini. Mereka diberikan rompi, topi, id card dan peluit untuk menunjang kinerja.
“target retribusi parkir kita untuk tepi jalan umum sekitar 1 milyar dan untuk tempat parkir khusus 500 juta dan saat ini masih sekitar 30-40 persen. Untuk tarif parkir sendiri sesuai perda di tepi jalan umum, kendaraan Rp. 2.000 sedangkan mobil Rp. 3.000,” ujarnya.
Sementara salah satu juru parkir Pasar Wonopringgo, Warsono mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam hal ini bupati yang sudah memberikan bantuan. Dirinya berharap kegiatan semacam ini bisa terus dilakukan.
“meskipun bantuannya tidak seberapa tapi kami merasa dihargai, semoga acara semacam ini bisa dilakukan berkesinambungan karena kami juga sudah berkontribusi untuk Kabupaten Pekalongan,” pintanya.
Senin, 20 Mei 2024
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hindun, Wakil Ketua DPRD, perwakilan Forkompimda, kepala OPD, anggota DPRD dan tamu undangan.
Dalam kesempatan tersebut, bupati memberikan apresiasi atas inisiatif DPRD yang telah mengajukan Raperda ini. Hal ini menunjukan kepedulian DPRD dalam upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terkait ketertiban umum, ketentraman dan perlindungan masyarakat. “berdasarkan ketentuan Pasal 12 ayat (1) UU No 23 Tahun 2014 Pemerintah Daerah mempunyai kewenangan yang berkaitan dengan pelayanan dasar salah satunya ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat,” katanya.
Untuk itu, Fadia berharap dalam pembahasan lebih lanjut agar diatur secara lebih rinci dari setiap strategi dan upaya penyelenggaraan ketertiban umum oleh setiap perangkat daerah dalam hal tanggung jawab teknis pelaksanaan. “selain itu, Raperda ini agar dikonsultasikan secara komprehensif dan substantif kepada Pemerintah Provinsi agar rapareda ini benar-benar dapat disusun sesuai dengan kaidah, norma, dan kewenangan serta menjadui payung hukum yang efektif di Kabupaten Pekalongan,” tambahnya.
Bupati juga memerintahkan kepada segenap perangkat daerah yang terkait dengan pelaksanaan langsung atas raperda ini agar secara aktif dan partisipastif terlibat di dalam pembahasan lebih lanjut serta melakukan proses konsultasi maupun pendalaman materi secara substantif, sehingga penyususnan raperda ini benar-benar dapat memenuhi amanat peraturan perundang-undangan dan menjawab permasalahan yang muncul dalam pelaksanaan ketertiban umum, ketentraman dan perlindungan masyarakat.
“saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Pekalongan yang telah menyampaikan pandangannya terhada dua Raperda Inisiatif Pemerintah Daerah yaitu Raperda tentang Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Pekalongan tahun 2025-2045 dan Raperda tentang Badan Usaha Milik Desa,” tuturnya.
Senin, 20 Mei 2024
Selain itu, Bupati juga meminta kepada PPK terpilih untuk bisa berkomunikasi dengan baik dengan masyarakat dan bisa memastikan data pemilih yang terbaru dan akurat. “Saya berharap tugas PPK tidak menjadi beban, akan tetapi diniatkan untuk membuat Kabupaten Pekalongan yang aman, kondusif dan nyaman serta semoga tugasnya dapat berjalan lancar,” harapnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Laelatul Izah menuturkan ada 95 PPK yang dilantik dan dikukuhkan untuk Pilkada Serentak 2024 yang akan bertugas 19 Kecamatan. Dirinya meminta kepada PPK untuk menjaga integritas, profesionalitas dan netralitas serta menjaga kekompakan. “selamat kepada PPK yang telah dilantik, selamat menjalankan tugas, semoga amanah,” ujarnya.
Tak lupa dirinya mengucapkan terimakasih kepada Bupati Pekalongan atas dukungan, diantaranya yakni dukungan anggaran yang merupakan salah satu faktor penting dalam suksesnya PIlkada. “saat ini penyelenggaran sudah terbentuk dan nanti sebentar lagi ada PPS. Anggran sudah diberikan dari Pemda dan kita akan menyiapkan logistik untuk pemilihan nanti,” terang Izah.
Senin, 20 Mei 2024
Dalam sambutannya Bupati Fadia mengucapkan selamat kepada para PPPK yang diserahkan SK-nya pada hari ini. Bupati juga menekankan agar para PPPK lebih giat lagi dalam bekerja dan menjalankan tupoksi-nya.
"Kalau perlu malah lebih giat lagi karena yang tadinya sedikit (gajinya) sekarang tambah besar" ditambahkan Bupati dalam sambutannya.
Jumlah PPPK yang dilantik pada hari ini berjumlah sebanyak 398 orang yang terdiri dari, 230 tenaga kesehatan, 120 tenaga pendidikan. Kemudian, sisanya merupakan tenaga teknis pemerintahan.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Fadia juga mengikuti flashmob dengan para PPPK yang baru saja diserahkan SK-nya. Acara tersebut tampak sangat meriah diiringi kebahagiaan para peserta yang telah resmi menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.
Jumat, 17 Mei 2024
Penyaluran BLT dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Sosial, pada Selasa (14/05/2024) untuk buruh tani tembakau di wilayah Kecamatan Petungkriyono dan Rabu (15/05/2024) untuk buruh tani tembakau di wilayah Kecamatan Paninggaran.
"BLT ini khusus untuk petani tembakau, yang bukan petani tembakau yang tidak dapat menerima bantuan ini. Kalaupun tahun ini petani dan tahun depannya bukan petani tembakau maka tidak bisa mendapatkan BLT dari Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau ini," ujar Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan, Agus Dwi Nugroho, usai penyaluran BLT DBHCHT di Petungkriyono.
Agus Dwi Nugroho menambahkan, untuk memastikan bahwa mereka yang menerima BLT adalah petani tembakau, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan dalam hal updating data.
Bantuan yang diterima petani tembakau sebesar 300 ribu rupiah per bulan, untuk tahap pertama ini diberikan langsung dua bulan sehingga para petani menerima bantuan sebesar 600 ribu rupiah. Direncanakan pada bulan Juni 2024 mendatang akan diberikan bantuan tahap selanjutnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pekalongan, Ari Lailani menambahkan, bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan kepada petani tembakau tidak hanya berupa uang. Namun, dari Pihak DKPP juga memberikan bantuan sarana dan prasarana serta memberikan pelatihan terkait budidaya tanaman tembakau.
"Kami memfasilitasi para petani tembakau dalam kegiatan budidayanya. seperti memberikan benih tembakau, pupuk, mesin perajang, kemudian jalan usaha tani perkebunan tembakau juga diperbaiki. Selain itu kami juga memberikan pelatihan budidaya tembakau. Apalagi untuk wilayah petungkriyono ini masih tergolong wilayah pengembangan, sehingga pelatihan dibutuhkan," tutur Ari Lailani.
Tarmian, salah satu penerima bantuan dari Desa Curugmuncar, Kecamatan Petungkriyono mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan kepada dirinya. "Alhamdulillah dengan adanya bantuan DBHCHT bisa membantu warga Petungkriyono khususnya di Desa Curugmuncar yaitu para petani tembakau. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Ibu Fadia Arafiq yang telah memberikan bantuan DBHCHT kepada warga Petungkriyono dan semoga lancar dalam memimpin Kabupaten Pekalongan," ungkap Tarmian.
Kamis, 16 Mei 2024
“Saya mengapresiasi atas terselenggaranya konferensi cabang ke-18 NU ini. Dan saya optimis melalui acara tersebut NU akan memilih jajaran pengurus yang memiliki dedikasi kuat untuk membesarkan NU di Kabupaten Pekalongan,” terangnya
Dalam kesempatan yang sama, Ketua PBNU diwakili Wakil Katib PBNU KH. Hasan Nuri Hidayatullah dalam sambutanya berharap agar konferensi ini melahirkan rekomendasi yang membawa keberkahan di masa depan. Karena Acara ini menjadi momentum penting bagi NU Kabupaten Pekalongan untuk merumuskan langkah-langkah strategis ke depan dalam memperkuat peran dan kontribusinya di masyarakat. “selamat atas terselenggaranya Konferensi Cabang Ke-18 NU Kabupaten Pekalonan, berharap konferensi ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi jam'iyah dan jamaah. " katanya.
Hal senada dikatakan, Ketua PWNU Jawa Tengah, KH. Abdul Gofar Rozin, menurutnya pada berkonfercab, hal pertama yang perlu dipikiran adalah bagaimana membesarkan NU, bagaimana umat semuanya tumbuh.
Sementara iru, Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan KH. Muslih Khudlori juga mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya konferensi ini. Dirinya berharap agar kegiatan ini dapat bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam menanggapi berbagai permasalahan yang ada di Kabupaten Pekalongan. “Semoga acara ini dapat menjadi wadah yang efektif untuk mempererat silaturahmi, berkomunikasi, berdiskusi, dan menyusun kerangka kerja bagi NU Kabupaten Pekalongan,” harapnya.
Acara Konferensi Cabang ke-18 NU Kabupaten Pekalongan dihadiri pula Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Ashraff Abu, Wakil Bupati Pekalongan Riswadi, Forkompimda Kabupaten Pekalongan, serta diikuti ribuan peserta dari berbagai utusan Banom, Lembaga serta MWC NU dan Ranting NU Se Kabupaten Pekalongan.
Senin, 13 Mei 2024
Pembukaan TMMD ditandai dengan serah terima proyek dari Asisten 1 Pemerintah Sekda Kabupaten Pekalongan Wiryo Santoso kepada Dandim 0710/Pekalongan yang di wakili oleh Perwira Penghubung Kodim 0710 Pekalongan Mayor Kav Moch Purbo Suseno serta pemukulan gong yang disaksikan oleh jajaran Forkompinda dan tamu undangan yang hadir.
Adapun untuk sasaran TMMD Sengkuyung II Tahun 2024 yang dikerjakan berupa pengaspalan jalan Desa Tegaldowo ke Desa Mulyorejo Kecamatan Tirto dengan volume panjang 561 meter dan lebar 3 meter dengan anggaran biaya untuk fisik total Rp 339.545.000,00 serta sasaran non fisik berupa sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat.
Asisten 1 Pemerintah Sekda Kabupaten Pekalongan Wiryo Santoso menyampaikan bahwa kegiatan TMMD merupakan sinergitas antara Pemerintah Daerah dengan TNI dan instansi terkait serta komponen masyarakat akan bisa menjangkau seluruh pelosok desa dalam melaksanakan pembangunan salah satunya di Desa Tegaldowo Kecamatan Tirto.
" Kita berharap dengan kerjasama TNI melalui program TMMD ini maka pemerataan pembangunan Kabupaten Pekalongan akan tercapai dan tentunya disini kita fokus melaksanakan pengaspalan jalan yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Tirto sehingga mobilitas masyarakat menjadi lancar dan ekonomi akan semakin maju ", ungkapnya.
Sementara itu, Mayor Kav Purbo Suseno mewakili Dandim 0710/Pekalongan selesai peninjauan lokasi TMMD menyampaikan terimakasih kepada Pemda yang sudah memberi mandat kepada TNI khususnya Kodim 0710/Pekalongan untuk bersama-sama semua komponen dalam ikut membangun kabupaten Pekalongan melalui program TMMD.
" Saya mewakili Komandan Kodim 0710/Pekalongan mengucapkan terimakasih kepada Pemda yang sudah memberikan mandat untuk membangun desa melalui program TMMD sengkuyung II ini",terang Mayor Kav Purbo Suseno.
Ia juga menjelaskan bahwa TNI bersama-sama semua komponen masyarakat siap melaksanakan tugas selama 30 hari kedepan untuk melaksanakan pembangunan jalan di Desa Tegaldowo Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan.
“ Kita bersama-sama TNI-POLRI dan warga serta ormas siap bekerja membangun jalan desa melalui program TMMD ini baik kegiatan fisik maupun non fisik dan semoga pertumbuhan ekonomi dan sumber daya manusianya akan semakin baik,” terangnya.
Senin, 13 Mei 2024
Dalam sedekah bumi tersebut juga dilakukan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui pagelaran pentas wayang golek dengan lakon babad tanah Langkap oleh dalang Wahyudin.
Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa dirinya beserta suami datang ke kampung halaman yang mana pada malam tersebut mengadakan acara sedekah bumi yang niatnya untuk bersedekah dan berdoa bersama. “Langkap merupakan desa yang saya cintai, semoga melalui kegiatan ini Langkap lebih makmur, lebih sejahtera, jauh dari marabahaya dan Langkap bisa menjadi lebih baik,” katanya.
Dalam acara tersebut, Bupati juga menjelaskan tentang program berobat gratis dengan KTP tidak hanya berlaku di Kabupaten Pekalongan akan tetapi berlaku di seluruh Indonesia dan nilainya tidak dibatasi. “KTP Kabupaten Pekalongan saat ini sakti bisa berobat dimanapun di Indonesia asal Rumah Sakitnya bekerjasama dengan BPJS dan kalau dulu dibatasi satu orang 15 juta sekarang tidak ada batasanya,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Langkap, M. Yahya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pekalongan Fadia Arafiq beserta suami yang sudah datang dalam kegiatan sedekah bumi pagelaran wayang golek di desanya. “kehadiran Bupati dan suami bisa menjadi tombo kangen bagi masyarakat Desa Langkap dan sekitarnya. Kami juga ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah membantu suksesnya acara ini,” ujarnya.
Senin, 13 Mei 2024