KAJEN - Sebagai sarana menghimpun saran dan masukan dari masyarakat untuk pembangunan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan Musrenbang dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lantai 1 Setda Kamis 21 Maret 2024 dibuka oleh Bupati Pekalongan yang diwakili Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar.
Hadir dalam kegiatan tersebut Forkompimda, para Kepala OPD, Camat, Kepala Desa, Perwakilan organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi, LSM, unsur perempuan, disabilitas, tokoh agama dan masyarakat Kabupaten Pekalongan.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam sambutanya yang dibacakan oleh Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar mengatakan RKPD 2025 mengambil tema ‘Penguatan Kapasitas SDM, Reformasi Birokrasi serta Menciptakan Kerukunan Hidup dan Gotong Royong. “hal itu sesuai dengan visi RPJMD 2021-2026 yakni Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Pekalongan yang Sejahtera, Adil, Merata (Setara) dan Berbudaya Gotong Royong,” katanya.
Bupati dalam Musrenbang ini menekankan agar program kegiatan tahun 2025 harus bisa menjadi instrument utama untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi yang mampu meningkatkan pendapatan asli daerah, memperkuat daya tahan ekonomi, serta mampu untuk mengakselerasi daya saing utamanya daya saing ekonomi. “investasi segara didorong dan difasilitasi untuk direalisasikan. Sementara Kuantitas dan Kualitas SDM perlu ditingkatkan. Serta dengan kemampuan keuangan yang terbatas, saya mengajak untuk pemangku kepentiangan untuk terus berpikir kreatif dalam memberi pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Adapun prioritas kegiatan pada tahun 2025, tambahnya, yakni penyelesaian relokasi RSUD Kraton, Keberlanjutan pemberian pengobatan gratis melalui UHC yang bekerjasama dengan BPJS serta penanganan infrastruktur jalan, jembatan dan sekolah-sekolah. “saya sampaikan banyak terimakasih kepada jajaran DPRD, ASN dan tentunya seluruh masyarakat. Dan mari bersama membangun dan mewujudkan Kabupaten Pekalongan agar ke depan semakin baik lagi, demi tercapainya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan,” ajak Fadia.
Jumat, 22 Maret 2024
KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq melaksanakan Safari Ramadan dengan mengunjungi Masjid Al Fattaah yang terletak di Desa Nyamok, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan pada Senin malam (18/03/2024). Kegiatan tersbeut merupakan upaya mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat serta memperkuat ikatan silaturahmi di bulan Ramadan.
KAJEN - Sebanyak 99 Kabupaten/Kota di seluruh indonesia yang mendapatkan Penghargaan Sertifikat Eradikasi Frambusia di Tingkat Provinsi Jawa Tengah ada 16 Kabupaten/Kota yang mendapatkan Sertifikat Eradikasi Frambusia termasuk Kabupaten Pekalongan tercinta ini. Sertifikat di serahkan langsung oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin kepada Pemerintah Kabupaten Pekalongan yang di wakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan di Puri Agung Convention Hall Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, rabu (6/03/2024)
KAJEN – Pendidikan agama dan akhlak yang baik merupakan warisan terbaik yang dapat diberikan orang tua kepada anak-anaknya. Demikian disampaikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam sambutannya saat menghadiri acara Haflah Akhirussanah TPQ Al Imtinan di Desa Logandeng, Kecamatan Karangdadap, Senin (04/03/2024).
KAJEN – Megengan merupakan suatu peringatan bahwa dalam waktu dekat akan memasuki Bulan Pasa (Ramadhan), salah satu kecamatan di Kabupaten Pekalongan yang menyelenggarakan kegiatan ini adalah Kecamatan Talun, dengan mengadakan acara Kreasi Seni Dan Budaya ‘Megengan’ yang digelar dengan meriah di Pendopo Kecamatan Talun pada Selasa (05/03/2024).
KAJEN – Sebagai salah satu untuk menanggulangi naiknya harga kebutuhan pokok, terutama beras, yang belakangan ini melambung. Pemerintah Kabupaten Pekalongan terus menggelar Gerakan Pangan Murah. Kali ini Gerakan Pangan Murah Senin (04/03/2024) dilaksanakan di Halaman Kantor Kecamatan Kedungwuni dan dihadiri langsung Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, didampingi Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar.
Seperti yang dilaksanakan di Masjid Al Mubarok Dukuh Blando Kidul Desa Wringin Agung, Kecamatan Doro Rabu, 20 Maret 2024 malam yang merupakan kegiatan Safari Ramadhan ketiga setelah sebelumnya dilaksanakan di Masjid Al Fattaah di Desa Nyamok, Kecamatan Kajen, dan Masjid Jami’ Baiturrahman Dukuh Wonorejo Desa Pododadi Kecamatan Karanganyar.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati hadir didampingi Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, para Asisten Sekda, Para Kepala OPD, Forkopimcam Doro, dan sejumlah pejabat di Lingkungan Setda Kabupaten Pekalongan.
Dalam sambutannya di hadapan jemaah yang hadir, Bupati menjelaskan pentingnya safari Ramadhan sebagai sarana untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah. “dengan adanya masukan dari masyarakat kepada Pemkab maka diharapkan pelayanan kepada masyarakat akan semakin baik,” kata Fadia.
Selain memberikan sambutan dalam kesempatan itu, Bupati Fadia juga menyosialisasikan program-program pemerintah yang telah berjalan, seperti pendidikan gratis dari SD sampai SMA serta bagi siswa SD dan SMP yang tidak mampu diberikan sergam gratis. Dan juga peringkat pendidikan Kabupaten Pekalongan yang tinggi di Jawa Tengah serta program kesehatan gratis dengan menggunakan KTP yang kini telah menjadi Universal Health Coverage (UHC) kepada masyarakat. “kami atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga menyalurkan hibah untuk membantu renovasi Masjid Al Mubarok. Semoga bantuan tersebut akan bermanfaat bagi masjid dan masyarakat sekitar karena saat ini masjid tersebut juga masih dalam masa renovasi," pungkas Bupati.
Safari Ramadhan malam itu ditutup dengan penyaluran bantuan sembako dari BAZNAS Kabupaten Pekalongan kepada masyarakat tidak mampu di lingkungan Masjid Al Mubarok
Kamis, 21 Maret 2024
Kegiatan penutupan TMMD ditandai dengan serah terima proyek antara Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Rizky Aditya dengan Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar serta pemotongan pita tanda dibukanya jalan hasil proyek TMMD bertempat di Lapangan Desa Rejosari Kecamatan Bojong, Rabu (20/3/2024).
Adapun tema TMMD Sengkuyung I Tahun 2024 kali ini yaitu “Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah”. Artinya,TNI bersama Pemerintah Daerah, Polri dan masyarakat bersama – sama melaksanakan proses percepatan pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai bentuk pengabdian TNI bersama seluruh unsur di wilayah kepada bangsa dan negara.
Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Rizky Aditya menyampaikan, bahwa proyek TMMD kali ini yang di kerjakan adalah pembangunan jalan berupa pengaspalan jalan poros yang menghubungkan antar desa yaitu Desa Rejosari, Desa Menjangan dan Desa Ketitang Lor Kecamatan Bojong sepanjang 750 meter dan lebar 3 meter.
“Alhamdulilah berkat kerjasama TNI-Polri dan Pemda Kabupaten Pekalongan serta masyarakat, kegiatan TMMD Sengkuyung di Desa Rejosari Kecamatan Bojong telah selesai, semoga dapat menjadi manfaat bagi masyarakat semuanya”, ungkap Dandim Rizky.
Dandim juga berpesan kepada masyarakat dengan telah dibangunnya jalan poros melalui TMMD, agar senantiasa sama – sama menjaga dan merawat jalan tersebut supaya tetap awet dan tahan lama.
“Terima kasih kepada semua pihak syang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan TMMD dan diharapkan kepada masyarakat sekitar, jalan yang sudah dibangun agar dirawat dengan baik supaya tahan lama”, tuturnya.
Sementara itu Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar menyampaikan apresiasi kepada semua pihak khususnya TNI Kodim 0710/Pekalongan yang sudah membangun jalan poros di Desa Rejosari. Menurutnya, dengan terbangunnya jalan ini jelas akan memudahkan akses warga terutama anak – anak sekolah dan petani.
“Terima kasih kepada semua pihak terutama TNI yang sudah membangun jalan poros di Desa Rojosari ini, dengan akses yang sudah terbuka tentunya memudahkan masyarakat dalam beraktifitas, semoga jalan halus rejeki juga mulus”, pungkasnya.
Kamis, 21 Maret 2024
Dalam agenda tersebut, Bupati hadir didampingi Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, para Asisten Sekda, Para Kepala OPD, Forkopimam Kajen, dan sejumlah pejabat di Lingkungan Setda Kabupaten Pekalongan.
Dalam sambutannya Bupati mengajak seluruh warga Kabupaten Pekalongan, khususnya di Desa Nyamok, untuk saling peduli terhadap saudara dan tetangga. Dirinya juga mengajak untuk menjadikan bulan Ramadan ini sebagai momentum untuk lebih memperhatikan yang membutuhkan. “mari kita tingkatkan kualitas ibadah selama bulan Ramadan serta semangat berbagi dan tolong-menolong antar sesama,” kata Fadia.
Safari Ramadhan ini, jelas bupati, sebagai sarana untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah dan diharapkan kontribusi dari berbagai pihak dalam membangun Kota Santri. “saya berharap dapat menggali lebih banyak ide dan masukan yang mungkin sebelumnya tidak kita ketahui, sehingga kita dapat lebih memahami apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Pekalongan," Kata Bupati.
Seusai sambutan, Bupati Fadia atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyalurkan hibah untuk membantu renovasi Masjid Al Fattaah. Dirinya berharap bantuan tersebut akan bermanfaat bagi masjid dan masyarakat sekitar. Selain itu juga dilaksanakan penyaluran bantuan sembako dari BAZNAS Kabupaten Pekalongan kepada masyarakat tidak mampu di lingkungan Masjid Al Fattaah Nyamok.
Rabu, 20 Maret 2024
Bupati didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) M. Yulian Akbar dan Asisten Sekda, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait meninjau beberapa lokasi penting, meliputi posko pengungsian yang berada di rumah Sekretaris Desa Wangandowo, serta lokasi pabrik yang menjadi lokasi banjir bandang.
Bupati Fadia dalam pernyataannya menyampaikan bahwa banjir bandang disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi yang menyebabkan tanggul pabrik jebol, “Tadi malam yang sama-sama masyarakat Kabupaten Pekalongan mengetahui, bahwa ada curah hujan yang sangat tinggi yang cuma dalam waktu 1 jam, itu bisa menyebabkan terjadinya banjir bandang, di mana memang tanggul dari salah satu PT yang ada di Kabupaten Pekalongan ini jebol, dan mengakibatkan sekitar 73 rumah rusak berat dan juga ringan,” terangnya.
Bupati Fadia mengatakan bahwa pihak pemkab telah memanggil perusahaan yang bertanggung jawab atas jebolnya tanggul untuk mengganti rugi dan memperbaiki kerusakan yang telah terjadi. “Kami sudah memanggil dari pihak perusahaannya untuk bertanggung jawab, dan dari perusahaannya juga siap bertanggung jawab, siap mengganti rugi kerusakan masyarakat kita dan siap kita minta untuk bisa membuat tanggul sesuai dengan persyaratan teknis yang seharusnya. Tidak boleh membuat tanggul yang sifatnya hanya untuk darurat, tapi harus sesuai teknis karena bencana kan tidak menunggu waktu. Kita tidak tahu kapan akan terjadi. Kalau tidak seperti itu, PTnya tidak kita perbolehkan untuk berjalan lagi pembangunannya,” ungkap Fadia.
Bupati meminta masyarakat untuk tetap tenang, berhati-hati, dan waspada terutama karena prediksi cuaca menunjukkan bahwa curah hujan tinggi akan berlanjut hingga akhir Maret. "Mari kita jaga anak-anak kita, dan semoga tidak ada kejadian serupa lagi. Lebih baik berhati-hati," pesan bupati kepada masyarakat.
Terkait kerugian material akibat banjir, bupati mengungkapkan bahwa hal tersebut masih dalam proses penghitungan. Selain Bupati Pekalongan, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana juga akan melakukan peninjauan ke lokasi banjir di Desa Wangandowo.
Jumat, 15 Maret 2024
Sertifikat Eradikasi Frambusia merupakan Sertifikat yang di berikan oleh Menteri Kesehatan RI kepada Kabupaten/Kota yang telah terbukti tidak di temukan kasus frambusia selama tiga tahun.
Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan selama ini sudah melakukan skrining Frambusia pada anak sekolah dan masyarakat dan tidak ditemukan kasus positif. Meskipun sudah diberikan sertifikat Bebas Frambusia tetapi tetap harus melakukan skrining Frambusia sampai dinyatakan Indonesia bebas Frambusia tahun 2030 oleh WHO (World Health Organization).
Frambusia dikenal juga sebagai frambesia tropica atau patek. Penyakit ini bisa menular melalui kontak langsung dengan ruam pada kulit yang terinfeksi. Pada awalnya, frambusia hanya akan menyerang kulit. Namun, seiring berjalannya waktu, penyakit ini juga dapat menyerang tulang dan sendi.
Frambusia atau yaws terjadi akibat infeksi bakteri Treponema pallidum pertenue. Bakteri penyebab frambusia dapat masuk ke dalam tubuh seseorang melalui luka terbuka atau goresan di kulit.
Rabu, 13 Maret 2024
Dalam kesempatan itu, Bupati didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Ashraff Abu dan sejumlah kepala OPD terkait. "Ini adalah investasi paling hebat yang dapat orang tua berikan kepada anaknya. Karena ilmu seperti mengaji yang baik akan selalu bermanfaat bahkan hingga akhir hayat," katanya.
Bupati Fadia juga menyampaikan harapannya agar ilmu yang diperoleh para santri dapat bermanfaat untuk dirinya dan lingkungan, "Malam ini, anak-anak kita yang akan diwisuda, akan mendapatkan ilmu yang baik. Semoga barokah, dan semoga bermanfaat untuk keluarga, tetangga, dan masyarakat Kabupaten Pekalongan," ujarnya.
Sementara itu, Ummi Laila selaku pembicara malam itu dalam tausiyahnya mengajak para hadirin untuk bersyukur atas nikmat Allah terutama nikmat iman dan Islam. Selain itu, Ia juga menekankan pentingnya memiliki anak yang shaleh dan shalihah bagi para orang tua.
Acara ditutup dengan doa bersama dipimpin oleh Kyai Zarokhi dari Sukorejo.
Rabu, 6 Maret 2024
Dalam kesempatan tersebut hadir secara langsung Bupati Pekalongan Fadia Arafiq didampingi oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Ashraff Abu, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Bupati dalam sambutannya mengatakan dalam rangka menghadapi Bulan Ramadhan sudah selayaknya dengan meningkatkan kebaikan, kepedulian, dan rasa persaudaraan di antara sesama umat Muslim. “Megengan bukan hanya sekadar tradisi menyambut bulan Ramadan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menjaga nilai-nilai budaya. Megengan ini menjadi wadah yang tepat untuk memperkuat semangat tersebut," ujarnya.
Selanjutnya dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan program-program unggulan Pemerintah Kabupaten Pekalongan kepada masyarakat, seperti program Kesehatan Gratis dengan hanya menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP), yang kini telah berkembang menjadi Universal Health Coverage (UHC), serta program pembangunan infrastruktur lainnya, “Kami terus berupaya untuk melakukan pembangunan secara merata di berbagai wilayah di Kabupaten Pekalongan tanpa membedakan daerah atas atau daerah bawah karena kami ingin daerah atas juga terbangun dengan baik,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan harapan agar kebersamaan yang terjalin melalui megengan dapat terus dijaga dan dipelihara dengan baik. “semoga kebersamaan dan persaudaraan ini tetap terjaga untuk modal membangun Kota Santri,” paparnya.
Rabu, 6 Maret 2024
Dalam kegiatan gerakan pangan murah tersebut disediakan sebanyak 2.000 paket dengan rincian 1.500 paket sembako dengan mendapatkan beras sebanyak 5 kg, gula pasir 1 Kg, minyak 1 liter dengan harga Rp. 85.000, dan masing – masing warga hanya dibatasi sebanyak 1 kupon. Kemudian untuk 1500 Beras SPHP (Stabilitas Pangan Harga Pasar) masing masing kantong sebanyak 5 kg dengan harga Rp. 52.000. Serta kebutuhan pokok lainnya seperti bawang merah, bawang putih dan telur dengan harga yang terjangkau.
Pada kesempatan tersebut, Fadia mengatakan Tujuan dilaksanakan kegiatan gerakan pangan murah tersebut guna menstabilkan harga beras di pasaran yang saat ini harganya cukup tinggi sehingga nantinya dapat kembali ke harga normal.
“Gerakan Pangan Murah sudah beberapa kali digelar di wilayah Kabupaten Pekalongan dan ditargetkan akan berlangsung hingga 1-2 hari sebelum perayaan Lebaran. Langkah ini diharapkan dapat memberikan keringanan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok terutama pada saat Ramadhan dan Lebaran, serta memastikan ketersediaan pasokan pangan yang memadai bagi masyarakat,” katanya.
Dengan adanya Pangan murah ini, tambahnya, minimal para pemasok juga akan melihat bahwa Pemkab melakukan upaya menurunkan harga dan dilakukan terus-menerus, sehingga diharapkan harga akan stabil.
“untuk stok beras di Kabupaten Pekalongan aman menjelang Ramadhan dan Lebaran aman, semua juga aman untuk Kabupaten Pekalongan, yang kami tekankan adalah agar harga beras tidak ikut melambung," tegasnya.
Bupati mengungkapkan, Pemkab bersama dengan BI akan memberikan bantuan subsidi ongkos transportasi untuk distributor sembako, sehingga dengan ini diharapkan harga-harga bisa lebih terjangkau bagi masyarakat
"Harapannya, dengan langkah-langkah seperti ini, harganya menjadi lebih terkendali dan kami akan terus melakukan langkah ini selagi stok Bulog dan dukungan dari Bank Indonesia tersedia," ucapnya.
Selasa, 5 Maret 2024