Bantu kami meningkatkan kualitas Website Resmi Kabupaten Pekalongan dengan mengisi survei singkat (±1 menit).
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq meresmikan selesainya rehabilitasi sejumlah ruas jalan di Wilayah Kecamatan Kajen, yakni Ruas Jalan Gejlig-Salit, Kebon Agung-Gejlig dan Ruas jalan Sabarwangi-Kalijoyo.
Peresmian ruas jalan tersebut dilakukan di dua titik yakni Ruas Jalan Gejlig-Salit, Kebon Agung-Gejlig diresmikan di Desa Sambiroto, sedangkan untuk Ruas jalan Sabarwangi-Kalijoyo diresmikan di Desa Sabarwangi Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan, Senin (05/12).
Bupati Pekalongan dalam wawancara mengungkapkan bahwa beberapa ruas jalan yang diresmikan siang itu memiliki panjang jalan dan nilai yang bervariatif, “Hari ini kita meresmikan beberapa ruas jalan diwilayah Kecamatan Kajen yakni Ruas jalan Gejlig - Salit dengan panjang 2,7 Km bernilainya hampir 3 Miliar rupiah, Ruas jalan Kebon Agung-Gejlig dengan panjang 1.1 Km dengan nilai hampir Rp. 950 Juta. Selain itu hari ini juga kita resmikan Rehabilitasi Jalan Sabarwangi – Kalijoyo dengan panjang 1,8 km dan nilai hampir 1,9 Miliar,” jelas bupati kepada awak media.
Bupati berharap melalui rehabilitasi jalan di wilayah Kecamatan Kajen dapat membantu melancarkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat Kajen dan sekitarnya, “Mudah-mudahan lebih banyak jalan di Kabupaten Pekalongan yang halus, ekonomi meningkat, masyarakat lebih sejahtera, UMKMnya juga lebih berkembang, dan anak-anak sekolahnya selamat semuanya,” kata bupati.
Demikian bupati juga berharap agar jalan yang diresmikan dapat awet, berumur panjang dan bermanfaat untuk seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan.
Kepala Desa Sambiroto Karloko dalam sambutan peresmian jalan di Desa Sambiroto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati dan Pemkab Pekalongan atas peresmian jalan di desanya, “Kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada bupati dan Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan yang telah membangun jalan didesa kami, semoga jalan ini dapat bermanfaat untuk kami semuanya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sabarwangi Asep Meka Suwandi dalam wawancara disela-sela kegiatan peresmian jalan di Desa Sabarwangi mengungkapkan bahwa kondisi jalan di Desa Sabarwangi sebelum dilakukan rehablitasi sangat memprihatinkan, “Selama bertahun-tahun kondisi jalan di desa kami ini sangat memperihatinkan, banyak sekali lubang-lubang, sedangkan ini merupakan akses utama bagi warga kami, dan juga ini bisa menjadi penghubung dari desa lainnya,” jelasnya.
Karenanya Asep mengatakan bahwa rehabilitasi jalan di Desa Sabarwangi sangat bermanfaat untuk masyarakat, “Adanya perbaikan jalan ini sangat besar manfaatnya karena bisa mempercepat waktu bagi kami untuk melintasi jalan. kami merasa bersyukur kepada ibu Bupati telah merealisasikan peningkatan di desa kami karena kami sangat menantikan sudah cukup lama,” katanya.
Sumber : Tim Prokompim Kab Pekalongan
Selasa, 6 Desember 2022
KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pekalongan meluncurkan Kartu Disabilitas dan Aplikasi Sosial Peduli untuk para penyandang disabilitas di Kabupaten Pekalongan dalam acara Peringatan Hari Disabilitas Internasional Tingkat Kabupaten Pekalongan Tahun 2022 bertempat di Aula Lantai I Kantor Setda Kabupaten Pekalongan, Senin (05/12).
KAJEN – Heryani, ST, M.Si bersama 2 rekannya, yaitu Dr. Choirul Anam, M.Si dan Ari Dwi Reskianto, S.Tr.Kes(Rad) yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Pekalongan yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kraton berhasil menorehkan prestasi sebagai salah satu dari 5 Penulis Karya Ilmiah Terbaik dalam Kompetisi Karya Ilmiah yang diselenggarakan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) tahun 2022.
KAJEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan melalui Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pekalongan telah secara konsisten dan komitmen penuh menerapkan sistem merit secara baik dan adil. Bahkan hal itu diakui dan mendapatkan apresiasi ketegori baik dalam acara Anugerah Meritokrasi Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022 yang diselenggarakan di Hotel Atria Magelang, Kamis (01/12) malam.
KAJEN – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Pekalongan selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stuting (TPPS) Kabupaten Pekalongan H. Riswadi, SH. memimpin kegiatan rapat Evaluasi Dan Rencana Tindak Lanjut (RTL) Audit Kasus Stunting Tingkat Kabupaten Pekalongan bertempat di Hotel Grand Dian Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan, Selasa (29/11).
KAJEN – Memperingati hari menanam pohon sedunia, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM. mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk turut serta menjaga kelestarian lingkungan sekitar melalui kegiatan penanaman pohon yang diselenggarakan di Desa Mulyorejo Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan, Selasa (29/11).
KAJEN – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Ke-51 sekaligus Upacara Peringatan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ke-77 Tahun dan Hari Guru Nasional Tahun 2022 Kabupaten Pekalongan digelar di Alun-alun Kajen Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan, Selasa (29/11).
Peluncuran tersebut dilakukan secara simbolis oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang ditandai dengan touch sceen dilayar e-Backdrop dan juga prosesi pemotongan tumpeng serta penyerahan kartu disabilitas kepada pewakilan penerima.
Melalui sambutannya, Bupati Pekalongan berharap agar para penyandang disabilitas yang ada di Kabupaten Pekalongan bisa mendapatkan pelayanan dan hak yang sama tanpa diskriminasi dalam berbagai pelayanan publik.
Bupati juga mengatakan bahwa peluncuran kartu disabilitas di Kabupaten Pekalongan bermanfaat untuk memberikan para penyandang disabilitas kemudahan mendapatkan pelayanan publik, ”Kartu disabilitas memberikan para disabilitas pelayanan prioritas di pusat kesehatan, pembuatan KTP, pembuatan akte, maupun yang lainnya agar tidak perlu antri. Oleh sebab itu mudah-mudahan kartu ini dapat segera dibagikan kepada seluruh disabilitas yang ada di Kabupaten Pekalongan agar seluruh disabilitas bisa mendapatkan prioritas tersebut,” ujar bupati.
Selain itu, bupati mengungkapkan bahwa dalam acara tersebut Pemkab Pekalongan juga meluncurkan Aplikasi Sosial Peduli untuk para disabilitas, “Hari ini kita juga meluncurkan Aplikasi Sosial Peduli. Saya minta untuk nanti bisa disosialisasikan agar para disabilitas ini tau sehingga yang belum terdaftar bisa mendaftarkan diri melalui aplikasi ini. Setiap disabilitas kebutuhannya berbeda-beda sesuai kondisinya bisa didaftarkan melalui aplikasi ini sehingga nantinya dapat cepat kita tanggapi, kita sikapi, dan cepat kita berikan bantuan. Mulai hari ini sudah ada dan mudah-mudahan bisa sangat bermanfaat untuk para disabilitas di Kabupaten Pekalongan,” kata bupati.
Sebelumnya, Kepala Dinsos Kabupaten Pekalongan Yudi Himawan dalam sambutannya melaporkan bahwa peluncurkan kartu disabilitas merupakan bentuk apresiasi dan juga identitas bagi para penyandang disabilitas dikabupaten Pekalongan yang nantinya akan disingkronkan dengan berbagai program Pemkab Pekalongan, “Dengan kartu disabilitas tersebut teman-teman disabilitas bisa mendapatkan prioritas pelayanan di berbagai pelayanan publik, baik di pemerintahan maupun di sektor swasta yang ada di Kabupaten Pekalongan. Kedepannya kita juga akan menjadikan ini sebagai alat untuk menghubungkan dengan program-program yang ada di Kabupaten Pekalongan,” jelas Yudi.
Sementara itu terkait kegiatan peringatan Hari Disabilitas Internasional yang digelar pagi itu, Yudhi menuturkan bahwa kegiatan diikuti oleh perwakilan disabilitas dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan, “Disabilitas di Kabupaten Pekalongan berjumlah sekitar 9800 disabilitas yang terdiri atas berbagai kategori ada disabilitas fisik, sensorik, intelektual dan disabilitas mental. Namun hari ini kita mengundang sekitar 150 penyandang disabilitas dari berbagai kategori tersebut dan mewakili seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.
Perwakilan Forum Penggiat Sosial Forum Serasi Madani H. Syafrudin Huna dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Pekalongan dan Pemkab Pekalongan atas kegiatan yang diselenggarakan dan juga atas dukungan pemerintah kepada para disabilitas di Kabupaten Pekalongan selama ini.
“Kami juga berterima kasih kepada Bupati dan Pemkab Pekalongan karena tahun ini telah membantu menyediakan puskesmas ramah disabilitas di Kabupaten Pekalongan. Tahun ini ada 2 puskesmas yang ramah kepada para difabel yakni puskesmas I Kedungwuni dan Puskesmas Karanganyar. Terima kasih juga kepada dinas kesehatan karena lewat adanya puskesmas ini sudah menangkap harapan kami,” ujarnya.
Di akhir acara, Bupati mewakili Pemkab Pekalongan menunjukkan kepedulian terhadap para penyandang disabilitas dengan menyerahkan secara simbolis bantuan berupa 1 Buah Bantuan Kursi Roda, 1 Alat Bantu Dengar, dan 2 Bantuan Modal Usaha.
Dalam acara tersebut, untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional, Pemkab Pekalongan melalui Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (DISDUKCAPIL) Kabupaten Pekalongan juga melayani layanan pembuatan KTP langsung jadi untuk para disabilitas. Karenanya, bupati secara simbolis menyerahkan KTP kepada penyandang disabilitas.
Menutup kegiatan, Bupati dan para tamu undangan mengunjungi sejumlah stand pameran hasil karya tangan-tangan kreatif para kaum difabel Kabupaten Pekalongan.
Kegiatan peringatan Hari Disabilitas tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Staff Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Para Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Pekalongan, Perwakilan Kapolres Pekalongan, Perwakilan Dandim 0710 Pekalongan, Perwakilan Kerjaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan, Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Pekalongan, Ketua Baznas Kabupaten Pekalongan, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Pekalongan, para camat Se-Kabupaten Pekalongan, dan Ketua organisasi disabilitas.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 6 Desember 2022
Karya ilmiah Heryani bersama 2 rekannya yang berhasil masuk sebagai salah satu Karya Ilmiah terbaik tersebut berjudul “Analisis Korelasi Komposisi Thorak dengan Dosis Radiasi yang Diterima Pasien pada Pemeriksaan CT Scan Thorak”. Yani, begitu sapaan Heryani, yang merupakan pejabat fungsional Fisikawan Medis dan mendapat tugas tambahan sebagai Kepala Instalasi Pemeliharaan Sarana Prasarana Rumah Sakit (IPSRS) RSUD Kraton itu berharap penelitian yang dilakukan dan karya ilmiah yang disusun dapat bermanfaat, terutama di bidang radiologi.
Penghargaan 5 pemakalah dan penulis karya ilmiah terbaik diterimakan dalam acara Seminar Nasional SIINTAN BAPETEN ( Badan Pengawas Tenaga Nuklir) pada Bidang Inovasi Implementasi Optimisasi Proteksi dan Keselamatan Radiasi Tahun 2022, di Gedung BAPETEN, Rabu (30/11). Empat pemakalah terbaik lainnya yaitu dari RS Gading Pluit Jakarta, RS Indirati Solo Baru, RSUP Kariadi Semarang, dan RS Mayapada Jakarta).
“Penelitian tentang hubungan komposisi penyusun thorak dengan dosis yang diterima pasien pada pemeriksaan CT Scan thorak perlu dilakukan sebagai upaya dalam memperkirakan dosis yang akan diterima pasien secara lebih akurat dalam pemeriksaan CT Scan Thorak berdasarkan ukuran dan komposisi dari penyusun Thorak,” tutur Yani saat diwawancara, Senin (5/12). Dengan demikian lanjutnya, diharapkan Fisikawan Medik ataupun praktisi lainnya baik Dokter Spesialis Radiologi maupun Radiografer dapat mengevaluasi pemilihan protokol pemeriksaan CT Scan Thorak untuk mendapatkan citra radiograf yang optimal dengan mempertimbangkan dosis radiasi pasien serendah mungkin.
Dijelaskan, dalam penulisan karya ilmiahnya, Yani dan rekan-rekan menggunakan metode, berupa citra 100 pasien dalam format digital imaging and communication in medicine ( DICOM) dari pemeriksaan CT Scan Thorak dari bulan Januari-Desember 2021. “Citra pasien diproses secara otomatis menggunakan software Matlab dengan script segmentasi CT number untuk menghitung luas dari jaringan lunak, tulang dan udara dalam Thorak dan dengan menggunakan software IndoseCT 20b-alpha untuk membaca nilai CTDIVol, DLP, panjang scan dari dicom header dan menghitung nilai Deff, Dw, SSDE dan dosis efektif.
Yani mengaku menghadapi tantangan ketika dalam menulis karya ilmiah. “Tantangan nya adalah waktu untuk mengolah data. Harus meluangkan banyak waktu untuk membaca jurnal yang terkait dengan riset yang sedang kita ambil yang bisa digunakan untuk bahan referensi,” ujar dia.
Penghargaan merupakan kali ke-2 yang diterima Yani. Pada tahun 2021, Yani juga mendapatkan penghargaan sebagai salah satu penulis karya ilmiah terbaik dari BAPETEN. (Tim Dinkominfo Kab. Pekalongan)
Senin, 5 Desember 2022
Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua Komisi Aparatur Negara (KASN), diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan M.Yulian Akbar, S.Sos., M.Si. yang hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut.
Anugerah Meritokrasi merupakan acara penghargaan yang diselenggarakan untuk memberikan apresiasi kepada instansi pemerintah yang telah menerapkan sistem merit secara baik dan adil.
Sementara itu, sistem merit adalah kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, yang diberlakukan secara adil, wajar, dengan tanpa diskriminasi .
Sistem merit yang diterapkan secara baik dapat menciptakan ASN yang profesional sesuai dengan kompetensinya, terciptanya kompetisi antar ASN secara adil, terciptanya kepastian karier dan terlindunginya karier ASN dari intervensi politik dan tindakan kesewenang-wenangan,
serta terciptanya pengelolaan ASN secara efektif dan efisien.
Sumber : Tim Prokompim Kab.Pekalongan
Senin, 5 Desember 2022
Dalam sambutannya pada kegiatan tersebut, Wabup Riswadi menyampaikan ucapan terima kasih kepada BKKBN Jawa Tengah yang telah mendampingi dan memfasilitasi Kegiatan serta kepada Tim Audit Kasus Stunting Kabupaten Pekalongan yang telah melakukan tahapan-tahapan Audit Kasus Stunting dari perencanaan sampai Tindak Lanjutnya, “Kami sampaikan ucapan terima kasih. Sehingga hasil dari Tindak Lanjut ini bisa diterapkan secara aplikatif dan bisa dijadikan pedoman untuk mencegah dan mengatasi kasus Stunting di Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.
Wabup menuturkan bahwa kasus stunting di Kabupaten Pekalongan turun setiap tahunnya namun begitu upaya penurunan angka stunting di Kabupaten pekalongan perlu untuk terus digalakkan, “Karena masih ada/banyak faktor resiko keluarga baik dari Remaja Putri (Retri), Calon Pengantin (Catin), Ibu Hamil (Bumil), Ibu Nifas (Bufas), Anak Dibawah Dua Tahun (Baduta) dan Anak Dibawah Lima Tahun (Balita) yang bisa menyumbang angka kasus Stunting dimasa datang kalau kita tidak dicegah dan ditangani secara serius dan bersama-sama,” jelasnya.
Dikatakan wabup bahwa dalam rangka menurunkan stunting di Kabupaten Pekalongan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui OPD terkait telah melaksanakan berbagai program penurunan stunting seperti pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada Remaja Putri yang Anemia serta Ibu Hamil selama 90 hari, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal, pemberian susu protein tinggi, pelatihan kelas Ibu Hamil (bumil), sosialisasi isi piringku, Pembentukan dan pemberdayaan Tim Pendamping Keluarga (TPK) sebanyak 2238 orang (756 Tim), Pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting baik di tingkat Desa, Kecamatan dan Kabupaten, Pengelolaan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS), Perbaikan Sanitasi Lingkungan dan lain sebagainya.
Namun begitu menurut wabup bahwa program-program tersebut juga memerlukan dukungan berbagai pihak demi suksesnya penurunan angka stunting di Kabupaten Pekalongan, “Kolaborasi lintas sektor yang terdiri atas Pemerintah Daerah melalui berbagai OPD, masyarakat desa yang terdiri atas Kades, Ketua TP PKK, TPK dan kader, serta akademisi dari perguruan tinggi, menjadi kunci keberhasilan dari program-program yang dilaksanakan. Oleh karena itu, besar harapan kami bahwa kolaborasi dan harmoni yang sudah baik ini tetap dapat kita pertahankan dan kembangkan lagi dimasa yang akan datang,” tandasnya.
Kegiatan rapat tersebut turut dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Rektor UMPP, Kepala OPD terkait, Direktur RSUD Kraton, Direktur RSUD Kajen, Dokter Spesialis Anak RSUD Kajen, Dokter Spesialis Obsetry dan Ginekologi RSUD Kajen, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan, Camat Siwalan, Camat Tirto, dan para Kepala Puskesmas Se-Kabupaten Pekalongan.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Kamis, 1 Desember 2022
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM menyerahkan secara simbolis uang pembinaan dan insentif tersebut kepada perwakilan penerima dalam kegiatan silaturahmi yang digelar di Pendopo Bupati Pekalongan Rumah Dinas Bupati Pekalongan Kecamatan Kajen, Selasa (29/11).
Melalui sambutannya, Bupati Pekalongan mengatakan berharap agar uang pembinaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi hafidz dan hafizoh agar lebih bersemangat menghafal Al Qur’an,” Saya berharap ini bisa menjadi dorongan dan motivasi bagi para penghafal Al Qur’an supaya mereka semakin giat menghafalnya,” kata bupati.
Terkait pemberian insentif kepada penjaga makam, bupati menuturkan bahwa itu merupakan bentuk perhatian dari pemerintah atas jasa-jasa para penjaga makan yang selama ini belum tersentuh bantuan, “Ini merupakan bentuk perhatian kita sebagai pemerintah. Karena tidak bisa kita pungkiri bahwa para penjaga makam ini memiliki jasa yang besar untuk masyarakat kita karena selalu membantu masyarakat ketika ada keluarga maupun saudaranya yang meninggal,” ujar bupati.
Sebelumnya, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Pekalongan Subagyo, SH, MM dalam laporannya menuturkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan sebagai ajang silaturahmi, selain itu juga untuk mempersiapkan generasi yang sejak usia remaja gemar membaca dan menghafal al qur’an dan juga untuk menumbuh kembangkan generasi muda Al Qur’an yang mampu menjaga dan memelihara kemurnian Al Qur’an di Kabupaten Pekalongan.
“Jumlahnya 300 anak. Yang difasilitasi dengan pemberian insentif ini masing-masing 500 ribu dengan rincian masing-masing 205 ini yang hafal 30 juz, dan 95 adalah masih 20 juz keatas,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Bagyo juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap pihak yang telah membantu Pemkab Pekalongan sehingga acara tersebut dapat terselenggara dengan baik.
Diketahui dalam bahwa kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Baznas Kabupaten Pekalongan, Para Asisten Sekda Kabupaten Pekalongan, Perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, para camat, para kepala desa, dan sejumlah para tokoh masyarakat.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Kamis, 1 Desember 2022
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq turut hadir dalam kegiatan tersebut dan mengatakan bahwa khitanan massal diselenggarakan dalam rangka membantu anak-anak khususnya yang kurang mampu di Kabupaten Pekalongan untuk dapat dikhitan, “Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat Kabupaten Pekalongan pasca pandemi Covid-19,” imbuh bupati.
Bupati berharap melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan rasa percaya diri dan semangat bersekolah anak-anak yang dikhitan, “Kita berharap kegiatan ini dapat membuat anak-anak kita lebih percaya diri, motivasi sekolahnya meningkat, dan kita juga berharap agar masyarakat Kabupaten Pekalongan ekonominya segera pulih dan bangkit lebih kuat,” ujar bupati.
Dalam kegiatan yang digelar siang itu, Pemkab Pekalongan sekaligus menyalurkan bantuan kepada anak-anak yang dikhitan berupa bantuan uang, koko, sarung, peci, sandal dan perlengkapan sekolah.
Atas terselenggaranya kegiatan tersebut, bupati mengatakan senang pemerintah dapat hadir untuk membantu anak-anak di Kabupaten Pekalongan khususnya anak-anak kurang mampu.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Pekalongan Subagyo melalui sambutannya melaporkan bahwa kegiatan tersebut dihadiri sebanyak 98 peserta.
“Pagi tadi juga sudah dilaksanakan rangkaian kirab atau arak-anakan para peserta khitanan massal ini dengan 50 becak dan juga pertunjukan drum band,” ujarnya.
Bagyo juga menuturkan bahwa para peserta yang mengikuti kegiatan khitanan massal merupakan perwakilan dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Pekalongan. Ia berharap kedepannya seluruh kecamatan di Kabupaten Pekalongan dapat terus mendukung dan dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang diselenggarakan tersebut.
sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Kamis, 1 Desember 2022
“Mudah-mudahan dengan adanya acara hari ini, banyak masyarakat kita tergerak untuk menjaga kelestarian lingkungan. Karena penebangan pohon itu merusak lingkungan sekitar terutama jika tempat yang dipilih itu tidak tepat bisa menjadikan lingkungan sekitar rusak. Karena itu hari ini kita ajak masyarakat untuk bersama-sama menanam pohon,” jelas bupati.
Lebih lanjut, bupati menuturkan bahwa dalam kegiatan siang itu dilakukan penanaman bibit pohon berjenis cemara laut sebanyak 100 pohon dan juga pembagian 4150 bibit pohon manga arum manis dan kelapa genjah.
“Di Tirto ini kita memiliki banyak PR diantaranya rob. Karenanya hari ini kita tanam cemara laut sesuai kebutuhan dan kondisi daerahnya. Kemudian untuk warga masyarakat juga kita bagikan bibit pohon manga dan kelapa,” ujar bupati.
Namun begitu, bupati mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan khususnya bahwa menanam pohon apapun baik untuk lingkungan sekitar, “Menanam pohon apapun jenisnya itu baik apalagi yang hasilnya bisa dinikmati kita dan keluarga,” kata bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pekalongan juga sempat menuturkan bahwa dalam rangka memperingati Hari Penanaman Pohon Sedunia di Kabupaten Pekalongan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan kegiatan apel, “Hari ini juga kita penyelenggarakan apel untuk memperingati hari menanam pohon sedunia dimana kita bersama-sama meneguhkan kembali komitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan khususnya di wilayah Kecamatan Tirto dan juga mengingatkan kita bahwa menanam pohon itu baik dan penting untuk lingkungan,” tandas bupati.
Diketahui bahwa kegiatan apel dan penanaman pohon siang itu diikuti oleh berbagai unsur masyarakat yang peduli lingkungan seperti Pramuka Peduli Kwarcab Pekalongan, Bank Sampah Induk Kabupaten Pekalongan, Karang Taruna Kecamatan Tirto, Kelompok Tani Benawa Sekar, HAKLI Kabupaten Pekalongan, IAKMI Kabupaten Pekalongan, Relawan Bank Sampah Unit Desa Rowokembu, Iqro Club Kabupaten Pekalongan, CDK Wilayah IV DLHK Provinsi Jawa Tengah, Warga Tirto, dan Saka Kalpataru Pangkalan Dinas Perkim LH Kabupaten Pekalongan.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Kamis, 1 Desember 2022
Dalam upacara tersebut, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM. bertindak selaku inspektur upacara dan membacakan sambutan dari Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional Zudan Arif Fakrulloh.
Di akhir sambutannya, Bupati Pekalongan menyampaikan ucapan selamat HUT Korpri, HUT PGRI, dan juga HGN Tahun 2022, “Saya atas nama Pribadi dan atas nama Bupati Pekalongan mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-51 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-77 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional Tahun 2022,” ujar bupati.
Dalam kesempatan tersebut, bupati sekaligus meminta agar para ASN dan Guru di Kabupaten pekalongan untuk terus kompak, “Saya minta kepada seluruh ASN dan guru-guru di Kabupaten Pekalongan agar dapat bersama-sama meningkatkan etos kerja, solidaritas, serta kekompakan,” katanya.
Dikatakan bupati bahwa kekompakan adalah hal yang paling penting karena jika semua kompak tidak akan ada yang bisa menggoyahkan termasuk untuk mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang Sejahtera, Adil, Merata dan Berbudaya Gotong Royong, “Dengan kita kompak, Insya Allah Kabupaten Pekalongan SETARA bisa terwujud dengan cepat dan aman,” tandas bupati.
Demikan kegiatan upacara peringatan HUT Korpri Ke-51, HUT PGRI Ke-77 dan HGN Tahun 2022 diikuti peserta dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan juga unsur guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pekalongan.
Selain itu, kegiatan upacara juga turut dihadiri oleh Jajaran Unsur Forkopimda Kabupaten Pekalongan, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten Sekda, Para Kepala OPD dan Kabag di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Pekalongan, Pengurus PGRI Kabupaten Pekalongan, Para Kepala Unit Korpri se-Kabupaten Pekalongan, serta Para Pengurus PGRI Kecamatan se-Kabupaten Pekalongan.
Setelah kegiatan upacara, Bupati Pekalongan menyerahkan secara simbolis bonus penghargaan kepada para Juara PORPROV KORPRI.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Kamis, 1 Desember 2022