KAJEN – Mewakili Bupati Pekalongan Dr.Hj Fadia Arafiq, S.E.,M.M, Wakil Bupati Pekalongan H.Sukirman, S.S.,M.S, menghadiri acara Pelatihan Dai Medsos dan Gerakan Santri Menulis Ke-35 Tahun, yang diinisiasi oleh Suara Merdeka. Acara tersebut diselenggarakan pada Minggu (9/3/2025) di Aula Pondok pesantren Muhammadiyah Miftakhul Ulum Pekajangan, Kecamatan Kedungwuni.
‘’Ini merupakan pengalaman yang sangat baik bagi adik-adik sekalian. Bisa belajar mengenai jurnalistik, dan ini merupakan kegiatan yang sangat penting dilakukan di era sekarang,’’ kata Wakil Bupati Pekalongan H.Sukirman, S.S.,M.S, saat memberikan sambutannya dalam acara tersebut.
Sukirman menambahkan, bahwa di era digital seperti saat ini, pembekalan mengenai jurnalistik sangat dibutuhkan oleh semua orang, apalagi untuk anak-anak muda. ‘’Bisa belajar Jurnalistik di tengah situasi sekarang dimana setiap orang bisa jadi wartawan karena bisa mengupload apa saja di media sosial. Sehingga saya sangat mendukung dan mengapresiasi penuh kegiatan ini,’’ jelasnya.
Selain itu, Sukirman juga berharap, setelah mengikutiu kegiatan tersebut. Para santri bisa menulis dan paham dengan etika jurnalistik, sehingga bisa menjadi ujung tombak dalam menangkal informasi hoax, bersiar melalui media sosial, dan bisa menjadi media bagi pondok pesantren dalam memberikan informasi yang berkaitan dengan ponpes, sehingga bisa lebih dikenal oleh masyaraskat luas.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Wakil Pimpinan Redaksi Suara Merdeka Rukardi, mengatakan dalam sambutannya, bahwa kegiatan Gerakan Santri Menulis ini sudah berlangsung sejak 31 tahun yang lalu. Dimana kegiatan tersebut berawal dari silaturahmi ke beberapa pondok pesantren. Namun, dengan adanya keinginan memberi manfaat bagi bangsa, pada akhirnya kegiatan Gerakan Santri Menulis ini kemudian berjalan.
‘’Jadi bapak/ibu sekalian, ini merupakan kegiatan yang sudah lama kita lakukan. Dan kami berharap, ini menjadi manfaat bagi para santri,’’ ungkapnya.
Senin, 10 Maret 2025
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengambil langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025. Wakil Bupati Pekalongan, H. Sukirman, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan pemantauan harga secara nasional dan regional. "Kita akan memantau harga dari situasi nasional dan regional, lalu pasti kita akan lakukan operasi pasar," ujarnya pada 7 Maret 2025.
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, menyampaikan pidato perdananya di hadapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan dalam Rapat Paripurna yang digelar pada Selasa, 4 Maret 2025. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fadia memaparkan visi, misi, dan prioritas pembangunan Kabupaten Pekalongan untuk periode 2025-2030.
KAJEN – Bupati Pekalongan Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E, M.M menyempatkan bersafari Ramadhan di Masjid Darussalam Desa Rowokembu, Kecamatan Wonopringgo pada Senin (3/3) malam. Acara ini merupakan kunjungan kerja pertama Bupati setelah selesai mengikuti retreat Kepala Daerah di Lembah Tidar, Magelang tanggal 28 Februari 2025 kemarin.
Paninggaran – Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri Dr. Drs. La Ode Ahmad P. Bolombo melakukan kunjungan ke Desa Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, pada Senin (24/02) siang Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung salah satu desa yang dinilai berhasil dalam pengelolaan potensi serta pencapaian prestasi di berbagai bidang.
Semarang - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Jawa Tengah Ny Galuh Kirana Sukirman dilantik menjadi ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan Periode 2025 - 2030, sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pekalongan, acara pelantikan dipimpin langsung oleh Istri Wakil Gubernur Jawa Tengah Ny. Nawal Arafah Yasin, pada hari Senin (24/2/2025). Pada acara yang berlangsung di Grhadhika Bhakti Praja Provinsi Jawa Tengah.
Operasi pasar ini bertujuan untuk mencegah penimbunan barang yang berlebihan dan menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan pasokan di masyarakat. Selain itu, pemerintah juga merencanakan gerakan pasar murah yang akan melibatkan Bupati untuk turun langsung ke pasar tradisional.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, menambahkan bahwa ketersediaan bahan pokok saat ini masih aman dan harganya wajar. "Seperti tadi yang dikatakan oleh pak wakil melaksanakan gerakan pangan murah, tapi yang paling penting adalah ketersediaan bahan pokok, itu masih tetap tersedia dan untuk harganya saat ini masih wajar," ungkapnya.
Pihaknya juga telah mengajukan penambahan pasokan gas 3 kg kepada Pertamina untuk memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan hingga Lebaran.
Winarti, pedagang di Pasar Kajen, membenarkan bahwa ketersediaan bahan pokok cukup memadai. "Ketersediaan bahan-bahan tetap ada cuman karena untuk sekarang mungkin karena bulan puasa konsumennya menurun, jadi sepi," ujarnya.
Ia juga melaporkan bahwa harga beberapa komoditas, seperti cabai rawit, mengalami penurunan, sementara harga tomat stabil.
Mak Nuryah, pedagang beras, menyatakan bahwa harga beras masih stabil. "Harga beras masih masih utuh dari awal 13.000 sekarang jadi 13.500, masih utuh lah aman," katanya.
Dengan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah dan kondisi pasar yang relatif stabil, diharapkan masyarakat Kabupaten Pekalongan dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa khawatir akan lonjakan harga dan kelangkaan bahan pokok.
Senin, 10 Maret 2025
Pemerintah Kabupaten Pekalongan selama bulan suci Ramadan 1446 Hijriah ini mengelar kegiatan pengajian rutin bagi ASN. Agenda Pengajian diawali pada Jum’at (7/2/2025) di Aula Setda Lantai 1 dengan Pembicara Kyai Hadi Wibowo dari Kajen.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Pekalongan, H Sukirman menyampaikan, Kegiatan ini merupakan inisiasi Bupati Pekalongan yang telah memerintahkan pada ASN di lingkungan Kota santri untuk melakukan kajian keagamaam Islam dalam suasana Ramadan. Meningkatkan keseimbangan spititual ASN di Lingkungan Kabupaten Pekalongan. “Kegiatan ini merupakan inisiasi dari Ibu Bupati Fadia Arafiq untuk mengajak seluruh ASN di Kabupaten Pekalongan dalam meningkatkan ibadah dan spiritualitas sebelum menjalankan tugas dan pelayanan,” terangnya.
Ditambahkan, Kegiatan ini di pusatkan di Aula setda setiap hari Jumat selama bulan suci Ramadan. Setiap OPD yang ada diharapkan menugaskan pegawainya untuk mengikuti kajian Ramadan.
Senada dalam kesempatan yang sama, Sekertaris daerah Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar menyampaikan, Melalui kegiatan pengajian ini diharapkan mampu meningkatkan sinergitas antar OPD dan ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Mengingat selama Ramadan ini banyak hal yang bersinggungan dengan hajat masyarakat, misalnya seperti kondisi saat ini mengenai kebutuhan pokok dan yang lainya. “Segenap Pimpinan dan ASN di Kabupaten Pekalongan melalui kegiatan ini bisa saling bersinergi mengatasi masalah yang ada selain untuk meningkatkan kadar ibadah selama puasa,”terangnya.
Pihaknya menambahkan terkait kondisi meningkatkan kebutuhan sembako selama bulan Ramadan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan segera menggelar operasi pasar di sejumlah titik, agar harga kebutuhan pokok masyarakat tidak melonjak drastis.
Senin, 10 Maret 2025
Mengusung visi "Kabupaten Pekalongan Maju, Adil, dan Sejahtera," Bupati Fadia dan Wakil Bupati Sukirman telah merumuskan lima misi utama yang akan menjadi landasan pembangunan daerah selama lima tahun ke depan, yaitui 1. Memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) warga Kabupaten Pekalongan, 2. Menuntaskan pembangunan dan penyediaan infrastruktur yang merata dan berkualitas, 3. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan UMKM yang berdaya saing, 4. Memperkuat ketahanan bencana dan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan. 5. Menguatkan implementasi tata kelola pemerintahan yang melayani.
Selain memaparkan visi dan misi, Bupati Fadia juga menekankan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan anggaran daerah. Hal ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja APBN dan APBD, serta Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900/833/SJ terkait penyesuaian pendapatan dan efisiensi belanja daerah.
Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, Bupati Fadia dan Wakil Bupati Sukirman telah menetapkan sejumlah prioritas pembangunan, antara lain antara lain: 1. Ruas tuntas jalan Kabupaten Pekalongan, 2. Kesehatan gratis bagi semua warga Kabupaten Pekalongan, 3. Pendidikan untuk semua, 4. Penanganan rob di wilayah pesisir, yang harus dibantu, 5. Pemberdayaan UMKM, petani, buruh dan nelayan yang maju dan mandiri, 6. Renovasi TPA Sampah yang saat ini juga harus menjadi perhatian, serta 7. Pengembangan wilayah industri untuk peningkatan investasi dan memudahkan perijinan.
"Kami berkomitmen untuk mensukseskan berbagai prioritas pembangunan tersebut dengan memaksimalkan sumber daya yang ada, berkolaborasi dengan berbagai pihak dengan menerapkan prinsip efisiensi yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan Inpres Presiden," ujar Bupati Fadia.
Di akhir pidatonya, Bupati Fadia mengajak seluruh elemen masyarakat dan DPRD Kabupaten Pekalongan untuk bersinergi dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik. Ia mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama, termasuk perbaikan infrastruktur jalan, penanggulangan banjir rob, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan.
"Kami yakin dengan dukungan dan kerja sama semua pihak, cita-cita kita untuk mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang maju, adil, dan sejahtera dapat segera terwujud," pungkasnya.
Rabu, 5 Maret 2025
Dalam Sambutannya, Bupati menyampaikan komitmennya untuk menjalankan pemerintahan dengan amanah serta membawa Kabupaten Pekalongan menuju kemajuan yang lebih baik.
Tiga program utama pada periode kedua ini masih seputar Infrastruktur Jalan, Bupati menegaskan bahwa pembangunan jalan menjadi prioritas utama pemerintahannya. Selanjutnya untuk sektor kesehatan, Bupati memastikan bahwa masyarakat yang belum memiliki BPJS Mandiri tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan secara gratis melalui program Universal Health Coverage (UHC). "Kini, layanan kesehatan bisa diakses hanya dengan menunjukkan KTP. Ini adalah langkah besar bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan," ungkapnya.
Selanjutnya yang ketiga adalah peningkatan mutu pendidikan. Bupati melihat pentingnya sektor pendidikan dalam meningkatkan daya saing daerah.
" Bapak-ibu sudah kita ketahui bahwa sebelum saya menjabat Bupati, pendidikan di Kabupaten Pekalongan berada di peringkat ke-34 se-Jawa Tengah. Namun, sejak 2020 kita berikan anggaran besar untuk pendidikan, dan pada 2023 Pemerintah kabupaten Pekalongan berhasil meningkatkan kualitasnya secara signifikan menjadi peringkat 1 di Jawa Tengah," jelasnya.
Dalam safari Ramadhan di Masjid Darussalam Rowokembu, Pemerintah Kabupaten juga memberikan bantuan sembako kepada 50 warga yang membutuhkan dan memberikan bantuan sebesar 50 juta rupiah kepada pengurus Masjid Darussalam untuk membantu mewujudkan perencanaan yang telah dibuat pengurus, salah satunya yaitu merenovasi bangunan fisik.
"Malam hari ini, Masjid Darussalam di tahun ini Insya Alloh kita berikan bantuan hibah sebesar 50 juta rupiah," ujar Bupati Fadia kepada seluruh jamaah yang hadir.
Sebelumnya perwakilan pengurus Masjid Darussalam Suharso menyampaikan bahwa pihak takmir memang sedang berencana untuk merenovasi bangunan fisik Masjid yang pada tahun 1980-an masih berstatus mushola namun karena kebutuhan masyarakat sekitar pada akhirnya statusnya berganti menjadi Masjid Jami' Darussalam agar bisa digunakan untuk melaksanakan ibadah sholat Jumat bagi warga setempat.
"Di lingkungan Rowokembu selatan, kami membutuhkan waktu itu tahun 1980-an untuk mendirikan masjid yang bisa untuk bersolat Jumat. Sehingga ini dari status langgar atau musola, dari lingkungan terdekat oleh para tokoh agama, diikrarkan n menjadi asjid jami untuk Jumatan dengan komisi pertama diperluas itu untuk serambian," tutur Suharso dalam sambutannya selaku perwakilan pengurus masjid.
Selasa, 4 Maret 2025
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DWP Kabupaten Pekalongan Tri Rafika Yulianti Yulian Akbar, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiyawan Dwi Antoro, S.KM.,M.Kes, para anggota DWP se-Kabupaten Pekalongan, unsur pelaksana dinas Kesehatan, serta masyarakat yang antusias mengikuti berbagai kegiatan, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis.
Kegiatan diawali dengan laporan kinerja dari masing-masing bidang DWP Kabupaten Pekalongan, dilanjutkan dengan pemaparan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dan dimeriahkan dengan Cek Kesehatan Gratis serta Bazar Murah Ramadhan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DWP Kabupaten Pekalongan, Tri Rafika Yulianti Yulian Akbar mengatakan bahwa Ia sangat mengapresiasi kinerja dari masing-masing bidang yang ada di DWP Kabupaten Pekalongan, serta Ia berharap untuk kedepanya bisa lebih ditingkatkan lagi.
Dan dengan adanya cek kesehatan gratis serta bazar murah ramadhan pada acara Rapat Kerja DWP tersebut, Ia berharap dapat memberikan manfaat kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan.
“Dengan adanya program pemeriksaan kesehatan gratis dan bazar murah ini, DWP Kabupaten Pekalongan berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Pekalongan,” ungkapnya.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiyawan Dwi Antoro, S.KM.,M.Kes., dalam paparanya juga mengatakan bahwa program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) merupakan inisiatif pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
“Program ini diberikan kepada seluruh kelompok masyarakat dengan berbagai mekanisme, seperti PKG Ulang Tahun yang mulai berjalan pada Februari 2025 untuk usia 0-6 tahun dan 10 tahun ke atas, PKG Sekolah pada Juli 2025 yang menyasar anak usia 7-17 tahun, serta PKG Khusus yang diperuntukkan bagi ibu hamil dan balita sesuai jadwal di puskesmas dan posyandu,” jelasnya.
Ia melanjutkan, Kabupaten Pekalongan menargetkan cakupan pemeriksaan kesehatan minimal 80% dari jumlah penduduk.
Senin, 3 Maret 2025
Pemilihan Desa Paninggaran sebagai contoh desa unggulan diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi pemerintah daerah, khususnya pemerintah desa, untuk terus berinovasi dalam upaya memajukan desa di Kabupaten Pekalongan. Beberapa penghargaan yang pernah diterima oleh Desa Paninggaran adalah Desa Anti Korupsi, kemudian Teh Parama yang berhasil mendapatkan medali perunggu/juara 3 pd The Golden Leaf Award 2022 di kategori Feature Green Tea dalam Golden Tea Award Australia dan diundang untuk hadir di Australia Tea Expo 2023 di Melbourne, dan masih banyak lagi prestasi lain yang telah didapat.
Sekretaris Daerah M. Yulian Akbar menuturkan bahwa kunjungan ini menjadi tambahan motivasi agar desa-desa lain bisa berinovasi dengan memanfaatkan potensi yang ada di wilayah masing-masing.
“Kunjungan ini memberikan inspirasi dan tambahan motivasi bagi kita, pemerintah daerah, termasuk pemerintah desa, untuk berbuat lebih baik lagi dan lebih inovatif dalam rangka memajukan desa di Kabupaten Pekalongan,” ujar M. Yulian Akbar kepada tim Media.
Selain itu, Dirjen Bina Pemerintahan Desa Dr. Drs. La Ode Ahmad P. Bolombo, AP, M. Si menekankan pentingnya menyebarluaskan inisiatif dan praktik terbaik yang telah dilakukan oleh Desa Paninggaran ke desa-desa lain di Kabupaten Pekalongan. Salah satu gagasan yang disoroti adalah inisiatif kerja sama antar desa atau aglomerasi desa, yang diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antar pemerintah desa dan berbagai pemangku kepentingan.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Harus ada kolaborasi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD), antar desa, serta dengan pemangku kepentingan lainnya,” tambahnya
Tidak hanya itu, Dirjen La Ode Ahmad juga berpesan kepada seluruh kepala desa, camat, dan para stakeholder yang hadir bahwa di bulan depan sudah mulai disibukan dengan bulan puasa yang identik dengan tradisi mudik, desa harus mempersiapkan agar layanan-layanan atau tempat wisata agar para pemudik betah di kampung halaman bukan justru berlibur ke tempat lain.
"Bulan depan kita sudah mulai sibuk, Desa sebagai tujuan mudik sudah siap belum. Jangan sampai orang mudik ke kampung halaman dalam hal ini Paninggaran, baru sehari menaruh koper kemudian bosan dan memilih pergi ke tempat lain untuk berlibur, hal seperti inilah yang bisa mendatangkan potensi ekonomi," imbuhnya
Diskusi lebih lanjut dengan Dinas Teknis akan dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana konsep aglomerasi desa dapat diterapkan secara efektif. Pemerintah berharap upaya ini akan mempercepat pembangunan desa yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di Kabupaten Pekalongan.
Jika mengutip perkataan bung Hatta bahwa Indonesia tidak akan bercahaya Karena obor besar di Jakarta tapi akan bercahaya karena lilin-lilin di desa. Inilah yang disebut memajukan negara melalui pembangunan desa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Murtono, S. STP, M. Si, Direktur Fasilitasin dan penataan administrasi pemerintahan desa Dra. Luse Anneke Tabalujan, M. Pd, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Tengah Nur Kholis, S.E, M.S.I, para Kepala OPD, Camat Se-kabupaten Pekalongan, Forkopincam Paninggaran, Paguyangan Kepala Desa se-Kecamatan Paninggaran,
Rep. Reza & Pras
Kamis, 27 Februari 2025
Ny Galuh Sukirman, ketua TP PKK dan Ketua Pembina Posyandu saat di wawancarai mengatakan akan ikut menyukseskan semua progam TP PKK Jawa Tengah Ny Nawal Taj Yasin. Selain 10 progam pokok PKK juga progam posyandu, " Apa yang kurang di kabupaten Pekalongan bisa kita perbaiki, juga pastinya membantu dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten agar bisa terlaksana progam untuk kesejahteraan masyarakat." Katanya.
Sementara itu PLH Bupati Pekalongan H. Sukirman S.S., M.S mengatakan tentunya akan menyukseskan program-program oleh Bupati yang melalui PKK seperti kemiskinan, stunting, pemberdayaan perempuan, " Program-progam dari Bupati melalui PKK harus didukung apalagi sesuai arahan dari Bapak Gubernur tadi, Dengan pelantikan ini, diharapkan TP-PKK Kabupaten Pekalongan dapat semakin kuat dan efektif dalam menjalankan program-program pemberdayaan kesejahteraan keluarga, serta membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kabupaten." Katanya.
Sementara itu Ketua TP PKK Jawa Tengah Ny Nawal Taj Yasin mendorong gerakan PKK bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga tangguh bencana, agar semua keluarga siap menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi, dengan memperkuat ketahanan pangan keluarga, meningkatkan kesehatan keluarga, meningkatkan pengetahuan keluarga. “Dalam melaksanakan program kerjanya, Tim Penggerak PKK dan Tim Pembina Posyandu tentu tidak mampu bekerja sendiri, oleh karena itu kerja sinergi dan kolaboratif sangat diperlukan antara Tim Penggerak PKK dan Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota dengan Provinsi dan berbagai organisasi, termasuk dengan Tim Pembina PKK demi tercapainya tujuan bersama,” terangnya.
Sementara, Plh Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen yang hadir dalam acara tersebut, menyambut baik dengan upaya dan inovasi TP PKK Jawa Tengah maupun kabupaten/kota, yang mampu bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. “Kami berharap pekerjaan-pekerjaan TP PKK dan Pembina Posyandu nanti, bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan program yang dicanangkan oleh kepala daerah. Utamanya adalah perintah dari Pak Presiden soal ketahanan pangan, kesejahteraan masyarakat, layanan kesehatan, dan sebagainya. Dan saya senang dengan program yang disampaikan untuk lima tahun ke depan,”
Kamis, 27 Februari 2025
Bagi Bupati Fadia pelantikan pada hari ini adalah kali kedua dirinya menjadi Bupati Pekalongan setelah terpilih kembali pada Pilkada Serentak 27 November 2024 kemarin. Sekaligus berhasil mematahkan mitos "tidak adanya Bupati Pekalongan terpilih dua periode secara berurutan".
Disampaikan Bupati Fadia bahwa Pelantikan kali ini menjadi lebih spesial karena dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto sekaligus menjadi momen bersejarah yang penuh makna. Suasana kebersamaan terasa kuat, dengan peserta yang mengikuti prosesi sesuai aturan dan menjalani latihan baris-berbaris dengan disiplin. "Ini adalah pelantikan kedua, apalagi kali ini dilaksanakan oleh Pak Presiden. Kesannya sangat mendalam, karena kebersamaannya tinggi, dan kita mengikuti aturan dengan lebih baik," ujar salah satu peserta.
Setelah kegiatan pelantikan kepala daerah tidak dengan wakilnya langsung bertolak menuju Magelang untuk mengikuti kegiatan pembekalan atau retreat di Akademi Militer, Magelang, 21-28 Februari 2025. "Setelah ini, saya langsung ke Magelang untuk mengikuti agenda retreat bersama para kepala daerah lain," tambahnya.
Ketika ditanya perihal efisiensi anggaran Bupati menambahkan nantinya Pemerintah Kabupaten Pekalongan tidak akan menghilangkan program namun memilih program yang menjadi prioritas utama. Kemudian pemerintah berupaya untuk mencarikan pembiayaan baik ditingkat provinsi maupun pusat untuk membangun Kabupaten Pekalongan lebih cepat. "Efisiensi bukan berarti menghilangkan hal yang tidak penting, tapi kita harus menentukan prioritas agar bisa menjalankan program dengan optimal," ujar Bupati Fadia kepada Tim media.
Sejalan dengan yang disampaikan Bupati Fadia, Wakil Bupati Sukirman menjelaskan sebagai bagian dari pemerintah pihaknya akan mendukung Presiden dalam merealisasikan program-program kerja yang telah ditetapkan. Pemerintah Kabupaten Pekalongan berkomitmen mendorong keberhasilan berbagai bidang guna memastikan pelayanan terbaik bagi rakyat. "Pesan yang disampaikan sangat jelas, kita harus melayani rakyat dengan baik dan bekerja dengan penuh dedikasi," tutupnya.
Jumat, 21 Februari 2025