KAJEN - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung III Tahun Anggaran 2024 Kodim 0710/Pekalongan Korem 071/Wijayakusuma di wilayah Kabupaten Pekalongan resmi dimulai.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten 1 Pemerintah Sekda Kabupaten Pekalongan Wiryo Santoso pada Upacara Pembukaan TMMD bertempat di Lapangan Desa Gebangkerep Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan, Rabu (24/7/2024).
Pembukaan TMMD ditandai dengan serah terima proyek dari Asisten 1 Pemerintah Sekda Kabupaten Pekalongan Wiryo Santoso kepada Dandim 0710/Pekalongan yang di wakili oleh Perwira Penghubung Kodim 0710 Pekalongan Mayor Kav Moch Purbo Suseno serta pemukulan gong yang disaksikan oleh jajaran Forkompinda dan tamu undangan yang hadir.
Adapun untuk sasaran fisik TMMD Sengkuyung III Tahun 2024 yang dikerjakan berupa pengaspalan jalan desa yang menghubungkan Desa Gebangkerep ke Desa Purworejo dan Desa Kalijambe Kecamatan Sragi dengan volume panjang 500 meter dan lebar 3 meter untuk sasaran pertama.
Sedangkan sasaran kedua dengan volume panjang 200 meter dan lebar 4 meter serta pembuatan talud volume panjang 50 meter dan tinggi 1 meter dengan anggaran biaya untuk fisik total Rp 316.415.000,00 serta sasaran non fisik berupa sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat.
Mayor Kav Purbo Suseno mewakili Dandim 0710/Pekalongan selesai peninjauan lokasi TMMD menyampaikan terimakasih kepada Pemda yang sudah memberi mandat kepada TNI khususnya Kodim 0710/Pekalongan untuk bersama-sama semua komponen dalam ikut membangun kabupaten Pekalongan melalui program TMMD.
" Saya mewakili Komandan Kodim 0710/Pekalongan mengucapkan terimakasih kepada Pemda yang sudah memberikan mandat untuk membangun desa melalui program TMMD sengkuyung III ini",terang Mayor Kav Purbo Suseno.
Ia juga menjelaskan bahwa TNI bersama-sama semua komponen masyarakat siap melaksanakan tugas selama 30 hari kedepan untuk melaksanakan pembangunan jalan poros di Desa Gebangkerep Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan.
Sementara itu Asisten 1 Pemerintah Sekda Kabupaten Pekalongan Wiryo Santoso menyampaikan bahwa kegiatan TMMD merupakan sinergitas antara Pemerintah Daerah dengan TNI dan instansi terkait serta komponen masyarakat yang meliputi kegiatan fisik dan non fisik dengan harapan akses perekonomian semakin mudah dan edukasi masyarakat semakin meningkat. Kita berharap dengan kerjasama TNI melalui program TMMD ini maka percepatan pembangunan di Kabupaten Pekalongan akan tercapai ", ungkapnya.
Kamis, 25 Juli 2024
KAJEN - Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Pekalongan salah satunya ditopang oleh Koperasi, Ungkapan tersebut mencuat pada peringatan Hari Koperasi ke-77 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan.Acara berlangsung di halaman kantor Dinas Koperasi UKM dan Naker Kabupaten Pekalongan pada Minggu (21/7/2024).
KAJEN - Stabilkan harga sejumlah kebutuhan pangan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Pekalongan gelar Bazar pangan murah di halaman Kantor Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan. Acara ini sebagai rangkaian peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-64 dan HUT IAD ke-24, Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan, Selasa (18/7/2024).
KAJEN - Haul adalah salah satu bentuk penghargaan kepada para pendahulu yang telah meletakkan dasar-dasar kehidupan bermasyarakat untuk kemudian diteladani dan dicontoh.
Demikian disampaikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam sambutanya yang dibacakan Asisten 1 Setda Kabupaten Pekalongan Wiryo Santoso pada acara Bungkus Bersholawat, Pengajian Umum Khaul Waliyullah Dukuh Bungkus dan Santunan Anak Yatim, Desa Kalimojosari Kecamatan Doro, Minggu 21 Juli 2024 malam.
Pasalnya, dalam even yang diikuti 51 tim dengan total peserta sebanyak 1.154 orang itu, perwakilan Kota Santri berhasil meraih juara 2. Demikian disampaikan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, saat membuka secara resmi Lomba Dayung Dragon Boat Bemtos Open CUP 2024 dalam rangka Sedekah Laut TPI Jambean Desa Pecakaran, Kecamatan Wonokerto, Rabu (24/07/2024) siang.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati hadir bersama suaminya, yakni Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Ashraff Abu, serta sejumlah kepala OPD dan pejabat terkait. Sebagai bentuk dukungan, Bupati berjanji bahwa Pemkab Pekalongan akan memberikan bantuan berupa perahu sebagai penyemangat, “Kita tidak punya dayung karbon. Tapi bisa juara 2. Itu luar biasa. Insya Allah, nanti kita akan berikan 4 perahu karbon untuk acara lomba dan kegiatan lainnya, agar semangat anak-anak Kabupaten Pekalongan untuk meraih kemenangan semakin meningkat,” tambahnya.
Bupati Fadia juga menyampaikan bahwa Lomba Dayung TPI Jambean merupakan acara sederhana namun membanggakan yang rutin diselenggarakan setiap tahun dan menjadi ciri khas Desa Pecakaran, Wonokerto. "Ini menjadi ciri khas dari desa yang kita cintai ini, Desa Pecakaran, yang mana setiap tahunnya selalu mengadakan lomba dayung. Ini adalah hal yang luar biasa yang setiap tahun yang tidak pernah tidak diadakan," ujarnya.
Bupati berharap sedekah laut yang digelar akan membawa manfaat yang luar biasa dan meningkatkan rezeki para nelayan. "Karena kalau kita bersyukur, Allah pasti akan memberi berlipat-lipat ganda," tutupnya.
Selain membuka, Bupati juga sekaligus menyalurkan hibah kepada Perkumpulan Nelayan Bersatu TPI Jambean sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sedekah laut. Acara tidak hanya lomba dayung, tetapi serangkaian kegiatan lainnya juga digelar dalam rangka sedekah laut seperti Larung Sesaji, Wayang, Pertunjukan Musik, dan Pengajian Umum.
Sementara itu Kepala Desa Pecakaran Tarjuki mengucapkan terimakasih kepada Bupati Pekalongan beserta tamu undangan lain yang telah menghadiri Lomba Dayung Dragon Boat Bemtos Open CUP 2024 dalam rangka Sedekah Laut TPI Jambean. "Semoga kedatangan Bupati dan rombongan membawa keberkahan bagi masyarakat desa Pecakaran dan sekitarnya," harapnya.
Kamis, 25 Juli 2024
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar saat membacakan sambutan Bupati mengapresiasi telah terselenggaranya kegiatan ini, Pihaknya mengajak insan Koperasi untuk membangkitkan semangat koperasi dalam turut mensejahterakan masyarakat Kabupaten Pekalongan.
"Saya apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Ibu para pengurus dan para penggiat koperasi di Kabupaten Pekalongan. Pada Peringatan Hari Koperasi ini mari kita jadikan momentum untuk bersama-sama bangkit dan menumbuhkan ekonomi di Kabupaten Pekalongan ini supaya tidak hanya sebagai slogan saja," terangnya.
Ditambahkan, Koperasi juga harus dapat berinovasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan menyikapi tantangan serta perkembangan jaman. Terlebih diera saat ini yang semuanya serba digital, juga harus menjadi peluang Koperasi untuk dapat mengikuti perkembangannya.
“Kita harus pikirkan apa yang harus kita ubah, inovasi apa yang harus kita lakukan supaya koperasi punya road map untuk bangkit, programnya yang jelas, bisa merangkul anak-anak mudanya, dan harapannya nanti tentu saja koperasi ini bisa meningkatkan kesejahteraan anggota dan juga daerah," terangnya.
Dikesempatan yang sama, Ketua Panitia kegiatan, Ra’sul Hakim menyampaikan bahwa ekonomi koperasi atau perkumpulan koperasi di Indonesia harus dilestarikan terutama di Kabupaten Pekalongan. Karena tidak dapat dipungkiri peran koperasi juga sangat besar dalam turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Harapan kami pemerintah bisa mendukung 100% keberadaan Koperasi, karena indikator kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pekalongan ini salah satunya yang menopang adalah bisa koperasi,” katanya.
Kegiatan dihadiri kurang lebih 1000 orang yang terdiri dari pengurus koperasi se-Kabupaten Pekalongan. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan beasiswa berupa uang pembinaan untuk anak anggota koperasi, penghargaan kepada koperasi berprestasi, penyaluran santunan paket sembako.
Rabu, 24 Juli 2024
Disampaikan Sekertaris Daerah abupaten Pekalongan, M yulian Akbar, saat ini harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota santri relative stabil, namun demikian Pemerintah menilai sangat penting selenggarakan berbagai upaya untuk stabilkan harga sejumalah kebutuhan pangan. Salah satunya melalui kegiatan Bazar pangan murah bersama Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam pengendalian inflasi daerah.
”Kegiatan bazar pangan murah ini kerja sama Kejari dengan pemerintah daerah, terutama dari Disperindag, Gapoktan dan lain-lain yang ikut serta. Tujuannya untuk berbagi dalam menstabilitaskan harga pangan sesuai anjuran pemerintah pusat,” terangnya.
Senada, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan, Feni Nilasari dalam sambutanya menyampaikan, Pihaknya sangat berterimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi sukseskan peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-64 dan HUT IAD ke-24. Upaya ini juga sebagai peran Kejaksaan Negeri dalam membantu pemerintah mengendalikan inflasi.
”Terimakasih kepada Pemkab Pekalongan dan semua pihak yang terlibat, dengan bazar murah ini sebagai upaya kita semua untuk turut mengendalikan inflasi, yang merupakan tugas pemerintah,” terangnya.
Bazar murah untuk masyarakat ini digelar satu hari dengan menyediakan 500 Paket sembako berisi 5kg beras, 1 liter Minyak goreng dan 1Kg gula pasir dengan harga Rp85 ribu/ paket, juga berbagai aneka komoditi pangan seperti telur, bumbu dapur, olahan ikan, sayuran, dan jajanan hasil UMKM setempat serta kebutuhan pokok lainnya.
Salah satu warga Desa Pacar, Kecamatan Tirto, Amel mengaku sangat senag dengan adanya bazar pangan murah ini karena harganya sangat terjangkau. Masyarakat bisa menukar kupon yang disediakan untuk membeli paket barang kebutuhan pokok.
Rabu, 24 Juli 2024
Dalam sambutanya Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang dibacakan Asisten 1 Pemerintah Sekda Kabupaten Pekalongan Wiryo Santoso mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan dan UIN Abdurrahman Wahid Pekalongan yang telah menginisiasi terwujudnya Kampung Moderasi Beragama Desa Kutorojo.
“semoga program Kampung Moderasi Beragama yang digagas Kemenag Ridapat berjalan sukses dan mampu melahirkan lebih banyak lagi desa/kelurahan dengan sifat toleransi umat beragama yang tinggi dan menciptakan kerukunan antar umat beragama ditengah masyarakat sehingga terwujud pula kehidupan masyarakat yang harmonis dalam keragaman, toleran, serta memperkokoh sikap beragama yang moderat berbasis desa atau kelurahan,” katanya.
Tak lupa bupati juga mengucapkan selamat kepada seluruh warga Desa Kutorojo yang telah bersama-sama menjadikan Desa Kutorojo sebagai salah satu desa moderasi beragama. “desa moderasi beragama adalah salah satu prestasi yang membanggakan, dimana salah satunya adalah membuktikan bahwa Desa Kutorojo adalah desa yang harmonis, aman dan bebas dari konflik terutama yang berlatar belakang agama meski terdapat keberagaman dalam masyarakatnya,” tambahnya.
Bupati berharap Kantor Kemenag Kabupaten Pekalongan dan UIN Abdurahman Wahid dapat terus bersinergi dengan Pemkab Pekalongan untuk memajukan masyarakat Kota Santri. “dengan terujudnya Kampung Moderasi Desa Kutorojo kami berharap kerjasama Pemkab, Kankemenag dan UIN Abdurahman Wahid dapat terus bersinergi sehingga membawa manfaat bagi masyarakat khususnya warga Kabupaten Pekalongan,” pintanya.
Rabu, 24 Juli 2024
Acara yang dilangsungkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan pada Selasa malam (23/7/2024) tersebut dihadiri pula oleh Forkopimda Kabupaten Pekalongan, serta perwakilan berbagai elemen masyarakat Kabupaten Pekalongan.
AKBP Wahyu Rohadi kini menjabat sebagai Kasubagtihorkam Bag Yanhak Rowatpers SSDM Polri. Sedangkan AKBP Doni Prakoso Widamanto, S.I.K sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Pekalongan Kota.
Dalam sambutanya Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq mengatakan bahwa suka atau tidak suka akan dialami yakni datang dan pergi pejabat di Kabupaten Pekalongan merupakan kodrat sebagai pemimpin.
“saya selaku bupati mengucapkan selamat bertugas ditempat yang baru kepada AKBP Wahyu Rohadi yang akan bertugas di ibukota ditempat yang secara penduduk lebih ramaia dari Kabupaten Pekalongan,” katanya.
AKBP Wahyu Rohadi menurut Bupati adalah orang yang baik dan tidak pernah meminta apapun kepada Bupati. Kapolres menurut Fadia dapat berkomunikasi dengan baik baik dengan bupati maupun forkompimda dan mengayomi masyarakat di wilayah hukumnya. Sehingga pada saat Pemilu Serentak kemarin dapat berjalan dengan aman dan tenang.
“saya doakan beliau bisa kembali ke Jawa Tengah dengan pangkat dan jabatan yang lebih tinggi dan tidak melupakan Kabupaten Pekalongan,” harapnya.
Kepada Kapolres yang baru, bupati mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung bersama Forkompimda Kabupaten Pekalongan. Dikatakan Fadia, meski baru akan tetapi Kapolres lama sedikit banyak sudah mengenal Kabupaten Pekalongan karena dua kecamatan yakni Buaran dan Tirto masuk wilayah hukum Polres Pekalongan Kota.
“Selamat datang di Kabupaten Pekalongan dimana ada 19 kecamatan dan penduduknya 1 juta lebih. Kami sampaikan kepada bapak Kapolres bahwa warga Kabupaten Pekalongan orangnya baik-baik semua,” terangnya.
Dirinya berharap, Kapolres yang baru dapat berkomunikasi yang baik dan bisa membentuk persaudaraan yang baik sehingga nanti pelaksanaan Pilkada dapat berjalan dengan kondusif, masyarakatnya adem ayem.
Rabu, 24 Juli 2024
Ditambahkan bupati bahwa Haul juga menjadi cara kita untuk berintrospeksi atas apa yang telah kita kerjakan selama ini agar kedepan menjadi lebih baik. “saya berharap acara ini dapat menjadi momen bagi kita untuk memperingati dan mengenang serta menghidupkan semangat dan ajaran-ajaran para sesepuh kita dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Dalam acara haul ini, lanjut Fadia, kita tidak hanya mengingat dan mengenang sosok yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan agama dan kemajuan masyarakat di Dukuh Bungkus dan sekitarnya serta Kabupaten Pekalongan. “saya berharap kita dapat dari kehidupan beliau, serta mengambil hikmah dan insprirasi untuk menjalani kehidupan kita dengan lebih baik,” terangnya.
Melalui kegiatan haul, bupati mengajak masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan kecintaan terhadap nilai-nilai keagamaan yang telah ditanamkan oleh waliyullah Dukuh Bungkus. Menjadikan haul ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan menjaga keharmonisan dan kerukunan antar umat beragama.
“Peringatan haul ini menjadi lebih bermakna karena bertepatan dengan Bulan Muharam yang merupakan salah satu bulan spesial yang dianjurkan untuk berbuat baik, berbagi dengan sesama terutama dengan anak yatim. Dan saya berharap seluruh elemen masyarakat senantiasa dapat bersinergi dalam upaya memajukan daerah dan bersama-sama mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang sejahtera, adil dan merata (Setara),” pungkasnya.
Selasa, 23 Juli 2024
Hal ini seperti yang disampaikan Kepala UPT Obyek Wisata Linggoasri Kecamatan Kajen, Hari Purnomo, beberapa waktu lalu. Hari mengatakan, dua spot tersebut paling banyak diminati oleh pengunjung karena ada beberapa kegiatan menarik. “untuk taman satwa para pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan satwa seperti memberi makan dan di taman bunga banyak spot selfie yang menarik,” terangnya.
Pada musim liburan ini, terangnya, wisatawan banyak didominasi oleh wisatawan keluarga dan banyak didominasi dari pengunjung lokal, namun juga ada dari beberapa daerah tetangga, seperti Batang, Pemalang dan lainnya. “saat liburan sekolah, untuk tarif tidak begitu mengalami perubahan. Tiket masuk untuk anak anak hari biasa Rp.5000 sedangkan dewasa Rp 7500, saat liburan Rp 10 ribu,” tambah Hari.
Dijelaskan Hari, bahwa untuk menambah minat pengunjung, saat ini sedang dibangun taman kelinci berlokasi di depan arena gajah. “taman kelinci tersebut dalam waktu dekat bisa beroperasi dan diharapkan dapat menarik lebih banyak lagi wisatawan yang berkunjung di Linggoasri,” harapnya.
Rabu, 17 Juli 2024
Demikian disampaikan Bupati dalam sambutanya yang dibacakan Asisten 1 Pemerintah Sekda Kabupaten Pekalongan Wiryo Santoso pada acara Lebaran Yatim : Berbagi Cinta Berlimpah Berkah, santunan anak yatim, piatu, yatim piatu, difabel dan dhuafa yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pekalongan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan, Selasa 16 Juli 2024.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Baznas Kabupaten Pekalongan Muhtaram, perwakilan Dindikbud, Bagian Kesra serta ratusan anak yatim, dhuafa dan difabel penerima santunan.
Bupati Fadia atas nama Pemkab Pekalongan dalam kesempatan tersebut mengapresiasi kepada Baznas Kabupaten Pekalongan yang telah menginisiasi sekaligus menyelenggarakan kegiatan ini. Menurutnya Bulan Muharam merupakan bulan pertama dalam kalender Islam dan merupakan bulan penuh makna bagi umat muslim. “banyak peristiwa besar yang terjadi pada bulan ini, sehingga Bulan Muharam menjadi bulan yang mulia,” katanya.
Dalam momentum bulan ini, lanjut Fadia, alangkah lebih baiknya diisi dengan amal kebaikan, salah satunya dengan bersedekah kepada saudara kita yang membutuhkan. Dijelaskannya kegiatan berbagi ini tidak hanya sekedar memberikan bantuan materi tetapi juga memberikan cinta, perhatian dan dukungan moral kepada 1.000 anak sekolah yatim piatu, dhuafa dan difabel yang tersebar di 19 kecamatan di Kabupaten Pekalongan. “Semoga dengan bantuan yang disalurkan ini menjadikan anak semakin semangat belajar dan meraih cita-cita. Dan anak ingat selalu dan terus berdoa kepada Allah. Tetaplah berusaha dengan tekun dan jadilah pribadi yang baik serta peduli terhadap sesama,” pintanya.
Bupati juga mengajak untuk meningkatkan rasa kepedulian dan kebersamaan, khususnya kepada anak yatim piatu dan dhuafa. “semoga kegiatan ini menjadi inspirasi kita semua untuk selalu berbagai selalu peduli dan mencintai sesama, sehingga keberkahan dari Allah akan menyertai kita semua,” harap Fadia.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Pekalongan Muhtarom menjelaskan jumlah keseluruhan santunan anak yatim dan dhuafa pada kegiatan ini adalah 1.000 orang namun yang diundang ke pendopo sekitar 400 orang dan lainnya langsung dikirim ke panti dan pemohon masing-masing. “Semoga dengan kegiatan santunan anak yatim dan dhuafa ini kita semua diberkati oleh Allah SWT, karena mereka adalah benteng daerah kita, dan doa mereka Insyallah langsung tembus kelangit dan ijabah,” terangnya.
Rabu, 17 Juli 2024