KAJEN – Untuk menjaga kebersihan dan keindahannya, Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan dibersihkan tiga kali dalam sehari oleh petugas kebersihan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH).
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perkim LH, Drs. Muhammad Abduh Gazali, MT melalui Kabid Kebersihan dan Pertamanan, Budi Tulus Suwito ST di ruang kerjanya, Selasa (16/07/24). Pihaknya menerjunkan 6 orang petugas per hari, yang terbagi dalam 3 shift, yaitu pagi, siang, dan sore, untuk membersihkan area Taman Alun-Alun Kajen.
Alun-Alun Kajen sejak tiga tahun terakhir ini cukup menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya, menyusul dibangunnya berbagai fasilitas di kawasan tersebut.
Kawasan Alun-Alun Kajen saat ini dilengkapi dengan berbagai bangunan yang dapat dijadikan spot foto yang instagramable serta fasilitas taman bermain anak serta lapangan futsal yang dapat dimanfaatkan secara gratis. Bangunan dan fasilitas tersebut antara lain Gapura Asmaul Khusna, pedestrian dengan kursi-kursi taman nan cantik, dan ikon Al Qur’an yang dilengkapi dengan air mancur warna-warni, taman bunga, Lorong Pelangi, dan Boulevard Cinta.
Ratusan warga mengunjungi Alun-Alun Kajen pada hari biasa dan bahkan ribuan warga pada akhir pekan antusias untuk menyaksikan air mancur warna-warni di bawah bangunan ikon Al Qur’an yang memutar, berfoto di sejumlah spot yang tersedia , bermain bersama keluarga maupun berolah raga futsal di lapangan yang sudah dibangun di kawasan tersebut.
Kawasan Alun-Alun Kajen, seperti disampaikan Kepala DPU Taru Kabupaten Pekalongan, Murdiarso, SP, MT melalui Kabid Tata Ruang dan Pertanahan, Abdul Ghony, ST, MT, juga dilengkapi dengan puluhan tong sampah yang tersebar di sejumlah titik. “Ada sekitar 20 titik pembuangan sampah hasil CSR Bank Jateng yang ditempatkan di lokasi Taman Alun-alun Tahap I dan ada sekitar 15 titik pembuangan sampah di Lokasi Tahap II,” ujar Abdul Ghony.
Bahkan saat ini pihaknya juga tengah mempersiapkan tampilan area Taman Alun-Alun Kajen untuk menghadapi kegiatan pemkab dan masyarakat yang cukup padat di Bulan Agustus mendatang, dengan membersihkan kolam serta melakukan pemeliharaan air mancur, agar tampil maksimal dan mempesona. “Insya Allah dalam 1 hingga 2 minggu ini pemeliharaan selesai dan masyarakat bisa menyaksikan kembali atraksi air mancur warna-warni dan ikon Al Qur’an yang memutar,” ungkap Abdul Ghony.
Untuk menjaga Taman Alun-Alun tetap bersih, rapi dan indah, pihaknya juga memohon kepada para pengunjung untuk ikut bersama-sama menjaga kebersihan kawasan, dengan membuang sampah di tempat yang sudah disediakan, serta ikut menjaga agar fasilitas yang ada dapat bertahan lama dan bermanfaat untuk masyarakat yang lebih luas.
Rabu, 17 Juli 2024
KAJEN - Melihat banyaknya pecinta motor Di Kabupaten Pekalongan, Pemerintah Kabupaten membangun sarana balap motor di kawasan UMKM Center, Kelurahan Kedungwuni Barat Kecamatan Kedungwuni.
Peletakan batu pertama dilakukan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Rabu 10 Juli 2024 bersama Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Ashraff Abu dan dihadiri Kepala Dinporapar Kabupaten Pekalongan bersama Kepala OPD, Forkompimcam Kedungwuni serta ratusan pecinta motor se Kabupaten Pekalongan.
JAKARTA - Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, S.Sos, M.Si menyampaikan paparan sebagai finalis Askompsi Digital Leadership Government Award (ADLG) Awards 2024 di depan perwakilan Menteri Dalam Negeri dan tim penilai dari sejumlah instansi lainnya, di Hotel Double Tree by Hilton Jakarta (27/06/2024).
KAJEN - Petugas Pencocokan dan Penelitian (Coklit) KPU Kabupaten Pekalongan mendatangi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq untuk di data sebagai pemilih pada Pilkada Serentak 2024.
Petugas coklit datang ke rumah dinas Bupati, Rabu 26 Juni 2024 didampingi komisioner KPU, Bawaslu serta PPK dan Panwascam Kedungwuni.
KAJEN - Program Relokasi, Ratusan Kepala Keluarga (KK) warga Dukuh Simonet, Desa Tratebang, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan yang terdampak rob segera miliki rumah baru. Bupati Pekalongan Hj Fadia Arafiq langsung meresmikan dengan peletakan batu pertama pembangunan rumah hibah ini, Rabu (26/6/2024).
Pemkab berkomitmen menuntaskan pekerjaan perbaikan ruas-ruas jalan di Kabupaten Pekalongan, bahkan pemkab telah mengusulkan perbaikan Ruas Jalan Kertoharjo - Karangdadap yg mengalami rusak kategori sedang ke Bappenas. Hal ini disampaikan oleh Kepala DPU Taru, Murdiarso, SP, MT melalui Kepala Bidang Bina Marga, Ahmad Al Faruq, ST, di ruang kerjanya, Senin (15/07/2024).
“Tahun 2023 ini, DPU sudah mengusulkan perbaikan ruas Kertoharjo - Karangdadap lewat Dana Inpres, bahkan bupati didampingi Kepala DPU Taru dan kabid terkait bertemu langsung dengan kepala Bappenas. Menteri menjanjikan dana sebesar Rp. 28 M untuk perbaikan ruas jalan tersebut. Kami masih menunggu,” jelas Faruq.
Usulan dana 28 M direncanakan untuk pelebaran jalan dengan beton dan aspal diatasnya (dari yang tadinya 5 m dilebarkan menjadi 7 m). Hal ini sesuai ketentuan Kementrian PU bahwa untuk ruas jalan kabupaten yang merupakan jalan kategori kelas 3 minimal memiliki lebar badan jalan 5,5 m.
Selanjutnya, apabila sampai Juli ini belum ada jawaban dari Bappenas, DPU memastikan pihaknya akan melakukan perbaikan ruas jalan Kertoharjo - Karangdapdap sepanjang 5 km tersebut dengan menggunakan anggaran pemeliharaan rutin. “Nanti kami sisir dan di minggu ini kita akan action. Harapannya pengguna jalan bisa nyaman dan bisa mengurangi kecelakaan. Diperkirakan waktu pengerjaan sekitar 1- 2 minggu. Insya Allah hari ini atau besok kita kirim material ke lapangan,” ujarnya.
Ditambahkan, Dinas PU Taru juga akan menganggarkan dana APBD tahun 2025 sekitar Rp. 5 M untuk perbaikan ruas jalan Kertoharjo - Karangdadap tersebut.
DPU Taru Kabupaten Pekalongan, kata dia, sudah pernah mendapatkan Dana Inpres untuk perbaikan 2 ruas jalan dengan nilai Rp. 20 M di tahun 2023 lalu. “Kami berharap tahun 2024 bisa mendapatkan dana untuk perbaikan ruas Kertoharjo-Karangdadap dan yang lainnya,” ungkap Faruq.
Selain ruas Jalan Kertoharjo – Karangdadap, pekerjaan rehabilitasi ruas jalan Kemplong - Rowoyoso sepanjang 150 meter dan lebar 4 hingga 5 meter akan dilaksanakan di bulan Juli - Agustus ini, dengan anggaran sebesar Rp. 800 juta.
Sementara untuk jalan berlubang di jalan Pasar Wiradesa Kampil dengan panjang sekitar 2 km saat ini sudah ditambal/perbaiki dengan pekerjaan pemeliharaan rutin.
Selanjutnya pekerjaan ruas jalan Blacanan - Depok dengan anggaran Rp. 2,5 M akan dilaksanakan segera di Juli ini. “Pekerjaan ini merupakan lanjutan dari tahun 2022. Ruas Jalan Blacanan menuju Boyoteluk sepanjang 1,2 KM dibangun dengan konstruksi rigid beton disertai peninggian jalan 70 cm,” jelasnya.
Faruq meminta masyarakat agar bersabar terkait perbaikan jalan. “ DPU Taru sebenarnya sudah berusaha untuk melayani masyarakat secara maksimal tapi semua harus melewati tahapan mulai perencanaan, usulan dan sebagainya sehingga kami berharap masyarakat untuk bersabar,” pintanya.
Dikatakannya, DPU Taru sudah mempunyai inventarisasi jalan rusak. Pihaknya setiap tahun mengadakan survei kemantapan jalan , dengan tujuan untuk menghitung jalan baik, sedang maupun rusak dan persentasinya. Selanjutnya pihaknya memilah mana yang usulan untuk pusat, provinsi ataupun APBD.
Disebutkannya, Kabupaten Pekalongan memiliki 297 ruas jalan yang berada di bawah kewenangan DPU Taru ditambah jalan poros yang bisa dikerjakan DPU Taru maupun desa masing-masing. Sebanyak 235 ruas jalan merupakan jalan kabupaten. Kondisi jalan tersebut 74,67 persen dalam kategori mantab dan 25,33 persen tidak mantab. Di tahun 2024 ini ada 28 lokasi pekerjaan lelang, tinggal pengerjaan oleh rekanan.
Selasa, 16 Juli 2024
Hadir dalam rapat tersebut Bupati Pekalongan, Pimpinan DPRD bersama Anggota, Forkompinda, Sekda Kabupaten Pekalongan, Kepala OPD serta stakeholder.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan Rancangan KUA PPAS APBD Tahun Anggaran 2025 Dan Persetujuan Bersama 2 (Dua) Raperda Yaitu Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Apbd Tahun Anggaran 2023 Dan Raperda Tentang Penetapan Deşa.
Dalam sambutanya, Bupati Fadia mengatakan penandatanganan Pakta Integritas KUA PPAS APBD Tahun Anggaran 2025 sebagai wujud komitmen kita dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan penuh integritas, kejujuran, dan profesionalisme. “Penandatanganan Pakta Integritas KUA PPAS APBD Tahun Anggaran 2025 ini merupakan langkah awal yang penting dalam membangun budaya kerja yang berintegritas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan,” katanya.
Ditambahkannya, Pakta Integritas ini bukan hanya sebuah dokumen formalitas, tetapi merupakan janji kita kepada diri sendiri, bangsa, dan negara untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya serta berkomitmen melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan penuh integritas, kejujuran, dan profesionalisme, menghindari segala bentuk penyimpangan dan pelanggaran hukum. “selain itu agar selalu menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika dalam bekerja; Bekerja secara profesional dan akuntabel; dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” paparnya.
Dikatakan Fadia bahwa Menjalankan komitmen dalam Pakta Integritas ini bukanlah hal yang mudah. Diperlukan tekad dan komitmen yang kuat dari kita semua. “Oleh karena itu, marilah kita jadikan Pakta Integritas ini sebagai pedoman dalam bekerja dan berperilaku,” ajaknya.
Kamis, 11 Juli 2024
Ditemui seusai acara, Bupati menjelaskan dengan banyaknya pecinta motor tersebut, maka Pemkab membangun sarana balap motor agar mereka bisa menyalurkan hobinya dengan baik serta tidak mengganggu orang lain. “saya berharap masyarakat Kabupaten Pekalongan tidak sembarangan lagi ikut trek-trekan dijalan yang bisa mengakibatkan kecelakaan bahkan meninggal dunia,” ujarnya.
Dijelaskan Bupati, pembangunan sarana balap ini mungkin belum sempurna dan nantinya akan terus diperbaiki. Sarana balap ini, lanjut Fadia, bisa digunakan untuk lomba tingkat propinsi namun akan dikembangkan untuk lomba tingkat nasional. “semoga sarana balap ini bisa dimanfaatkan, dijaga dan dirawat dengan baik dan saya minta pecinta motor bisa bersatu dan bisa membuat sendiri jadwal latihannya,” pintanya.
Hal senada dikatakan Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Ashraff Abu, menurutnya dirinya merupakan salah seorang yang mendorong agar lokasi sarana balap motor ada di UMKM Center. Karena selain dekat dengan Kantor Dekranasda juga agar bisa mendongkrak UMKM. “semoga nanti tempat ini bisa ramai dan UMKM juga bisa ramai. Mudah-mudahan setelah ini akan ada kompleks olahraga yang akan kita bangun di Kabupaten Pekalongan ini, kita akan cari tempat yang cocok dan sesuai agar nantinya bisa bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinporapar Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro dalam sambutanya menuturkan bahwa dengan dibangunya sarana fisik pembangunan sarana balap motor ini dapat menjadi salah satu sarana olahraga bagi masyarakat. “panjang sirkuit yang akan dibangun sekitar 900 meter lebih yang di target pada Bulan November tahun ini bisa selesai,” jelasnya.
Kamis, 11 Juli 2024
Kedatangan jamaah haji asal Kota Santri berjumlah 332 orang disambut keluarganya yang sudah menunggu di kawasan alun alun Kajen. Sebelum pulang ke rumahnya masing masing.
Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan selamat kepada para jamaah haji yang tiba di tanah air dengan selamat. Bupati juga berdoa agar warganya yang baru saja menunaikan ibadah di tanah suci menjadi haji yang mabrur.
Bupati juga berpesan supaya setelah menjalankan haji dapat menjadi suri tauladan yang baik ke lingkungan sekitar. Dalam hal ini, mereka bisa membimbing, agar selalu meningkatkan ketaqwaan keimanannya dengan meningkatkan semua ibadahnya, seperti shalat lima waktu dan lainnya.
''Insya Allah, para jamaah haji ini dapat menjadi tokoh agama yang baik di daerahnya masing masing,'' katanya.
Selanjutnya Fadia menjelaskan, terkait kuota jamaah haji di Kabupaten Pekalongan, harapannya bisa lebih banyak lagi. Kemudian fasilitas fasilitas dari kementrian agama ketika memberangkatkan jamaah haji juga perlu ditingkatkan. Sebab sebagian besar jamaah yang menunaikan ibadah rukun Islan kelima ini sudah sepuh atau kebanyakan orang tua.
Dengan demikian, perlu adanya perhatian supaya mereka bisa mendapatkan pelayanan dengan baik. Terutama ketika akan menjalankan rangkaian ibadah haji, butuh fasilitas yang bagus sehingga bisa memperlancar proses pelaksanaan beribadah di tanah suci.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga merasa prihatin, karena jamaah yang berada di kloter ini, satu di antaranya meninggal dunia. Jemaah yang wafat sudah dimakamkan di tanah suci mekah dan sebelumnya sudah disetujui pihak keluarga.
''Sedangkan yang sakit diajak pulang dan dirawat di RS Moewardi Surakarta. Semoga jamaah yang meninggal dunia diterima di sisi Allah SWT,'' ungkapnya.
Senin, 8 Juli 2024
Kegiatan dibuka oleh Dr H Suhajar Diantoro, M.Si (Tenaga Ahli Utama Mendagri/ Wakil Rektor IPDN) mewakili Mendagri, dilanjutkan dengan pengundian nomor urut paparan. Kemudian paparan dari masing-masing finalis, dan dilanjutkan sesi tanya jawab dari tim penilai kepada finalis.
Tim Penilai yang hadir yaitu dari Dirjen Bina Bangda Kemendagri yang diwakili Koordinator Substansi Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian, Direktorat Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah II, Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Dr. Ucup Hidayat,S.Si.,MM,
Penilai lainnya yaitu Prof. DR. Agus Heruanto Hadna (Guru Besar Departmen Manajemen dan Kebijakan Publik Universitas Gajah Mada), Dr. Gerry Firmansyah, S.T.M.Kom (Direktur Eksekutif Wantiknas), Dr. Andi Yuniantoro, S.Si, M.Kom (CEO Inixindo Jogja).
Finalis terdiri atas 9 orang yang merupakan nominator yang lolos di tahap visitasi pada tanggal 5 Juni 2024. Ke sembilan finalis tersebut merupakan sekretaris daerah yang berasal dari masing-masing 3 Provinsi/Kabupaten/Kota di Indonesia.
Asosiasi Dinas Kominfo Provinsi Seluruh Indonesia (Askompsi) dan Kemendagri setiap tahun memberikan penghargaan ADLG Awards kepada sekretaris daerah. Penghargaan diberikan sebagai wujud apresiasi terhadap kinerja kepemimpinan dalam kerangka digitalisasi pemerintahan, diantaranya dalam pelaksanaan regulasi terkait implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang sangat bergantung pada sekda, selaku koordinator SPBE.
Selain itu, juga komitmen dan teladan kepala daerah, sekretaris daerah dinilai sebagai kunci utama dalam keberhasilan transformasi digital di Indonesia.
Agenda penghargaan tahunan kepada sekretaris daerah di seluruh Indonesia tersebut merupakan pelaksanaan yang ketiga kalinya. Penganugerahan ADLG Award bertujuan untuk membantu mempercepat transformasi digital di daerah, sesuai Perpres 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional. Penghargaan diberikan kepada sekretaris daerah provinsi dan sekretaris daerah kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Penilaian ADLG Award terbagi dalam 3 klaster, yaitu seleksi awal berbasis data dukung, visitasi pembuktian aksi serta paparan tanya jawab panelis di Kemendagri.
Senin, 1 Juli 2024
Pada Pilkada serentak November mendatang, Bupati Fadia tercatat sebagai pemilih di TPS 3 Desa Langkap Kecamatan Kedungwuni.
Ditemui usai kegiatan, Fadia mengatakan bahwa petugas coklit dari Desa Langkap datang untuk mencocokkan data pemilih untuk pilkada nanti. "Ini merupakan cara yang benar, petugas datang untuk mendata, sehingga kita bisa tahu update data terbaru dan tahu dengan jelas berapa jumlah pemilih kabupaten Pekalongan secara real," katanya.
Dijelaskan bupati, para petugas datang untuk menanyakan berapa jumlah dalam keluarga yang bisa memilih. Mereka juga menjelaskan dimana TPSnya nanti. "Untuk pilkada jumlah TPS semakin sedikit jadi ada pergeseran pemilih, informasi tentang TPS mana kita memilih sangat penting. Saya tercatat di TPS 3 Desa Langkap," tuturnya.
Fadia menghimbau kepada masyarakat untuk terbuka dalam memberikan data pemilih, serta memberikan data terbaru kepada petugas coklit. Hal itu supaya coklit ini menghasilkan data yang valid. "Tidak usah takut jika didatangi para petugas coklit, mereka semata bertugas untuk update data pemilih terbaru," pungkasnya.
Kamis, 27 Juni 2024
Bupati Fadia dalam sambutannya menyampaikan, Ini merupakan bukti keseriusan dan kegigihan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam menangani dampak bencana rob yang telah menghantam Dukuh Semonet sejak tahun 2019. Selain itu, Pemkab Pekalongan juga akan menyelenggarakan kegiatan berupa pembinaan dan pelatihan bagi warga terdampak relokasi yang akan dilaksanakan oleh instansi pemerintah termasuk dari unsur swasta.
"Alhamdulillah akhirnya di Kepemimpinan saya bisa terealisasi pembangunan permukiman warga Simonet, tidak hanya sebatas memberikan tempat tinggal, kami juga berkomitmen untuk terus mendampingi dan memberikan dukungan sarana dan prasarana perumahan, mulai dari pembangunan jalan, air minum, sanitasi, dan listrik agar warga dapat kembali hidup secara mandiri dan produktif," terangnya.
Proyek relokasi perumahan warga terdampak rob semonet ini dilakukan di atas tanah hibah seluas lebih dari satu hektar untuk membangun 100 unit rumah dengan anggaran mencapai 14,7 miliar Rupiah. Bupati menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah turut serta dalam mendukung upaya relokasi dan rehabilitasi ini,
Bupati Fadia berharap bahwa relokasi ini akan menjadi langkah awal bagi 100 Kepala Keluarga untuk memulai hidup baru yang lebih aman dan layak. Dalam kesempatan yang sama salah satu warga penerima manfaat Anto menyampaikan, Sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan semua pihak yang telah membantu terwujudnya relokasi hunian warga dukuh Simonet ini.
"Kami sangat bersyukur akhirnya relokasi dan pembangunan rumah warga dukuh Simonet ini terwujud, karena sejak tempat tinggal kami terdampak rob 2019 sampai saat ini kami terpaksa tinggal numpang di rumah saudara, sebagai wujud terimakasih, kami juga akan membantu proses pembangunan rumah supaya cepat selesai," terangnya.
Selain peletakan batu pertama, Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan rehabilitasi rumah bagi korban bencana sebesar Rp 75 juta, pemberian 40 unit kendaraan roda tiga, dan penanaman 90 pohon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Kabupaten Pekalongan.
Kamis, 27 Juni 2024
Kabupaten pekalongan bersholawat kali ini menghadirkan Gus Ali Gondrong, pendiri Mafia Sholawat dan Tim Hadroh Mafia Sholawat Semut Ireng serta dihadiri Ketua DPW PKB Jawa Tengah, Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf, Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman, Forkompimda Kabupaten Pekalongan serta puluhan ribu masyarakat yang memadati jalan mandurorejo.
Dalam sambutannya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menuturkan bahwa dalam rangka memperingati tiga tahun kepemimpinannya dirinya sengaja memilih untuk bersholawat bersama sebagai bentuk syukur kepada Allah.“Membangun kabupaten pekalongan ini tidak mudah seperti membalikan tangan, kalau tidak dibantu oleh kuasa Allah,” katanya.
Dengan bersholawat bersama ini, lanjut bupati, dirinya optimis semua maksud dan tujuan akan dimudahkan, dan khusususnya dirinya sebagai bupati diberi kemudahan dalam membangun Kabupaten Pekalongan.“InsyaAllah semua hajat dan maksud kita akan dimudahkan oleh Allah, dan saya sebagai bupati semoga dimudahkan untuk membangun Kabupaten Pekalongan yang baik, sejahtera dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Kamis, 27 Juni 2024