KAJEN- Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq bersama Pimpinan DPRD melakukan Penandatanganan Persetujuan Bersama Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Pekalongan Tahun 2025-2045.
Penandatangan persetujuan bersama dilakukan pada Rapat Paripurna DPRD dalam rangka persetujuan bersama Raperda Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Pekalongan Tahun 2025-2045 dan penyampaian jawaban Bupati atas pandangan fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Pekalongan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023, Jumat 21 Juni 2024.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh Anggota Dewan yang telah mencurahkan segala perhatiannya guna membahas Raperda Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Pekalongan Tahun 2025-2045, sehingga Raperda tersebut dapat disetujui bersama tepat waktu guna memenuhi amanat konstitusi.
"Pada kesempatan ini juga kami sampaikan terimakasih atas pandangan umum terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023, baik yang bersifat masukan, saran maupun pertanyaan. Semua itu sebagai wujud kebersamaan dan tanggung jawab kita,"katanya.
Dijelaskannya, Raperda tentang RPJP Tahun 2025-2045 ini selanjutnya akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Tengah untuk mendapatkan evaluasi agar tercapai keselarasan antara kebijakan daerah, provinsi dan nasional. "Maupun sinergitas antara kepentingan publik dan kepentingan aparatur, disamping juga untuk menghindari agar peraturan daerah tentang RPJP 2025-2045 yang ditetapkan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan lainnya, " Jelasnya.
Bupati menambahkan, bahwa pihaknya telah berupaya agar Raperda RPJP yang disusun bersama memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku. "Namun demikian, apabila masih ada catatan dan koreksi dari Gubernur Jawa Tengah maka hasil evaluasi tersebut akan kita jadikan pedoman dalam rangka penyempurnaan," tambahnya.
Senin, 24 Juni 2024
KAJEN - Pendidikan agama merupakan salah satu pondasi utama dalam membangun karakter generasi muda. Karena pendidikan agama membantu membentuk kepribadian yang kuat, moral baik, dan sikap yang benar serta membantu meningkatkan kemampuan akademik dan sosial pada generasi muda. Demikian disampaikan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, saat memberikan sambutan pada acara Wisuda Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah yang berlokasi di Desa Salakbrojo Kecamatan Kedungwuni pada Sabtu, (22/06/2024).
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menyalurkan secara simbolis hewan kurban ke Masjid Al Muhtaram Kecamatan Kajen, Senin (17/06/2024) pagi.
Sebelumnya Bupati beserta rombongan melaksanakan setelah Sholat Idul Adha di masjid tersebut. Adapun hewan kurban yang diserahlan berupa 5 ekor sapi dari Bupati, Wakil Bupati, Kapolres, Ketua DPRD dan BPD Bank Jateng serta 7 ekor kambing dari OPD dan BUMD Kabupaten Pekalongan.
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq berharap agar tradisi Sedekah Bumi dapat terus dilestarikan dan menjadi momentum bagi masyarakat untuk bersyukur atas hasil bumi yang melimpah.Demikian disampaikan Bupati Fadia saat menghadiri perayaan Sedekah Bumi atau Tasyukuran Desa yang diselenggarakan di Desa Tanjungsari Kecamatan Kajen pada Sabtu (08/06/2024) malam.
KAJEN - Sedekah bumi yang dilaksanakan oleh masyarakat desa di Kabupaten Pekalongan merupakan wujud syukur masyarakat kepada Allah Swt karena telah diberi rezeki dan kesehatan. Demikian disampaikan oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat menghadiri acara Sedekah Bumi Desa Pungangan, Kecamatan Doro.
KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menghadiri acara Pengundian Doorprize Senam Sehat di Lapangan Desa Gandarum Kecamatan Kajen, Sabtu 8 Juni 2024. Senam sehat diikuti oleh ratusan ibu-ibu dari berbagai daerah di Kabupaten Pekalongan dan juga dari luar daerah. Tampak hadir Kepala Dindikbud, Kabakesbangpol, Kabag Kesra dan juga Forkompimcam Kajen.
Acara juga dihadiri Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Ashraff Abu, Para Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Pekalongan, Unsur Forkopimcam, tokoh-tokoh masyarakat dan agama, para orang tua santri, serta masyarakat sekitar.
Selain itu, bupati juga menyampaikan tentang pembangunan suatu bangsa harus dimulai dari pemimpin yang berkarakter, dan karakter tersebut dibentuk melalui pendidikan sejak dini. "Pemimpin yang baik dan berkarakter lahir dari sistem pendidikan yang baik. Oleh karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa pendidikan, baik formal maupun non-formal, dapat berjalan dengan baik dan efektif," tambahnya.
Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi terhadap Ponpes Al Falah yang selama ini telah berkontribusi dalam pembentukan generasi muda yang berkualitas di Kabupaten Pekalongan. "Ini adalah kebanggaan untuk kita, Desa Salakbrojo ini punya pondok pesantren yang bagus, punya pondok pesantren yang bisa melahirkan anak-anak yang hebat,” ujarnya.
Acara wisuda ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan dilanjutkan dengan berbagai penampilan seni Islami dari para santri. Acara wisuda ini diakhiri dengan pemberian penghargaan kepada para santri berprestasi dan dilanjutkan dengan doa bersama untuk keberkahan dan kesuksesan para santri dalam menjalani kehidupan di masa mendatang
Senin, 24 Juni 2024
Kehadiran bupati tersebut membuat suasana final menjadi lebih meriah. Tak hanya itu bupati datang bersama suami Ashraff Abu yang juga anggota DPR RI terpilih, para kepala OPD, Ketua Askab PSSI, Forkompimcam Kajen serta disaksikan ribuan penonton.
Pertandingan berlangsung seru dengan jual beli serangan. Pada babak pertama PSG Gembong berhasil membuat gol yang membuat kedudukan menjadi 1-0. Dan skor tersebut berlangsung hingga peluit akhir dibunyikan.
Dalam sambutanya Bupati Fadia, mengapresiasi semangat dan sportivitas yang ditunjukkan oleh para pemain, selain itu juga pada saat pertandingan menjunjung tinggi fair play. Selain itu dirinya juga memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang telah bekerja keras untuk memastikan turnamen berjalan dengan lancar dan sukses
“turnamen ini adalah contoh yang luar biasa bagi anak-anak muda di Kabupaten Pekalongan. Kalian tidak hanya bermain untuk kemenangan, tetapi juga menunjukkan bahwa dalam setiap pertandingan, rasa saling menghormati dan fair play adalah hal yang utama," ujar Bupati.
Fadia berharap agar turnamen sepakbola Nyamok Cup 2024 bisa menjadi inspirasi bagi event-event serupa di masa depan, dan juga bisa melahirkan bibit-bibit unggul di bidang sepakbola yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Pekalongan baik di kancah provinsi maupun nasional.
“ini menunjukkan bahwa Pekalongan memiliki potensi besar dalam bidang olahraga, selain itu juga diharapkan akan ditemukan bibit-bibit unggul berprestasi di bidang sepakbola “," tambahnya.
Selain memberikan tropi kepada juara, bupati juga berkesempatan mengundi hadiah utama bagi para penonton berupa satu unit sepeda motor dan juga memberikan bantuan Rp. 5 juta kepada panitia penyelenggara sebagai bentuk dukungan.
Senin, 24 Juni 2024
Pengukuhan perpanjangan masa jabatan kades dari sebelumnya 6 tahun menjadi 8 tahun ini dihadiri Unsur Forkopimda, Kepala Dinas PMD Kabupaten Pekalongan, perangkat daerah, camat dan lainnya.
Setelah dikukuhkan, Bupati menyerahkan Surat Keputusan Bupati Pekalongan tentang perpanjangan masa jabatan kepada para Kepala Desa.
Dalam sambutanya, Bupati Fadia mengucapkan selamat kepada para Kades yang baru dikukuhkan. Menurutnya ini merupakan hasil kerja keras dari Kades seluruh Indonesia yang mendapatkan perpanjangan masa jabatan selama dua tahun. “pesan saya kepada seluruh Kades, lakukan apapun sesuai aturan, jangan melakukan hal yang diluar aturan yang nanti berujung fatal,” terangnya.
Fadia juga berpesan, agar para Kades juga membangun komunikasi yang baik dengan Bupati selaku Ibu dari seluruh warga Kabupaten Pekalongan. Selain itu juga para Kades diminta untuk tidak banyak membuat program yang tidak jelas, mengingat dana desa yang terbatas.
“Program tidak perlu banyak tapi yang nyata dan bisa dirasakan oleh masyarakat, seperti Kabupaten Pekalongan yang fokus pada tiga program selama saya memimpin yakni, ‘jalan alus rejeki mulus’, Pendidikan gratis dari SD sampai SMA serta seragam gratis, dan juga kesehatan gratis kepada seluruh warga Kabupaten Pekalongan cukup dengan KTP,” ujarnya.
Tak lupa, bupati juga menyampaikan bahwa Kabupaten Pekalongan berhasil meraih pini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang merupakan opini audit yang tertinggi. “ini merupakan opini ketiga kali berturut-turut selama saya menjabat, dan saya ucapkan terimakasih kepada seluruh ASN di Kota Santri yang telah melakukan kerja nyata dan dibalas oleh Allah SWT,” pungkasnya.
Jumat, 21 Juni 2024
Penyerahan hewan kurban dilakukan secara simbolis oleh Bupati Pekalongan, Hj. Fadia Arafiq, SE. MM., kepada Takmir Masjid Al Muhtaram, KH. Muslikh Khudori. Kegiatan dihadiri Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Ashraff Abu, Ketua DPRD Kab. Pekalongan Hj. Hindun, HM, Kapolres AKBP Wahyu Rohadi, Perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan, Perwakilan Dandim 0710 Pekalongan, Para Kepala OPD, Para Asisten Sekda, Pewakilan Unsur BUMD, Ketua NU Kabupaten Pekalongan, Unsur organisasi masyarakat, serta masyarakat di sekitar Masjid Al Muhtarom Kajen.
Dalam sambutannya, Bupati Fadia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan yang tahun ini melaksanakan kurban. Dirinya mendoakan kepada masyarakat yang berkuban tahun ini diberikan rezeki yang luas.
“semoga yang bisa berkurban pada hari ini, diberikan Allah rezeki yang berlimpah ruah, dan juga yang belum bisa berkurban, Insya Allah tahun depan dan selanjutnya akan diberikan Allah nikmat untuk bisa berkurban,” kata Bupati.
Dijelaskan Fadia, penyaluran hewan kurban merupakan bagian dari komitmen Pemkab Pekalongan untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam momen-momen penting seperti Idul Adha. "Kami berharap dengan adanya penyaluran hewan kurban ini, masyarakat dapat merasakan nikmat dan keberkahan dari perayaan Idul Adha," ujarnya.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai Hari Raya Idul Adha dengan penuh rasa syukur kepada Allah SWT, “Semoga kita semua diberikan nikmat-Nya, sehingga bisa melaksanakan Idul Adha ini dengan penuh syukur dan rasa terima kasih kepada Allah SWT,” pungkasnya.
Rabu, 19 Juni 2024
Dalam acara tersebut, Bupati hadir didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Ashraff Abu, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Acara turut dihadiri oleh Jajaran Forkopimda Kabupaten Pekalongan, Forkopimcam Kajen, Perangkat Desa Tanjungsari, Unsur Lembaga Desa, serta Tokoh Masyarakat setempat.
Sedekah Bumi Desa Tanjungsari tahun ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti kirab gunungan, doa bersama dalam rangka tasyukuran, dan pertunjukan wayang kulit semalam suntuk oleh Ki Dalang Mangun Yuwana dengan lakon “Ontoseno Mbangun Khayangan”, selain itu acara juga diramaikan dengan penampilan bintang tamu dari Dagelan Ngapak Ciblek dan Bawor. Acara sukses dipadati masyarakat yang antusias untuk berpartisipasi dalam tradisi tahunan tersebut.
"Sedekah Bumi dan Tasyukuran Desa adalah wujud syukur kita kepada Allah atas segala nikmat dan rezeki yang diberikan. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi dan memperkokoh semangat gotong royong antar warga desa," ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa acara seperti ini diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan antarwarga dan meningkatkan kesejahteraan desa. "Saya berharap, melalui acara ini, Desa Tanjungsari bisa semakin makmur, sejahtera, dan masyarakat diberikan rezeki yang lancar," tambahnya.
Kepala Desa Tanjungsari, Ahmad Fauzun, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bupati dan seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung acara tersebut. Dirinya berharap semoga Desa Tanjungsari serta Kabupaten Pekalongan semakin makmur dan hasil bumi semakin melimpah "Kami berterima kasih atas dukungan Ibu Bupati dan seluruh pihak yang terlibat. Semoga dengan adanya Sedekah Bumi ini, Desa Tanjungsari serta Kabupaten Pekalongan semakin makmur dan hasil bumi kita semakin melimpah," ujarnya.
Rabu, 12 Juni 2024
Demikian disampaikan Bupati pada saat memberikan sambutan Pembinaan Dewan Harian Ranting (DHR) Badan Pembudayaan Kejuangan (BPK) 45 se Kabupaten Pekalongan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa11 Juni 2024.
Acara yang mengambil tema ‘Dengan Pembinaan DHC-BPK 45 Kita Satukan Semangat Membangun Kabupaten Pekalongan Berkelanjutan’ dihadiri para Kepala OPD dan Pengurus DHC dan DHR BPK 45 Se Kabupaten Pekalongan.
Dalam sambutanya, Bupati Fadia menyampaikan bahwa anggota DHC BPK 45 merupakan orang yang berjasa di bidang masing-masing karena terdiri dari mantan pegawai pemerintaharan, TNI-Polri dan lainnya. Dijelaskan Bupati DHC 45 perlu disosialiasikan kepada masyarakat karena mungkin banyak masyarakat yang ingin bergabung tapi tidak tahu caranya. “mungkin juga kegiatanya belum banyak kelihatan di masyarakat, dengan diberikan bantuan dari pemerintah kita harapkan kegiatanya akan lebih banyak terlihat,” katanya.
Dijelaskan Bupati, bahwa DHC 45 merupakan salah satu organisasi yang setiap tahun mendapat bantuan dari pemerintah kabupaten dan pada tahun 2024 mendapat bantuan dua kali lipat dari tahun sebelumnya. “dengan diberikan dua kali lipat ini semoga kegiatan yang dilakukan DHC ini banyak yang langsung menyentuh masyarakat,” pintanya.
Fadia menambahkan, dari usulan pejuang mengutamakan pembangunan tugu/monument di Kabupaten Pekalongan ini, dan hampir di setiap wilayah di Kota Santri sudah ada tugu yang berbeda-beda. “dan yang terakhir kita buat icon Kabupaten Pekalongan yakni berupa monument Al-Quran besar di Alun-Alun Kajen yang sekarang ekonomi pada malam hari semakin meningkat disana,” terangnya.
Usai sambutan, Bupati Fadia menyerahkan secara simbolis bantuan dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan kepada Ketua DHC BPK 45 Kabupaten Pekalongan.
Rabu, 12 Juni 2024
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Ashraff Abu yang juga suami Bupati Pekalongan, para kepala OPD, Forkompimcam Doro serta tamu undangan.
Bupati mendoakan agar masyarakat Desa Pungangan yang telah membantu dalam pelaksanaan sedekah bumi ini agar rezekinya bertambah. “yang pedagang semoga semakin laris, yang petani supaya panennya melimpah dan dikasih anak yang soleh dan solihah,” ucapnya.
Tak hanya itu, melihat kondisi jalan yang rusak, Bupati Pekalongan dalam bulan ini akan menganggarkan 500 juta rupiah untuk memperbaiki ruas jalan Larikan-Rogoselo serta beberapa jalan lainnya. “saat tadi perjalanan kesini saya merasakan jalannya rusak, untuk itu saya perintahkan Dinas PU untuk mengecek dan memperbaiki jalan secepatnya,” terangnya.
Selain itu, Bupati juga mensosialisasikan program kesehatan gratis cukup pakai KTP. menurutnya, selama ini warga Kabupaten Pekalongan sudah bisa meninkmati program berobat gratis cukup pakai KTP, namun ada batasan pembiayaan. “ Alhamdulillah Kabupaten Pekalongan sudah UHC, sehingga seluruh warga Kabupaten Pekalongan yang tidak punya BPJS Mandiri semuanya kita BPJS - kan semua, ini semua kami lakukan untuk warga Kabupaten Pekalongan,” tegas Fadia.
Rabu, 12 Juni 2024
Ditemui usai kegiatan Bupati menuturkan, bahwa kegiatan ini merupakan cara yang baik dari Kepala Desa Gandarum dimana menjadikan desanya banyak dikunjungi warga tidak hanya dari Kabupaten Pekalongan tapi dari Kabupaten lain sehingga bisa meningkatkan UMKM. “selamat kepada pak Kades yang sukses menggelar acara ini, dan semoga acara lainnya berjalan dengan aman dan kondusif,” katanya.
Dengan kegiatan senam bersama ini, Fadia berharap agar masyarakat dapat lebih mencintai olahraga bersama, senang berolahraga serta berkompetisi dengan cara yang adem ayem dan baik. “saya ucapkan selamat kepada yang dapat hadih grand prise berupa satu unit sepeda motor serta pemenang hadiah lainnya, semoga bermanfaat dan mebambah kebaikan ekonominya,” pintanya.
Sementara, Kepala Desa Gandarum Agus Suyudono menuturkan, kegiatan ini diadakan dalam rangka menyambung silaturahmi terutama ibu-ibu di Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya. Menurutnya Pemerintah Desa menjadi indikator kemajuan dari Pemerintah Kabupaten. “jika desanya maju maka kabupatenya juga maju, mari kita dukung bareng-bareng kemajuan desa sebagai bagian penting kemajuan Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.
Rabu, 12 Juni 2024