Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh telah menerbitkan Peraturan Mendikbud No.44 Tahun 2012 tentang Pungutan dan Sumbangan Biaya Pendidikan Pada Satuan Pendidikan Dasar yang berlaku sejak diundangkan pada tanggal 28 Juni 2012. Peraturan ini sekaligus menggantikan dan mencabut berlakunya Permendikbud Nomor 60 Tahun 2011 tentang Larangan Pungutan Biaya Pendidikan Pada Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama.
:
LAMBANG DAERAH KABUPATEN PEKALONGAN
[Gambar]
1. Dasar Hukum
Surat Keputusan DPRGR Kabupaten Pekalongan nomor 1/PD/DPRGR/II/1967 tentang Lambang Daerah tanggal 29 Agustus 1967 dan nomor 1/PD/DPRGR/II/1971 tentang Penggunaan Lambang Daerah tanggal 16 Pebruari 1971.
2. Bentuk, Isi Lambang, Ukuran serta Warna-Warnanya.
Lambang daerah Kabupaten Pekalongan berbentuk perisai bersayap dalam ukuran segi empat bujur sangkar dengan perbandingan panjang dan lebar 1:1. Dari atas kebawah berisikan lukisan-lukisan
Bintang bersudut lima berwarna kuning emas.
Perisai tiga warna, berurutan dari kiri ke kanan kuning, sawo matang 9 coklat muda dan coklat tua). Ukuran luas warna coklat muda setengah luas perisai.
Ditengah perisai terlukis sebuah keris lurus terhunus berwarna hitam.
Laut biru dan ikan berwarna putih.
Padi warna kuning dengan daun berwarna hijau memangku perisai. Jumlah butiran padi sebelah kanan 23 biji sebelah kiri 22 biji jumlah keduanya 45 biji.
Pita teratur berlukiskan batik jlamprang berisikan 8 ceplok bungan.
Elar atau sawat (sayap berekpak) berwarna kuning bergaris hijau. Jumlah elar (bulu elar) sebelah kanan 9 helai sebelah kiri 8 helai, jumlah seluruh elar 17 helai.
3. Makna dan Isi Lambang.
Bintang, melambangkan Ketuhanan yang Maha Esa mencerminkan bahwa warga / penduduk Kabupaten Pekalongan umumnya meyakini dan berbakti kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Sudut Lima pada Bintang, melambangkan Pancasila. Masyarakat di Kabupaten Pekalongan meyakini bahwa Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum dalam mengurus, mengatur dan membina daerah.
PENGUMUMAN Nomor : 112/V/SM.001/STTD-12 TENTANG PENERIMAAN CALON TARUNA SEKOLAH TINGGI TRANSPORTASI DARAT (STTD) PROGRAM D.IV TRANSPORTASI DARAT EKSTENSI TAHUN 2012/2013
Sekolah Tinggi Transportasi Darat Tahun Akademik 2-012t2013 memberi kesempatan kepada para lulusan Diploma lll LLAJ, Diploma lll ASDP, Diploma lll perkeretaapian dari Sekolah Tinggi Transportasi Darat, dan Diploma lll/S1 Teknik Sipit Teknik Mesin. Teknik Elektro, Teknik lnformatika dan Teknik lndustri untuk mengikuti seleksi penerimaah Calon Taruna Program Diploma lV Transportasi Darat Ekstensi Angkatan XX Tahun 201212013.
Persyaratan , Tatacara Pendaftaran dan jadwal informasi selengkapnya silakan download disini :
Cengkeh
CPO
TBS (10 Tahun)
1
Bandar Lampung, Lampung
0
0
0
17,700
20,000
0
0
60,200
0
0
0
0
LHP-6b : Laporan Harian Harga Eceran Komoditas Peternakan Tingkat Provinsi
(Satuan dalam Rp/Kg) Tanggal : 24 Juli 2012
No.
Ibukota Provinsi
Daging Sapi Has Dalam (Rp/Kg)
Daging Sapi Bistik (Rp/Kg)
Daging Sapi Murni (Rp/Kg)
Daging Kerbau (Rp/Kg)
Daging Kambing (Rp/Kg)
Daging Domba (Rp/Kg)
Karkas Ayam Broiler (Rp/Kg)
Karkas Ayam Buras (Rp/Kg)
DOC Broiler (Rp/Ekor)
sumber : http://aplikasi.deptan.go.id/smshargaprov/lph06b.asp
Perisai Tiga Warna, melambangkan bahwa warga penghuni Kabupaten Pekalongan, terdiri dari warga negara yang berbeda asal, ras, kebangsaannya tetapi tetap bersatu padu. Warna kuning mewakili ras tionghoa, coklat muda ras asli Indonesia, dan coklat tua mewakili ras arab. Ras asli merupakan penghuni yang utama atau lajer (pokok). Dilukiskan di tengah perisai, melambangkan bahwa ras asli merupakan pihak yang merangkum kedua ras lainnya sehingga terjalain hubungan dalam kehidupan baik jasmaniah dan rohaniah.
Keris, melambangkan jiwa patriotisme rakyat Kabupaten Pekalongan yang abadi, dalam membela dan membina serta membangun daerah maupun tanah air Indonesia.
Laut dan Ikan, melambangkan bahwa sebagian kehidupan rakyat Kabupaten Pekalongan dari laut (nelayan).
Padi Memangku Perisai, melambangkan kemakmuran daerah, serta merupakan sumber kehidupan serta makanan pokok rakyat. Jumlah butiran 45 biji melambangakan tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pita Batik Jlamprang, melambangkan salah satu kesenian rakyat Kabupaten Pekalongan yaitu batik Pekalongan yang merupakan kehidupan rakyat. Ceplok bunga berjumlah 8 melambangkan bulan Agustus.
Elar (sawat), melambangkan cita-cita rakyat yang dinamis, cinta damai, menuju arah keagungan daerah dan peri kehidupan yang adil dan makmur serta lahir dan batin.
MOTTO KABUPATEN PEKALONGAN
Untuk mendayagunakan kegiatan pembangunan daerah secara merata diperlukan suatu acuan untuk memotivasi, menggerakkan dan mengerahkan seluruh potensi masyarakat Kabupaten Pekalongan Motto Kabupaten Pekalongan adalah Kota "SANTRI" merupakan singkatan dari Sehat, Aman, Nyaman, Tertib, Rapih dan Indah.