KAJEN – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pekalongan Masa Khidmat 2024-2029 resmi dilantik. Pelantikan yang dilanjutkan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) berlangsung di Gedung PCNU Kabupaten Pekalongan, Sabtu 5 Oktober 2024.
Pelantikan dan pembaiatan dilakukan oleh PBNU KH. Nurul Yaqin Ishaq selaku wakil Katib Syuriyah. Setelah pelantikan PCNU masa khidmat 2024-2029 dilanjutkan pelantikan Lembaga-lembaga PCNU Kab. Pekalongan oleh Roisy Syuriyah PCNU KH. Baihaqi Anwar.
Acara ini juga dihadiri Wakil Katib Syuriyah PBNU KH. Nurul Yaqin Ishaq, Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH. Abdul Ghofar Rozin,Pjs Bupati Pekalongan diwakili Sekda Yulian Akbar, Kapolres Pekalongan, Kodim 0710 Pekalongan, Kasi Penmad Kantor Kemenag Kab Pekalongan, dan tamu undangan lain.
Dalam sambutanya, Pjs Bupati Pekalongan yang diwakili Sekda M. Yulian Akbar mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya pengurus PCNU Kabupaten Pekalongan yang baru. Pemkab berharap agar kedepan sinergitas NU dan Kabupaten Pekalongan semakin erat untuk membangun Kota Santri.
“kami ucapkan selamat dan kami tunggu hasil Muskercabnya. Mari memperkuat sinergi dan ayo bareng-bareng membangun Kabupaten Pekalongan karena kerja-kerja kolaborasi harus dilaksanakan tidak bisa sendiri-sendiri,” katanya.
Ditambahkan Yulian, bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah bekerjasama dengan semua ormas yang ada baik NU, Muhammadiyah dan lainnya. Pihaknya juga mengucapkan terimakasih atas kerjasama dibidang sosial, pendidikan, ekonomi dan lainnya.“kolaborasi antara pemkab dan ormas sudah berjalan baik. Dan kami ucapkan terimakasih atas kerjasama disemua bidang dalam memajukan Kota Santri,” ucapnya.
Sementara itu, dalam sambutanya Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan yang baru dilantik yakni KH Muslikh Khudori menuturkan PCNU Kabupaten Pekalongan yang baru dilantik akan melanjutkan program-program PCNU sebelumnya seperti dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial, ekonomi dan sebagainya dan dengan ditambah pemikiran baru yang lebih baik.“saya berharap PCNU bisa berkhidmah untuk massyarakat dan bersama Pemkab bisa berkolaborasi dalam memajukan kabupaten Pekalongan,” ujarnya.
JAKARTA– SMANegeri (SMAN) 1 Wiradesa, Kabupaten Pekalongan meraih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional Tahun 2024. Penghargaan diberikan oleh pihak Kementerian Lingkungan Hidup kepada SMA Negeri 1 Wiradesa pada Hari Rabu (2/10/2024), di Auditorium Manggala Wanabakti, Jakarta.
KAJEN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2024 Kodim 0710/Pekalongan kini menyasar ke Desa Bedagung Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan dengan sasaran peningkatan jalan aspal Volume Panjang 1.286 meter dan Lebar 3 meter.
KAJEN - Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Pekalongan, yang telah berhasil meraih peringkat ketiga dalam pengawasan arsip tingkat Provinsi Jawa Tengah. Penghargaan ini diberikan pada tanggal 18 September 2024 oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja Arpusda dalam tertib administrasi pengelolaan arsip.
KAJEN – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pekalongan, Widi Hartanto mengatakan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila bisa menjadi momentum untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila.
Berdasarkan hasil verifikasi ulang oleh Panitia Seleksi Pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara Pemerintah Kabupaten Pekalongan Tahun 2024 terhadap dokumen pelamar yang melakukan sanggah, kami sampaikan hasil seleksi administrasi pasca sanggah pada pengadaan CPNS Pemerintah Kabupaten Pekalongan pada tautan di bawah.
KAJEN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pekalongan melaksanakan sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif netralitas ASN, TNI, Polri pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024, Kamis 26 September 2024.
KAJEN – Penjabat (PJ) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, secara resmi mengukuhkan beberapa Penjabat Sementara (PJs) bupati/walikota dibeberapa Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Acara pengukuhan ini berlangsung di Gedung Wisma Perdamaian Provinsi Jawa Tengah, Semarang, pada Selasa (24/09/2024) siang.
KAJEN - Bawaslu Kabupaten Pekalongan menggelar kampanye ajakan partisipatif kepada masyarakat untuk turut mengawasi Pilkada Serentak 2024. Kegiatan yang berlangsung di Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan Minggu 22 September 2024, dimeriahkan oleh berbagai acara menarik, mulai dari jalan santai hingga panggung hiburan.
Penghargaan tersebut dirasa sangat membahagiakan sekaligus membanggakan bagi Keluarga Besar SMAN 1 Wiradesa. Bagaimana tidak, setelah dua tahun berjuang, akhirnya membuahkan hasil. Predikat Adiwiyata Nasional kini melekat pada SMA Negeri 1 Wiradesa.
Kepala SMAN 1 Wiradesa, Dra. Hety Puryanti mengatakan bahwa tidak ada hasil baik tanpa perjuangan. “Jika kita ingin mendapatkan hasil yang baik, maka kita harus berjuang dan konsisten. Begitupun dengan lingkungan kita, apabila kita ingin mendapatkan lingkungan yang baik, bersih dan sehat, maka kita juga harus berjuang mewujudkannya dan konsisten dengan tindakan kita,” ungkap Hety.
Dia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh warga sekolah baik para guru, tenaga kependidikan, siswa-siswi, komite, pengelola kantin, wali murid, dan masyarakat yang telah mendukung dan berpartisipasi sehingga SMA Negeri 1 Wiradesa mendapat Predikat Adiwiyata Nasional di tahuni ni.
Dia berharap Predikat Adiwiyata Nasional yang didapat SMAN 1 Wiradesa mampu berdampak pada peningkatan kualitas lingkungan hidup di sekolah dan lingkungan setempat sehingga lingkungan SMA Negeri 1 Wiradesa dan sekitarnya menjadi lingkungan yang sehat dan bersih.
Ini merupakan kali kedua Hety membina sekolah menjadi Sekolah Adiwiyata Nasional. Di sekolah sebelumnya, yaitu SMA Negeri 1 Kajen pada tahun 2016.
Predikat Adiwiyata Nasional diraih SMAN 1 Wiradesa atas konsistensi dan komitmen yang tinggi dimana setiap Hari Jumat, seluruh warga SMAN 1 Wiradesa melaksanakan kegiatan Jum’at Beraksi.
Dijelaskannya, Jum’at Beraksi merupakan serangkaian kegiatan yang terdiri dari kebersihan lingkungan, olahraga, literasi, numerasi dan kerohanian. Jum’at Beraksi merupakan salah satu kegiatan SPATRA BERAKSI (Bersih, Ramah, Kreatif, Spiritual, Inovatif) dan Gerakan Sekolah Sehat (GSS).
Predikat Adiwiyata menurutnya, sejalan dengan visi SMA Negeri 1 Wiradesa, yaitu terwujudnya peserta didik yang bertaqwa, berkarakter, unggul dalam prestasi dan literasi serta berwawasan lingkungan menuju profil pelajar Pancasila.
“Hal ini membuktikan bahwa upaya warga sekolah dalam menjaga lingkungan dan menciptakan budaya hidup yang ramah lingkungan telah diakui secara nasional. Predikat ini bukan hanya milik sekolah, tetapi milik seluruh warga SMA Negeri 1 Wiradesa yang telah berkontribusi dalam mewujudkanl ingkungan yang lebih bersih dan hijau,” ujar Hety.
Visi sekolah yang menekankan wawasan lingkungan, lanjutnya, tidak hanya menjadi slogan, tetapi telah diterapkan pihaknya dalam berbagai kegiatan. “Penghargaan ini membuktikan bahwa seluruh warga sekolah telah berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, sesuai dengan visi sekolah,” ucap dia.
Predikat Adiwiyata Nasional, menurutnya, pantas didapatkan oleh SMA Negeri 1 Wiradesa. “Mengingat semangat dan kekompakan seluruh warga sekolah, tidak hanya guru namun siswa juga sangat bersemangat dalam menjaga lingkungan sekolah,” imbuhnya.
Hal tersebut disampaikan Pjs. Bupati Pekalongan Widi Hartanto saat melakukan peninjauan ke lokasi TMMD dengan di dampingi Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0710/Pekalongan Mayor Kav Moch Purbo Suseno, Wakapolres Pekalongan, Kadis PMD P3A dan PPKB Kabupaten Pekalongan, Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan, Perwakilan Kejaksaan, Camat Paninggaran, Danramil 13/Paninggaran, Kapolsek Paninggaran serta para Kepala Desa Paninggaran, Rabu (2/10/2024).
Pjs. Bupati Pekalongan Widi Hartanto mengatakan bahwa TMMD merupakan wujud sinergitas TNI, Polri dan Pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur di pedesaan salah satunya dengan membangun jalan di Desa Bedagung Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan. “Saat ini akan dibangun jalan sepanjang 1.286 meter dan Lebar 3 meter dengan anggaran kurang lebih 519 juta”, ungkap Widi Hartanto.
Ia berharap program TMMD tetap berlanjut dan terus berkolaborasi antara TNI, Polri dan Pemerintah daerah guna mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten Pekalongan.
Mewakili Dandim 0710/Pekalongan, Pabung Mayor Kav Moch Purbo Suseno menyampaikan, bahwa TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2024 ini mengusung tema “Mewujudkan Percepatan Pembangunan Wilayah”. Dalam membantu Pemerintah daerah, TNI selalu berupaya mewujudkan percepatan pembangunan wilayah terutama wilayah yang sulit dijangkau atau terpencil. “Semoga kegiatan TMMD di Desa Bedagung Kecamatan Paninggaran ini, masyarakat dapat guyub rukun bersama TNI,Polri dan Instansi terkait dalam pembangunan jalan sehingga dapat selesai tepat waktu”, ujar Mayor Purbo.
Sementara itu, Sekdes Bedagung Ari Munandar menanggapi, dengan adanya program TMMD warga Desa Begadung menyambutnya dengan rasa sangat senang luar biasa jalan desanya dibangun kembali karena jalan tersebut telah rusak parah. “Alhamdulillah kami sangat senang sekali, akhirnya penantian selama kurang lebih 5 tahun bisa terwujud. Terima kasih kepada TNI Kodim 0710/Pekalongan, Polri dan Pemda Kabupaten Pekalongan serta instansi terkait yang telah mendukung pembangunan jalan di desa kami”, pungkas Sekdes Ari Munandar.
Diketahui, sebelumnya dilaksanakan Upacara Pembukaan TMMD ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan berita acara serah terima Program TMMD dari Pjs. Bupati Pekalongan Widi Hartanto kepada Pabung Mayor Kav Moch Purbo Suseno dan pemukulan gong sebagai tanda dimulainya pembukaan TMMD, yang berlangsung di Lapangan Bumirasa Desa Tenogo Kecamatan Paninggaran.
Plt. Kepala Dinas Arpusda Kabupaten Pekalongan, Agus Pranoto, saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (30/9/2024), menjelaskan bahwa penilaian ini merupakan hasil dari audit internal dan eksternal yang dilakukan terhadap pengelolaan arsip di Kabupaten Pekalongan. "Pengawasan arsip ini adalah proses penilaian terhadap kesesuaian antara prinsip dan standar kearsipan dengan praktik penyelenggaraannya," jelasnya.
Audit internal dilakukan terhadap 44 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Kabupaten Pekalongan, sedangkan audit eksternal dilakukan oleh tim dari Provinsi Jawa Tengah. “Penilaian dari audit eksternal memiliki bobot 60 persen, sementara audit internal bobotnya 40 persen. Tahun ini, kami berhasil meraih skor 90,79 yang masuk dalam kategori sangat memuaskan,” jelasnya.
Dalam kompetisi ini, Kota Semarang berhasil meraih juara pertama, Kabupaten Kebumen di posisi kedua. Agus menegaskan bahwa Arpusda Kabupaten Pekalongan akan terus berusaha meningkatkan prestasinya di tahun-tahun mendatang. “Kami berharap tahun depan bisa mempertahankan atau bahkan meningkatkan prestasi ini. Target kami bukan hanya juara tiga, tetapi juga bisa meraih juara dua atau bahkan juara pertama,” harapnya.
Agus menambahkan bahwa layanan perpustakaan daerah yang saat ini masih beroperasi lima hari kerja. Menanggapi permintaan dari masyarakat untuk membuka layanan di akhir pekan, pihaknya tengah berupaya agar pada 2025 perpustakaan dapat melayani masyarakat di hari Sabtu dan Minggu. “Banyak masyarakat yang meminta agar perpustakaan buka di hari libur, karena itu kami sedang mengajukan permohonan kepada Sekda agar di tahun 2025 layanan bisa dibuka pada akhir pekan," tambahnya.
Demikian dikatakannya usai memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2024 di Lapangan Belakang Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pekalongan, Selasa (1/10/2024) pagi.
Upacara diikuti oleh peserta dari berbagai elemen yang terdiri dari Perwakilan Forkopimda Kabupaten Pekalongan, para kepala OPD, ASN, TNI, dan Polri.
“Diharapkan pada kesempatan peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini, kita dapat menjaga nilai-nilai luhur Pancasila dan sebagai generasi penerus tentu harus terus menjaga persatuan dan kesatuan,” ungkap Widi.
Upacara yang dimulai pukul 08.00 ini, diawali dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan, dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila, pembacaan pembukaan UUD 1945, pembacaan ikrar oleh Kepala Bakesbangpol Kabupaten Pekalongan, Haryanto Nugroho, dan ditutup dengan doa.
Widi juga mengajak generasi muda untuk lebih aktif dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. "Saya harap generasi muda bisa menerapkan nilai-nilai Pancasila yang ada dalam kehidupan sehari-hari sehingga nanti akan tercipta kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Pekalongan," tutupnya.
Sosialisasi yang bertajuk “Ayo Jaga Netralitas Dalam Pemilihan Serentak Tahun 2024” ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti Lurah, Perangkat Desa, ASN, dan TNI/Polri.
Sosialisasi yang dilaksanakan di Ratu Bali Café, Desa Kulu Karanganyar mengundang pemateri Sekda Kabupaten Pekalonga M. Yulian Akbar, S.Sos, M.Si dan Dr. Achmad Irwan Hamzani, M.H yang merupakan Dekan FH UPS Tegal
Ketua Bawaslu Kabupaten Pekalongan M. Tohir, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya pemahaman serta pelaksanaan netralitas ASN dalam kegiatan ini. Dirinya berharap seluruh aturan dan panduan terkait netralitas ASN dapat disosialisasikan secara efektif hingga ke tingkat akar rumput.
“ASN harus tetap independen dan profesional dalam menjalankan tugas mereka, tanpa memihak kepentingan politik tertentu. Dan ASN mematuhi surat edaran terkait netralitas guna memastikan mereka tidak terpengaruh oleh kepentingan politik tertentu,” terangnya.
Dikatakan Tohir, acara ini juga bertujuan memperkuat pengawasan partisipatif dari masyarakat dalam memantau netralitas ASN selama proses Pilkada berlangsung.
“Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk meminimalisir pelanggaran menjelang tahapan kampanye yang akan dimulai pada 25 September 2024 setelah pasangan calon ditetapkan,” ujarnya.
Untuk Kabupaten Pekalongan Widi Hartanto, ditetapkan sebagai Penjabat Sementara (PJs) Bupati Pekalongan. Sebelumnya Widi merupakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah.
Selain Pjs Bupati Pekalongan juga diikuti oleh pengukuhan PJs dari beberapa daerah lain, seperti Kabupaten Pemalang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Kebumen, Kota Magelang, dan Kota Surakarta. Selain itu, dalam acara ini juga dilaksanakan penyerahan keputusan Mendagri tentang perpanjangan masa jabatan Penjabat (PJ) Bupati Temanggung.
Dalam sambutannya, PJ Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, menyampaikan bahwa pengukuhan ini merupakan bagian dari regulasi terkait pemilihan kepala daerah (pilkada) yang berlangsung setiap lima tahun. Dikatakan bahwa Pilkada tahun 2024 sudah memasuki tahapan penting, di antaranya penetapan pasangan calon dan pengambilan nomor urut, dengan masa kampanye yang akan dimulai pada 25 September 2024 hingga 23 November 2024.
“Selama masa kampanye, pejabat definitif seperti bupati dan walikota yang mencalonkan diri kembali harus meninggalkan jabatannya sementara. Oleh karena itu, peran mereka akan diisi oleh Penjabat Sementara (PJs) , seperti Widi Hartanto di Kabupaten Pekalongan,” katanya.
Nana Sudjana menegaskan bahwa tugas dan kewajiban para PJs harus dijalankan sesuai dengan aturan yang berlaku. Mulai tanggal 25 September 2024, mereka akan resmi melaksanakan tugas hingga masa kampanye selesai. "Perbedaan antara Penjabat (PJ) dengan Penjabat Sementara adalah, Penjabat Sementara tidak boleh lama-lama. Jadi pelaksanaannya hanya selama pelaksanaan kampanye. Nanti pada saat kampanye selesai, akan diserahterimakan kembali kepada pejabat definitif," jelas Nana Sudjana. “Jadi, untuk hal yang sangat perlu dan mendesak. Artinya, kewenangan-kewenangan boleh, seizin menteri dalam negeri,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Nana Sudjana mengatakan bahwa peran ketua PKK tidak akan diserahkan kepada istri PJs, melainkan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) di daerah masing-masing. Namun begitu ia tetap meminta kepada PJs dan Istrinya untuk tetap terlibat mendukung PKK di daerah, “Laksanakan tugas dengan baik, ikuti aturan-aturan yang ada, dalam upaya memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk mendorong peran aktif PKK, walaupun istri PJs tidak menjadi Ketua Tim Penggerak PKK,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Nana Sudjana menyampaikan ucapan selamat melaksanakan cuti kampanye kepada para kepala daerah yang mencalonkan diri kembali. Ia juga meminta mereka agar tidak menggunakan fasilitas negara untuk kampanye, “Selamat berjuang kembali, saya yakin pengalaman selama 5 tahun dalam memberikan yang terbaik di masing-masing kabupaten/kota akan menjadi bekal dalam pelaksanaan pemilihan ke depan,” ujarnya.
“Juga selamat mengikuti tahapan-tahapan pilkada, kami berharap untuk mengikuti tahapan yang ditetapkan, dan saya harapkan juga tidak ada penggunaan fasilitas negara dalam proses kampanye dan kontestasi politik ini,” imbuhnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang diwakili Kepala Bakesbangpol Haryanto Nugroho, perwakilan Forkompimda, sejumlah kepala OPD, serta diikuti ratusan panitia pengawas dari tingkat kecamatan hingga desa.
Kegiatan dimulai dengan apel pagi, setelah apel, acara dilanjutkan dengan senam pagi bersama yang dipandu oleh instruktur Zumba profesional. Masyarakat yang hadir di CFD juga disuguhkan dengan penampilan seni tradisional Sintren dari Grup Sintren Ndadi asal Talun, Kabupaten Pekalongan.
Dalam sambutanya Bupati yang diwakili Kepala Bakesbangpol Haryanto Nugroho, mengapresiasi jajaran Bawaslu Kabupaten Pekalongan yang mengemas kegiatan sosialisasi pengawasan dalam bentuk yang luar biasa. "Yakni dengan menyuguhkan budaya masyarakat. Pilkada ini merupakan hajat kita semua tidak hanya KPU atau Bawaslu saja termasuk para pegiat budaya," katanya.
Ketua Bawaslu Kabupaten Pekalongan, M Tohir dalam sambutannya, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengawasi proses Pilkada untuk menciptakan suasana demokrasi yang bersih dan kondusif.
"Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga pelaksanaan Pilkada berjalan dengan aman dan tertib. Beda pilihan itu hal biasa, yang penting tetap jaga kondusifitas dan silaturahmi antarwarga," ujarnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Laelatul Izzah, yang mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilih mereka pada tanggal 27 November 2024 mendatang. "Pilkada adalah momen penting bagi kita semua. Jangan lupa, datang ke TPS dan pilih pemimpin sesuai dengan hati nurani," pesannya.