KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan resmi tetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari kedepan. Hal tersebut menyusul dengan adanya 17 korban meninggal yang berhasil dievakuasi seperti disampaikan oleh Bupati Pekalongan Dr.Hj Fadia Arafiq, S.E.,M.M yang didampingi Sekertaris Daerah Kabupaten Pekalongan M.Yulian Akbar dan Forkopimda saat melakukan tinjauan ke sejumlah titik bencana alam di Kabupaten Pekalongan, pada Selasa (21/1/2024).
Lokasi yang ditinjau meliputi Dukuh Paesan Kelurahan Kedungwuni Barat, Dukuh Kranji Kelurahan Kedungwuni Timur, dan Jembatan Gantung Desa Galang Pengampon. Bupati Fadia juga meninjau tanggul jebol di Desa Pesanggarahan Wonokerto.
Dalam tinjauan tersebut, Bupati Fadia mengatakan ‘’Terhitung dari tanggal 21 Januari hingga 4 Februari 2025 Pemkab pekalongan tetapkan status darurat bencana. Dan kami telah menyiapkan posko di masing-masing 4 kecamatan terdampak longsor yaitu Petungkriyono, Lebakbarang, Paninggaran dan Kandangserang’’ ungkapnya.
Selain itu, lanjut Bupati Fadia, untuk daerah bawah yang terdampak banjir seperti Kecamatan Kedungwuni, Doro, Wonopringgo, Wonokerto, Siwalan, Wiradesa dan Tirto, juga sudah disiapkan posko yang dilengkapi dengan petugas dan relawan yang siap membantu masyarakat.
‘’Total ada 11 kecamatan dari hulu hingga hilir yang terdampak longsor dan banjir bandang. Dan pemkab sudah menetapkan darurat bencana, kita siapkan posko di masing-masing kecamatan,’’ kata Bupati Fadia.
Untuk kecamatan yang paling parah terdampak bencana longsor, yaitu Kecamatan Petungkriyono. Disampaikan Bupati Fadia bahwa ini menjadi perhatian serius Pemkab Pekalongan. Ia juga meminta dukungan dari pemerintah pusat dan peemrintah provinsi, terutama karena akses menuju daerah terdampak, seperti Petungkriyono, terputus akibat longsor.
‘’Kami ingin segera ke lokasi, tetapi jalannya terputus. Tapi sudah kami atur jalur lain melalui kabupaten tetangga. Insyaallah Kapolres dan Dandim juga akan ikut membantu kesana’’ ungkapnya.
Dan untuk mengatasi dampak bencana di Petungkriyono, Pemkab Pekalongan telah mengirimkan tim dari dinas terkait untuk meninjau kondisi di Petungkriyono. Bupati Fadia juga mengungkapkan akan berupaya membangun infrastruktur yang rusak dengan menggun akan dana tidak terduga (DTT),’’Kita harus cepat bangun dengan DTT, Dana Tidak Terduga agar tidak putus ekonomi masyarakat dan sekolah,’’ ungkapnya.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut Sekda Kabupaten Pekalongan M.Yulian Akbar juga menyampaikan bahwa untuk proses evakuasi dan pencarian korban bencana longsor akan terus dilakukan dengan menyesuaikan kondisi c uaca di lapangan.
‘’Untuk evakuasi kita lakukan bersama tim dan relawan, dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca. Dan untuk masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk tetap waspada dan berdoa’’ ucapnya.
Rabu, 22 Januari 2025
KAJEN - Usai resmi ditetapkan menang dalam Pilkada 2024 Kabupaten Pekalongan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pekalongan dalam rapat pleno penetapan Bupati dan wakil Bupati Terpilih, Kamis (9/1/2024). Pasangan Bupati Terpilih periode 2025-2030 Fadia Arafiq dan Wakil Bupati terpilih Sukirman menggelar tasyakuran di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan.
WONOPRINGGO - Dukung penuh Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional Kabupaten Pekalongan realisasikan program nasional tersebut di SDN Rowokembu, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Senin (6/1/2025). Program unggulan Pemerintahan Prabowo-Gibran ini bertujuan untuk meningkatkan pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah di seluruh Indonesia.
KAJEN – Untuk memastikan pengendalian inflasi dan menjaga kondusifitas wilayah menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menggelar kegiatan High Level Meeting Pengendalian Inflasi dan Kondusifitas Wilayah Jelang Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di Aula Lantai I Setda Kabupaten Pekalongan, Senin (23/12/2024).
DPRD Kabupaten Pekalongan tetapkan Hj Fadia Arafiq - Sukirman sebagai Kepala Daerah di Kabupaten Pekalongan.
Terdapat dua agenda pada paripurna ini, Yakni penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan terplih dalam pemilihan tahun 2024 dan tentang masa jabatan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan dalam pemilihan tahun 2020.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD kabupaten Pekalongan, H Abdul Munir membacakan beberapa pengumuman, di antaranya penetapan pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan terpilih dalam pemilihan tahun 2024 yakni Hj Fadia Arafiq dan H Sukirman.
“Usai penetapan ini, Kami akan segera mengusulkan peresmian pengangkatan keduanya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan kepada Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Gubernur Jawa Tengah sesuai kalender pelantikan, direncanakan pada bulan Februari,”terang Munir.
Dikesempatan yang sama, Bupati Pekalongan terpilih, Fadia Arafiq didampingi Sukirman mengucapkan terimakasihnya kepada semua pihak karena pelaksanaan Pilkada Kabupaten Pekalongan tahun 2024 berlangsung aman dan kondusif.
Dengan adanya penetapan ini, pihaknya akan terus melanjutkan program kerja kepemimpinannya periode lalu, Bidang infrastruktur, kesehatan dam pendidikan tetap menjadi program utama di Kota Santri.
“Kami berdua lebih berkomitmen meneruskan saja yang sudah ada dan kami fokus infrastruktur, kesehatan gratis tetap kami jalankan, pendidikan,” tuturnya.
Selain program tersebut akan ada penambahan program yang menyasar kepada anak muda terkait usaha online yang sedang ramai saat ini seperti penganggaran dana untuk pelatihan mereka. Terkait penganggarannya akan ada yang diambil dari APBD dan dari pusat.
Kamis, 16 Januari 2025
Bupati Fadia Masuk dalam sesi Artis Pejabat Terpilih yg dikemas dengan kuis teka teki silang bersama Ramzi wakil bupati terpilih Cianjur dan Raffi Ahmad sebagai Utusan Khusu Presiden bidang pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. Dengan slogan “pejabat artis yang dipilih bukan karena popularitas melainkan memang memiliki kapasitas”dan Rina nose berhasil membawa acara hingga akhir sesi tersebut.
Lagu cik icik bum bum yang sempat viral pada tahun 2000-an mengiringi langkah kaki Bupati Fadia memasuki panggung studio 6 Indosiar. Pertanyaan pertama pembuka mengenai tugas dan wewenang pejabat di jawab dengan tegas dan jelas yaitu untuk memastikan pemerintahan lancar, masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik dan pembangunan berjalan baik.
Selain itu juga ditambahkan bahwa daerah juga harus pintar mendapatkan anggaran dari pusat atau provinsi. “Tugas bupati itu bukan hanya mengandalkan pendapatan daerah saja tapi harus bisa mendapatkan anggaran dari pusat atau provinsi ke daerah agar pembangunan lebih cepat, tuturnya.
Terobosan lain yang dipaparkan ada dari bidang kesehatan yaitu berobat gratis hanya dengan KTP yang bisa digunakan diseluruh Indonesia khusus warga Kabupaten Pekalongan.
Dalam sesi akhir, kuis dimenangkan oleh Bupati Fadia dengan skor 200, ramzi skor 100 dan Raffi Ahmad skor 100. Fadia sebagai pemenang kuis mendapatkan hadiah program penghijauan dari yayasan Pundi Peduli Kasih, dan Bupati Fadia memilih daerah wonokerto untuk menjadi target penghijauan tersebut.
Senin, 13 Januari 2025
Tasyakuran diawali dengan pembacaan surat keputusan KPU Kabupaten Pekalongan yang menyatakan bahwa pasangan Fadia-Sukirman (Beriman) berhasil meraup suara sebanyak 306.443 (56,4% dari surat suara sah). Dengan perolehan suara tersebut pasangan Fadia-Sukirman berhak menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan periode 2025-2030.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fadia Arafiq sampaikan terimakasihnya kepada seluruh tim yang sudah solid sehingga kemenangan ini bisa terwujud. Pihaknya saat ini tinggal menunggu jadwal Pelantikan dari KPU Kabupaten Pekalongan pada Maret 2025 mendatang. "Hari ini adalah hari kemenangan kita semua yang sudah secara resmi diumumkan oleh KPU. Secara jujur saya sampaikan bahwa pilkada di tahun 2024 ini adalah pilkada terberat," ucap Bupati Fadia dalam sambutannya.
Senada, Wakil Bupati terpilih, Sukirman menyampaikan, Pihaknya berpesan kepada seluruh tim pemenangan bahwa saat ini yang paling penting adalah persatuan Kabupaten Pekalongan. Sesuai visi dan misi Fadia-Sukirman (Beriman) dalam pilkada 2024. "Sekarang tidak ada lagi 01, tidak ada 02, tapi yang ada adalah 03 yaitu persatuan Kabupaten Pekalongan dan persatuan Indonesia," ajak Sukirman.
Turut hadir dalam tasyakuran tersebut Ketua Tim Pemenangan pasangan Beriman Asip Kholbihi, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir, Anggota DPRD Fraksi PKB Hj. Hindun, dan beberapa ormas pendukung seperti Lindu Aji, Bapera, Probojoyo, Grib Jaya, dan Bolone Mase.
Senin, 13 Januari 2025
Rapat tersebut diihadiri oleh paslon nomor 1 wakil H. Sukirman, bawaslu, KPPS, Forkopimda kabupaten Pekalongan dan media. Calon Bupati terpilih melalui wakil bupati Pekalongan H. Sukirman mengemukakan stetmen senang karena terpilih. “Ya tentu bersyukur, ibu menyampaikan salam kepada kita semua karena beliau tidak bisa hadir. “
Selain itu, ia juga menyampaikan pendapat bahwa proses demokrasi telah selesai dan sudah saatnya untuk semua elemen kembali ke kerjaannya masing-masing. yang dipartai politik tentu fokus dengan basis massanya dan konsolidasi, yang pegawai ya Kembali ke pegawai, yang tim sukses ya Kembali bekerja seperti sebelumnya, “ tuturnya.
Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Laelatul Izzah bahwa acara hari ini telah selesai dan berjalan lancar untuk tahapan selanjutnya tergantung keputusan dari Kemendagri. “Untuk KPU sendiri tahapannya sampai ini penetapan dan kita memberikan berkas-berkas untuk melengkapi pelantikan itu atau pengajuan pelantikan,” ujar Izzah dalam wawancara langsung.
Untuk sebelumnya rapat pleno ini di agendakan pada tanggal 6 Januari 2025, dikarenakan surat dari KPU RI yang belum turun akhirnya diundur hingga hari ini. “surat dari KPURI Dimana itu sebagai dasar pelaksanaan kita pelaksanaan pleno hari ini sedangkan untuk suratnya sendiri baru kami terima di senin sore,” Jelasnya
Senin, 13 Januari 2025
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan, Muhammad Kholid, menyampaikan, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan siswa sekaligus mendorong prestasi belajar mereka. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan implementasi yang berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh anak-anak di berbagai daerah di Indonesia.
"Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program ini. Semoga pelaksanaan Makan Bergizi Gratis berjalan sukses dan mampu menciptakan generasi Indonesia yang cerdas dan sehat," kata Kholid.
Pihaknya sangat mengapresiasi sinergi dan dukungan dari berbagai pihak dalam merealisasikan program tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, Letkol Inf Rizky Aditya menyampaikan, Komitmen TNI-Polri dalam mendukung suksesnya program Makan Bergizi Gratis. Pihaknya dari Kodim 0710/Pekalongan bersama dengan instansi terkait akan berupaya memastikan kelancaran program ini. “Kami TNI-Polri siap untuk mendukung penuh pelaksanaan kebijakan Pemerintahan Prabowo-Gibran demi kesejahteraan dan masa depan anak-anak bangsa," ujar Dandim.
Dandim Rizky juga menambahkan bahwa dapur pelayanan gizi di Kabupaten Pekalongan saat ini berada di Kecamatan Wonopringgo. Kedepan, layanan serupa akan diperluas ke tiga kecamatan lainnya yakni Bojong, Kesesi, dan Sragi guna menjangkau lebih banyak siswa yang membutuhkan.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Pekalongan, Kepala Dinas Kesehatan, perwakilan dari Kejaksaan, anggota DPRD, serta kepala sekolah, dewan guru, dan siswa-siswi SDN Rowokembu.
Rabu, 8 Januari 2025
Bupati Pekalongan dalam sambutannya mengucapkan selamat tahun baru kepada warga. "Mari kita syukuri tahun yang telah berlalu dan menyambut tahun baru dengan penuh harapan. Saya bersama Bapak H.Sukirman di tahun 2025 ini menjadi lebih baik lagi, lebih sejahtera, dan mendapatkan dana dari pusat dengan mudah untuk membangun Kabupaten Pekalongan dengan cepat. Semoga tahun ini membawa kemajuan, kebahagiaan dan kesuksesan bagi kita semua," ujar Bupati.
Acara ini dimeriahkan dengan hiburan musik dan pesta kembang api yang dinyalakan tepat di pergantian tahun. Acara pergantian tahun di pusatkan di Alun-alun Kajen kabupaten Pekalongan, selasa, 31 Desember 2024 malam.
Bupati Fadia juga mendoakan seluruh warga kabupaten Pekalongan. " Bagi masyarakat kabupaten Pekalongan yang belum tercapai cita-citanya di tahun 2024 ini, ditahun 2025 akan dipermudah oleh Allah SWT." Ucapnya.
Di akhir sambutannya Bupati Fadia mengajak masyarakat kabupaten Pekalongan agar tidak ada permusuhan setelah pilkada, " Saya minta kepada masyarakat tiada kerusuhan, kita merupakan saudara semua. Saya minta sekali lagi jaga nama baik kabupaten Pekalongan." Pesannya.
Sementara itu Ketua DPRD kabupaten Pekalongan H. Abdul Munir mengatakan bahwa pihaknya bersyukur di tahun 2024 pembangunan terlaksana dengan baik. "Mudah-mudahan tahun 2025 melanjutkan pembangunan kabupaten Pekalongan untuk menuju adil dan sejahtera." Katanya.
Di akhir acara dilanjutkan dengan pembaca doa, penghitungan mundur detik-detik pergantian tahun dan pesta kembang api.
Jumat, 3 Januari 2025
Pemantauan dilaksanakan, Selasa 24 Desember 2024 dimulai dari, Gereja di Kecamatan Karanganyar, pos PAM Bebekan Kedungwuni, gereja di Kecamatan Kedungwuni, pos PAM exit tol bojong dan pos PAM IBC. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan H. Abdul Munir, Kapolres Pekalongan AKBP Doni Prakoso Widamanto, Perwakilan Kodim 0710 Pekalongan, Perwakilan Kejaksaan, Perwakilan Kemenag serta para Kepala OPD.
Di sela-sela pantauan, Sekda M. Yulian Akbar mengatakan, bahwa Pemkab Pekalongan bersama Forkopimda melakukan pemantauan tempat ibadah umat kristiani dan pos pengamanan guna menjamin keamanan dan kenyamanan mereka saat merayakan Natal agar berlangsung dengan khusu’ dan hikmad. “semoga momentum Natal kali ini bisa membumikan ajaran agama dengan semangat cinta kasih dan kemanusiaan,” katanya.
Dijelaskannya, bahwa toleransi keagamaan masyarakat Kabupaten Pekalongan sudah dewasa sehingga saling menghormati dan toleran terhadap keberagamaan. “kerukunan ini merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Kota Santri yang perlu kita jaga,” ungkap Yulian.
Kapolres Pekalongan AKBP Doni Prakoso Widamanto menuturkan, bahwa pihaknya menjamin umat kristiani di Kabupaten Pekalongan dapat melaksanakan Natal dengan aman dan nyaman serta masyarakat Kabupaten Pekalongan yang akan merayarakan Tahun Baru. “kita siagakan 600 personil yang terdiri dari 300 personil dari Polres Pekalongan dan lainnya dibantu TNI, Pemkab, Pramuka dan lainnya,” ujarnya.
Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan H. Abdul Munir menambahkan, bahwa dari hasil pantaun, pengamanan di sejumlah titik menurutnya sudah baik karena ada kemanunggalan antara TNI dan Polri, termasuk keamanan di desa dan juga FKUB yang telah melaksanakan komunikasi dengan beberapa tokoh masyarakat. “dengan semuanya bergerak, kami optimis perayaan Nataru tahun ini bisa berjalan dengan lancar dan tertib, sekaligus menjadi modal kita dalam membangun Kabupaten Pekalongan,” ucapnya.
Jumat, 27 Desember 2024
Kegiatan dipimpin oleh Bupati Pekalongan melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar menyoroti berbagai hal diantaranya Pengendalian inflasi daerah terkait ketersediaan stok, kestabilan harga kebutuhan pokok, dan kelancaran distribusi, Kondusifitas wilayah, Pengaturan lalu lintas, Pengelolaan objek wisata, Kesiapan sarana pelayanan kesehatan, Kesiapsiagaan bencana, Kesiapan akses jalan raya, Ketersediaan stok BBM dan LPG.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Forkopimda Kabupaten Pekalongan, Kantor Perwakilan BI Tegal, Perwakilan Perum Bulog Cabang Tegal, Perwakilan PT Pertamina Patra Niaga RJBT, Perwakilan PLN Area Kedungwuni, Perwakilan PMI Kabupaten Pekalongan, Perwakilan Hiswana Migas Kabupaten Pekalongan, Perwakilan BUMN dan BUMD, Kepala Badan dan OPD, serta tamu undangan lainnya.
Sekda M. Yulian Akbar dalam kesempatan itu, mengatakan bahwa untuk mengantisipasi inflasi pada sektor harga pangan yang terjadi pada Bulan Desember diantaranya karena pasokan dan kebutuhan yang meningkat. “saya ingatkan potensi kenaikan inflasi pada Desember ini, untuk itu pasokan bahan pokok harus benar-benar dijaga,” pintanya.
Yulian Akbar menyampaikan bahwa pentingnya menjaga situasi harmonis dan aman dalam menghapi Nataru. Dirinya mengapresiasi kondusivitas wilayah Kabupaten Pekalongan yang kini jauh lebih stabil. “kita jaga bareng-bareng kondusifita Kabupaten Pekalongan di Nataru ini termasuk perkembangan kondisi sosial yang ada, Saya terima kasih, ini untuk kondusifitas wilayah Pekalongan,” ujar Sekda.
Dirinya juga mengingatkan bahwa berdasarkan laporan BMKG, puncak musim penghujan diperkirakan terjadi pada Februari hingga April. Untuk itu Sekda meminta BPBD sebagai leading sektor untuk memperkuat mitigasi bencana, terutama terkait ancaman longsor, banjir, dan rob, “menghadapi pontensi bencana meteorology, koordinasikan dengan para relawan-relawan kesiap-siagaan dengan pihak kecamatan maupun pihak desa,” ujarnya.
Selasa, 24 Desember 2024