KAJEN - Ada yang spesial dari Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2024 Pemerintah Kabupaten Pekalongan pada Minggu (10/11/2024) di Lapangan Utama Alun-alun Kajen. Pasalnya "para pahlawan" nasional hadir di tengah-tengah upacara menyampaikan pesan kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan. Pesan-pesan itu disampaikan oleh 10 orang yang berkostum mirip dengan pahlawan nasional seperti Ir. Soekarno, Douwes Dekker, Pangeran Diponegoro, Cut Nyak Dien, serta Jenderal Soedirman.
Pesan-pesan yang disampaikan adalah kata-kata bijak atau quotes yang terkenal yang pernah disampaikan oleh para pahlawan seperti perkataan Ir. Soekarno yang terkenal adalah "beri aku seribu orang tua niscaya aku akan cabut Semeru dari akarnya, beri aku sepuluh pemuda maka akan kuguncang dunia".
Para Pahlawan menyampaikan quote-nya secara bergiliran yang harapannya bisa menjadi inspirasi dalam berjuang menjalani kehidupan bagi seluruh peserta upacara tanpa terkecuali.
Dalam kesempatan tersebut Pjs Bupati Pekalongan Widi Hartanto yang bertindak sebagai Inspektur upacara menyampaikan amanat dari Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf (Gus Ipul) poinnya adalah setiap zaman mempunyai tantangan yang berbeda, jika di zaman dahulu mendobrak dan mengusir penjajah maka jika implementasi semangat kepahlawanan di masa kini adalah meruntuhkan struktur dan kultur kemiskinan serta kebodohan yang menjadi masalah utama di Indonesia.
"Pada setiap masa akan berbeda tantangannya, peluangnya, kekuatannya, dan keterbatasannya. Ketika dahulu implementasi kepahlawanan adalah dengan mendobrak, menjebol, struktur bangunan kolonialisme penjajah, maka saat ini implementasinya adalah meruntuhkan kultur dan struktur kemiskinan serta kebodohan yang menjadi akar masalah sosial di Indonesia," ucap Widi Hartanto saat membacakan amanat Menteri Sosial.
Dalam amanat tersebut Gus Ipul juga berpesan bahwa semangat kepahlawanan harus menjalar pada semangat membangun, menciptakan kemakmuran masyarakat, mewujudkan perlindungan sosial sepanjang hayat, mewujudkan kesejahteraan sosial inklusif untuk rakyat di manapun berada.
Pada akhir amanatnya Pjs Bupati mengajak masyarakat untuk sama-sama mengamalkan nilai-nilai kepahlawanan untuk berinovasi demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten Pekalongan.
"Mari kita sama-sama mengamalkan nilai-nilai semangat kepahlawanan dalam kehidupan untuk berinovasi demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten Pekalongan," tutur Widi sesaat sebelum menutup amanat.
Upacara Hari Pahlawan 2024 ini mengusung tema "Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu". Tema tersebut memiliki makna bahwa teladani pahlawanmu artinya semua olah pikiran senantiasa diilhami oleh semangat kepahlawanan. Sedangkan cintai negerimu memiliki makna bahwa apapun bentuk pengabdian kita harus memberikan sumbangsih bagi kemajuan Indonesia.
Senin, 11 November 2024
– Kegiatan Pelatihan Integrasi Pendidikan Lingkungan Hidup dalam Kurikulum oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukinan, dan Lingkungan Hidup ,(Perkim & LH) resmi dibuka langsung Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pekalongan Widi Hartanto di Aula lantai 2 Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (Perkim & LH) Kabupaten Pekalongan pada Rabu (06/11/2024) pagi.
KAJEN - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pekalongan melantik Mabi Saka Dan Pengurus Saka Pariwisata Kwarcab Pekalongan Masa Bakti 2024 -2029. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Kwartir Cabang Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, S.Sos, M.Si di Objek Wisata Linggo Asri, Rabu 30 Oktober 2024.
JEPARA - Kabupaten Pekalongan kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam rangkaian kegiatan Jambore Pemuda Jawa Tengah 2024 yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah di Banjarnegara pada 21-24 Oktober 2024. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96 tingkat Provinsi Jawa Tengah dan mencakup berbagai lomba, antara lain Tari Kreasi Daerah, Video Inovasi Pemuda, Lomba Pidato Bahasa Inggris, dan penilaian Defile Kontingen Terbaik.
KAJEN – Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Pekalongan, Widi Hartanto meminta kepada pemuda untuk lebih aktif berkontribusi dalam pembangunan. Demikian disampaikannya pada kegiatan upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-96 Tahun 2024 Tingkat Kabupaten Pekalongan di Lapangan Belakang Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan, pada Senin (28/10/2024) pagi.
Acara yang berlangsung di Aula Lantai I Setda Kabupaten Pekalongan, pada Minggu (03/11/2024) kemarin berlangsung khidmat dan lancar.
"Semoga teman-teman sekalian dapat mengemban amanah ini dengan baik dan dapat memajukan organisasi,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Widi Hartanto juga mengucapkan selamat kepada pengurus lama ISNU Kabupaten Pekalongan yang telah menuntaskan tugasnya yaitu mensukseskan visi dan misi ISNU Kabupaten Pekalongan dengan baik.
“Semoga kerja keras teman-teman semuanya, bapak ibu pengurus yang lama, menjadi pengalaman yang berharga serta akan dicatat sebagai amal ibadah teman-teman semuanya,” lanjutnya,
Widi Hartanto berharap ISNU Kabupaten Pekalongan dapat menjadi wadah silaturahmi bagi para sarjana NU agar terus memberikan pemikiran dan manfaat bagi seluruh jamaah NU, Pemerintah Kabupaten Pekalongan, dan juga masyarakat Kabupaten Pekalongan. Ia juga menekankan pentingnya peran ISNU sebagai agen perubahan di tengah globalisasi untuk memberikan nilai-nilai positif kepada masyarakat.
“Globalisasi tentu ada nilai-nilai yang harus diterapkan terus dan teman-teman ISNU tentu bisa menjadi agen perubahan dengan masuk ke masyarakat, memberikan nilai-nilai penting, nilai-nilai positif kepada seluruh masyarakat untuk kemajuan ekonomi dan kemajuan masyarakat khususnya di Kabupaten Pekalongan,” katanya.
Perwakilan PCNU Kabupaten Pekalongan, Kyai Coyo Hudi Susilo, turut mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus cabang ISNU Kabupaten Pekalongan. “Dengan pelantikan yang baru saja ini, semoga bisa membawa amanah, bisa membawa manfaat untuk Kabupaten Pekalongan dan kami dari pengurus cabang NU mendukung ini semua kegiatan-kegiatannya,” katanya.
Ketua Pengurus Cabang ISNU Kabupaten Pekalongan, Dr. Moh. Nasrudin, M.Pdi, menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan tonggak sejarah baru bagi perjalanan organisasi PC ISNU Kabupaten Pekalongan. Ia mengajak seluruh pengurus baru untuk menjadi pelopor perubahan dan agen kebaikan demi kemajuan masyarakat.
“Kepada teman-teman pengurus yang baru dilantik, kita semua memiliki tanggung jawab yang besar, kita dipanggil untuk menjadi pelopor perubahan, menjadi agen kebaikan dan menjadi generasi penerus yang membawa ISNU semakin maju ke depan,” ucapnya.
Moh. Nasrudin juga menekankan bahwa musyawarah kerja yang dilaksanakan hari itu merupakan forum yang sangat penting untuk merumuskan program kerja selama satu periode ke depan. Ia pun mengajak untuk memanfaatkan momentum tersebut untuk merumuskan program yang inovatif.
“Marilah bersama-sama untuk memanfaatkan moment ini untuk saling bertukar pikiran, berdiskusi, memastikan program-program yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Jumat, 8 November 2024
Dua Raperda Inisiatif DPRD Kabupaten Pekalongan yakni Raperda tentang Penyelenggaraan Reklame dan Raperda tentang Pemberdayaan Usaha Mikro.
Rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir, didampingi Wakil Ketua DPRD Ruben R Prabu Faza. Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Forkopimda, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala OPD, serta para anggota dewan.
Dalam sambutannya, Widi Hartanto memberikan apresiasi atas inisiatif DPRD yang telah mengajukan kedua Raperda tersebut. Menurutnya, hal ini menunjukkan komitmen DPRD dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan reklame, yang diharapkan dapat mencapai keseimbangan berbagai aspek pemerintahan dan pembangunan daerah. Selain itu, pemberdayaan usaha mikro menjadi upaya dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif serta mengembangkan ekonomi daerah.
Widi Hartanto memberikan sejumlah saran untuk penyempurnaan Raperda dalam tahap pembahasan selanjutnya, khususnya mengenai Raperda tentang Penyelenggaraan Reklame. Dalam Raperda ini, Pemerintah Daerah memiliki wewenang untuk menetapkan kebijakan penyelenggaraan reklame, menentukan lokasi dan titik reklame, mengumpulkan dan menyebarluaskan informasi terkait reklame, menyediakan sarana dan prasarana di bidang reklame, menerbitkan izin, serta memungut pajak atau retribusi sesuai ketentuan perundang-undangan.
Lebih lanjut, Ia menambahkan bahwa penyelenggaraan reklame di Kabupaten Pekalongan sebelumnya telah diatur melalui Peraturan Bupati Pekalongan Nomor 50 Tahun 2015, namun masih terbatas dalam pengaturannya. “Untuk itu dengan disampaikannya Raperda ini, kami harapkan dalam pembahasan lebih lanjut untuk dilakukan pencermatan secara substantif terkait materi muatan agar apa yang diatur lebih terperinci dan lebih luas sehingga dapat mengakomodir peran Pemerintah Daerah dalam Penyelenggaraan Reklame," ujarnya.
Sementara itu, terkait Raperda tentang Pemberdayaan Usaha Mikro, Widi Hartanto menekankan agar strategi dan langkah pengembangan usaha mikro diatur secara lebih rinci, mencakup tanggung jawab teknis seperti pendataan, kemitraan, kemudahan perizinan, dan penguatan kelembagaan.
Menutup sambutannya, Pjs Bupati berharap agar kedua Raperda tersebut dapat dikonsultasikan secara komprehensif dan substantif dengan Pemerintah Provinsi.
“Kami berharap agar Raperda ini dapat disusun sesuai kaidah, norma, dan kewenangan yang berlaku, sehingga bisa menjadi payung hukum yang efektif di Kabupaten Pekalongan," tandasnya.
Sumber : Prokompim Kabupaten Pekalongan
Jumat, 8 November 2024
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 46 kepala sekolah dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah.
Kegiatan ini merupakan langkah lanjutan dari Sosialisasi Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) yang bertujuan memperkuat pembinaan, terutama untuk level 1 dan 2 (Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten (CSAK) untuk SD/SMP sederajat dan Calon Sekolah Adiwiyata Provinsi (CSAP) untuk SMA sederajat) melalui pelatihan integrasi pendidikan lingkungan hidup dalam kurikulum sekolah.
Dalam sambutannya, Pjs Bupati Widi Hartanto bahwa seluruh elemen sekolah, memiliki peran penting dalam upaya menjaga lingkungan hidup di sekolah, mulai dari kepala sekolah hingga petugas kebersihan, dalam menjaga komitmen terhadap pelestarian lingkungan.
"Masalah lingkungan ini sangat besar. Ini bukan hanya tugas Dinas Perkim & LH, tetapi juga tanggung jawab bersama. Karenanya, melalui GPBLHS, saya mengajak seluruh kepala sekolah untuk berkomitmen menyamakan pandangan bahwa pengelolaan lingkungan hidup itu penting dan harus menjadi tanggung jawab bersama," ujarnya.
Ia berharap melalui GPBLHS ini akan terbentuk generasi yang mencintai dan peduli lingkungan. "Saya berharap melalui kegiatan ini akan tercipta generasi yang mencintai dan peduli lingkungan, sehingga Kabupaten Pekalongan menjadi tempat yang sehat, aman, dan nyaman untuk kehidupan masyarakat," katanya.
Kepala Dinas Perkim & LH Kabupaten Pekalongan, Abduh Ghazali menambahkan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kepala sekolah dalam mengimplementasikan gerakan peduli lingkungan hidup di sekolah. Harapannya, pendidikan lingkungan hidup dapat diintegrasikan dalam kurikulum sekolah atau menjadi mata pelajaran mandiri. Dengan demikian, siswa diharapkan mampu menerapkan pengetahuan dan sikap ramah lingkungan, baik di sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Sumber : Prokompim Kabupaten Pekalongan
Jumat, 8 November 2024
Pjs Bupati Pekalongan Widi Hartanto didampingi Ketua DPRD H. Munir, Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, Kadis PMD Kab. Pekalongan Agus Dwi Nugroho, Camat Paninggaran Arif Nugroho, serta Danramil 13/Paninggaran Lettu Sugiono meninjau hasil pengaspalan jalan Tenogo-Bedagung, Kecamatan Paninggaran sepanjang 1.268 meter dengan lebar 3 m.
Proyek pengaspalan jalan tersebut adalah hasil kolaborasi antara Pemerintah kabupaten Pekalongan dengan Kodim 0710 Pekalongan dan berbagai pihak yang menghabiskan anggaran sebesar 519,3 juta.
Disampaikan oleh Pjs Bupati Pekalongan Widi Hartanto saat ditemui rekan media dirinya berharap semoga proyek pengaspalan jalan ini bisa membawa manfaat bagi masyarakat. "Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat tadi saya juga sudah buktikan aspalnya juga kuat, saya bantingkan kendi tiga kali kondisi aspalnya masih aman," ucap Widi Hartanto sambil bergurau. Widi masyarakat juga diharapkan turut menjaga kapasitas tonase jangan sampai berlebih agar jalannya bisa lebih awet.
Mewakili Komadan Kodim 0710/Pekalongan Perwira Penghubung Kodim 0710/Pekalongan Mayor Kav Purbo Suseno pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Polres Pekalongan, serta seluruh pihak yang terlibat harapannya kolaborasi ini tetap bisa berlanjut “Saya mewakili Komandan Kodim 0710/Pekalongan mengucapkan banyak terima kasih dan pengghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak terutama pemerintah kabupaten pekalongan dan warga masyarakat yang sudah bersinergi dengan sangat baik sehingga program TMMD ini bisa berjalan dengan baik dan sukses”, terang Pabung
Tardi salah satu warga Bedagung mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada TNI dan pemerintah daerah atas suksesnya program TMMD sengkuyung IV Ta. 2024 di Desanya. Menurutnya jalan tersebut sebelumnya sudah rusak dan susah dilewati selama 5 tahun, sehingga adanya perbaikan dari program TMMD ini sangat bermanfaat dalam menunjang aksivitas warga sehari-hari. “ Terimakasih Kepada pemerintah daerah, TNI dan semua pihak atas suksesnya program TMMD ini, dengan jalan yang sudah bagus ini jelas akan bermanfaat bagi kami dalam melakukan aktivitas sehari-hari”,tandasnya.
Senin, 4 November 2024
Saka merupakan organisasi pendukung Gerakan Pramuka yang melekat pada kwartirnya baik di tingkat Ranting, Cabang, Daeran, maupun Nasional. Di Kwarcab Pekalongan sudah ada 11 saka yang sudah di SK kan dan salah satunya adalah Saka Pariwisata yang dikukuhkan
Dalam sambutannya, M. Yulian Akbar mengatakan, bahwa Saka Pariwisata adalah wadah pendidikan dan pembinaan di bidang pariwisata bagi anggota Gerakan Pramuka untuk membantu, membina, dan mengembangkan kegiatan pariwisata. "Setelah dikukuhkan Kepengurusannya baik Mabisaka maupun Pengurus Saka, saya berharap segera membuat program kerja, sehingga anggota Saka Pariwisata dapat membantu setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pekalongan
Yulian mengingatkan, bahwa Saka Pariwisata memiliki tiga krida yang akan diterapkan dalam merekrut anggota khususnya pramuka penegak dan pramuka pandega, yaitu Krida Penyuluh Wisata, Krida Pemandu Wisata, dan Krida Kuliner Wisata. "Dengan dikukuhkannya Mabi dan Pengurus Saka Pariwisata berarti sudah ada dua Saka yang telah mengadakan reorganisasi atau pembaharuan, Kwarcab berharap semua saka untuk bisa mencontohnya sehingga semua Saka akan memperbaharui kepengurusannya," ujarnya.
Tak lupa dirinya memberikan selamat atas dikukuhkannya Majelis Pembimbing Saka dan Pengurus Satuan Karya Pariwisata masa bakti 2024-2029, "semoga Saka Pariwisata semakin maju kedepannya" pungkasnya.
Kamis, 31 Oktober 2024
Najwa Diah Widayati, pemuda berbakat asal Kabupaten Pekalongan, berhasil meraih Juara 1 dalam kategori Video Inovasi Pemuda Putri. Selain itu, Kabupaten Pekalongan juga berhasil memenangkan kategori Defile Kontingen Terbaik. Atas prestasi gemilang ini, Najwa beserta perwakilan kontingen menerima penghargaan secara langsung dari Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., pada upacara Hari Sumpah Pemuda yang dilaksanakan di Jepara.
Najwa menerima hadiah uang tunai sebesar 5 juta rupiah, ditambah bonus 2 juta rupiah dari Bank Jateng. Sementara itu, penghargaan sebagai Defile Kontingen Terbaik juga mendapat apresiasi dengan hadiah 5 juta rupiah dari Bank Jateng.
Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Pekalongan, Ari Lanang, mewakili Kepala Dinporapar Kabupaten Pekalongan, Wahyu Kuncoro, ST, MT., menyampaikan apresiasi dan harapan atas capaian ini. “Melihat hasil Jambore Pemuda Jawa Tengah pada 2023 yang selalu mendapatkan medali emas, prestasi tahun 2024 ini membuktikan bahwa Kabupaten Pekalongan memiliki potensi dan bakat yang tak kalah dengan kabupaten dan kota lainnya. Mari kita, pemuda Kabupaten Pekalongan, terus menggali dan menunjukkan potensi yang ada. Bersama Pemkab Pekalongan, kita dapat berkolaborasi untuk memajukan Kabupaten Pekalongan ke depan,” ungkap Ari Lanang kepada RKS FM usai mengikuti upacara di Jepara pada Senin (28/10).
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para pemuda Kabupaten Pekalongan untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam mengharumkan nama daerah di kancah provinsi maupun nasional.
Selasa, 29 Oktober 2024
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran Forkopimda, kepala instansi vertikal, sekretaris daerah, staf ahli bupati, asisten Sekda, perwakilan akademisi, serta ratusan pemuda, PGRI, dan ASN. "Pesan saya pada momentum hari sumpah pemuda tahun 2024 ini, kami berharap pemuda di Kabupaten Pekalongan dapat terus berkontribusi, berperan aktif dalam pembangunan khususnya di Kabupaten Pekalongan.," tambahnya.
Pjs Bupati Pekalongan, Widi Hartanto dalam upacara bertindak sebagai Pembina upacara membacakan sambutan tertulis dari Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Ario Bimo Nandito Ariotedjo. Sambutan tersebut mengusung tema "Maju Bersama Indonesia Raya," yang mengajak semua elemen untuk meningkatkan pelayanan kepemudaan demi mencapai Indonesia yang sejahtera secara bersinergi di tingkat pusat dan daerah.
Upacara juga diisi dengan pembacaan Ikrar Damai Pilkada Serentak 2024 yang dipimpin perwakilan pemuda Kabupaten Pekalongan. Dalam ikrar tersebut, mereka berkomitmen mendukung pilkada dengan berpartisipasi aktif dan mengajak masyarakat untuk tidak golput, serta menolak dan melawan praktik politik identitas yang dapat merusak kerukunan, persatuan dan kesatuan.
"Saya menyampaikan apresiasi kepada perwakilan pemuda yang telah menyampaikan ikrar pemilu damai. Kita berharap agar ikrar pilkada damai di Kabupaten Pekalongan harapan kita bersama bisa berjalan dengan lancar tanpa halangan apapun," ujarnya.
Setelah upacara bendera, Pjs Bupati Pekalongan melakukan penyerahan hadiah lomba Program Kepemudaan, yakni Lomba Kreasi Baris Berbaris Tingkat Kabupaten Pekalongan Tahun 2024 untuk jenjang SMA/SMK/MA. Juara 1 diraih oleh SMAN 1 Kedungwuni, diikuti oleh Juara 2 SMA N 1 Kajen.
Pada kesempatan ini, diumumkan juga bahwa pemuda-pemudi Kabupaten Pekalongan meraih prestasi di tingkat Provinsi Jawa Tengah, yakni Juara I Defile dalam Jambore Pemuda dan Juara 1 kategori Lomba Video yang diraih oleh Najwa Diah Widayati dari SMAN 1 Kajen. Upacara ditutup dengan penampilan dari Juara 1 Lomba Kreasi Baris Berbaris Tingkat Kabupaten Pekalongan 2024, yaitu SMA Negeri 1 Kedungwuni.
Selasa, 29 Oktober 2024
Mahasiswa KKN diterima langsung oleh Pjs Bupati Pekalongan, Widi Hartanto. Dalam kegiatan tersebut turut hadir perwakilan Forkompimda, beberapa Kepala Dinas, para Camat dan Kepala Desa.
Dalam sambutannya, Pjs Bupati Widi berharap mahasiswa dapat membantu mempercepat target pembangunan Kabupaten Pekalongan, terutama di tingkat desa. “Teman-teman perlu berkontribusi dalam program percepatan pemerintah. Banyak program yang masuk ke desa, seperti ADD dan kegiatan lainnya yang didukung oleh pemkab, dinas, kecamatan, hingga desa,” ungkapnya.
Dirinya menekankan pentingnya peran KKN dalam pemberdayaan masyarakat, sekaligus sebagai sarana mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh sehingga memberikan dampak positif. Ia juga mengimbau mahasiswa untuk mendorong potensi lokal, khususnya UMKM, mengingat sektor ini memiliki ketahanan ekonomi yang kuat. “Kolaborasi dengan berbagai pihak sangat diperlukan. Teman-teman dari perguruan tinggi bisa menjadi bagian dari sinergi ini, apalagi UIN sebagai perguruan tinggi negeri yang ada di Kabupaten Pekalongan,” jelasnya.
Terkhir, dalam kesempatan itu, Pjs Bupati Widi menyampaikan tentang prinsip Amati, Tiru, dan Modifikasi, sembari berharap para mahasiswa yang mengikuti KKN dapat berinovasi. Ia juga berpesan agar pada mahasiswa menghargai muatan lokal, adat istiadat, dan tradisi setempat. “Karena kesuksesan kita dalam bekerja tanpa dukungan masyarakat, tanpa dukungan dari pimpinan di tingkat wilayah tersebut maka akan sulit, teman-teman tidak mungkin dapat berjalan sendiri,” tambahnya.
Kepala Pemeberdayaan Masyarakat UIN KH Abdurrahman Wahid Jauhari Ali menuturkan, total ada 586 mahasiswa yang diterjunkan dengan dua lokasi yakni di Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan. Untuk Kota Pekalongan ada 27 Desa dan Kabupaten Pekalongan 26 dengan dua jenis KKN yakni KKN Tematik dan KKN Reguler. “sebagian besar KKN regular, untuk KKN tematik ada KKN Ramah Perempuan dan Anak, Wisata, Penanggulangan Sampah dan juga Kampung Pramuka. Kita berharap ada inovasi yang lahir dari program ini dan bisa melahirkan produk unggulan di masing-masing lokasi KKN,” pintanya.
Selasa, 29 Oktober 2024