KAJEN - Sebanyak 3 ribu bantuan paket sembako disalurkan Pemkab Pekalongan dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZMAS) jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Paket sembako disampaikan dari sejumlah Kecamatan yang ada.
Minggu ini penyaluran berlangsung untuk warga di Kecamatan Sragi, Kesesi, Kajen dan Bojong. Dengan masing -masing kecamatan mendapat alokasi 250 Paket Beras Zakat seberat 5 kilogram.
Disampaikan, Wakil Bupati Pekalongan, H Sukirman saat menyalurkan bantuan di Aula Kecamatan Bojong, Rabu (26/3/2025). Total bantuan sembako jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 hijriah ini sebanyak 3000 paket yang akan disalurkan kesemua Kecamatan.
"Setelah dari kecamatan Kajen saya bersama Anggota Komisi IX DPR RI, Bapak Mukhtaruddin Ashraff Abu, dan BAZNAS serta dinas terkait sampaikan bantuan untuk warga di kecamatan Bojong. Kami berharap jangan di lihat dari besar - kecilnya nilai bantuan ini, tapi dari upaya Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan Ibu Bupati yang memberikan perhatian untuk warganya," terang Sukirman.
Penyaluran bantuan ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 26 -28 Maret 2025. Hari ini terdapat empat titik penyaluran yaitu Kajen, Bojong, Sragi, dan Kesesi.
Dikesempatan yang sama, Anggota Komisi IX DPR RI, Mukhtaruddin Ashraff Abu menyampaikan, Pihaknya sangat mensuport program yang merupakan bentuk kepedulian Pemkab Pekalongan terhadap lansia dan warga kurang mampu. Ia menegaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS.
"Kegiatan ini kolaborasi yang luar biasa dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama BAZNAS, Sebagai bentuk tanggung jawab untuk meringankan beban masyarakat, terutama lansia dan mereka yang membutuhkan," terangnya.
Data penerima bantuan dikumpulkan melalui dinas terkait dan pemerintah desa. Salah satu Penerima manfaat, Warga Desa Bojong Minggir, Pujiatun mengaku bersyukur mendapatkan bantuan beras ini. "Alhamdulillah dapat bantuan beras bisa untuk zakat fitrah dan buat ketupat," terangnya.
Kamis, 27 Maret 2025
KAJEN - Bupati Pekalongan, Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E, M.M, bersama Wakil Bupati H. Sukirman, S.S, M.S dan anggota DPR RI, H. Ashraff Abu, menggelar kegiatan pembagian bantuan dan pengecekan harga pasar di beberapa lokasi padat penduduk di Kabupaten Pekalongan, 26 Maret 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu dan mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.
KESESI - Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E, M.M, Bupati Pekalongan, menyampaikan himbauan hangat kepada para pemudik yang akan kembali ke kampung halaman di Kabupaten Pekalongan. Dalam pernyataannya, Bupati Fadia menyambut kedatangan para pemudik dengan penuh sukacita dan harapan agar perayaan Idul Fitri berjalan lancar dan penuh kebahagiaan, (26/3/2025)
KAJEN – Kantor Bupati Pekalongan menjadi saksi bisu euforia dukungan masyarakat terhadap Timnas Indonesia dalam pertandingan melawan Bahrain. Ribuan warga dari berbagai penjuru Kabupaten Pekalongan memadati lokasi nonton bareng yang di laksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan (25/3/2025) tersebut. Teriakan dan sorak sorai penuh semangat menciptakan suasana penuh emosi kala pemain Timnas Indonesia menggiring bola ke gawang lawan.
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan, melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata, mulai menyusun Blueprint Ekosistem Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kabupaten Pekalongan Tahun 2025-2029. Penyusunan ini diawali dengan Rapat Koordinasi Persiapan Penyusunan Blueprint yang digelar pada Senin (24/03), di Ruang Rapat Indraprasta, Bapperida Kabupaten Pekalongan.
KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menggelar kegiatan konsultasi publik sebagai bagian dari penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk lima tahun ke depan pada Senin (24/03/2025) di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dan saran dari berbagai pemangku kepentingan guna menyempurnakan rancangan awal RPJMD.
KAJEN – Kodim 0710 Pekalongan menyerahkan hasil Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kepada Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Serah terima dilakukan oleh Kasdim 0710 Pekalongan, mewakili Dandim 0710 Pekalongan kepada Bupati Pekalongan yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Pekalongan, di lokasi TMMD, di Desa Kalirejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, Kamis (20/03/2025) pagi.
Dalam kunjungannya di Kelurahan Kesesi, Bupati Fadia menyampaikan komitmennya untuk segera menggelar pasar murah dalam satu hingga dua hari kedepan. Pasar murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
"Hari ini, saya dan Pak Wakil Bupati bersama DPR RI, Bapak H. Asharff Abu, membagikan bantuan di beberapa titik lokasi pasar, khususnya di daerah padat penduduk. Kami ingin memberikan sedikit perhatian kepada warga Kabupaten Pekalongan yang kurang mampu," ujar Bupati Fadia.
Lebih lanjut, Bupati Fadia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memantau harga pasar secara langsung. "Sekalian dalam kesempatan ini, saya mengecek harga pasar di masyarakat. Dalam waktu satu sampai dua hari ini, kami akan turunkan pasar murah di setiap pasar yang harganya melonjak cukup drastis," tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan terus berkoordinasi dengan bagian ekonomi dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindak) untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok. "Untuk antisipasi lonjakan harga, kami terus berkomunikasi dengan bagian ekonomi dan Disperindak agar harga bisa terjangkau oleh masyarakat. Ini adalah pekerjaan rumah kami. Kami akan bekerja keras untuk memikirkan bagaimana menstabilkan harga menjelang Lebaran," tegas Bupati Fadia.
Acara ini dihadiri oleh Wakil DPRD Kabupaten Pekalongan, Kepala Dinas Dinperindak Kabupaten Pekalongan, Kepala Kesbangpol Kabupaten Pekalongan, dan Camat Kesesi. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam upaya menyejahterakan masyarakat.
Kamis, 27 Maret 2025
"Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan yang akan berdatangan, para pemudik, pertama-tama saya atas nama Bupati Pekalongan dan atas nama pribadi mengucapkan selamat datang di Kabupaten Pekalongan," ujar Bupati Fadia.
Bupati Fadia berharap agar para pemudik dapat merayakan Lebaran dengan riang gembira dan penuh kebahagiaan bersama keluarga tercinta. Beliau juga menyampaikan empati kepada para pemudik yang mungkin mengalami kendala selama perjalanan mudik.
"Semoga dapat menjalankan Lebaran dengan riang gembira, dengan bahagia. Dan juga mungkin nanti akan ada para pemudik kita yang mengalami kendala ini itu, semoga sehat, bersabar. Insya Allah, pemerintah pusat dan daerah semua sudah siap menghadapi mudik ini, untuk semuanya agar berjalan dengan lancar," tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah mempersiapkan berbagai fasilitas dan layanan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan kenyamanan para pemudik. Bupati Fadia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk bekerja sama dengan pemerintah pusat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik.
Himbauan ini mencerminkan kepedulian dan perhatian Pemerintah Kabupaten Pekalongan terhadap para pemudik yang akan merayakan Idul Fitri di kampung halaman. Diharapkan, para pemudik dapat merasa aman, nyaman, dan bahagia selama berada di Kabupaten Pekalongan.
Kamis, 27 Maret 2025
Sekretaris Dinas Dinporapar Kabupaten Pekalongan Drs. Mores Irson Kubela, AP, yang juga ikut menyaksikan, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas semangat dan dukungan luar biasa yang ditunjukkan oleh masyarakat Kabupaten Pekalongan. Menurutnya, antusiasme ini menjadi bukti nyata kecintaan masyarakat terhadap Timnas Indonesia.
Kami mengucapkan terima kasih karena semangat dukungan untuk Timnas Indonesia benar-benar ditunjukkan oleh masyarakat Kabupaten Pekalongan," ujarnya.
Ia juga berharap dukungan ini terus berlanjut di pertandingan-pertandingan selanjutnya, agar Timnas Indonesia dapat melaju ke kompetisi yang lebih tinggi, yaitu Piala Dunia 2026.
Salah satu penonton, Riski dari Karangdadap, mengaku sengaja datang jauh-jauh ke Kajen untuk ikut nobar. Ia mengaku sudah sering mengikuti acara nobar Timnas Indonesia sejak Piala Asia, baik di Kajen maupun di Kota Pekalongan. Riski menilai hasil pertandingan Timnas Indonesia melawan Bahrain cukup bagus, dengan meraih tiga poin. Ia berharap Timnas Indonesia dapat lolos ke Piala Dunia 2026.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga menyediakan doorprize bagi yang bisa menebak pertanyaan sehingga menambah keseruan dan semangat para penonton
Acara nobar ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk terus memberikan dukungannya kepada Timnas Indonesia, dan membantu perekonomian UMKM setempat.
Rabu, 26 Maret 2025
Hal tersebut disampaikan Bupati Pekalongan Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E, M.M selepas acara forum konsultasi publik penyusunan rancangan awal draft Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pada Senin (24/03/25) pagi di Aula Lantai 1 Setda. Pihaknya menuturkan perihal pentingnya perbaikan jalan sebagai elemen utama pembangunan. "Sebagus apa pun wisata kita, sehebat apa pun daerah kita, kalau jalan-jalan rusak, saya kira percuma," ujarnya. Ia menargetkan perbaikan ruas jalan kabupaten dapat diselesaikan dalam waktu empat tahun ke depan.
Di sektor pendidikan, Bupati menegaskan bahwa sekolah menjadi prioritas utama. "Saya mau anak-anak saya di Pekalongan bisa sekolah dengan baik," katanya. Pemerintah juga akan tetap membuka program pendidikan Paket A, B, dan C secara gratis bagi masyarakat, dengan pendaftaran yang dipermudah melalui nomor telepon dan tautan yang akan dibagikan.
Selain itu, penanganan banjir rob menjadi perhatian serius. Pembangunan rumah pompa untuk mengatasi banjir di wilayah terdampak ditargetkan selesai tahun ini. "Saya pastikan tahun ini harus selesai," tegasnya.
Di bidang kesehatan, Pekalongan berhasil mengelola program Universal Health Coverage (UHC) dengan baik. "Alhamdulillah, kita bisa mengatur keuangan dengan baik, sehingga layanan kesehatan tetap berjalan lancar," jelasnya. Rumah sakit negeri juga terus ditingkatkan kualitasnya agar mampu menopang kebutuhan masyarakat.
Untuk sektor pariwisata, pemerintah daerah tengah berupaya menarik lebih banyak wisatawan dan investasi. Salah satu rencana ambisius adalah membangun destinasi wisata serupa Jatim Park di Pekalongan. "Saya sudah berkomunikasi dengan pemilik Jatim Park agar konsep ini bisa diwujudkan di Pekalongan," katanya. Ia optimistis proyek ini akan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor perhotelan dan UMKM.
Selain itu, pengembangan sirkuit balap juga tengah dipersiapkan. "Belum selesai saja, sudah banyak yang ingin menyewa," ungkapnya. Proyek ini diyakini mampu menarik wisatawan serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Tak hanya itu, Pemkab Pekalongan juga merencanakan pemindahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) ke lokasi baru yang telah disiapkan. "Tanahnya sudah ada, ini harus segera diselesaikan," tegasnya.
Dengan berbagai program yang dicanangkan, pemerintah daerah berharap pembangunan Pekalongan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Rabu, 26 Maret 2025
Rapat koordinasi tersebut menghadirkan berbagai pihak, mulai dari akademisi, praktisi, hingga perwakilan pemerintah. Fokusnya adalah merumuskan dasar hukum serta arah pengembangan sektor ekraf di Kabupaten Pekalongan selama lima tahun ke depan.
Kepala Bidang Pariwisata Dinporapar Kabupaten Pekalongan, Drs. Subkhan, M.Pd., menyampaikan bahwa blueprint ini akan menjadi pijakan legal pengembangan ekonomi kreatif di daerah. “Blueprint ini akan menjadi dasar penyusunan Peraturan Bupati (Perbup), sehingga seluruh pihak, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat kreatif, punya pedoman yang jelas dalam bergerak,” ungkapnya.
Selain memperkuat landasan hukum, blueprint juga diharapkan mampu mengidentifikasi subsektor ekraf potensial yang bisa dikembangkan lebih lanjut. Subkhan menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen menciptakan ekosistem yang memberdayakan pelaku usaha kreatif, melalui peningkatan kapasitas, legalitas usaha, hingga perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI). Salah satu upaya nyata yang telah dilakukan adalah pendampingan sertifikasi halal bagi 30 pelaku usaha makanan di Desa Wisata Paninggaran.
Ketua Koordinator Daerah Karesidenan Pekalongan Komite Ekonomi Kreatif Jawa Tengah, Zaqi Zidqon Aji, yang turut menjadi pemateri, menekankan pentingnya pembentukan kelembagaan yang kuat di sektor ekraf. “Kabupaten Pekalongan perlu segera membentuk Komite Ekonomi Kreatif Daerah. Kehadiran kelembagaan ini akan memperkuat desain program dan strategi untuk menggali potensi ekonomi kreatif masyarakat secara berkelanjutan,” jelasnya.
Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif, Moh Imam Fajrul Falah, S.Par., juga memaparkan berbagai program yang telah digagas Pemkab Pekalongan. Di antaranya Wakunjar (Waktu Kunjung Pakar), Ekraf Goes to Village, serta fasilitasi pendaftaran HKI bagi 20 produk ekraf lokal. “Ke depan, kami akan melaksanakan program inkubasi bisnis bagi pelaku ekraf, mulai dari pelatihan hingga penguatan strategi bisnis. Harapannya, mereka mampu bersaing di tingkat nasional,” terangnya. Pemkab Pekalongan juga menargetkan masuk dalam Jejaring Kota Kreatif Indonesia (ICCN).
Dalam rapat tersebut, Prof. Dr. Ir. Nana Kariada Tri Martuti, M.Si., dari LPPM Universitas Negeri Semarang (UNNES), turut memaparkan potensi 17 subsektor ekonomi kreatif.
Penyusunan blueprint ini diharapkan menjadi langkah awal yang solid dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Kabupaten Pekalongan, sekaligus meningkatkan daya saing para pelaku usaha lokal di era ekonomi digital.
Selasa, 25 Maret 2025
Dalam acara tersebut, disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan dan Riset Daerah (BAPPERIDA) Trisno Suharsanto bahwa RPJMD akan mencakup beberapa aspek utama, di antaranya gambaran umum Kabupaten Pekalongan, termasuk kondisi geografi, demografi, dan ekonomi makro. Selain itu, RPJMD juga akan membahas kapasitas fiskal daerah, yang mencakup proyeksi pendapatan, belanja, dan pembiayaan selama lima tahun ke depan.
"Sebagai gambaran untuk Bapak-Ibu, isi dari RPJMD ini adalah yang pertama terkait gambaran umum Kabupaten Pekalongan.
Itu menyangkut geografi, demografi, kemudian juga kondisi ekonomi makro Kabupaten Pekalongan. Kedua, membahas kapasitas fiskal, jadi berapa kemampuan Kabupaten Pekalongan, baik pendapatan, belanja maupun pembiayaan untuk 5 tahun.
Ini kita prediksikan. Kemudian yang ketiga, kita mencari memutuskan, menentukan permasalahan dan isu strategis. yang akan diangkat untuk lima tahun ke depan. selanjutnya adalah penyebaran dari visi dan misi Bupati terpilih, ucap Kepala BAPPERIDA dalam sambutannya.
Selain itu, dalam RPJMD juga akan ditentukan permasalahan dan isu strategis yang menjadi fokus pembangunan daerah. Penyusunan dokumen ini juga mengacu pada visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati terpilih, yang kemudian akan dijabarkan ke dalam program kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan indikator kinerja yang terukur.
Melalui konsultasi publik ini, Pemkab Pekalongan mengharapkan partisipasi aktif dari seluruh pihak untuk memberikan saran dan masukan dalam rangka menyempurnakan draft awal RPJMD agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mengembangkan sektor pariwisata guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam pernyataannya saat ditemui awak media selepas acara, Bupati Pekalongan Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E, M.M melihat pentingnya perbaikan jalan sebagai elemen utama pembangunan.
"Sebagus apa pun wisata kita, sehebat apa pun daerah kita, kalau jalan-jalan rusak, saya kira percuma," ujarnya. Ia menargetkan perbaikan ruas jalan kabupaten dapat diselesaikan dalam waktu empat tahun ke depan.
Di sektor pendidikan, Bupati menegaskan bahwa sekolah menjadi prioritas utama. "Saya mau anak-anak saya di Pekalongan bisa sekolah dengan baik," katanya. Pemerintah juga akan tetap membuka program pendidikan Paket A, B, dan C secara gratis bagi masyarakat, dengan pendaftaran yang dipermudah melalui nomor telepon dan tautan yang akan dibagikan.
Selasa, 25 Maret 2025
Sebelumnya tim Grebek Sahur Indosiar menyambangi keluarga Emil Dardak yang notabenenya adalah Wakil Gubernur Jawa Timur. Dalam acara tersebut Bupati Fadia Arafiq bersama sang suami Mukhtaruddin Ashraff Abu yang juga menjabat sebagai anggota DPR RI dan ketiga anaknya menyempatkan sahur bersama untuk menjalani ibadah puasa di Hari ke-23.
Kegiatan diawali dengan berbincang ringan di ruang tamu kemudian berlanjut ke meja makan. Disitu Bupati Fadia Arafiq menjelaskan bahwa sekarang ini dirinya jarang bertemu dengan sang suami yang sudah sibuk menjadi Anggota DPR RI Komisi IX yang bertanggung jawab atas bidang-bidang yang mencakup kesehatan, ketenagakerjaan, dan jaminan sosial. Sehingga intesitas pertemuaanya tidak seperti dulu lagi.
"Saya ini haus kasih sayang, makanya saya minumnya harus banyak, candaan Ashraff di sela-sela perbincangan.
Pagi itu menu sahur Keluarga Bupati sederhana yaitu sayur lodeh, bakwan jagung, ayam goreng, ada pula semur daging. Di akhir perbincangan Bupati Fadia Arafiq memberikan pesan kepada peserta AKSI Indosiar 2025 untuk tetap semangat dalam berkompetisi.
"Tetap semangat buat para peserta, kemudian jangan grogi dan selamat menjalankan ibadah puasa", pungkasnya.
Senin, 24 Maret 2025
Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Pekalongan, Anis Rosidi, S.Sos, M.Si mewakili Bupati Pekalongan Dr. Hj. Fadia Arafiq, dalam wawancara usai penandatanganan naskah berita acara dan serah terima hasil Program TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggran 2025, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas apa yang telah dicapai dalam TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2025.
“Banyak sekali capaian selama kegiatan TMMD. Di samping hasil fisik berupa pembangunan optimalisasi jalan poros desa Kalirejo, yang menghubungkan tiga desa, yakni Kalirejo, Banjarsari, dan Talun. Ada lagi yang lebih penting, yaitu non fisik. Bahwa TMMD telah meningkatkan kesadaran masyarakat terkait wawasan kebangsaan, tentang cinta lingkungan, dan sebagainya. Ini tidak dapat dilaksanakan sendiri oleh Pemkab Pekalongan,” ujar Anis Rosidi.
Menurutnya, TMMD memperkuat sinergitas antara Pemkab Pekalongan dengan TNI/Polri. Hal ini, lanjutnya, selaras dengan visi-misi Bupati – Wakil Bupati Pekalongan untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Pekalongan yang lebih baik lagi di masa yang akan datang. "Komitmen kami akan terus support terkait Program TMMD di masa yang akan datang," imbuhnya.
Pihaknya berharap masyarakat dapat ikut handarbeni (menjaga ) terhadap hasil-hasil TMMD, sehingga lebih bermanfaat, berdaya guna, dan berusia lebih lama.
Sebelumnya, dalam laporannya, Kasdim 0710 Pekalongan, Mayor Arh Ahmad Thohir yang berlaku sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam Upacara Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2025 di Lapangan Dukuh Wonorejo, Desa Kalirejo, Kecamatan Talun, menyampaikan bahwa sasaran pekerjaan pada TMMD Sengkuyung Tahap I meliputi sasaran fisik berupa pengaspalan jalan dengan Panjang 758 meter dan lebar 3 meter, serta Sasaran Non Fisik berupa Penyuluhan Wawasan Kebangsaan, Penyuluhan Kamtibmas, Penyuluhan Kebencanaan, Penyuluhan UMKM, Penyuluhan Kesehatan, Penyuluhan PKK dan Ketrampilan Keluarga, Penyuluhan Pertanian, serta Penyuluhan BUMDes.
Kasdim menyebutkan, TMMD Sengkuyung I dilaksanakan sejak 19 Februari hingga 20 Maret 2025 dengan dana sebesar Rp. 462.158.800, yang terdiri dari Rp. 221.333.333 yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah serta sebesar Rp. 240.825.467 yang bersumber dari APBD Kabupaten Pekalongan.
Sebelumnya, Irup juga membacakan amanat Pangdam IV/ Diponegoro. Dalam amanatnya, Pangdam IV/ Diponegoro menyampaikan bahwa Pada Triwulan I TA 2025 ini, selain menggelar TMMD Reguler ke-123 di Kabupaten Magelang, Demak, Boyolali dan Tegal. Seluruh Kodim jajaran Kodam IV/Diponegoro lainnya juga menyelenggarakan TMMD Sengkuyung secara serentak.
Pangdam mengucapkan terima kasih kepada para Bupati/ Walikota beserta jajaran Forkopimda, OPD terkait, personel TNI-Polri, dan segenap masyarakat yang selama satu bulan peuh telah berhasil menyelesaikan seluruh sasaran fisik dan non fisik di masing-masing wilayah. “Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan Program TMMD Reguler ke-123 dan TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2025, besar harapan saya seluruh hasil pekerjaan sasaran fisik dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan saya menitipkan agar apa yang telah kita bangun ini dijaga dan dirawat bersama, sehingga masa pakainya akan lebih Panjang,” tutur Pangdam dalam amanatnya.
Jumat, 21 Maret 2025